
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul empat sore, Selly yang begitu asik membantu Elis sampai tak sadar dengan waktu.
Elis menghampiri Selly yang sedang sibuk melayani pengunjung di depan meja kasir "Kak, sudah sore loh.Kasian Angga, nanti kakak nya juga pulang nya kesorean."ucap Elis
Selly melihat jam di tangan nya"Ya ampun, kamu benar De. Sudah pukul empat, di sini sangat menyenangkan sampai aku lupa waktu."ucap Selly
Saat sedang asik ngobrol, dari arah pintu terlihat Juragan Wijaya, Bu Yanti dan Shera yang masuk ke dalam caffe.
Angga yang melihat Opa nya pun langsung kegirangan, dia langsung lari dan memeluk kaki Opa nya dengan erat.
Juragan Wijaya pun langsung menggendong cucu kesayangan nya tersebut, Angga pun langsung mendapat kan ciuman dari Opa nya.
Selly menghampiri mereka dan mengajak nya untuk duduk, Mereka pun akhirnya memilih untuk duduk di salah satu meja pengunjung.
"Bu, kalian jadi kan makan malam di rumah aku?"Tanya Selly
"Jadi sayang,mau pulang sekarang? "tawar Papah nya
"Mau Pah, tapi aku punya satu permohonan untuk ibu."ucap Selly ragu
"Apa nak, katakan saja. Ngga usah sungkan."ucap Bu Yanti
"Aku mau makan kredok Bu, tapi aku mau nya Ibu yang Bikin."Manja Selly
Bu Yanti pun terkekeh melihat kelakuan anak sambung nya itu"Boleh sayang, Ibu akan buatkan yang spesial buat kamu."seru Bu Yanti
Selly terlihat sangat senang mendengar ucapan Bu Yanti, Shera yang melihat tingkah manja kakak nya langsung mencibir nya.
"Kakak manja banget ih, padahal biasa nya juga cuek aja tuh sama orang. Kenapa sekarang kelihatan manja sekali? "cibir Shera
Selly terlihat kesal mendengar ucapan adiknya, dia pun langsung mencari pembelaan dari ibu sambung nya.
"Bu,, Shera nya ngatain aku."Adu Selly
"De, jangan di katain ..Nanti kamu ngga dapet kado pernikahan loh.."Bu Yanti mengingat kan
"Maaf ya Kak, yuk balik sekarang."Ajak Shera
Akhirnya semua nya bergegas untuk pulang ke rumah Selly, sebelum pergi Bu Yanti pun menghampiri Elis yang sedang membuat kopi untuk pengunjung.
"Sayang, ibu mau ke rumah kakak Selly. Kamu mau ikut sekarang? "tanya Bu Yanti
"Nanti saja Bu, bareng Andrea. Dia nya masih di kasih tugas sama Kak Guna, kalau sudah pulang katanya mau langsung jemput. "Tolak Elis
__ADS_1
"Baiklah, ibu duluan ya sayang."seru Bu Yanti
"Iya Bu, hati hati." seru Elis
Juragan Wijaya, Bu Yanti beserta anak dan cucu nya Angga langsung pergi ke kediaman Adiyaksa. Sedangkan Elis masih setia di caffe karna dia masih menunggu Andrea, lagi pula dia sudah memutuskan untuk menyusul ibu nya kalau caffe sudah tutup.
Semenjak ibu nya menikah,jam setengah delapan Elis sudah menutup caffe nya. Dia tidak mau tutup terlalu malam, karna ibu sekarang sudah mulai jarang membantu nya.
Dia hanya di bantu Bi Nur saja, sesekali Aksa akan datang untuk membantu. Itu pun jika anak itu tidak punya kegiatan, terkadang dia berpikir untuk mencari karyawan agar dia tak terlalu repot.
Tapi dia belum ada waktu untuk memberitahukan niat nya kepada ibu nya, karna ibu nya sedang sibuk membantu persiapan pernikahan Shera.
Setiba nya di kediaman Adiyaksa, Bu Yanti langsung ke dapur bersama Selly. Bu Yanti langsung mencari bahan bahan nya di dalam kulkas, setelah semua bahan dan bumbu nya siap dia pun langsung mencuci semua sayuran nya.
Seorang asisten rumah tangga pun menghampiri mereka, karna takut mereka membutuhkan bantuan nya.
"Ada yang bisa saya bantu Nyonya? "Tanya nya
"Tidak usah Marni, kamu masak saja yang lain . Ibu dan aku hanya akan membuat kredok saja."jelas selly
"Baik Nya, saya permisi kalau begitu. "seru Marni
Bu Yanti dan Selly pun mulai merajang sayuran ,setelah siap Bu Yanti langsung menghalus kan bumbu yang sudah di siap kan.Setengah jam berkutat di dapur, akhirnya kredok bikinan Bu Yanti pun siap dihidang kan.
"Simpan di lemari pendingin aja Bu, lumayan buat nanti lagi."saran Selly
"Baiklah ,ibu simpan ya? "seru Bu Yanti
Selly pun menganggukan kepala nya tanda mengiyakan, Bu Yanti hanya tersenyum melihat tingkah putri sambung nya itu.
"Ibu mandi dulu ya? Badan ibu rasa nya sudah bau seharian nemenin Shera.''ucap Bu Yanti
"Iya bu, selly juga mau mandi."seru Selly
Pandangan Selly beralih pada Marni "Marni, saya tinggal ya.. Tolong siap kan semua nya?! "seru Selly
"Siap Nya,, "Seru Marni
Akhirnya selly dan Bu Yanti pun masuk ke kamar masing masing, mereka ingin membersihkan diri sebelum makan malam.
Sepeninggal Bu Yanti, Messi pun keluar dari kamar nya. Tenggorokan nya terasa sangat kering, dia pun segera berjalan ke arah dapur untuk mengambil minum.
Setelah minum dia memperhatikan makanan yang sudah tersaji di atas meja makan, pandangan mata nya pun tertuju pada kredok buatan Bu Yanti yang terlihat sangat menggugah selera.
__ADS_1
"Marni, kamu bikin kredok? "seru Messi
"Nyonya selly sama Nyonya besar yang bikin,saya masak yang lain nya."seru Marni
Dahi Messi berkerut"Siapa Nyonya besar?! "tanya Messi setengah berteriak
"Nyonya Yanti ,istri nya tuan besar."Jawab Marni gugup
Sialan!! Rupa nya wanita rendahan itu sudah dapat ruang di rumah ini, lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan terhadap kamu.Batin Messi
"Apa masak nya belum selsai? "tanya Messi
"Sudah Nya, tinggal di taro di atas meja. "Jelas Marni
"Biar saya saja, kamu mandi sana. Badan kamu bau masakan.."seru Messi sambil menutup hidung nya
"Begitu ya Nya? Kalau begitu terimakasih sudah mau bantuin saya."Ucap Marni
"Hmm, "seru Messi
Selepas kepergian Marni, Messi langsung menaburkan garam yang banyak di atas kredok buatan Bu yanti.Setelah itu dia langsung pergi sambil tersenyum bahagia, rasa nya dia sudah tak sabar ingin menonton pertunjukan yang sangat menyenangkan.
Selsai mandi Bu Yanti langsung ke dapur, dia melihat makanan yang sudah matang masih berada di dekat kompor.
"Ko makanan nya belum di tata di meja makan sih? Kayak nya Marni lupa deh, atau mungkin dia kebelet pipis. "tebak Bu Yanti
Bu Yanti pun langsung menghidang kan makanan di atas meja, saat melihat kredok buatan nya. dia jadi teringat kalau dia belum mencicipi nya, dengan segera Bu yanti pun mengambil sendok dan langsung mencicipi nya.
Alangkah kaget nya saat dia merasakan mulut nya serasa di taburi garam, dengan cepat Bu Yanti membuang kredok tersebut.
Ya tuhan, kenapa aku seperti sedang memakan garam? Untung saja masih banyak bahan nya, aku harus segera membuat yang baru. batin Bu Yanti
Bu Yanti pun segera membuat kredok yang baru,setelah di coba rasa nya sudah pas dia pun langsung menghidang kan nya di atas meja.
-
-
-
Terimakasih sudah mampir..
Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..
__ADS_1
Bersambung..