
Jangan lupa like, vote, koment, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..
Dukungan mu adalah semangat bagi ku..
Selamat Membaca..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bu Yanti menatap Elis dan Andrea secara bergantian, dia sungguh merasa sangat lucu dengan wajah ketakutan Elis dan Andrea. Bu Yanti segera menghampiri dua sejoli yang tengah tertangkap basah sedang berciuman itu, bu Yanti pun mengelus lembut rambut Andrea dan Elis secara bergantian.
Elis dan Andrea saling pandang, mereka mengira akan di marahi. Tapi saat melihat wajah Bu Yanti yang sedang tersenyum, Andrea dan Elis langsung memeluk Bu Yanti dengan erat.
"Bu, aku minta maaf."seru Andrea
Bu Yanti melepas kan pelukan nya "Tidak apa apa sayang, ibu juga pernah muda."kalian lanjutin lagi ngobrol nya, ibu mau masuk ke kamar dulu."seru Bu Yanti
"Iya bu.."seru Elis dan Andrea bersamaan
Bu Yanti segera masuk ke dalam kamar nya, sedang kan Elis dan Andrea langsung mengusap dada mereka.
Elis langsung menarik tangan Andrea untuk duduk kembali, setelah duduk Elis langsung memeluk Andrea dari samping. Tak hanya itu, Elis pun menyandarkan kepala nya di pundak andrea.
"Hey gadis nakal !! baru saja kita ketahuan sedang berciuman kamu sudah mulai lagi aja. Kenapa sekarang kamu seperti gadis penggoda?"seru Andrea
Elis pun mentatap Andrea sambil memonyong kan bibir nya "Biarin aja, toh ibu ngga marah."seru Elis
"Tapi jantung aku terasa mau copot ,tadi aku sudah sangat takut kalau kita akan di suruh putus."seru Andrea sambil mencubit gemas pipi Elis
"Sakit sayang !!"protes Elis
Andrea pun mengecup pipi yang tadi sempat dia cubit"sudah tidak sakit kan? "seru Andrea
"Sudah tidak sakit, tapi kalau cuma di pipi kurang."seru Elis
Andrea memandang wajah Elis dengan wajah yang terlihat bingung "Maksudnya, apa nya yang kurang?"seru Andrea
Tanpa berkata apa pun Elis langsung mencium bibir Andrea dengan lembut, Andrea yang takut bu Yanti akan melihat nya lagi segera melepas kan ciuman nya.
__ADS_1
"Dasar gadis nakal!! Jangan membuat hubungan kita terancam sayang, aku tidak mau putus sama kamu hanya karna ciuman."seru Andrea
"Maaf"seru Elis
Andrea langsung membawa Elis ke pelukan nya, dia mengelus elus punggung Elis."Aku itu tulus mencintai kamu sayang, bukan mencintai kamu karna nafsu.Tapi aku juga lelaki normal, jadi aku mohon jangan pernah menggoda aku lagi."seru Andrea
"Maaf, aku hanya ingin menikmati masa kebersamaan kita."sesal Elis
"lya ngga apa apa, sekarang aku pulang dulu. Tolong sampaikan salam ku pada ibu mu, besok pagi aku akan menjemput kamu untuk pergi ke rumah pohon."seru Andrea
"Baiklah, besok aku pastikan saat kamu ke sini aku sudah siap.Sekarang pulang lah, hari sudah mulai sore."seru Elis
Andrea pun tersenyum manis mendengar ucapan Elis, sebelum Andrea pulang dia mendarat kan bibir nya di kening Elis.Andrea memejamkan mata nya, menikmati indah nya cinta yang kini bersemayam di hati nya.
Setelah Andrea pulang, Bu Yanti langsung menghampiri Elis. Sedari tadi Bu Yanti tidak pergi ke kamar nya, tapi dia mendengar kan obrolan Elis dan Andrea.
Dari ucapan Andrea dan dari perilaku nya, Bu Yanti bisa melihat jika Andrea begitu tulus mencintai putri nya. Dan sungguh ia berharap, jika mereka memang jodoh semoga mereka bisa di pertemukan kembali suatu saat nanti.
"Nak, bagaimana dengan pendaftaran mahasiswa baru nya? "seru Bu Yanti
"Eh ibu, sebentar Elis cek email nya dulu."Seru Elis
"Bu, Elis sudah di terima bu. Tapi bagaiman pun jika kita pergi, pasti juragan wijaya akan menemukan data kita dengan mudah bu. "seru Elis
"Kamu tenang saja sayang, kamu lupa kalau suami bi Nur orang pemerintahan. Dia sama teman nya di jakarta sudah bekerja sama untuk menyembunyikan identitas kita, kamu tenang saja. "seru Bu Yanti
"Tadi juragan Wijaya datang ke sini bu, dia mencari ibu."seru Elis
"Kamu tenang saja, nanti kalau dia ke sini ibu akan mencari alasan yang tepat."seru bu Yanti
"Bu,, "seru Elis sambil memeluk erat ibu nya tersebut
Bu Yanti pun mengelus punggung Elis dengan lembut,dia pun merasa bingung dengan kehidupan nya yang mendadak rumit.
"Bu, Elis besok boleh kan seharian di rumah pohon sama Andrea? "seru Elis
"Boleh sayang, tapi inget kamu ngga boleh kelewatan."seru bu Yanti
__ADS_1
"Iya bu, maaf."Seru Elis
"lya ibu Maafin, sekarang kamu mandi dulu sana.lbu mau masak, buat makan malam kita."seru Bu Yanti
Elis pun tersenyum mendengar ucapan ibu nya, dia segera pergi ke kamar nya untuk mandi. Dia ingin menyegarkan hati dan pikiran nya, semoga esok menjadi hari terakhir yang indah sebelum dia pergi.
Setelah selsai mandi, Elis langsung menghampiri ibu nya di dapur. Ternyata di sana sudah ada juragan Wijaya yang sedang menemani ibu nya, entah dari kapan pria paruh baya itu ada di sana.
"Eh, ada bapak.."seru Elis
"Iya nak, bapak tadi nya mau ngajakin kalian makan malam di luar. Tapi ibu kamu sudah masak, dan seperti nya masakan nya enak enak."seru juragan Wijaya
"Ya sudah pak, kita makan malam di rumah saja.Lagian masakan ibu juga tak kalah enak kok dengan makanan di resto .."seru Elis memuji bu Yanti
"Ya, saya tahu masakan Yanti memang selalu enak."seru juragan wijaya
Ada rasa senang di hati bu Yanti karna mendapatkan pujian dari cinta pertama nya,tapi ada rasa sakit yang teramat sangat jika mengingat sosok juragan wijaya yang bersetatus suami orang.
"Sudah sudah,, sekarang kita mulai saja makan nya."seru Bu Yanti
Juragan Wijaya tersenyum begitu manis kepada Bu Yanti, Elis juga bisa merasakan betapa besar cinta nya juragan Wijaya terhadap ibu nya.
Suasana malam ini terasa begitu ramai, padahal hanya bertambah satu orang. Tapi juragan Wijaya begitu pandai menciptakan moment yang membuat Elis dan Bu Yanti tersenyum dengan candaan nya.
Juragan Wijaya terlihat sangat senang, sungguh dia berharap semoga dia bisa dengan cepat memperistri cinta pertama nya tersebut.
Bahkan juragan wijaya sudah mempersiapkan rumah yang cukup besar di luar kota, agar mereka tidak akan ketahuan jika mereka menikah nanti. Dia sungguh sudah mempersiapkan semua nya dengan matang, dan terencana .
-
-
-
-
Terimakasih sudah mampir..
__ADS_1
Jangan lupa tekan 💓untuk memfavoritkan..
TBC