Gairah Muda

Gairah Muda
Penyatuan Negara


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari ini suasana di rumah Kediaman Adiyaksa begitu ramai, setelah terjadi nya pengucapan janji suci yang di lakukan Juragan Wijaya kini mereka memutuskan untuk berkumpul di kediaman Adiyaksa.


Semua orang tampak sedang mengolok olok pasangan pengantin paruh baya tersebut, pasal nya saat pengucapan janji suci Juragan Wijaya terlihat sangat gugup.


Bahkan dia sempat tak mengucapkan sepatah kata pun saking nervous nya, dia hanya meremas jari jari nya yang penuh dengan keringat.


Sungguh kelakuan nya melebihi perjaka yang baru mengenal perawan, semua orang yang ada di sana bukan nya membantu menenang kan nya tapi malah menertawakan kegugupan pria paruh baya tersebut.


Tapi kini Juragan Wijaya bisa bernafas dengan lega, karna impian nya untuk menikahi cinta pertama nya sudah terwujud.


Rasa bahagia begitu menguar di relung hati nya, dia seakan masih tak percaya jika kini dia menjadi suami dari pujaan hati nya.


Tidak akan ada lagi kepura puraan dalam menjalani rumah tangga seperti saat bersama Messi, kini dia akan menjalani hidup nya dengan penuh kebahagiaan.


Bahkan dia sudah memutuskan akan pindah ke Jakarta dan membuat usaha di sana, tentang perusahaan yang ada di kota G dia akan percayakan pada Erick dan Tentu nya kepada Andrea.


Untuk perkebunan dan peternakan nya, dia akan percayakan pada Johan dan Neni.Karna dia tak ingin hidup berjauhan dengan wanita yang kini sudah menjadi istri nya, dia hanya akan sesekali pergi ke kota G untuk melakukan pengecekan.


"Sudah sudah, jangan membuat Papah tambah merona .Apa kalian tidak melihat jika saat ini Papah sudah seperti anak Abege baru mengenal seorang gadis? "seru Wiguna


Semua yang ada di sana langsung tergelak mendengar ucapan Wiguna, karna Wiguna pun pada dasar nya sama saja.


"Pah, malam pertama nya mau di sini apa di rumah baru yang sudah Guna siapkan untuk kalian? "tanya Wiguna


"Apa kamu mengusir Papah Gun!?"seru Juragan Wijaya


"Tidak Pah, aku hanya takut Papah terganggu. Walau bagaimana pun Papah adalah pengantin baru, jadi aku memberikan hadiah rumah baru untuk kalian."seru Wiguna

__ADS_1


"Terimakasih Guna, kamu memang sangat pengertian."seru Juragan Wijaya


"Sama sama Pah, lebih baik sekarang kita makan dulu.Apa lagi Papah , Papah butuh banyak asupan untuk persiapan nanti malam."seru Wiguna


"Iiss,, kau ini.Kenapa kalian begitu senang meledek Papah mu ini? "seru Juragan Wijaya


"Maaf kan kami Pah, kami hanya merasa bahagia karna akhir nya kami bisa melihat Papah bahagia.Aku baru kali ini bisa melihat Papah tertawa lepas, itu adalah hal yang dari dulu ingin aku lihat."seru Selly


"Shera juga bahagia Pah, karna akhirnya Papah menemukan kebahagiaan Papah."seru Shera yang langsung di sambut pelukan oleh Papah nya


Selly, Shera dan Juragan Wijaya pun kini saling memeluk.Mereka sangat senang karna kini kebahagiaan menghampiri mereka, walaupun mereka tahu jika Messi tidak akan menyukai nya.


Kini obrolan hangat mereka harus terjeda ,karna mereka harus makan malam untuk mengisi perut mereka yang telah kosong.


Sesekali mereka menyelipkan candaan ,agar suasana tidak terasa canggung. Setelah selsai makan, Juragan Wijaya dan Bu Yanti langsung diantar kan ke rumah yang sudah Wiguna siapkan untuk mereka.


Sedangkan Aron, Nur, Aksa dan tentu nya Elis langsung pulang ke kediaman Pramudiya. Karna waktu sudah sangat malam, mereka tak mungkin mengizinkan Elis untuk pulang sendirian.


Pasangan paruh baya itu tak henti nya memperlihat kan senyum bahagia nya, saat sampai di rumah baru pak supir langsung membawakan koper berisi baju Bu Yanti dan Juragan Wijaya.


Juragan Wijaya seakan tak sabar, setelah kepergian supir nya Wiguna dia langsung mengajak Bu Yanti untuk masuk ke kamar utama.


Kamar nya terlihat sangat luas dengan kasur king size nya, Juragan Wijaya pun langsung tersenyum puas dengan apa yang telah di siapkan oleh menantu nya itu.


Juragan Wijaya langsung memeluk wanita yang selama ini menghiasi hati nya, tak lupa dia pun menghujani wajah Bu Yanti dengan ciuman.


Tangan nya sudah mulai nakal dan merambat ke mana mana, tapi dengan cepat Bu Yanti menepis tangan kokoh itu.


"Kenapa kamu kasar sekali sayang? "seru Juragan Wijaya


"Mandi dulu, badan aku bau. "seru Bu Yanti


Juragan Wijaya pun tersenyum manis pada istri nya itu, dia pun langsung menggendong istri nya dan membawa nya masuk ke kamar mandi.


Entah apa yang di lakukan pasangan pengantin baru itu, karna setelah hampir dua jam mereka baru keluar dengan hanya menggunakan kimono mandi.

__ADS_1


Terlihat senyum bahagia dari bibir Juragan Wijaya, sedangkan wajah Bu Yanti terlihat di tekuk.


"Terimakasih sayang, terimakasih untuk semua nya."Seru Juragan Wijaya


"Ya, tapi lain kali aku tidak mau melakukan nya d kamar mandi."Keluh Bu Yanti


"Kenapa sayang? Aku kan masih kuat, walaupun umur ku sudah hampir setengah abad tapi aku masih bisa mengajak mu begadang semalaman."seru Juragan Wijaya sambil mengedipkan sebelah mata nya


"Iisshh,, kenapa kamu jadi genit begitu?Lagian siapa yang mau melakukan nya semalaman? Nanti pinggang ku bisa patah. "seru Bu Yanti sambil berlalu meninggal kan Juragan Wijaya Sendiri


"Mau kemana sayang? "seru Juragan Wijaya


"Tidur!! "seru Bu Yanti sambil merebah kan tubuh nya


Juragan Wijaya pun tak menyia nyiakan kesempatan itu, dia langsung ikut merebahkan tubuh nya. Bu Yanti yang masih kesal pada suami nya langsung membelakangi nya.


Tapi Juragan Wijaya tak putus asa, tubuh Bu Yanti yang hanya berbalut kimono mandi di manfaatkan oleh suami nya itu.


Dia langsung menyibak kimono bagian bawah nya dan menyuntik nya dari belakang, Bu Yanti ingin sekali berontak. Tapi sayang nya dia sudah terlambat, karna suami nya sudah memegang pinggang Bu Yanti dengan erat.


Bu Yanti hanya bisa pasrah dengan acara penyatuan Negara yang di lakukan oleh suami nya, toh sekarang dia memang sudah menjadi milik suami nya seutuh nya.


Juragan Wijaya memang sudah berumur, tapi karna dia sangat menjaga pola hidup nya dia masih terlihat sehat bugar di usia nya yang mulai senja.


Malam ini pasangan paruh baya itu menghabiskan waktu mereka untuk melakukan penyatuan, dan yang pasti nya Juragan Wijaya melakukan nya dengan sangat lembut agar istri nya bisa merasa nyaman.


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan

__ADS_1


TBC


__ADS_2