
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..
Jangan lupa like sebelum baca..
Selamat Membaca ..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Waktu terasa berputar begitu cepat, hingga dua minggu pun sudah berlalu. Pagi ini Juragan Wijaya sedang bersiap untuk berangkat ke Jakarta, begitu pun dengan Andrea.
Bu Neni dan pak Johan begitu sibuk memberi bekal makanan dan juga petuah, mengingat Andrea di Jakarta akan cukup lama.
Sebenarnya bu Neni merasa tidak rela akan berjauhan dengan anak semata wayang nya itu, tapi Andrea selalu meyakinkan ibu dan bapak nya kalau dia akan baik baik saja di sana.
"Nak, kamu yakin akan pergi ninggalin ibu sama bapak?"seru Bu Neni
"Aku ngga ninggalin ibu sama bapak, aku hanya akan pergi bekerja Bu. Hanya satu bulan saja, ibu jangan terlalu dramatis begitu."seru Andrea sambil terkekeh
Bu Neni memeluk Andrea dan menangis"Ibu pasti akan merindukan kamu nak.. "seru Bu Neni sambil sesenggukan
Andrea pun membalas pelukan ibu nya"Andrea juga pasti akan sangat merindukan ibu, Andrea janji akan sering sering video call ibu."seru Andrea
Bu Neni melepaskan pelukan nya, dia menatap Andrea dan mengelus puncak kepala nya dengan lembut. Pak Johan hanya tersenyum melihat tingkah anak dan istri nya,menurut nya istri nya itu memang sedikit berlebihan.
Pak Johan bukan tidak berat melepas kepergian Andrea ,tapi pak Johan tahu jika Andrea pergi hanya karena pekerjaan nya.
"Nak, jaga diri kamu baik baik selama ada di sana. Jangan terlalu lelah bekerja, makan dan tidur lah dengan teratur."seru pak Johan
"Pasti pak, aku akan melakukan semua nya dengan baik. "seru Andrea
Pak Johan pun langsung memeluk putra nya itu, walau enggan berpisah tapi dia harus rela. Saat sedang asik berpelukan, mereka di kagetkan dengan kedatangan Juragan Wijaya.
"Hey, ada apa ini? Kenapa kalian semua terlihat sangat sedih? "seru Juragan Wijaya
"Eh, ada Juragan."seru pak Johan sambil melepaskan pelukan nya
__ADS_1
"Han, anak mu akan bersama ku. Jangan khawatir apalagi bersedih seperti itu, apa kamu tidak percaya dengan ku? "seru Juragan Wijaya
"Tidak Juragan, bukan seperti itu. Aku hanya sedih saja karna kami akan berpisah cukup lama,dan pasti aku akan sangat merindukan anak ku yang ganteng ini."seru Pak Johan sambil mengelus lembut punggung Andrea
"Aku akan menjaga nya dengan baik selama dia di sana, lagian kami tinggal di rumah Wiguna selama di sana. Jadi, kamu tidak usah khawatir. "seru Juragan Wijaya
"Baiklah Juragan, aku akan percayakan semuanya pada mu."seru pak Johan
"Ayo Dre, kita berangkat."seru Juragan Wijaya
Andrea dan Juragan Wijaya pun segera masuk kedalam mobil yang sudah menunggu di depan rumah Andrea, di sana sudah ada supir yang menunggu mereka.
Juragan wijaya sengaja memakai supir karna dia tidak mau kelelahan sampai di sana,dengan cekatan supir pun mengambil barang bawaan Andrea dan memasukan nya ke dalam bagasi.
Mobil yang mereka tumpangi pun berlalu, Pak Johan dan Bu Neni pun meneteskan air mata melepas kepergian anak nya. Tapi dalam hati ,sungguh mereka berdo'a agar anak nya selalu berada di dalam lindungan tuhan.
Hampir tiga jam perjalanan yang mereka tempuh, kini mereka sudah sampai di kediaman Adiyaksa.Rumah nya terlihat sangat besar dan halaman nya pun terlihat sangat luas.
Saat mereka tiba, mereka langsung di sambut oleh Wiguna sendiri. Bahkan di sana sudah ada Selly ,Shera, Arga dan juga Angga yang menunggu kedatangan mereka.
Berbeda dengan Angga, saat melihat Andrea anak itu langsung menghambur kepelukan Andrea. Semua yang ada di sana hanya tersenyum melihat tingkah Angga, tapi hal itu membuat Andrea senang. Setidak nya ada yang bisa dia lakukan nanti dengan Angga, tidak perlu canggung lagi.
"Ehm,, Apa Angga tidak rindu sama opa? "seru Juragan wijaya
Angga pun langsung turun dari pangkuan Andrea, dengan segera dia pun memeluk opa nya yang sudah terlihat cemburu.
"Opa jangan cembulu, aku tetap sayang sama opa walaupun kakak Andlea yang aku peluk duluan."seru Angga dengan cadel nya
"Benarkah? "seru Juragan Wijaya
Angga pun menganggukan kepala nya, dia pun segera menghujani wajah opa nya dengan ciuman.
Semua orang yang ada di sana jadi tertawa melihat tingkah Angga yang begitu menggemaskan, Wiguna pun langsung mengambil Angga dari gendongan mertua nya.
"Opa nya masih cape sayang, bagaiman kalau kita segera masuk dan berkumpul di ruang keluarga? "seru Wiguna
__ADS_1
Semua nya pun mengiyakan, karna pada dasar nya mereka memang ingin melepas rindu sambil meminum teh bersama.
Setelah semua nya berkumpul di ruang keluarga, Wiguna meminta Mbo Kartini untuk menyiapkan teh hangat dan kue bikinan Selly dan Shera.
Mereka pun kini sedang asik mengobrol sambil meminum teh dan memakan kue yang sudah tersedia.Juragan Wijaya begitu menikmati kebersamaan nya, dia sangat bahagia bisa berkumpul dengan anak, menantu dan cucu nya.
Walaupun kini dia sudah resmi bercerai dengan Messi, tapi tak membuat anak anak nya membenci diri nya. Karna mereka tahu bagaimana kelakuan mamah nya terhadap Papah nya itu, mereka juga sadar jika rumah tangga harus selaras dan harus ada cinta.
Sedangkan Andrea kini sedang sibuk dengan Angga, dia seakan mendapat teman baru setelah kedatangan Andrea.
Andrea sangat tidak keberatan dengan tingkah manja Angga terhadap nya, karna pada dasar nya dia memang menyukai anak anak.
Bahkan kini mereka sedang bermain di kamar Angga, Angga menunjukan koleksi mainan nya ke pada Andrea. Mereka bermain sampai lupa waktu, hingga suara Selly menghentikan aktivitas mereka.
"Sayang nya bunda, main nya sudah dulu ya. Sekarang sudah waktu nya makan siang, ajak juga kakak Andrea untuk makan bersama. "seru Selly
Angga pun tersenyum ke arah bunda nya"Siap Bunda"seru angga
Selly pun tersenyum sebentar ke arah Andrea, tapi Andrea hanya diam saja tanpa berniat membalas senyuman nya.
Angga pun menarik tangan Andrea dan mengajak nya ke arah dapur, di sana semua nya sudah berkumpul dan sudah siap menyantap makanan yang sudah tersaji.
Angga dan Andrea pun langsung bergabung ,mereka pun langsung menikmati makan siang mereka. Suasana terasa sangat ramai, apa lagi jika Angga sudah berceloteh. Membuat semua orang yang ada di sana sesekali tertawa dengan tingkah lucu nya, Juragan Wijaya merasa sangat bahagia bisa berkumpul bersama.
-
-
-
Terimakasih sudah mampir..
Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..
TBC
__ADS_1