
Jangan lupa like, vote, rate, koment, kritik ,saran dan juga tekan 💓untuk memfavoritkan..
Hadiah nya juga selalu aku tunggu ya..
Selamat Membaca..
...****************...
Kini Andrea sedang duduk manis di teras depan rumah Elis , dia sedang menunggu Elis untuk belajar bersama. Tak berselang lama, Elis pun menghampiri Andrea.
Saat belajar mereka terlihat serius, bagi mereka ada saat nya untuk serius, ada saat nya untuk bermain dan bercanda. Andrea dan Elis begitu asik belajar hingga mereka lupa waktu, Ibu Yanti yang baru saja sampai menghampiri mereka berdua.
"Waah,, kalian belajar nya serius sekali.."Seru Bu Yanti
"Eh,, Ibu sudah pulang.."Seru Elis sambil menghampiri Ibu nya
"Sudah sayang, kalian terlalu serius belajar sih. Makanya ngga sadar kalo ini sudah jam berapa.." Seru Bu Yanti
Andrea langsung melihat jam yang melingkar di tangan nya,,dia terlihat sangat kaget..
"Ya ampun,, sudah jam lima Bu.."Seru Andrea
Andrea dengan segera merapikan buku buku nya ke dalam tas nya,dia merasa tak enak hati dengan Ibu nya Elis.
Ibu Yanti pun tersenyum melihat tingkah laku Andrea ,dan Bu Yanti langsung mengeluar kan box kecil dari keranjang yang dia bawa.
"Ibu tadi bikin kue, makanlah.."Seru Bu Yanti sambil memberikan box kue pada Andrea
"Terimakasih Bu.."Seru Andrea
"Sama sama, kamu temenin nak Andrea makan kue nya ,Ibu mau masuk dulu."Seru Ibu Yanti
"Iya Bu,,"Seru Elis
Elis dan Andrea pun memakan kue yang di berikan Bu Yanti , mereka begitu menikmati momen kebersamaan mereka.
"Kue nya enak,apa lagi kalau makan nya langsung dari bibir kamu, pasti lebih enak. "Seru Andrea
"Jangan bicara seperti itu, nanti ibu dengar.." Seru Elis sambil memukul pelan lengan Andrea
"Iya maaf, kue nya udah abis aku pulang ya.."Seru Andrea
Andrea pun berdiri dan mengambil kunci motor nya yang ada di meja, setelah itu dia pun segera pulang. Tidak ada peluk pelukan, tidak ada juga cium ciuman. Andrea tahu saat ini ada Ibu nya Elis, tentu saja dia akan cari aman, dia tidak akan mau mengambil resiko .
Bisa bahaya kalau nanti mereka berdua sedang berciuman, tapi tiba tiba ketahuan sama Bu Yanti. Itu bisa sangat memalukan pemirsah,bisa bisa dia tidak boleh bertemu lagi dengan Elis.
Setelah kepergian Andrea, Elis langsung masuk dan menghampiri Ibu nya, Elis melihat ibu nya sedang duduk termenung.
Tumben sekali Ibu melamun seperti itu, biasa nya walaupun dia cape dan lelah ibu pasti akan tetap ceria. batin Elis
__ADS_1
"Bu,,"seru Elis sambil memeluk Ibu nya
"Eh,, Elis.. Nak Andrea nya sudah pulang? "Tanya Ibu Yanti
"Sudah Bu,, Ibu kenapa melamun?? Nanti kesambet lho.."Seru Elis
"Apa sih kamu.. Ibu tidak melamun, Ibu hanya lelah."Elak Ibu Yanti
"Ya sudah Bu, aku mandi dulu..''Pamit Elis
"Mandilah,, Ibu juga mau mandi. Badan Ibu sudah bau.."Seru Ibu Yanti
Akhir nya Elis dan Bu Yanti pun pergi ke kamar masing masing,mereka harus menyelsaikan ritual sore mereka.
*
Setelah makan malam ,kini Andrea sedang menonton tv bersama bapak dan ibu nya .Andrea duduk sambil memeluk ibu nya, dia sudah lama sekali tidak di manja kan oleh ibu nya. Walau pun mereka hanya keluarga sederhana, tapi mereka selalu saling mengasihi dan saling memperhatikan kan satu sama lain.
"Pak, Ibu dengar anak nya Juragan Wijaya akan pulang untuk beberapa hari ya? "Seru Ibu Neni
"Satu bulan Bu, suami Non Selly ada kerjaan di kampung sebelah. Perusahaan nya sedang membangun tempat pariwisata di sana, jadi Juragan Wijaya meminta mereka untuk tinggal di sini."Seru Bapak Johan
"Waah,, Juragan sama istri nya pasti sangat senang, apalagi cucu nya Den Angga yang berusia dua tahun itu kan sedang lucu lucu nya."Seru Ibu Neni
"Iya Bu,satu bulan merupakan waktu yang cukup untuk mereka melepas rindu. "Seru pak Johan
Andrea yang mendengar obrolan orang tua nya tidak berkomentar apa pun, dia hanya diam dan terlihat melamun .
"Eh,, tidak apa apa Bu. Aku hanya ingin tidur, rasa nya aku ngantuk sekali."Jawab Andrea beralasan
"Ya sudah ,kamu tidur gih. Jangan sampai telat bangun nanti, bisa bahaya sekolah nya. "Seru Pak Johan
"Sekolah nya lancar kok Pak,apa lagi aku sekarang sudah punya teman belajar.."Seru Andrea
Andrea mencium pipi Ibu Neni dan pak Johan ,setelah itu dia pun berlalu ke kamar nya. Setelah sampai di kamar nya, Andrea langsung merebah kan tubuh nya di kasur.
Semoga aku tidak akan pernah bertemu dengan Selly, lagian dia cuma satu bulan di sini .Aku tidak boleh mengingat ingat kenangan buruk ku bersama nya. batin Andrea
Karna Andrea begitu lelah dengan segala pikiran nya,akhir nya tak berselang lama Andrea pun sudah tertidur dengan pulas..
-
-
Pagi pagi sekali Andrea sudah terbangun dari tidur nya, dia ingin segera bersiap dan berangkat ke sekolah. Dia sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan kekasih hati nya.
Setelah beraiap dan terlihat rapi, dia pun segera sarapan dan berpamitan pada ibu dan bapak nya.
"Bu, Pak,aku berangkat dulu ya."Seru Andrea
__ADS_1
"Iya nak, hati hati. "Seru Ibu Neni
"Belajar nya yang serius biar jadi orang yang sukses.."Pesan pak Johan
"Iya Pak, Bu.. "Seru Andrea
Akhir nya Andrea pun berangkat ke sekolah, setelah sampai di sekolah. Andrea langsung ke tempat parkiran untuk memarkirkan motor nya, setelah itu dia tidak langsung ke kelas. Dia ingin menunggu Elis terlebih dahulu, karna dia sudah kangen berat pada kekasih nya tersebut.
Tak lama Elis pun datang, Andrea yang melihat nya langsung menghampiri Elis , karna di parkiran terlihat sepi akhirnya Andrea pun memeluk Elis.
"Hey,,!! "Seru Elis sambil memukul tangan Andrea
"Ini aku sayang,, "Seru Andrea sambil melepaskan pelukan nya
"Kamu ngagetin,,"Seru Elis
"Maaf, aku kangen.." Seru Andrea
"Kamu lebay iih.."Seru Elis
"Oiya,, pulang sekolah aku mau ke rumah pohon, kamu mau ikut ga? "Seru Andrea
"Aku ngga ikut ya, aku lagi PMS perut aku sakit." Seru Elis
"ywa sudah,nanti kalau sudah pulang sekolah kamu langsung tidur ya. Istirahat aja, jangan ngapa ngapain."Seru Andrea
"Iya,, nanti pulang sekolah aku akan lagsung tiduran, kamu hati hati di rumah pohon nya."Seru Elis
"Iya pacar,, aku mau minta semangat pagi nya."Seru Andrea
"Apa Itu?"Tanya Elis
"Aku mau cium.."Seru Andrea seraya memonyong kan bibir nya, Elis tersenyum geli.
"Nanti ada yang lihat tahu.."Seru Elis seraya mendorong pelan bibir Andrea
Andrea tak mendengar kan kata Elis, dia langsung menarik tengkuk leher Elis dan mencium nya."Makasih sayang.. "Seru Andrea
-
-
-
-
-
-
__ADS_1
TBC
ig @suliani_cucu