Gairah Muda

Gairah Muda
Tak Sabar


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Juragan Wijaya berjalan dengan sangat tergesa gesa, dengan cepat dia menghampiri Andrea yang sedang membantu Elis melayani pengunjung di meja kasir.


"Dre, ayo ikut aku sekarang."seru Juragan Wijaya


"Kemana pak? "tanya Andrea


Juragan Wijaya mendekat kan tubuh nya ke arah Andrea "Ke toko perhiasan, aku ingin melamar Yanti."seru Juragan Wijaya setengah berbisik


"Bapak kenapa sih? Kok jadi aneh seperti ini? "goda Andrea


"Cepat lah,, aku sudah tak sabar ingin meminang nya."seru Juragan Wijaya


"Memang nya kalau bapak nikah lagi bapak masih kuat? "ledek Andrea


"Kamu jangan menghina ku, biar umur ku sudah hampir setengah abad tapi jiwa ku masih muda. Lagian aku ini rajin olah raga, aku juga selalu menjaga pola makan. "seru Juragan Wijaya


"Baiklah baiklah, aku percaya.Tapi bapak harus minta restu pada calon anak sambung bapak ini. "seru Andrea sambil merangkul pundak Elis


Andrea memandang Elis sebagai tanda meminta persetujuan "Bagaimana sayang ,apa kamu mau mempunyai ayah sambung seperti pria gagah di hadapan mu ini? "tanya Andrea


Elis menatap Juragan Wijaya dengan intens"kalau bapak berjanji akan membahagiakan ibu, Elis sih setuju saja."seru Elis


"Bapak Janji, bapak tidak akan mengecewakan ibu mu. Bapak akan selalu berusaha untuk membahagiakan nya, dan akan selalu menyayangi nya selama aku masih bernafas."seru Juragan Wijaya


Elis tersenyum mendengar ucapan Juragan Wijaya"Elis percaya sama bapak,dan Elis harap bapak tidak akan pernah menyakiti ibu."seru Elis


Juragan Wijaya menggenggam tangan Elis"Aku sudah menunggu saat ini selama dua puluh delapan tahun, aku tidak mungkin melakukan kesalahan."seru Juragan Wijaya


"Baiklah aku percaya, tapi bapak juga harus mempertemukan ibu dengan anak anak bapak. Bapak dan ibu harus minta restu juga sama mereka, jangan sampai ada hal yang tidak di inginkan kan nanti nya."seru Elis

__ADS_1


"Ya, kamu benar nak. Tapi kamu tenang saja, aku pasti akan mempertemukan Yanti dengan anak anak ku."seru Juragan Wijaya


Elis dan Andrea pun tersenyum senang melihat antusias nya Juragan Wijaya, mereka baru tahu jika orang yang sudah berumur ternyata lebih tidak sabar dengan apa yang dia ingin kan.


"Oiya, Aron sekarang di mana? "seru Juragan Wijaya


"Dia sedang bekerja, pulang nya jam empat sore. Memang nya kenapa bapak nyariin paman Aron? "seru Elis


"Tentu saja aku mau minta bantuan nya, dia itu orang pemerintahan dia pasti bisa membantu ku dalam mengurus parsyaratan menikah ."seru Juragan Wijaya


"Bapak memang pandai, baiklah kalau begitu. Aku akan meminta paman Aron langsung ke sini sepulang kerja, sekarang bapak pergilah dengan Andrea."seru Elis


"Baiklah, nanti sore aku akan kembali lagi ke sini."seru Juragan Wijaya


Juragan Wijaya segera menghampiri Bu Yanti yang sedang membuat kan kopi "Yan, aku pulang dulu.Nanti sore aku kembali lagi, berdandan lah yang cantik karna aku akan melamar kamu."seru Juragan Wijaya


Bu Yanti langsung tersipu mendengar ucapan Juragan wijaya"Ya ,aku akan menunggu mu."seru Bu Yanti


Juragan Wijaya pun mengecup pipi bu Yanti sebelum pergi, para pengunjung yang sedang ramai pun ikut bersorak melihat Bu Yanti dan Juragan Wijaya.


Bu Yanti yang mendapat perlakuan seperti itu dari Juragan Wijaya merasa sangat malu sekaligus senang, dia langsung tertunduk tak berani menatap orang orang yang ada di sekeliling nya.


Elis dan Andrea hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan pria paruh baya itu, sungguh dia seakan tak sabar untuk segera mengesah kan hubungan nya dengan Bu Yanti


Setelah berpamitan, Juragan Wijaya mengajak Andrea ke toko perhiasan. Dengan cekatan Andrea pun memesan taxi dan meminta pak supir untuk pergi ke tempat yang di inginkan tuan nya itu.


Sesampai nya di toko perhiasan dia langsung memilih satu set perhiasan, dia pun tak lupa untuk membeli cincin kawin.


Puas memilih, mereka pun langsung pulang ke rumah Wiguna. Dia langsung menemui Selly dan mengutarakan maksud nya, Selly pun langsung setuju.


Karna buat nya, Papah nya juga berhak bahagia. Selama berumah tangga dengan Messi dia sudah sangat menderita, mungkin inilah saat nya Papah nya bahagia.


"Kamu sudah setuju jika aku menikah dengan Yanti, bagaimana dengan adik mu Shera sayang? "seru Juragan Wijaya


"Aku dan Shera sangat senang dan sangat setuju jika Papah menikah dengan bu Yanti, dia lah kebahagiaan Papah yang dari dulu Papah kejar. Maka menikah lah dengan nya, kami tidak akan menjadi penghalang untuk Papah."seru Selly


"Terimakasih sayang, nanti sore sepulang Wiguna, Arga dan juga Shera kita akan langsung ke tempat Yanti."seru Juragan Wijaya

__ADS_1


"Papah istirahat lah dulu, kalau mereka sudah datang aku akan memberitahu Papah. "seru Selly


"Terimakasih sayang.."seru Juragan Wijaya


Juragan Wijaya langsung pergi ke kamar nya, dia akan beristirahat sejenak sebelum dia pergi ke tempat bu Yanti .


Sedangkan Andrea, setelah berganti baju dia langsung mengajak Angga untuk bermain. Hanya itu yang bisa dia lakukan saat ini, bermain dengan anak tampan yang sangat menggemaskan.


Andrea memilih mengajak Angga untuk bermain di taman belakang, di sana ada taman bunga yang sangat indah. Seperti nya selalu di rawat setiap hari, dan banyak juga jenis bunga yang di tanam di sana.


Membuat Angga dan Andrea betah berlama lama di sana, Andrea juga mengajarkan Angga menggambar.Gambar yang di buat Angga sudah terlihat lumayan bagus, Andrea pun begitu bersemangat mengajarkan nya.


Saat menikmati kebersamaan nya dengan Angga, Selly datang menghampiri nya. Dia membawa dua cangkir kopi dan satu gelas jus jambu kesukaan Angga,Andrea pun dengan senang hati menerima kopi dari tangan Selly.


"Terimakasih kopi nya"seru Andrea


"Sama sama"Seru Selly


Andrea pun menyesap kopi buatan Selly, rasa nya begitu pas dengan lidah nya. Selly terus saja memperhatikan Andrea, dan hal itu membuat Andrea merasa sangat tidak nyaman.


"Kenapa kamu menatap ku seperti itu? "seru Andrea


"Tidak apa apa, aku hanya mau minta maaf pada mu.Maaf kan aku atas kesalahan ku di masa lalu, aku sungguh menyesali nya."seru Selly


"Aku sudah memaafkan kak Selly, jadi aku harap kakak tidak usah mengingat akan hal itu lagi."seru Andrea


"Terimakasih "seru Selly


Andrea menyimpan kopi nya di meja taman, dia pun kembali bermain bersama di tampan Angga.


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..

__ADS_1


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..


TBC


__ADS_2