Gairah Muda

Gairah Muda
Perpisahan


__ADS_3

Satu bulan sudah Andrea berada di Jakarta, besok Pagi dia sudah harus pulang ke kota G. Rasa nya dia begitu enggan untuk berpisah dengan kekasih nya,tapi walau bagaiman pun dia harus menyelsaikan tugas nya sebagai mahasiswa dan juga sebagai orang kepercayaan Juragan Wijaya.


Sore ini dia nampak merapih kan baju nya dan memasukan nya kesebuah tas ransel, dia juga nampak membereskan beberapa bekas yang harus dia kerjakan sesampai nya di kota G.


Rasa nya dia begitu tak bersemangat, setelah semua nya rapih Andrea langsung menemui Bu Yanti yang sedang bersantai di ruang Teve dengan suami nya.


"Bu, aku boleh ga ngabisin waktu ku sama Elis sebelum aku pulang? "tanya Andrea


"Boleh nak, tapi ngga boleh nginep. Malem harus pulang, karna pagi sekali kamu harus pulang."Izin Bu Yanti,Andrea pun tersenyum.


"Siap Bu,aku jalan sekarang ya.."Ucap Andrea


Dengan penuh semangat Andrea langsung melajukan motor nya menuju caffe, ini baru jam empat sore dan pasti Elis sedang sangat sibuk melayani pengunjung.


Sesampai nya di sana, dia langsung menghampiri kekasih nya yang sedang sibuk membuat kopi. Kini dia dan Bi Nur tak terlalu repot, kara juragan Wijaya sudah mencarikan tiga orang karyawan untuk membantu Elis.


"Sayang, bisakah kamu menemani ku sebelum aku pulang? "tanya Andrea


"Kemana? "tanya Elis


"Kemana kek, aku pengen ngabisin waktu berdua sama kamu sebelum besok aku pulang. "mohon Andrea


"Baiklah, setelah bikin kopi ini ya. Nanti aku akan langsung izin sama bi Nur, kamu tunggu dulu di bangku depan. "seru Elis


"Iya sayang,, "Seru Andrea


Andrea pun segera keluar dari caffe, dia duduk di bangku menunggu kedatangan Elis. Sepuluh menit menunggu nampak lah Elis menghampiri nya, Andrea pun tersenyum senang melihat nya.


"Ayo sayang, kita ke pinggir Danau saja. Sekalian melepas penat, mau kan? "tanya Elis


"Iya, kemana pun kamu mau. Aku akan menuruti nya, selama aku bisa tentu nya. "seru Andrea, Elis pun tersenyum senang mendengar nya.


Akhirnya mereka berdua pun langsung pergi menuju tempat yang sudah di sepakati, sepanjang perjalanan Elis terus saja memeluk Andrea. Rasa nya ia begitu enggan melepas kepergian Andrea, tapi Elis sadar jika mereka masih punya tanggung jawab untuk melanjutkan kuliah.


Sampai di Danau, mereka langsung duduk di bangku panjang yang tersedia di sana. Elis langsung memeluk Andrea dengan posesif, Andrea yang paham pun langsung mengelus lembut puncak kepala Elis.


"Sayang, rasa nya aku sangat enggan untuk berpisah sama kamu."Jujur Elis, Andrea tersenyum mendengar nya.


"Sama sayang, aku juga. Tapi kita tidak boleh mementingkan ego, kita kan masih punya cita cita yang harus di wujud kan."Ucap Andrea


Mendengar ucapan kekasih nya, Elis malah mengerat kan pelukan nya."Aku pasti akan sangat rindu sama kamu, biasa tiap hari ketemu nanti jadi seminggu sekali."ucap Elis sambil mencebikan bibir nya


Andrea menangkup wajah Elis dengan kedua telapak tangan nya, lalu dia melabuhkan sebuah ciuman yang begitu lembut dan memabukan .

__ADS_1


Elis pun membalas nya, mereka berciuman cukup lama sampai merasa pasokan udara menipis barulah mereka melepaskan pagutan nya.


Setelah ciuman berakhir, Elis langsung menenggelamkan kepala nyari dada bidang milik Andrea.


"Kenapa sayang? "tanya Andrea


Elis hanya menggeleng kan kepalanya, dia malu jika harus jujur pada Andrea. Entah kenapa dia mengingin kan hal yang lebih dari sebuah ciuman, tapi dia sadar jika mereka belum menikah.


Elis harus menjaga kesucian nya,dia juga harus berpikir logis untuk tidak sembarangan menyerah kan mahkota nya. Bisa saja mereka putus di tengah jalan, bisa rugi nanti suami nya mendapat kan bekasan.


Memang pada dasar nya saat ini mereka begitu saling mencintai, tapi tidak ada yang tahu dengan apa yang akan terjadi esok hari.


Semua hanya rahasia nya tuhan, manusia hanya bisa berusaha dan mewujud kan semua impian nya. Tapi kita harus ingat, jika semua keputusan ada di tangan sang maha pencipta.


"Sayang,, "Panggil Elis


"Hmm,, "Sahut Andrea


"Selama jauh dari aku kamu ngga boleh melirik cewek lain, kamu harus setia sama aku. Kamu juga harus video call setiap malam, jangan sampai lupa."seru Elis


"Iya tuan putri, hati aku udah mentok di kamu.Aku tidak akan akan mungkin mengkhianati cinta kita, aku akan selalu menjaga semua nya untuk kamu."Janji Andrea


"Iya sayang, aku percaya sama kamu."seru Elis


Andrea dan Elis pun segera pergi dari sana ,mereka pun menyisiri jalan dengan menaiki motor. Saat melihat pedagang nasi goreng, Andrea pun segera menepikan motor nya.


"Kang, nasi goreng nya dua ya.."Pesan Andrea pada kang nasi goreng


"Pedes apa tidak? "Tanya kang nasi goreng


"Pedes kang. "seru Andrea


"Siap, silahkan tunggu dulu di sana. "Tunjuk kang nasi goreng pada sebuah tikar yang di gelar tak jauh dari gerobak nasi goreng


Andrea dan Elis pun langsung duduk di atas tikar yang di tunjuk sama kang nasi goreng, mereka menunggu pesanan mereka sambil mengobrol.


Tak lama kang nasi goreng pun datang membawa pesanan mereka, Elis dan Andrea pun memakan nasi goreng nya dengan sangat lahap.


Mereka menikmati nasi goreng di pinggir jalan dengan beralas kan tikar, Walaupun bukan di ajak makan di restoran tapi Elis merasa sangat senang.


Setidak nya mereka bisa menghabiskan waktu untuk bersama, sebelum Andrea pulang ke kota G.


Setelah makan nasi goreng, mereka pun langsung pergi ke sebuah taman. Mereka menghabiskan waktu mereka yang tersisa di sana, selama mengelilingi taman ,Elis selalu memeluk Andrea dengan posesif.

__ADS_1


Sedangkan Andrea, dia terus saja merangkul pundak kekasih nya itu. Mereka benar benar menghabiskan waktu bersama malam itu, hingga waktu menunjukkan pukul sepuluh barulah Andrea mengantarkan Elis pulang.


Sesampai nya di tempat Elis, Andrea meminta waktu sebentar untuk bersama. Elis pun mengiyakan, dia mengajak Andrea masuk ke dalam.


"Sayang, boleh kan aku ikut masuk. Sebentar saja.."pinta Andrea


"Kita kan baru saja ngabisin waktu berdua sayang.."protes Elis


"Sebentar saja.."Andrea pun memelas, Elis yang tak tega akhirnya mengiyakan


Andrea sangat senang, dengan penuh semangat dia pun mengekori langkah Elis. Sampai di dalam Andrea langsung memeluk kekasih nya, dia pun menghujani ciuman di wajah Elis.


Rasa nya dia semakin malas saja untuk pergi, tapi jika mengingat akan tanggung jawab nya yang besar dia pun harus segera pergi. Apa lagi di sana mereka cuma berdua, sungguh Andrea takut khilaf jika dia akan membuka segelan Elis.


"Sayang, aku pulang ya..Kamu hati hati di sini, aku pasti akan sangat merindukan kamu."Seru Andrea


"Iya sayang, pulang lah. Aku akan selalu percaya sama kamu, aku juga akan selalu mendukung kamu.Besok kamu pulang nya hati hati ya, apa lagi kamu make motor. Jangan ngebut, inget kalau di sini ada aku yang selalu sayang sama kamu."Pesan Elis


"Iya sayang, aku akan selalu berhati hati. Aku juga sayang kamu, aku akan selalu menjaga hati aku buat kamu."seru Andrea


Elis pun memeluk kekasih nya, dia menjinjitkan kaki nya dan mencium Andrea dengan mesra. Elis dan Andrea begitu menikmati ciuman perpisahan itu, setelah hampir sepuluh menit berciuman Elis melepaskan pagutan nya.


"Pulang lah sayang, tidak baik berlama lama berduaan. Aku takut khilaf, dan hati hati karena aku selalu mengharap kan semua kebaikan dari kamu."seru Elis


Andrea pun terkekeh "Baiklah sayang, jaga diri kamu baik baik."Ucap Andrea


Andrea pun langsung pulang, setelah menikmati kebersamaan mereka. Andrea pun kini sudah bertekad akan menjalani hidup dengan lebih baik lagi, dia harus menjadi orang yang sukses. Itulah tekad nya, agar dia bisa membahagiakan semua orang yang ada di sekeliling nya.


-


-


-


Terimakasih sudah mengikuti cerita Gairah Muda,, untuk seasen satu cukup sampai di sini ya..


Mungkin nanti akan ada seasen dua nya, Jangan lupa untuk mampir di karya Author yang lain nya..




__ADS_1



__ADS_2