
Sudah hampir satu bulan Andrea tinggal di jakarta, dia sangat bahagia selama di sana karna tentu nya ada sang kekasih hati yang selalu bersama nya.
Pak Johan dan Bu Neni bahkan sudah tiga kali ini datang ke Jakarta,tentu saja bukan hanya karna rindu pada anak nya.
Tapi mereka sudah di beri tanggung jawab oleh Juragan Wijaya untuk mengurus peternakan dan perkebunan milik nya, jadi nya mau tak mau mereka harus datang ke jakarta setiap satu minggu sekali untuk memberikan laporan.
Bahkan Juragan Wijaya sudah mulai merintis usaha nya yang di bantu oleh Arga, dia sudah memutuskan akan menetap di sana. Tak ingin lagi ada perpisahan dengan wanita nya, apa lagi sampai kehilangan nya.
Untuk hari ini di rumah Wiguna sudah sangat ramai, bahkan di sana sudah ada Messi karna acara pernikahan Shera dan Arga akan di laksanakan esok hari di hotel milik keluarga Adiyaksa.
Messi nampak celingukan seperti sedang mencari seseorang, Selly yang menyadari nya pun langsung bertanya.
"Mah, Mamah nyari siapa sih? Dari tadi celingukan begitu? "Tanya Selly
"Papah kamu di mana sayang? "tanya Messi
"Papah sama ibu belum datang, palingan pas makan malam bersama baru ke sini."Jelas Selly
"Cih,, seperti nya kamu akrab sekali dengan perempuan rendahan itu?! "cela Messi
"Mah, jangan bicara seperti itu. Aku menghargai Bu Yanti karna dia orang di cintai sama Papah, dan tentu nya dia adalah orang yang membuat Papah merasa bahagia."Jelas Selly
"Seperti nya kamu sudah mulai terpengaruh sama perempuan rendahan itu, sampai sampai kamu tidak memikirkan bagaimana dengan perasaan Mamah."seru Messi
Selly memutar bola mata nya jengah ''Terserah apa kata Mamah ,dari dulu mama tetap saja hanya memikirkan diri sendir."ucap Selly
"Apa maksud mu berkata seperti itu?!Aku ini Mamah kandung mu, bersikap lah yang benar pada ku !!"kesal Messi
"Sudah lah mah, aku sedang sibuk mempersiap kan keperluan Shera untuk pernikahan nya besok. Jadi aku harap mama kemari karna rindu dengan kami, bukan ingin berdebat. "Jelas Selly
Rasa nya Selly begitu malas dengan ibu nya, karna setiap bertemu hanya selalu ada perdebatan atau bahkan pertengkaran di antara mereka.
Kadang Selly sangat bingung dengan Papah nya, kok bisa ya Papah bertahan selama dua puluh enam tahun menikah dengan Mamah nya?
Padahal menikah dengan Wiguna yang nota bene baik dan tajir pun kadang Selly suka jenuh, apa lagi kalau suami nya itu sudah membawa pekerjaan ke rumah.
__ADS_1
Kalau Wiguna sudah sibuk dengan pekerjaan nya, dia hanya akan memandang ponsel dan laptop nya saja. Biar pun Selly berusaha menggoda, Wiguna akan menyentuh nya jika dia benar benar sudah mengerjakan pekerjaan nya.
Otomatis waktu mereka untuk berdua dan menghabiskan waktu untuk sekedar melepas rindu pun jadi berkurang, bahkan Selly malah ketiduran saat sedang menunggu Wiguna. hal semacam itu saja terkadang bisa membuat Selly ingin mencari pelarian,dan mencari seseorang yang bisa memanjakan nya.
Beruntung Papah nya adalah orang yang kuat menahan godaan, bahkan dengan Messi pun dia begitu kuat untuk tidak menyentuh nya. Mereka hanya akan tidur bersama jika Messi mencampurkan obat perangsang di makanan, atau minuman Papah nya.
Kadang Selly bergidig jika mengingat akan hal itu, beruntung dia bisa bertemu dengan Wiguna yang mau menerima dia apa ada nya. Makanya dia tidak berani untuk bermain lagi di belakang Wiguna, karna kesetiaan dan kasih sayang Wiguna sudah cukup dari apa pun untuk Selly.
Sudah cukup kesalahan nya di masa lalu, bermain dengan banyak lelaki. Bahkan kalau melihat Andrea pun masih saja ada rasa sesal di hati nya, apa lagi sudah hampir satu bulan mereka tinggal satu rumah.
"Dasar anak kurang ajar!! "Maki Messi
Selly tak menjawab ucapan ibu nya, dia merasa sangat jengah berhadapan dengan ibu nya, padahal dia baru datang tadi malam. Tapi rasa nya dia sudah sangat malas berhadapan dengan ibunya, berbeda sekali dengan Bu Yanti yang di rasa lebih perhatian menurut nya.
Setiap minggu Bu Yanti selalu datang dengan Papah nya, tidak hanya dengan tangan kosong tapi dia selalu membuat kan makanan kesukaan nya. Apa lagi kalau yang berhubungan dengan Angga, dia pasti berusaha menuruti semua keinginan cucu sambung nya itu.
Pantas saja cinta Papah sama Bu Yanti tak pernah luntur, Bu Yanti begitu baik. Berbeda sekali dengan Mamah ,walaupun dia ibu kandung ku, tapi dia selalu ingin menang sendiri. "Batin Selly
Messi mengedarkan pandangan nya, dia mencari Shera si calon pengantin karna dari malam dia belum bertemu dengan anak bungsu nya itu.
"Dia sedang perawatan Mah "Jawab Selly
"Kenapa dia tidak mengajak Mamah ? "kesal Messi
"Karna Mamah tak kunjung keluar dari kamar, makanya kami pikir Mamah butuh istirahat karna masih kecapean."jelas Selly
"Terus adik kamu pergi sama siapa? Ngga mungkin kan Arga yang nemenin? "tanya Messi
"Pergi sama ibu,tadi pagi Papah juga ke sini ngasih kado pernikahan buat Shera. "seru Selly
"Sialan!! Jadi perempuan rendahan itu sedang mencari muka?! "geram Messi
"Dia ngga cari muka mah, dia memang orang nya baik kok."jelas Selly
"Tau apa kamu tentang mereka? Aku lebih tau semua nya, kamu itu jangan suka terperdaya sama orang sok lugu macam dia."sungut Messi
__ADS_1
"Mamah itu ya, dari tadi cuma menjelek jelekkan ibu saja. Mending mama makan sana, ini sudah jam sembilan loh."seru selly
"Baiklah, aku akan makan dulu. "seru Messi
Messi pun segera melangkah kan kaki nya menuju dapur, di sana dia langsung sarapan yang terbilang kesiangan.
Sedangkan Selly lebih memilih mengajak Angga untuk keluar sebentar, mungkin kalau pergi ke caffe milik ibu sambung nya akan terasa lebih menyenangkan kan pikir nya.
Sampai di caffe dia langsung mengajak Angga untuk menghampiri Elis yang terlihat mulai sibuk"De,lagi sibuk ya? "sapa Selly
"Eh, ada Kak Selly sama Angga juga."ucap Elis sambil menautkan kedua pipi nya ke pipi kakak sambung nya
"Maaf ya, karna ibu nemenin Shera ke salon kamu jadi sibuk sendiri.."mohon Selly tulus
"Kakak ngomong apa sih? Kita kan sudah jadi keluarga, jadi kakak ngga usah sungkan."seru Elis
"Aksa ngga bantuin kamu De?"tanya Selly
"Dia sudah masuk sekolah kak, jadi nya aku cuma berdua sama Bi Nur. "Ucap Elis
Angga menghampiri Elis dan memegang kaki nya"Aunty Elis ngga ucah cedih, cekalang ada aku cama Bunda yang bantuin Aunty. "Ucap Angga
"Uluh uluh,, ganteng nya Aunty mau bantuin Aunty kerja ya? Boleh deh, tapi tugas Angga hanya menjaga meja kasir saja ya."seru Elis
"Ciap Aunty.."seru Angga penuh semangat
Elis langsung tertawa melihat tingkah Angga, anak itu begitu lucu dan menggemas kan. Dan yang paling Elis suka, dia adalah anak yang gampang bergaul dengan siapa saja.
-
-
-
Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..
__ADS_1
TBC