
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..
Dukungan mu adalah semangat bagi ku..
Selamat Membaca..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Andrea dan Juragan Wijaya masih anteng dengan pikiran nya masing masing, Pak Johan merasa tak tega jika membiarkan mereka terus asik dengan lamunan nya.
Pak Johan pun memberanikan diri untuk menghampiri dua pria tampan berbeda generasi tersebut, dengan lembut pak Johan mengelus punggung Andrea.
Andrea langsung mendongak kan kepala saat merasa ada yang menyentuh nya, senyum nya langsung terbit saat melihat pak Johan ada di samping nya.
"Bapak, kenapa bapak ada di sini? "tanya Andrea
"Bapak khawatir nak, ini sudah sore tapi kamu belum juga pulang ke rumah.Padahal kata ibu, kamu cuma pamit untuk ke kampus sebentar. "Seru pak Johan
"Maaf kalau aku bikin bapak khawatir, Andrea hanya ingin menenangkan pikiran pak."seru Andrea
"Ya, bapak paham."seru pak Johan
Pak Johan melihat ke arah Juragan Wijaya ''Maaf Juragan, ini sudah sore. Sebaik nya anda juga segera pulang, jangan terlalu lama di tepi Danau karna tidak baik untuk kesehatan anda."seru Pak Johan
Juragan Wijaya pun terkekeh mendengar ucapan tukang kebun sekaligus sahabat nya itu "Terimakasih atas perhatian mu Han, aku ingin seperti ini sebentar lagi."seru Juragan Wijaya
"Baiklah, kalau begitu saya dan Andrea pamit pulang."seru pak Johan
Juragan Wijaya hanya menganggukan kepala nya, dia masih merasa enggan untuk beranjak dari sana. Sedangkan Andrea dan pak Johan, langsung pulang ke rumah nya.
Sepeninggal pak Johan dan Andrea, Juragan Wijaya masih anteng duduk di tepi Danau. Pikiran nya masih melanglang buana entah kemana, hati nya masih saja di selimut oleh duka.
"Yanti,, aku benar benar merasa rindu. Kenapa kau tega sekali meninggal kan aku sendiri? "seru Juragan Wijaya lirih
__ADS_1
Juragan Wijaya mengusap wajah nya dengan kasar, sesekali dia melempar batu ke arah Danau. Hingga dia merasakan hawa begitu dingin, barulah dia tersadar kalau hari sudah hampir tengah malam.
Dia melihat jam yang melingkar di tangan nya, dia sungguh kaget karna waktu sudah menunjuk kan pukul sebelas malam.
"Aah,, aku terlalu fokus memikir kan kamu Yan, sampai aku tak sadar jika hari sudah berganti malam."seru Juragan Wijaya sambil menertawakan diri nya sendiri
Akhirnya Juragan Wijaya pun memutuskan untuk kembali ke villa dengan berjalan kaki, karna jarak dari Danau ke villa yang lumayan dekat.
Saat tiba di Villa, Juragan Wijaya merasa sangat kesal. Karna di sana sudah ada Messi yang sedang menunggu kedatangan nya.
"Sayang, kenapa kamu lama sekali? Aku sudah menunggu kamu dari tadi sore."seru Messi
"Cih !!Aku merasa sangat mual saat mendengar kata sayang dari mulut mi itu.."seru juragan Wijaya
"Jaya, ku mohon dengar kan aku. Aku akan jadi istri yang baik untuk mu, dan aku juga mohon lupakan Yanti. "seru Messi
"Jangan pernah mimpi Messi, sampai kapan pun cinta ku hanya untuk Yanti."seru Juragan Wijaya
"Jaya, kenapa kamu tega sekali.Baiklah tidak apa apa kalau kau tidak mau aku cium, tapi setidak nya makan lah ini."seru Messi sambil mengambil sebuah tempat makan yang sudah dia siapkan di atas meja
Mata Juragan Wijaya langsung melotot saat melihat Messi yang sedang membuka kotak makan"Jangan pura pura baik Messi, kau kira aku tak tau apa yang kau campuran di dalam makanan itu."seru Juragan Wijaya
Mata Messi langsung melotot saat mendengar ucapan Juragan Wijaya, dia sangat bingung kenapa dia bisa tahu apa yang telah Messi campur kan di makanan nya.
Dia jadi merasa takut saat ini, apa mungkin semua yang dia lakukan dari dulu dia juga mengetahui nya..
"Kenapa??Apa kau kaget? Jangan kau kira karna selama ini aku diam aku tidak pernah mengetahui apa yang telah kau lakukan pada ku, aku diam karna aku sangat mencintai ibu ku."jelas Juragan Wijaya
Tubuh Messi langsung bergetar, dia merasa sangat malu dan takut menjadi satu. Dia langsung menjatuh kan tubuh nya di lantai, dia pun segera bersumpah di kaki Juragan Wijaya.
"Maaf Jaya,Maaf kan aku. Aku melakukan nya karna aku ingin mendapat kan kasih sayang kamu, aku sangat mencintai kamu Jaya."seru Messi sambil memeluk kedua kaki Juragan Wijaya
"Aku sudah memaafkan kau Messi, mulai sekarang kita akan menjalani hidup kita masing masing. Rumah yang kau tinggali sekarang, sudah atas nama diri mu,sedangkan untuk anak anak kau tidak perlu khawatir karna mereka sudah dapat bagian dari ku."seru Juragan Wijaya
__ADS_1
"Apa rumah tangga yang kita bangun selama dua puluh enam tahun akan berakhir begitu saja? "seru Messi sambil menangis
"Bangun lah Messi, aku kira ucapan ku sudah begitu jelas."seru Juragan Wijaya
Messi tidak menyerah begitu saja, dia langsung bangun dan memeluk Juragan Wijaya kembali. Bahkan bukan hanya berusaha mencoba mencium bibir Juragan Wijaya, tapi dia juga berusaha membuka baju Juragan Wijaya.
Dengan cepat Juragan Wijaya mendorong tubuh Messi hingga tersungkur di lantai"Jangan gila Messi, pulang lah aku sudah sangat muak melihat wajah mu itu."seru Juragan Wijaya
Setelah mengucap kan semua unek unek nya, Juragan Wijaya langsung masuk ke dalam Villa. Dia sama sekali tak memperdulikan keadaan Messi yang begitu menyedihkan, bagi nya Messi tak pernah ada di hati dan kehidupan nya.
Sepeninggal Juragan Wijaya, Messi langsung bangun dan melempar makanan yang dia bawa.Dia menangis meraung raung meratapi nasib nya, dia sungguh bingung harus melakukan apa lagi agar Juragan Wijaya mau kembali pada nya.
Sia sia sudah usaha yang telah dia lakukan,setelah mendapat kan penolakan Messi pun segera pulang ke rumah utama.Untuk langkah selanjut nya, dia akan memikir kan nya lagi.
Juragan Wijaya bukan nya tak punya hati, tapi dia sudah sangat lelah dengan kelakuan istri pilihan ibu nya tersebut.
Juragan Wijaya memperhatikan kepergian Messi dari balik jendela, setelah melihat Messi benar benar pergi dia pun segera masuk kamar dan merebahkan tubuh lelah nya.
Hari ini adalah hari yang sangat melelahkan untuk nya, bahkan Juragan Wijaya langsung tidur tanpa mandi atau pun makan.
Seperti nya otak nya terlalu lelah memikirkan semua nya, memikirkan cinta nya yang telah pergi membawa separuh jiwa nya.
-
-
-
Terimakasih sudah mampir..
Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..
TBC
__ADS_1