Gairah Muda

Gairah Muda
Bertemu


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari sudah berganti sore, Andrea merasa sangat jenuh karna dari tadi dia hanya melihat kebersamaan Juragan Wijaya bersama anak dan menantu nya. Sedangkan kini Angga masih belum bangun dari tidur siang nya, membuat Andrea tak punya teman.


Andrea pun memutuskan untuk berjalan jalan sore, dia akan meminta izin kepada Juragan Wijaya.


"Maaf pak, apa saya boleh jalan jalan sebentar? "seru Andrea


"Kamu baru saja tiba, belum mengetahui daerah ini. Bagaimana kalau nanti kamu tersesat? "seru Juragan Wijaya


Wiguna yang melihat raut wajah Andrea pun langsung angkat bicara "Pah, biarkan lah dia jalan jalan. Jaman sekarang sudah canggih, tinggal liat map. "seru Wiguna


Juragan Wijaya menghela nafas nya"Pergilah,tapi jangan pulang terlalu malam."seru Juragan Wijaya


Wiguna bangun dan menghampiri Andrea"Mintalah kunci motor sama pak Herman ,di garasi ada motor yang bisa kamu pakai untuk jalan jalan sore. Kalau pakai mobil akan macet, yang ada kamu tidak akan jadi jalan jalan."seru Wiguna sambil terkekeh


"Terimakasih Kak, aku pergi dulu. "seru Andrea


"Ya, pergilah ."seru Wiguna


Andrea pun segera bergegas ke depan, dia menemui security yang bernama pak Herman. Setelah melihat keberadaannya, dia segera menghampiri nya.


"Maaf pak, aku mau meminjam kunci motor milik pak Wiguna. "seru Andrea


Pak Herman pun tersenyum kepada Andrea"Silahkan den, tadi pak Wiguna sudah telpon saya.Motor nya yang ke dua dari depan, motor yang biasa di gunakan pak Wiguna saat mengajak non Selly jalan jalan. "seru pak Herman sambil memberikan kunci nya kepada Andrea


Setelah mengambil kunci motor nya, Andrea pun langsung menuju garasi. Di sana banyak motor dan mobil yang berjajar dengan sangat rapih, dia pun segera menghampiri motor yang kedua sesuai intruksi pak Herman.


Sebelum pergi Andrea melihat map sebentar, dia pun tersenyum. Dia akan menikmati sore nya dengan bersantai di caffe, tentu nya sambil menikmati indah nya kota Jakarta.


"Seperti nya akan sangat menyenangkan jika nongkrong di caffe sambil menikmati secangkir kopi, aku akan mencari caffe yang dekat dengan taman."seru Andrea lirih

__ADS_1


Andrea pun melajukan motor sport milik Wiguna , dia membunyikan klakson tanda berpamitan pada pak Herman. Dengan kecepatan sedang Andrea mulai menikmati jalan jalan sore nya, dia berkendara sambil mata nya terus memperhatikan sekitar.


Begitu banyak bangunan megah nan kokoh, bahkan banyak gedung pencakar langit yang seakan berlomba untuk mencapai awan.


Andrea sangat mengagumi semua keindahan yang tersuguh kan di kota yang baru saja dia singgahi,setelah cukup lama mengelilingi kota pandangan Andrea tertuju pada sebuah caffe yang cukup ramai.


Caffe nya terbilang sederhana, tapi suasana nya enak di pandang mata. Apalagi tak jauh dari caffe tersebut dia dapat melihat keindahan taman, membuat caffe tersebut mempunyai nilai plus di mata pengunjung.


Andrea pun segera menghentikan motor nya dan segera memarkir kan nya, dengan segera dia melangkah kan kaki nya untuk masuk ke caffe tersebut.


Saat sudah masuk Andrea malah diam mematung, pandangan nya lurus pada seorang gadis yang sedang tersenyum sangat manis. Dia duduk dengan seorang pria yang sangat tampan, tapi seperti nya usia pria itu terlihat lebih muda dari Elis.



Tanpa sadar kaki nya terus melangkah dan menghampiri gadis itu, gadis yang pergi meninggal kan nya tanpa kabar. Gadis yang mampu meluluh lantah kan hati nya, gadis yang mampu membuat nya begitu merindu.


Andrea memegang pundak gadis itu dan memanggil nama nya dengan lembut"Elis,,Apa ini benar kamu sayang? "seru Andrea


Elis yang mendengar nama nya di sebut pun langsung menoleh ke arah Andrea, Elis sangat kaget dengan ada nya Andrea yang begitu dekat dengan nya. Elis pun bangun dari duduk nya, dia menatap Andrea dengan tatapan penuh rindu.


Begitu juga dengan Andrea ,dia menatap Elis dengan penuh rindu. Tanpa ragu Andrea langsung memeluk Elis dengan erat, air mata nya pun langsung terjun bebas dari kedua matanya.


Mereka berpelukan cukup lama, mereka ingin menumpahkan rasa rindu yang sudah enam bulan mereka pendam. Para pengunjung caffe pun melihat mereka dengan tatapan heran, mereka pun langsung melepas kan pelukan nya saat ada yang berdehem dengan keras.


"Ehm,,!! Apa kalian akan terus berpelukan seperti itu?"seru Aksara


"Ah, maaf aku_aku__ "Elis menggantungkan ucapan nya karna malu pada Aksara


"Aku tahu kalau kakak begitu merindukan nya, tapi jangan di tempat umum juga pelukan nya."seru Aksara


"Sayang, dia siapa? "seru Andrea


"Dia Aksa sayang, anak nya Bi Nur. "seru Elis


"Sayang,, Aku kangen banget sama kamu."seru Andrea hendak memeluk Elis kembali


"Stop!! "seru Aksara sambil menahan tubuh Andrea

__ADS_1


"Kenapa ?"Aku hanya ingin memeluk kekasih ku?! "seru Andrea


"Tapi jangan di sini, malu di liatin banyak orang.Kakak, ajak lah pacar kakak yang tidak sabaran ini ke lantai dua. Nanti aku akan bilang sama ibu dan Ua kalau kalian sedang di atas, untuk tugas kakak biar aku yang gantikan."seru Aksara


Andrea dan Elis pun langsung tersenyum manis kepada Aksara, Elis tidak menyangka jika adik sepupu nya akan sangat pengertian.


Elis langsung menarik tangan Andrea menuju lantai dua ,Andrea hanya tersenyum dengan tingkah kekasih nya itu. Sesampai nya di atas, Elis mengajak Andrea ke kamar nya.


"lni kamar siapa sayang? "seru Andrea


"Coba kamu perhatikan "seru Elis


Andrea pun melihat banyak foto nya dan Elis yang terpasang di dinding kamar, dia pun bisa menebak jika itu adalah kamar Elis.


"Jadi kamu selama ini tinggal di sini? "seru Andrea


"Hmm,, aku dan ibu tinggal di sini sambil membangun usaha kecil kecilan."seru Elis


"Lalu bagaimana dengan Bi Nur? "seru Andrea


"Dia tinggal di rumah mama mertua nya bersama suami nya dan anak nya Aksara."seru Elis


Dengan tidak sabar Andrea langsung memeluk Elis dan menghujani wajah Elis dengan ciuman, Elis hanya tersenyum mendapat perlakuan seperti itu dari lelaki yang sangat dia rindukan itu.


Andrea menatap Elis dengan intens, hal itu membuat Elis menjadi salah tingkah. Andrea hanya terkekeh melihat pacar nya, dia pun mendarat kan sebuah ciuman di bibir Elis.


Ciuman yang begitu lembut dan begitu di rindukan oleh kedua nya, kini kedua insan itu sedang melepas rindu yang sudah tertahan selama enam bulan dengan saling memeluk dan saling mengecap manis nya bibir dari pasangan mereka.


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa like dan tekan tombol 💓untuk memfavoritkan..

__ADS_1


TBC


__ADS_2