Gairah Muda

Gairah Muda
Melepas Rindu


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...****************...


Andrea masih saja memeluk Elis dengan sangat erat, seakan dia begitu takut untuk di tinggal kembali. Elis yang terus di peluk seperti itu merasa kurang nyaman, kaki nya pun sudah mulai terasa pegal.


"Sayang, aku tahu kalau kamu sangat rindu pada ku. Aku pun seperti itu, tapi kaki ku sangat pegal."seru Elis


Andrea pun terkekeh mendengar ucapan Elis, dia pun melepaskan pelukan nya dan menuntun Elis agar duduk di bibir tempat tidur. Mereka pun kini duduk berdua,mata mereka terus saja saling menatap.


Rasa rindu begitu tergambar jelas di dalam mata mereka, bahkan senyum ke dua nya pun tak pernah surut. Mereka seakan sangat bahagia dan takut untuk berpisah kembali, jika waktu bisa berhenti untuk sejenak. Rasa nya mereka ingin menghentikan nya sejenak, agar mereka bisa seperti ini untuk sementara waktu.


"Maaf ya sayang, aku terlalu bahagia bisa ketemu sama kamu."seru Andrea


"Ya aku mengerti, tapi ngga begitu juga. "seru Elis manja


Andrea mengusap pipi Elis dengan sangat lembut"Kamu apa kabar sayang? "seru Andrea


"Aku baik, hanya saja hati aku yang terasa sakit ."seru Elis


"Sakit kenapa sayang? ""seru Andrea


"Sakit karna jauh dari belahan jiwa aku."seru Elis


"Kamu gombal "seru Andrea sambil mencubit gemas hidung Elis


"Sakit sayang "seru Elis sambil mengelus hidung nya yang sedikit memerah


Andrea pun segera mencium hidung Elis"Apa sudah tidak sakit? "seru Andrea


Elis malah tersipu dengan ulah Andrea, dia begitu tak sanggup untuk menjawab pertanyaan Andrea. Elis pun langsung memeluk Andrea, dia menyembunyikan wajah nya di dada bidang Andrea.


"Kamu kenapa bisa ada di sini? "tanya Elis

__ADS_1


"Aku kasini bersama Juragan Wijaya, kami akan mengurus proyek baru milik perusahaan Kak Wiguna. Kemungkinan kami akan berada di sini selama satu bulan,dan aku sangat senang karna aku bisa menghabiskan waktu luang ku sama kamu."seru Andrea


"Bagaimana kalau Juragan Wijaya bertemu dengan ibu? "tanya Elis khawatir


"Kamu ngga usah khawatir sayang, Juragan sudah bercerai dengan istri nya sejak kamu sama ibu pergi."seru Andrea


"Ya tuhan,, Apa sebesar itu cinta Juragan Terhadap ibu? "seru Elis


"Ya, dia sangat mencintai ibu. Bahkan kami berdua selalu bersama untuk curhat tentang kalian, kami dua pria beda generasi yang galau karna kalian yang pergi meninggal kan kami."seru Andrea sambil terkekeh


"Maaf"seru Elis dengan mata yang berkaca kaca


"Sudah lah sayang, yang penting kita sudah bertemu.Rasanya aku ingin menghamili kamu sekarang juga, agar kamu tidak bisa lari lagi dari ku."seru Andrea


"Hust,, ngomong nya jangan ngaco.Aku mau melakukan nya setelah kita menikah.."seru Elis


"Aku hanya bercanda sayang, aku engga mungkin ngelakuin itu sama kamu."seru Andrea


Elis melepaskan pelukan nya, dia menatap Andrea dengan penuh cinta. Elis pun tersenyum manis pada lelaki yang sudah enam bulan ia tinggal kan itu, hal itu membuat Andrea ingin mencium Bibir Elis.


Tapi dengan cepat Elis menutup bibir Andrea dengan telapak tangan nya, Andrea pun mengecup telapak tangan Elis berkali kali. Elis pun terlihat kegelian dan berusaha untuk menarik tangan nya, tapi Andrea malah menarik tangan Elis.


Saat sedang asik melepas rindu, tiba tiba pintu kamar Elis terbuka. Dengan cepat Bu Yanti masuk ke dalam kamar Elis, dia pun menatap Andrea dan Elis yang sedang berpelukan.


Elis dan Andrea yang menyadari kedatangan Bu Yanti langsung melepas kan pelukan nya, mereka pun langsung bangun dan menghampiri Bu Yanti.


"Bu, ibu apa kabar? "seru Andrea


"A_ Andrea, kenapa kamu bisa di sini? "seru Bu Yanti


Andrea meraih tangan Bu Yanti, dia pun mengajak Bu Yanti untuk duduk bersama nya.


"Aku kan menjelaskan semua nya, dan aku harap ibu bisa mendengarkan nya dengan baik."seru Andrea


Bu Yanti pun mengangguk kan kepalanya, sedangkan Elis hanya tersenyum melihat tingkah ibu nya.


Andrea pun mulai menceritakan semua nya dari awal, dia pun mencerita kan bagaimana menderita nya Juragan Wijaya pasca dia tinggal kan. Tak lupa Andrea menceritakan bagaimana gigih nya Juragan Wijaya dalam mencari keberadaan nya, Andrea bahkan menceritakan keadaan rumah tangga nya dengan Messi.

__ADS_1


Bu Yanti meneteskan air mata nya, dia bingung harus bersikap seperti apa untuk saat ini. Dia sangat tahu jika cinta pertama nya itu selalu mencintai nya, tapi dia tetap saja merasa bingung harus bagaimana.


Andrea yang mengerti kegundahan Bu Yanti pun langsung memeluk nya, dia menepuk pelan punggung Bu Yanti seolah memberikan kekuatan pada nya.


"Jangan bingung Bu, ikuti kata hati ibu. Karna ibu juga berhak merasakan kebahagiaan, sama seperti aku dan Elis. "seru Andrea


"Maaf, kemarin ibu terlalu takut. Maaf karna ibu sudah memisahkan kalian, ibu sangat takut dengan Messi kala itu. "seru Bu Yanti


"Jangan bilang kalau nyonya Messi ngancem ibu?"seru Andrea


Bu Yanti hanya mengangguk kan kepala nya tanda mengiyakan, Andrea langsung merasa kesal mendengar ucapan Bu Yanti.


"Dasar wanita sialan, berani sekali dia. Untung saja Juragan Wijaya sudah menceraikan nya, ternyata dia wanita yang sangat licik. "seru Andrea


"Sudah lah, sekarang jangan bahas dia lagi. Kamu apa kabar? Neni dan Johan Bagaimana? Apa yang terjadi selama kami pergi? "seru Bu Yanti


Andrea bukan nya menjawab malah terkekeh mendengar ucapan Bu Yanti, dia merasa sangat lucu dengan wajah Bu Yanti.


Bu Yanti pun memukul tangan Andrea "Kamu itu loh, orang tua nanya ko malah di tertawakan ? "seru Bu Yanti


"Ibu itu lucu, aku bagaimana bisa menjawab kalau ibu memebrondong ku dengan banyak pertanyaan? Lagian ibu itu sebenar nya ingin tahu tentang kabar siapa? Ingin tahu tentang aku dan keluarga, atau mau tahu keadaan Juragan Wijaya? "seru Andrea


Bu Yanti langsung tersipu"Siapa yang ingin mengetahui keadaan Jaya? "seru Bu Yanti


"Cieee,, panggilan sayang nya keluar.."seru Elis meledek ibu nya


"Kalian keterlaluan !!"seru Bu Yanti sambil berlalu meninggal kan mereka berdua


Elis dan Andrea hanya tersenyum melihat tingkah laku Bu Yanti, mereka baru tahu ternyata orang tua juga bisa bersikap seperti anak gadis yang baru mengenal cinta.


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..

__ADS_1


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..


TBC


__ADS_2