Gairah Muda

Gairah Muda
Lamaran


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...****************...


Sore ini Juragan Wijaya sudah terlihat sangat tampan, dia sudah sangat tidak sabar ingin segera melamar wanita yang sudah dua puluh delapan tahun menghiasi hati nya.


Dia tak hanya sendiri, tapi dia juga akan membawa semua anggota keluarga nya. Wiguna, Selly, Shera serta Arga si calon mantu pun kini sudah bersiap.


Bahkan Andrea dan Angga pun sudah terlihat sangat tampan, mereka juga ingin meramaikan acara lamaran yang akan di laksanakan oleh Juragan Wijaya.


Setelah semua nya siap, mereka pun langsung pergi ke ruko sederhana milik Bu Yanti. Bahkan bu Yanti pun sudah menutup caffe nya sedari jam tiga, karna dia akan menyambut calon suami nya yang akan datang bersama anak, mantu dan cucu nya itu.


Bu Yanti pun sudah mandi dan berdandan, wajah nya hanya di poles make up tipis dan gincu berwarna peach .Walupun hanya menggunakan riasan sederhana ,tapi tak mengurangi kecantikan wanita yang berumur empat puluh dua tahun itu.


Dia masih terlihat sangat cantik di usia nya yang tak lagi muda, hal itu lah yang membuat Juragan Wijaya begitu mencintai nya.Bahkan sikap rendah hati dan ketulusan nya lah yang selalu jadi pemikat di mata Juragan Wijaya, bagi nya Bu Yanti begitu sempurna untuk menjadi pendamping hidup nya.


Kini semua orang sudah berkumpul di ruko sederhana milik Bu Yanti, biasa nya keramaian di ciptakan oleh para pengunjung yang datang.


Tapi tidak dengan kali ini, suasana sangat ramai karna di sana sudah ada tiga keluarga berkumpul jadi satu. Keluarga Juragan Wijaya yang tentunya tanpa Messi, keluarga Bi Nur dan tentu nya Keluarga Bu Yanti.


Bahkan nyonya Wina pramudiya pun turut hadir di sana, dia ingin melihat bagaiman kesungguhan seorang Juragan Wijaya yang sering dia dengar dari menantu nya Nur.


Saat semua sudah berkumpul, Wiguna yang merasa mengenal Nyonya Wina pun langsung menyapa nya.


"Nyonya Wina, senang sekali saya bisa bertemu dengan orang hebat seperti anda."seru Wiguna


"Ah, nak Guna juga ikut hadir ya? "seru Nyonya Wina


"Tentu saja, saya mengantar mertua saya ke sini."seru Wiguna

__ADS_1


"Saya senang bisa terikat kekeluargaan dengan anak muda yang hebat seperti nak Guna. "Seru Nyonya Wina


"Saya lebih bangga lagi Nyonya, karna bisa mengenal orang tua yang hebat berbisnis seperti Anda."seru Wiguna


"Ini gara gara anak sialan itu, kalau saja dia mau menjadi penerus perusahaan yang di tinggal kan Ayah nya sudah pasti aku sudah pensiun di usia senja ku."seru Nyonya Wina sambil menunjuk Aron dengan ekor mata nya


Wiguna hanya terkekeh"Seperti nya anda harus sabar menunggu cucu anda besar Nyonya.."seru Wiguna


Nyonya Wina pun hanya mencebik pasrah, dia tahu hanya Aksara lah harapan nya. Karna Aron malah lebih memilih kerja sebagai orang pemerintahan dari pada mengurus usaha peninggalan Ayah nya itu, padahal perusahaan nya merupakan perusahaan terbesar di Jakarta.


"Hey,, Jika kalian terus mengobrol kapan acara nya akan di mulai? "seru Juragan Wijaya


Sontak semua yang ada di sana langsung tergelak mendengar ucapan pria paruh baya itu, sungguh dia sudah terlihat tak sabar ingin segera melamar bahkan menghalal kan kekasih hati nya itu.


"Dasar tidak tahu malu, sudah tua masih bertingkah layak nya Abege.."cibir Shera


"Jangan mengumpat Papah sayang, jika Arga tidak seantusias Papah berarti dia tidak bersungguh sungguh pada mu."seru Juragan Wijaya


"Hey Papah mertua, jangan bicara sembarangan. Apa Papah lupa bagaimana heboh nya aku meminta Shera kepada mu? "seru Arga


Semua orang pun nampak tertawa dengan perdebatan Juragan Wijaya dan calon menantu nya itu.


"Baiklah, sekarang semua nya duduk. Aku sebagai perwakilan dari kakak ipar ku mempersilahkan pak Wijaya untuk mengutarakan maksud kedatangan kalian kemari."seru Aron


Semua orang pun nampak duduk dengan tenang, tak ada lagi candaan. Juragan Wijaya terlihat begitu tegang, wajah penuh karisma yang begitu di hormati banyak orang kini nampak berkeringat .


"Pah, apa Papah mau diam saja? Atau mau Selly yang mewakil kan? "seru Selly


Juragan Wijaya menatap tak suka pada Selly,dia pun dengan segera menghampiri Bu Yanti .Dia berjongkok ala ala anak muda jaman now, dia membuka satu set perhiasan yang sudah dia persiapkan.


Semua orang menatap tak percaya dengan apa yang di lakukan oleh orang seperti Juragan Wijaya, karna dari dulu dia terkenal sangat dingin dan irit bicara.


"Yanti, aku sudah tua. Rasa nya sudah tidak pantas untuk bicara hal yang romantis, tapi aku datang kemari dengan ketulusan hati ku. Aku datang ke sini ingin melamar mu, Apa kamu mau menjadi istri ku?"seru Juragan Wijaya

__ADS_1


Semua tatapan mata tertuju pada Bu Yanti ,mereka harap harap cemas mendengar kan jawaban dari Bu Yanti.


"Jaya, sebelum nya aku minta maaf. Aku__ "Bu Yanti menggantungkan ucapan nya, hal itu membuat semua orang merinding takut akan ada nya penolakan.


"Kenapa Yanti? Apa karna aku sudah tua jadi kamu sudah tidak sudi lagi menerima ku? "seru Juragan Wijaya dengan raut sedih di wajah nya


"Bukan begitu, aku hanya mau minta maaf karna dulu waktu kamu mengajak ku untuk berjuang bersama aku malah tidak mau."seru Bu Yanti


"Jadi, sekarang kamu mau? "seru Juragan Wijaya


"Mau apa? "seru Bu Yanti


"Iiissshh,, kenapa kamu mempermain kan ku? "kesal Juragan Wijaya


Bu Yanti menangkup wajah Juragan Wijaya dengan kedua tangan nya "Jangan marah, nanti tambah jelek. Dan aku tidak mau menikah dengan pria berwajah jelek, maka tersenyum lah."seru Bu Yanti


"Jika aku tersenyum, Apa kamu mau menjadi istri ku?"seru Juragan Wijaya


"Tentu saja, dan jangan suka memasang wajah datar dan dingin mu itu di hadapan ku."seru Bu Yanti


Juragan Wijaya segera bangun, dia pun langsung memeluk Bu Yanti dengan erat sambil mengelus lembut puncak kepala Bu Yanti . Semua orang yang ada di sana langsung bersorak, mereka ikut bahagia melihat pasangan yang sudah tidak muda lagi itu.


Ternyata benar apa kata pepatah, cinta memang tak mengenal usia. Usia berapa pun bisa bertingkah konyol dan tak terduga karna ulah si cinta, sungguh menggelikan si cinta itu .


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..

__ADS_1


Like dan koment mu sungguh berarti untuk ku..


TBC


__ADS_2