Gairah Muda

Gairah Muda
Selly Keguguran


__ADS_3

Kini Selly sedang berada di ruang tindakan, Selly sempat di bawa ke ruang UGD tapi setelah di lakukan pemeriksaan ternyata Selly mengalami keguguran akibat benturan yang sangat keras.


Kini Wiguna, Bu Yanti dan Juragan Wijaya sedang menunggu Selly da bangku tunggu depan ruang tindakan.


Sedangkan Shera di tugaskan untuk menjaga Angga, Wiguna terlihat sangat terpukul mengetahui janin di rahim istri nya yang tidak bisa di perlahan kan.


Saat mengingat kejadian yang menimpa Selly, Wiguna pun segera duduk di samping Bu Yanti. Dia ingin tahu kenapa istri nya bisa sampai terjatuh, serah nya Selly bukan lah orang yang ceroboh.


"Bu, maaf aku mau bertanya. Tapi aku harap ibu tak marah pada ku, apa yang sebenarnya terjadi? "tanya Wiguna


Bu Yanti terlihat bingung untuk menjelaskan nya, dia memang melihat ada Messi di sana.Tapi dia tidak bisa asal menuduh saja, apa lagi dia tidak mempunyai bukti yang kuat.


Melihat kebingungan di mata istri nya, Juragan Wijaya pun langsung bersuara. "Gun, bukan kah di setiap ruangan di pasang cctv? "tanya nya


"Iya Pah, "Jawab Guna


"Cek sekarang, jangan diam saja."tegas Juragan Wijaya


"Ah, iya. Papah benar, aku harus segera mengecek nya."seru Wiguna


Beruntung cctv di rumah nya terhubung lewat ponsel nya, saat dia melihat rekaman cctv wajah Wiguna terlihat sangat kesal.


"Ada apa Gun? "tanya Juragan wijaya


"Lihat ini Pah. "seru Wiguna seraya memberikan ponsel nya


Wiguna pun langsung menyambar ponsel dari tangan Wiguna, dengan sesama dia memperhatikan isi dari rekaman cctv tersebut. Alangkah terkejut nya dia saat tahu jika Messi lah penyebab semua nya, Juragan Wijaya sangat geram pada Messi.


"Apa yang akan kamu lakukan Gun? "tanya Juragan Wijaya


"Aku bingung Pah, di satu sisi dia ibu yang melahirkan istri ku. Tapi di sisi lain, dia adalah orang yang telah membunuh calon bayi kami."ucap Wiguna sambil mengepal kan tangan nya


Saat mereka sedang bingung mau melakukan tindakan apa pada Messi, Andrea dan Elis datang dengan tergesa gesa dan menghampiri mereka.


Bu, pak, kak Guna. Ada apa dengan kak Selly? "tanya Elis khawatir


"Kakak kamu keguguran sayang. "Jawab Bu Yanti


Elis langsung menutup mulut nya"Apa kak Selly terlalu kecapean sampai sampai dia keguguran?"khawatir Elis


Tapi dengan cepat Wiguna menepis nya"Tidak Elis, ada orang yang dengan sengaja ingin membunuh calon bayi kami."seru Wiguna sambil menjambak kasar rambut nya


Andrea segera menghampiri Wiguna dan menepuk nepuk pundak nya''Sabar kak, mungkin ini adalah jalan terbaik dari tuhan. Kakak harus ikhlas, jangan berlarut dalam kesedihan."bujuk Andrea

__ADS_1


''Bagaimana aku tidak sedih, aku bahkan belum tahu kalau istri ku mengandung. Tapi aku sudah harus kehilangan dia, sungguh miris bukan?"Ucap Wiguna sambil berderai air mata


Andrea langsung memeluk Wiguna sambil menepuk pelan punggung nya, Andrea pun bisa merasakan betapa sedih nya pria itu


"Ini sudah malam, kalian pulang lah.Biar kami yang menunggu Selly, jangan lupa besok temani kakak mu Shera."ucap Juragan Wijaya


"Iya pak, Elis akan pulang sekarang."ucap Elis


"Andrea, tolong antarkan Elis pulang. Aku percayakan Elis pada mu, besok jemput lah dia dan jangan biarkan dia sendiri. "pesan Juragan Wijaya


"Siap pak, aku pasti akan menjaga Elis dengan baik."ucap Andrea


Akhirnya Andrea pun kini mengantarkan Elis menggunakan motor sport yang biasa dia gunakan, sepanjang perjalanan Elis memeluk Andrea dengan erat.


Sesampai nya di ruko, bukan hanya Elis yang turun tapi Andrea pun ikut turun .Hal itu membuat Elis mengernyit heran, ada apa dengan pacar nya itu pikir nya.


"Kamu kenapa ikut turun? "tanya Elis


"Sayang, aku sangat lapar. Bisakah kamu merasakan sesuatu untuk ku? "mohon Andrea


Elis pun mendesah pasrah"Masuklah,aku akan memasak untuk mu."seru Elis


Andrea dan Elis pun langsung masuk ruko, mereka pun langsung menuju dapur. Beruntung Elis memang lebih suka masak sendiri ,jadi nya persediaan bahan makanan di kulkas selalu tersedia.


"Apa saja sayang, semua masakan kamu pasti akan aku makan. "seru Andrea


"Baiklah, bagaiman kalau aku gorengin Ayam saja? Soal nya masih ada Ayam yang sudah di bumbuin di freezer ,sebagai pelengkap nya aku bikinin sambel terasi. Mau? "tanya Elis


"Mau sayang"ucap Andrea


Elis pun mulai mengeluarkan Ayam bumbu kuning dari freezer, kemudian dia menggoreng nya dengan api kecil agar tidak gosong.


Sambil menunggu Ayam goreng nya matang Elis membuat sambel nya, Andrea terus saja memperhatikan Elis yang sedang memasak.


"Apa ada yang bisa aku bantu? "tanya Andrea


"Tolong ambilin timun sama kemangi di kulkas, trus cuci sampai bersih ya.. "pinta Elis


"Siap sayang, apa pun yang kamu suruh akan langsung aku kerjakan. "ucap Andrea


Elis hanya tersenyum menanggapi ucapan Andrea, sedangkan Andrea kini telah sibuk mencuci timun dan kemangi. Kemudian dia memotong timun dan menata nya di atas piring, di atas nya dia taruh kemangi.


Tak lama Ayam goreng dan sambel terasi pun terhidang di atas meja makan, Andrea pun dengan tidak sabar langsung menyambar makanan yang di butkan oleh Elis.

__ADS_1


Elis tersenyum senang, karna Andrea terlihat sangat menikmati masakan nya.


"Enak sayang? "tanya Elis


"Enak banget "Jawab Andrea dengan mulut yang terlihat penuh


Elis pun tersenyum puas mendengar jawaban dari Andrea,Elis segera mengambil segelas air putih untuk Andrea. Baru saja Elis akan duduk Andrea sudah menyambar air minum yang Elis bawa.


"Aaahhh,, kenyang sayang. "Ucap Andrea sambil mengelus elus perut nya


"Tentu saja kenyang, kamu menghabis kan semua nya."seru Elis


Andrea pun langsung tersenyum memamerkan gigi putih nya, sedangkan Elis hanya menggeleng kan kepalanya.


"Sayang, apa tidak ada makanan penutup nya? "tanya Andrea


Elis mengernyit mendengar ucapan Andrea"Sejak kapan makan di rumah pake ada makanan penutup nya segala? "tanya Elis


"Sejak saat ini."Jawab Andrea


"Aku tidak punya makanan penutup, lagian kamu ada ada aja ih.."kesal Elis


Andrea mendekati Elis, Andrea membawa Elis ke ruangan biasa tempat Elis istirahat jika sedang cape.Elis dan Andrea pun kini duduk di sofa, posisi mereka pun begitu dekat.


"Aku mau makanan penutup nya sekarang... "pinta Andrea


"Tapi aku _ _ "Belum selsai berucap, Andrea sudah lebih dulu menutup bibir Elis dengan bibir nya.


Ciuman yang awal nya biasa saja, kini berubah menjadi ciuman yang panas. Andrea dan Elis begitu menikmati nya, hingga mereka merasakan pasokan oksigen yang sudah menipis barulah mereka melepas kan pagutan nya.


"Terimakasih sayang"ucap Andrea sambil mengelus bibir Elis yang terlihat basah karna ulah nya


-


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..

__ADS_1


TBC


__ADS_2