Gairah Muda

Gairah Muda
Dasar Andrea Sialan


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Elis melaju kan motor nya dengan kecepatan sedang, saat melihat supermarket ia teringat kalo di rumah nya sudah tidak ada camilan dan ada beberapa barang yang habis. Elis pun berniat untuk mampir sebentar ,dia ingin membeli beberapa barang dan camilan yang sudah habis tersebut.


Elis pun memarkir kan motor nya, setelah itu dia langsung masuk ke supermarket tersebut. Dia melihat ke kanan dan ke kiri, mencari apa yang ia butuh kan. Tak berselang lama satu kantong plastik besar sudah terisi camilan dan barang yang ia perlukan sudah dia beli, setelah itu dia melaju kan kembali Motor nya.


Saat sampai di depan rumah nya, Elis langsung memarkir kan motor nya di samping rumah. Setelah selesai dia pun bergegas untuk masuk, dia sudah sangat lelah dengan pelajaran yang menguras otak nya..


Saat Elis sedang mengambil kunci untuk membuka pintu ,dia di kaget kan dengan suara seseorang yang menegur nya. Suara yang sudah tak asing di telinga nya, Elis pun langsung membalik kan badan nya bertujuan untuk mencari arah suara tersebut.


ternyata tepat seperti dugaan nya, Andrea lah yang memanggil nya. Saat melihat Andrea sudah berada tepat di depan nya, dia pun mengernyit kan dahi nya dan dengan segera dia pun bertanya..


"Kamu mau apa kemari ? "tanya Elis


"Aku mau minta bantuan kamu."seru Andrea


"Bantuan apa ? "tanya Elis heran


"Kenapa wajah kamu seperti itu? Aku sangat serius ,tadi saat mau pulang aku di kasih tugas matematika sama bu ambar. Tapi aku kurang mengerti, aku harap kamu mau membantu ku. "seru Andrea


"Coba aku lihat tugas nya."seru Elis


Andrea segera mengambil buku dari dalam tas nya dan menunjuk kan nya pada Elis.. "Ini "seru Andrea


Elis menerima buku yang di berikan Andrea, dia pun melihat tugas nya."Ooohh yang ini,baik lah. Aku akan membantu mu. Tapi aku mau ke dalam dulu, aku mau ganti baju dulu. "seru Elis


Elis pun mengambil kunci dan membuka pintu nya yang terkunci ,Elis mendorong pintunya. Setelah pintu nya terbuka dengan segera Elis melangkah kan kaki nya ke dalam rumah.


Dengan cepat Andrea mengikuti Elis dari belakang, Elis yang sadar telah di ikuti langsung menghenti kan langkah nya. Elis pun membelik kan badan nya, dia menatap Andrea dengan tajam..


"Kamu mau ngapain ngikutin aku?" tanya Elis


"Mau nunggu kamu ganti baju."seru Andrea


"Kamu tunggu di luar saja, aku tidak akan lama. Lagian di rumah hanya ada kita, aku takut nanti jadi fitnah."seru Elis


"Maaf kan aku, aku keluar dulu."seru Andrea sambil menggaruk tengkuk leher nya yang tidak gatal

__ADS_1


Sial,,!! padahal aku igin melihat nya tanpa busana,seperti nya aku harus benar benar sabar untuk mendapat kan nya.. Suatu saat kamu pasti bertekuk lutut pada ku Elis . batin Andrea


Andrea pun langsung keluar dan duduk di bangku yang ada di teras depan, sedangkan Elis langsung masuk ke kamar nya dan bergati pakaian.


Sepuluh menit kemudian Elis keluar dengan membawa nampan di tangan nya,ada dua gelas air putih dan beberapa camilan. Andrea dengan cepat mengambil nampan dari tangan Elis, dan menyimpan nya di atas meja.


"Maaf ya aku jadi merepot kan kamu.."seru Andrea


"Tidak apa apa. "seru Elis sambil tersenyum


Tumben sekali dia tersenyum pada ku, dan senyum nya itu lo,, Kenapa begitu manis? Aku jadi ingin mencium nya. batin Andrea


"Andrea.." seru Elis sambil melambai kan tangan nya di depan wajah Andrea


"Ah,, iya.. Kenapa?" tanya Andrea


"Tidak apa apa,, ayo kita mulai belajar nya.." seru Elis


"Baik lah.." seru Andrea


Elis pun dengan segera menjelaskan kan cara pemecahan dari tugas matematika itu, Elis begitu detail dalam menjelaskan kan. Andrea terlihat begitu fokus, tapi bukan fokus pada hal yang di ajar kan Elis.


Andrea begitu fokus pada bibir kecil Elis, di mata Andrea bibir kecil milik Elis begitu menggoda. Andai saja Elis mudah di rayu pasti Andrea akan sangat senang, entah kenapa dia begitu terobsesi ingin memiliki Elis.


Andrea yang kaget karena ketahuan pun langsung kelagapan.."Eh,, maaf,, "seru Andrea sambil tersenyum canggung


"Kamu kenapa? "tanya Elis


"Tidak apa apa, hanya saja saat melihat bibir mu itu, aku jadi tidak bisa fokus.." seru Andrea


Elis pun langsung mengusap bibir nya.. "Memang nya ada apa di bibir ku?" tanya Elis


"Tidak apa apa, hanya saja aku masih teringat saat kita berciuman .Bibir kamu sangat manis,aku jadi mengingat nya terus. "seru Andrea


Elis memberi kan tatapan tak suka pada Andrea,bagi nya hal kemarin adalah hal yang tak perlu di ingat. Apa lagi untuk di ulang,untuk saat ini mereka harus fokus belajar.


"Kalo kamu membahas yang kemarin lagi, aku tidak akan membantu kamu mengerjakan kan tugas ini."seru Elis dengan nada mengancam


"Iya maaf,, aku akan serius cantik. "seru Andrea


Akhir nya Andrea pun mengerjakan kan tugas nya dengan di bantu Elis, sesekali dia menggoda Elis agar suasana tidak canggung.


Setelah satu jam, tugas matematika pun telah selsai di kerja kan. Sebenar nya Andrea merupa kan murid yang lumayan pandai, meminta bantuan Elis hanyalah sebagai alasan agar dia bisa berduaan dengan wanita incaran nya..

__ADS_1


"Akhir nya.."seru Elis sambil meregang kan otot tangan nya keatas


Andrea yang melihat Elis langsung menelan Salvia nya dengan susah, pasal nya saat Elis meregangkan otot tangan nya ke atas dua gundukan sintal milik Elis terlihat sangat besar.


Godaan apa lagi ini ? Kenapa aku baru sadar kalau gunung kembar milik Elis sangat besar. batin Andrea


Tanpa sadar tangan Andrea terangkat ke udara seperti sedang mer*mas sesuatu, Elis yang melihat nya pun merasa heran .


"Tangan kamu keram??" tanya Elis


"Ah,, tidak!!" seru Andrea kaget


"Sebelum pulang makan lah dulu camilan nya,, "seru Elis


"Tidak usah, aku minum saja. Semakin lama aku di sini nanti aku semakin tidak tahan." ucap Andrea jujur


"Maksud nya? "tanya Elis


"Itu,, aku __Maksudku, aku sudah tidak tahan ingin mandi.. ya ya,, aku pengen mandi. "seru Andrea


"Oooh,, ya sudah sana pulang." seru Elis


"Baiklah aku pulang, dan terima kasih atas bantuannya."seru Andrea


Sebelum Andrea pulang dia mencium bibir Elis sebentar dan berlari menuju motor nya, Elis yang kaget hanya mematung. Saat Andrea sudah menjauh barulah Elis tersadar,,


"Dasar Andrea sialan,,!! "seru Elis sambil mengusap bibir nya


-


-


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..


TBC

__ADS_1


__ADS_2