
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya..
Dukungan mu adalah semangat bagi ku..
Selamat membaca..
...****************...
Elis masih sangat nyaman dengan posisi nya saat ini, dia terus saja memeluk andrea. andrea yang merasa kekasih nya itu terlalu berlebihan, dia pun menegur elis.
"Sayang,,mau sampai kapan kamu peluk aku nya?"tanya andrea sambil terus mengusap rambut panjang milik elis
"Memang nya kenapa? kamu keberatan ya di peluk terus sama aku? padahal ini sangat nyaman.. "seru elis sambil mencebik kan bibir nya
"Bukan nya begitu sayang, kamu itu sudah satu jam peluk aku terus.bahkan aku belum di kasih minum sama kamu, kan haus yang.. "seru andrea manja
Elis melepas kan pelukan nya, dari tadi di pikiran nya hanya di penuhi oleh ibu nya dan juragan wijaya. sampai sampai dia jadi lupa bahwa sekarang dia sedang tak sendiri di rumah..
"Maaf,, dari tadi aku sedang menghawatirkan keadaan ibu. "seru elis
"Iya sayang,, tidak apa apa kok.. "seru andrea sambil mengecup kening elis
Elis mengusap pipi andrea dengan lembut, elis bahkan menatap andrea dengan penuh cinta.
"Terimakasih sayang,, "seru elis
"Terimakasih untuk apa? "tanya andrea penasaran
"Terimakasih karna kamu sudah datang di hidup ku,dan kamu sudah mengisi kekosongan dalam hidup ku. "seru elis
Andrea merasa tersentuh dengan ucapan elis, padahal niat awal andrea begitu buruk pada elis. tapi elis malah menerima nya dengan baik, bahkan selama berpacaran elis selalu bersikap baik pada andrea. walaupun awal nya andrea pernah kasar ke pada elis, tapi dengan mudah dia memaaf kan andrea.
"Aku yang terimakasih sama kamu karna kamu sudah menerima aku jadi pacar kamu, aku sangat bahagia bisa punya pacar seperti kamu. kamu itu tidak hanya baik dan cantik, tapi kamu juga sangat perhatian sama aku. "seru andrea sambil mencuil dagu elis
"Aaaahhh,, kamu so sweet, aku mau peluk lagi.. "seru elis manja
Dengan senang hati andrea langsung memeluk elis dan mengecup kening elis..
"Sayang,, aku beneran haus.. "seru andrea
"Ah, iya aku lupa. "seru elis.
Elis pun langsung mengajak andrea ke dapur, dia pun segera membuka lemari es. di sana sudah tersedia banyak camilan dan beberapa minuman.
"Kamu mau minum apa? "seru elis
"Yang ini saja,, "seru andrea mengambil minuman rasa jeruk
__ADS_1
"Mau ngemil ngga? "seru elis
"Boleh.. "seru andrea
Andrea dan elis pun memakan camilan di temani minuman rasa jeruk, elis dan andrea mengobrol sambil makan camilan. sesekali andrea melempar kan candaan yang membuat elis lupa akan apa yang ia khawatirkan.
Mereka berdua mengobrol sampai lupa waktu, tanpa mereka sadari ibu yanti pun sudah pulang dan menghampiri mereka berdua yang sedang asik bercanda.
"Waahh,, seperti nya kalian sedang asik.. "seru bu yanti
"Eh, ibu sudah pulang? "seru elis kaget
"Sudah sayang, ini sudah jam lima malah. "seru bu yanti
"Masa sih bu? "seru elis sambil melihat jam
"Kalian pasti terlalu asik mengobrol, makanya sampai lupa waktu. "seru bu yanti
"Habis nya anak ibu ngga ngebosenin sih, jadi nya aku betah berlama lama di sini. "seru andrea
Elis tersenyum malu mendengar ucapan andrea, pria itu selalu saja bisa membuat elis tersipu.
"Sudah kamu pulang sana ,nanti di carian ibu kamu loh.. "seru elis
"Iya aku pulang,, aku pamit ya bu.. "seru andrea
Andrea pun segera bangun dan segara keluar dari rumah elis, elis pun mengantar kan andrea sampai ke teras depan.
"Aku pulang dulu ya pacar.. "seru andrea
"Iya,, kamu hati hati di jalan ya. "seru elis
"Iya"seru andrea
Andrea pun segera melajukan sepeda motor nya, sedangkan langsung masuk ke dalam rumah nya dan menghampiri bu yanti yang sedang ada di dapur.
"Bu,, "seru elis ragu ragu
"Ada apa sayang? "seru bu yanti
"Sebenarnya ada hubungan apa ibu sama juragan wijaya? "tanya elis hati hati
Bu yanti langsung tersentak dengan pertanyaan yang di lontar kan oleh elis "ibu,, tidak ada hubungan apa apa dengan nya"jawab bu yanti gugup
"Bu,, kalau ada apa apa cerita bu sama aku, jangan di pendam sendiri. "seru elis
"Tapi beneran kok, ibu tidak ada apa apa dengan juragan wijaya. "elak bu yanti
__ADS_1
"Bu,,!! waktu itu aku sudah lihat bagaimana kelakuan juragan wijaya terhadap ibu, dan aku juga dengar sendiri kalau dia masih suka sama ibu."seru elis dengan nada yang sudah naik satu oktaf
Bu yanti begitu kaget dengan apa yang dia dengar, dia bingung harus menjawab apa. dia bingung harus berkata apa, apa dia harus jujur saja?
"Nak, sebenar nya kami dulu saling mencintai. tapi karna perbedaan kasta, kedua pihak keluarga tidak saling menyetujui. mungkin kami memang bukan jodoh. "seru bu yanti
"Tapi kenapa dia terkesan masih mengejar ngejar ibu?"tanya elis
"Entah lah sayang, sudahlah kamu ngga usah terlalu memikir kan dia. ibu juga tidak mungkin meladeni dia, ibu sadar ibu ini siapa. "seru bu yanti
"Bu,,"seru elis sambil memeluk erat ibu nya
"Ibu tidak apa apa sayang, mulai sekarang kamu harus belajar yang rajin. bulan depan kan sudah mulai ujian, ibu harap kamu bisa lulus dengan nilai yang memuaskan. "seru bu yanti
"Iya bu,, bu,, apa boleh elis kuliah? "seru elis
"Tapi nak,, "seru bu yanti
"Elis akan mengajukan kuliah ke beberapa universitas melalui jalur beasiswa bu, kalau dapat beasiswa elis boleh kan kuliah? "seru elis memelas
"Iya sayang, maaf karna ibu belum bisa memberikan yang terbaik buat kamu. "seru bu yanti
"Ibu jangan ngomong seperti itu, aku sangat bahagia dengan apa pun yang ibu berikan pada ku.. "seru elis
Bu yanti menitikkan air mata, dia merasa sangat terharu dengan ucapan elis. dia begitu bangga pada putri nya itu, walaupun besar tanpa kasih sayang seorang ayah tapi dia tumbuh menjadi gadis cerdas dan dewasa.
Bu yanti juga sangat bersyukur dengan kedatangan andrea di hidup elis, kini dia terlihat lebih ceria.
"Ini sudah sangat sore sayang, mandi sana. "seru bu yanti
"Siap bu.. "seru elis
Elis pun segera berlalu menuju kamar nya, tak lupa sebelum ia meninggal kan bu yanti dia pun mengecup pipi bu yanti.bu yanti hanya bisa tersenyum melihat perlakuan anak nya itu, semoga dia selalu bisa membahagiakan elis.
-
-
-
-
Terimakasih sudah mampir..
Jangan lupa tinggal kan jejak ya..
TBC
__ADS_1