Gairah Muda

Gairah Muda
Salah sasaran


__ADS_3

Kini semua anggota keluarga nampak sudah berkumpul di meja makan, Bu Yanti dengan ragu mengendokan nasi beserta lauk nya untuk sang suami.


Sesekali Bu Yanti melihat ke arah Messi, Bu Yanti mengerut kan dahi nya. Karna sedari tadi Messi terus saja menyungging kan senyum nya, Juragan Wijaya yang paham dengan tatapan istrinya langsung berdehem dengan keras untuk mencair kan rasa kecanggungan yang ada.


"Ehm,, duduk lah sayang. Aku sudah sangat lapar."seru Juragan Wijaya pada istri nya


Messi pun berdecih mendengar ungkapan sayang dari mantan suami nya "Cih,, Jijik sekali aku mendengar nya!! "ketus Messi


Juragan Wijaya hanya melirik sekilas ke arah Messi, kemudian Juragan Wijaya melihat ke arah Selly dan segera mengalihkan pembicaraan agar tidak terjadi kecanggungan antara istri nya dan Messi.


"Sayang, bukan kah kamu ingin sekali makan kredok buatan ibu mu? Sekarang makan lah yang banyak."ucap Juragan Wijaya


"Iya Pah, bumbu kacang nya tercium sangat wangi.Aku jadi tidak sabar ingin segera mencicipi nya"Selly menatap ke arah Bu Yanti "Bu, aku mau ibu yang mengambil kan nya untuk ku. "ucap Selly memohon


"Ck!! sejak kapan kami jadi anak manja seperti itu?!"tanya Messi


Selly terlihat memutar bola mata nya, dia merasa tak perlu untuk menjawab pertanyaan Mamah nya itu.


Bu Yanti segera bangun dan mengendokan beberapa sendok kredok ke piring Selly ,setelah nya Bu Yanti pun segera memberikan nya pada Selly.


Selly terlihat sangat senang menerima nya, dia pun dengan cepat langsung melahap kredok buatan ibu sambung nya itu.


Messi terlihat meringis melihat cara makan Selly,mengingat beberapa waktu lalu dia menabur kan begitu banyak garam di atas kredok itu.


Messi bahkan belum sempat menyentuh makanan nya, dia terus saja memperhatikan setiap orang yang sedang makan.


Kenapa mereka terlihat begitu menikmati Nya? Padahal tadi aku sudah menaburkan banyak garam di dalam kredok buatan si wanita sialan itu!! Batin Messi


Shera yang melihat Mamah nya hanya diam saja, dia pun langsung menegur Mamah nya itu"Mamah kenapa ngga makan? Apa mau aku endokin juga? Mama harus coba kredok nya, ini enak banget. "ucap Shera


Messi terlihat bergidig membayang kan rasa asin yang akan menyerang indra perasa nya, dia pun dengan cepat menolak tawaran anak nya.


"Tidak usah sayang, Mamah makan sama ikan saja."seru Messi

__ADS_1


Setelah selesai makan Juragan Wijaya baru sadar jika Andrea dan Elis tak juga tiba di sana, dia pun segera bertanya pada Wiguna.


"Guna ,Andrea sama Elis kok belum datang? Apa mereka tidak mau makan malam bersama kita? "tanya nya


"Bukan begitu Pah, Apa yang aku tugas kan tadi belum selsai. Bahkan Elis malah pergi ke sana untuk membantu Andrea, ada sedikit kendala di sana Pah."Jelas Wiguna


"Apa kamu tidak terlalu keras pada nya?Dia sudah sangat bekerja keras tiap hari nya, kenapa selalu kamu suruh lembur? "tanya Juragan Wijaya


"Itu bentuk pembelajaran dari ku Pah, sebentar lagi dia dan Erick harus mengurus perusahaan Papah yang ada di kota G. Biarkan dia paham dulu tentang bisnis yang kita geluti, aku yakin suatu saat nanti dia pasti akan sangat berterima kasih pada ku. "Jelas Wiguna


"Ya ya ya, terserah apa kata mu.Besok kita berangkat jam berapa menuju hotel? "Tanya nya


"Karna pernikahan akan di ada kan pukul tiga jadi pukul satu siang kita sudah harus berada di hotel, sesudah acara janji suci di ucap kan kita tidak langsung beristirahat karna akan langsung di sambung dengan acara resepsi. "Jelas Wiguna lagi


Juragan Wijaya mengangguk anggukan kepala nya tanda mengerti, karna semua nya sudah terlihat selsai dengan acara makan malam nya mereka pun langsung beranjak menuju ruang keluarga.


Mereka pun mengobrol dengan hangat, sesekali Selly terdengar menggoda si calon pengantin. Bahkan Juragan Wijaya yang terkenal irit bicara pun sempat menggoda anak kedua nya itu, sedangkan Shera hanya bisa cengengesan mendengar celotehan kakak nya itu.


"Sayang, aku mau di buatkan kopi."seru Juragan wijaya pada istri nya


"Aku juga mau sayang"ucap Wiguna pada Selly


"Baiklah, Bu seperti nya kita harus ke dapur untuk membuat kopi ."Ajak Selly


"Baiklah, ibu akan membuat kopi yang spesial untuk para suami kita yang sangat tampan ini."ucap Bu Yanti


Juragan Wijaya dan Wiguna langsung tersenyum senang mendengar ucapan istri mereka, sedangkan Meski terlihat makin geram di buat nya.


Selly dan Bu Yanti pun segera ke dapur untuk membuat kopi, di ruang keluarga kini Messi merasa sangat canggung hanya untuk sekedar mengobrol. Akhirnya Messi memutuskan untuk segera masuk ke kamar tamu.


Kamar yang dia tempati selama dia ada di rumah Wiguna, saat dia akan masuk ke kamar nya, dia melihat bu Yanti dan selly yang nampak ke luar dari dapur.


Dengan cepat Messi masuk ke ruang makan, dan tampak lah seringai licik dari bibir Messi saat dia sudah lebih dekat dengan mereka.

__ADS_1


Bu Yanti dan Selly nampak berjalan sambil asik mengobrol, hingga sama sekali tak menyadari jika Messi sudah mendekati mereka. Messi pun dengan sengaja menjulurkan kaki nya, dia berharap agar Bu Yanti terjatuh karna ulah nya.


Tapi seperti nya nasib baik masih berpihak pada Bu Yanti, bukan nya Bu Yanti yang terjatuh karna ulah nya.Tapi malah Selly yang langsung jatuh tersungkur hingga perut nya membentur meja makan,Selly pun langsung meringis menahan sakit.


Sedangkan Bu Yanti yang merasa kaget pun tanpa sengaja menjatuhkan nampan berisi kopi, hingga gelas nya pecah.


Messi nampak ketakutan dan langsung berlari ke arah kamar nya, sedangkan Juragan Wijaya dan Wiguna yang mendengar keributan dari arah dapur langsung berlari.


Di dapur nampak Selly yang terus memegangi perut nya, sedangkan bu Yanti nampak memeluk Selly dan mengelus lembut punggung nya.


"Sayang, kamu ngga apa apa? "tanya Wiguna seraya menghampiri istri nya


"Sakit sayang, rasa nya perut aku sangat sakit."Ucap Selly terbata


Wiguna langsung menggendong istri nya, saat Wiguna akan membawa nya ke ruang tengah tiba tiba Wiguna merasa ganjal karna panta* Selly terasa basah.


Dengan cepat Wiguna mengangkat tangan nya dan dia melihat darah segar di tangan nya, Wiguna pun langsung kaget dan berteriak.


"Bu, tolong liatin di bagian bawah selly, dia berdarah bu."ucap Wiguna


Rasa khawatir begitu menyeruak di hati Wiguna sungguh dia takut akan terjadi hal yang tidak di inginkan kan terhadap istri nya itu.


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..


TBC

__ADS_1


__ADS_2