
Pengucapan janji suci Shera dan Arga sudah selsai dari satu jam yang lalu, semua keluarga, kerabat ,para karyawan dan bahkan semua kolega bisnis datang di acara pernikahan Shera.
Bahkan Selly pun meminta izin kepadan Dokter untuk menjadi saksi pengucapan janji suci di pernikahan adik nya, Selly datang dengan duduk manis di kursi roda dengan Wiguna yang selalu setia mendampingi nya.
Walaupun keadaan nya terlihat menyedihkan, tapi dia tidak mau melewat kan moment terpenting dalam hidup adik nya.
Sedangkan Messi terlihat terus memisah kan diri dari mereka, memang tidak ada yang menyinggung tentang masalah Selly yang tengah berduka karna kehilangan calon bayi nya.
Tapi dari tatapan Wiguna dan mantan suami nya itu terlihat sangat mengintimadasi, bahkan dia bisa dengan jelas kilatan marah dan benci dari tatapan mata ke dua pria itu.
Kini Resepsi pernikahan Arga dan Shera sedang di laksanakan di hotel milik keluarga Adiyaksa, pesta pun berlangsung dengan sangat meriah.
Shera tampil begitu cantik, begitu juga dengan Arga yang terlihat sangat tampan. Mereka benar benar pasangan yang serasi, benar benar sudah seperti raja dan ratu untuk sehari.
Selly yang merasa sangat lemah meminta Wiguna untuk membawa nya kembali ke rumah sakit, dengan cepat Wiguna pun menuruti keinginan istri nya.
Karna itu memang sangat bagus untuk proses penyembuhan nya, sebelum pergi mereka pun tak lupa berpamitan ka pada Papah nya dan juga ke pada Bu Yanti.
Bahkan Wiguna dan Selly pun meminta maaf pada pasangan pengantin baru itu, karna dia tak bisa berlama lama di sana.
Sedang kan Elis dan Andrea pun sedang sibuk menjaga Angga, anak tampan itu begitu senang berlari ke sana dan kemari di tengah lautan manusia.
Andrea dan Elis sampai kewalahan menghadapi anak itu, anak yang berusia hampir tiga tahun itu begitu sangat aktif dan sulit untuk di kejar.
Beruntung dia begitu menurut pada Bu Yanti, jika Elis dan Andrea tak bisa menangani nya. Bu Yanti pun langsung membujuk anak itu, sehingga semua nya bisa aman kembali.
Bu Neni dan pak Johan pun turut menghadiri acara tersebut, mengingat ini adalah jadwal nya untuk memberikan laporan kepada tuan nya. Dia juga sengaja di undang oleh Juragan wijaya, karna memang Bu Neni adalah sahabat dekat Bu Yanti.
Bu Neni tak pernah jauh jauh dari Bu Yanti, dia selalu saja ingin dekat dengan sahabat nya itu. Apa lagi dia pernah menghilang selama enam bulan, hal itu membuat mereka nampak begitu dekat karna ingin saling melepas rindu dan saling melontarkan banyak pertanyaan yang melintas di benak mereka.
__ADS_1
Messi semakin lama berada di sana semakin merasa sangat canggung, dengan cepat Messi pun berpamitan ke pada Shera untuk pulang terlebih dahulu dengan alasan tak enak badan.
Tentu saja Shera mengizinkan, lagi pula tidak ada yang memberi tahu Shera tentang kebusukan ibu nya, maka nya dia terlihat biasa saja.
Messi malam ini pulang ke rumah Wiguna, dia tahu jika Wiguna akan menunggui anak nya di rumah sakit. Jadi malam ini dia bisa bernafas lega, dan rencana nya pagi pagi sekali dia akan segera pulang ke kota G.
Pukul sembilan malam acara pun sudah selsai, semua orang terlihat sangat lelah. Shera dan Arga langsung masuk ke kamar hotel yang khusus Wiguna siapkan untuk malam pertama mereka, kamar mewah dengan semua pasilitas yang mewah pula spesial dia siap kan untuk adik ipar dan asisten peribadi nya itu.
Juragan Wijaya dan Bu Yanti langsung pulang ke rumah yang di hadiah kan Wiguna pada nya, tentu nya dengan membawa Angga dan mengajak Bu Neni dan Pak Johan untuk menginap di rumah mereka.
Sedangkan Andrea langsung mengantar Elis pulang ke ruko,rasa lelah yang di rasa terasa hilang saat bisa berduaan bersama pujaan hati nya.
Padahal Ayah sambung nya sudah mengajak Elis untuk tinggal bersama mereka, tapi Elis malah menolak nya. Dia beralasan jika Ibu dan Ayah sambung nya itu butuh waktu untuk menjalin kisah cinta mereka yang telah lama terputus ,dan dia juga mengatakan jika dia akan belajar hidup mandiri.
Andrea bahkan sengaja menjalan kan motor nya dengan sangat pelan, agar kebersamaan mereka tak segera berakhir.
Apa lagi jika mengingat tiga hari lagi dia harus segera pulang ke kota G, rasa nya sungguh berat harus meninggal kan Elis di kota metropolitan itu.
Beruntung Juragan Wijaya meminta nya untuk datang seminggu sekali ke Jakarta untuk memberikan laporan tentang perusahaan nya, tentu saja hal itu akan dia gunakan untuk melepas rindu dengan sang kekasih.
Sesampai nya di ruko Andrea tak langsung pulang, dia merasa enggan untuk berpisah dengan kekasih nya itu. Apa lagi di sana pasti ada Messi, males melihat wajah nya.
Saat Elis masuk ke dalam ruko, Andrea pun turun dari motornya dan langsung ikut masuk ke dalam bersama Elis. Elis hanya mengernyit heran melihat kekasih nya yang ikut masuk bersama nya,karna setahu nya Andrea harus segera pulang ke rumah Wiguna.
"sayang, kenapa malah masuk? Pulang sana.."seru Elis
Bukan nya pergi Andrea malah memeluk Elis"Masih kangen sayang, pengen bobo sama kamu aja."ucap Andrea
Elis langsung melepas kan pelukan nya, dia menatap Andrea dengan lekat"Kamu harus pulang sayang, kita ini belum menikah tidak boleh tidur bareng. "Jelas Elis
__ADS_1
"Hanya bobo bareng, aku janji ngga bakalan buka segelan kamu."Mohon Andrea
Elis mencebikan bibir nya mendengar ucapan Andrea"Iisshh, lambe mu.."kesal Elis sambil menutup mulut Andrea dengan telapak tangan nya
Andrea langsung tertawa mendapat perlakuan seperti itu dari kekasih nya, sedangkan Elis malah semakin di buat kesal karna Andrea malah menertawakan nya.
"Sayang, aku haus. Bikinan coklat anget ya,, biar aku nya cepet pulas."Pinta Andrea
"Iya iya,, "ucap Elis
Elis pun segera bangun dan membuatkan segelas coklat hangat untuk Andrea, sedangkan Andrea terus saja mengekori kekasih nya itu.
"Jangan ngikutin aku terus,, duduk sana ."titah Elis sambil menunjuk sebuah kursi
"Iya sayang, jangan terlalu manis ya.."Ucap Andrea seraya duduk di kursi yang Elis tunjuk
Setelah secangkir coklat hangat nya siap, Elis langsung memberikan nya pada Andrea. Andrea pun dengan senang hati langsung menerima nya,tak butuh waktu lama dia pun sudah menghabis kan nya.
Melihat coklat hangat nya sudah habis, Elis pun mengajak Andrea untuk ke kamar nya. Sebelum tidur Elis mengajak Andrea untuk cuci muka dan gosok gigi terlebih dahulu.
Setelah nya mereka pun langsung merebah kan tubuh lelah mereka di kasur minimalis milik Elis, Andrea dan Elis tidur dengan saling memeluk. Andrea benar benar membuktikan ucapan nya, bahkan sebelum tidur pun dia tidak meminta ciuman pada kekasih nya itu.
-
-
Terimakasih sudah mampir..
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik ,saran yang membangun ..
__ADS_1
Tekan 💓ya untuk memfavoritkan..
TBV