Gairah Muda

Gairah Muda
Surat Dari Elis


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Andrea hanya berdiri mematung memandangi sebuah kotak berwarna biru di hadapan nya, dia merasa ragu untuk membuka kotak tersebut.


Sungguh dia bertanya tanya, sejak kapan ada sebuah kotak di dalam laci meja nya. Karna saat dia mengambil kan kaos untuk Elis pun, sama sekali tidak ada kotak itu di sana.


Tapi sungguh dia pun merasa penasaran dengan apa yang ada di dalam kotak tersebut,dengan perlahan Andrea membuka kotak tersebut.


Setelah kotak nya terbuka ,nampak lah foto foto kebersamaan Andrea dengan Elis. Dari mulai foto mereka sedang di sekolah, di rumah dan bahkan saat mereka sedang di taman.


Foto foto tersebut bisa menjelaskan seberapa dekat nya hubungan mereka, Andrea langsung paham jika sang pemilik kotak itu adalah Elis.


Andrea sungguh tak kuasa melihat potret kemesraan mereka berdua, Andrea langsung menjatuhkan tubuh nya hingga kotak itu pun terjatuh dan semua foto kebersamaan mereka ikut jatuh berserakan.


Kini dia duduk sambil memegangi lutut nya. Dia menenggelamkan kan wajah nya di ke dua lutut nya, dia pun menangis sejadi jadi nya, menumpahkan kan segala kesedihan di hati nya.


Hampir satu jam dia menangis, tapi rasa sedih nya belum juga hilang. Setelah Andrea mulai merasa tenang ,dia pun segera memunguti foto kebersamaan mereka.


Saat sedang merapikan foto nya, dia melihat sepucuk surat dengan amplop berwarna merah muda.Dengan cepat Andrea membuka surat tersebut, saat sudah terbuka terlihat lah tulisan tangan milik Elis yang sangat dia kenal.


Dear kekasih hati ku..


Jika kamu menemukan surat ini, itu tandanya aku sudah pergi jauh. Maaf jika aku pergi dalam diam, kamu pasti tahu bagaimana juragan Wijaya memaksa ibu untuk jadi istri kedua nya.


Aku pergi bukan karna tidak cinta, aku meninggal kan kamu bukan karna tak sayang. Tapi semua aku lakukan karna terpaksa, dan aku harap kamu bisa mengerti.


Aku pergi membawa cinta kita, aku percaya dengan takdir tuhan. Kemanapun aku pergi jika kita di takdir kan berjodoh, maka kita akan di pertemukan kembali.


Percaya lah sayang, aku akan menjaga cinta kita sampai kapan pun. Aku tidak akan melabuh kan cintaku di dermaga hati siapa pun, hanya diri mu yang aku cinta,hanya diri mu yang aku sayang.


Engkau lah kekasih hati ku, engkau lah pujaan hati ku.Sampai kapan pun aku akan selalu menunggu kedatangan mu di hidup ku, kapan pun waktu itu datang aku akan tetap setia menunggu mu.

__ADS_1


Lanjutkan lah hidup mu sayang, walau tanpa ku.Aku yakin kamu adalah pria tegar ku, Andrea ku. Si pria kuat yang selalu menjadi pelindung ku, sampai kapan pun itu.


I love you Andrea Hirata..


Tertanda kekasih hati mu..


"l love you too Elis Ayudia kinanti"Ucap Andrea lirih


Setelah membaca surat tersebut, Andrea bukan nya berhenti menangis. Tapi dia malah tambah menangis,tangisan pilu yang begitu menyayat hati.


Dengan segera Andrea melipat surat dari Elis, dia memasukan nya kembali ke dalam kotak beserta foto kebersamaan mereka.


"Sayang, aku juga berjanji akan selalu setia sama kamu sayang. Aku percaya tuhan pasti akan mempertemukan kita kembali. "seru Andrea sambil memeluk kotak pemberian Elis


Andrea terus saja menangis sambil memeluk kotak pemberian dari Elis, sampai sampai dia tidak sadar kalau hari sudah semakin larut.


Karna terlalu lelah menangis Andrea sampai tertidur di dalam rumah pohon, sendiri di dalam kesunyian.Meratapi cinta yang telah pergi entah kemana, tapi dengan ada nya surat dari Elis Andrea kini merasa lebih baik.


Sedangkan di rumah, kini bu Neni sedang kebingungan. Pasal nya dari pagi Andrea tak kunjung pulang, padahal sekarang waktu sudah menunjukan pukul delapan malam.


"Ya tuhan,, pergi kemana anak itu? "seru bu Neni sambil mondar mandir tidak jelas


Bu Neni kembali masuk ke dalam , dia langsung ke dapur untuk mengambil air karna merasa sangat haus.Beru saja bu Neni hendak duduk, tiba tiba terdengar suara yang memanggil nama nya.


"Bu, Neni sayang,Andrea..Kalian di mana?"seru pak johan


Bu Neni yang mendengar suara pak Johan langsung mengurungkan niat nya untuk minum, dia segera berlari ke depan menghampiri pak Johan.


Pak Johan yang melihat istri nya berlari pun langsung bertanya "lbu kenapa lari lari? "seru pak Johan


"Anak kita pak, Andrea pak.."seru Bu Neni dengan napas yang tidak beraturan


"Tenang dulu Bu, bicara pelan pelan. Bapak tidak paham kalau ibu bicara nya seperti itu.."seru pak Johan


"Anak kita belum pulang pak, dari pagi dia pergi tapi ngga balik balik."seru Bu Neni


"Sebenarnya ada apa bu? Tolong jelaskan agar bapak paham. "seru pak Johan

__ADS_1


Bu Neni pun mengajak pak Johan untuk duduk, dengan perlahan Bu Neni pun menjelaskan apa yang telah terjadi saat pak Johan tak ada.


Pak Johan pun akhir nya paham di mana akar masalah nya, dia pun langsung memeluk istri nya dan mengelus punggung bu Neni.


"Tenang dulu bu, seperti nya bapak paham apa yang sedang terjadi."seru pak Johan


"Memang nya apa yang sudah terjadi pak? "seru Bu Neni


"Sebenar nya bapak di ajak ke luar kota untuk mempersiapkan rumah yang akan di tinggali juragan Wijaya setelah menikahi Yanti Bu. "seru pak Johan


"Maksud bapak apa? "seru bu Neni dengan wajah bingung


"Juragan Wijaya sangat mencintai Yanti sejak dia kuliah bu, tapi nyonya besar melarang hubungan mereka. Makanya semenjak nyonya besar meninggal, juragan Wijaya mendekat Yanti kembali. Dia ingin menikahi nya, dan memulai hidup baru di kota lain."seru pak Johan


"Terus kenapa dia malah pergi pak? "seru bu Neni


"lbu bagaiman sih? Itu arti nya dia tidak mau merusak rumah tangga orang lain, makanya dia memilih untuk pergi. "seru pak Johan


"Lalu bagaiman dengan anak kita pak? "seru Bu Neni


"Ayo bu kita ke rumah pohon, bapak yakin dia ada di sana."seru pak Johan


Dengan langkah cepat mereka langsung berangkat ke rumah pohon, pak Johan menjalankan motor nya dengan cepat.


Setelah sampai di sana, ternyata memang benar Andrea ada di sana. Andrea sedang tertidur sambil memeluk kotak pemberian Elis, pak Johan merasa perihatin dengan ke adaan anak nya.


Nampak nya kepergian Elis begitu berpengaruh besar dalam hidup Andrea, Bu Neni dan pak Johan hanya bisa menahan sakit di dada mereka melihat keadaan anak mereka.


-


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..

__ADS_1


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..


TBC


__ADS_2