
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..
Dukungan mu adalah semangat bagi ku..
Selamat Membaca..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sudah hampir setengah jam Andrea duduk dengan tatapan mata yang kosong, pikiran nya hanya tertuju pada kekasih hati nya yang kini pergi entah kemana.
Keadaan nya nampak menyedihkan, bahkan air mata nya pun tak henti henti nya mengalir dari ke dua sudut mata nya.
Pak Yanto yang sedari tadi melihat nya menjadi iba, dia pun dengan segera menyusul bu Neni ke tempat kerjanya.
Tak berselang lama bu Neni pun datang, dengan cepat dia memeluk Andrea. Bu Neni sangat sedih setelah melihat sendiri keadaan anak nya yang nampak menyedih kan,dia pun sungguh bertanya tanya kemana sahabat nya Yanti pergi membawa serta anak nya.
Andrea yang menyadari kedatangan ibu nya pun langsung memeluk nya dengan erat, dia menumpahkan kan segala kesedihan dan kegundahan hati nya di pelukan ibu nya.
"Bu, Elis pergi bu. Elis ninggalin Andrea sendirian.."Adu Andrea pada bu Neni sambil menangis
"Sudah sayang, jangan menangis terus. Kita belum tahu apa yang sebenarnya terjadi, lebih baik kita mencari tahu dulu kebenaran nya."seru bu Neni
Bu Neni pun mengarah kan tatapan nya pada pak Yanto "Maaf pak, apa boleh saya bertanya? "seru bu Neni
"Tentu bu, apa yang ingin bu Neni tanyakan? "seru pak Yanto
"Sebenar nya kemana Yanti pergi? Kenapa dia tidak memberi tahu kami atas kepergian nya? "seru Bu Neni
"Entah lah bu, saya pun tidak mengerti. Saya hanya pernah mendengar jika bu Yanti merasa tidak nyaman tinggal di kota ini, makanya dia ingin menjual warung dan rumah nya. Agar bisa memulai hidup baru, di tempat yang baru."seru pak Yanto
"Sebenar nya ada apa dengan kamu Yanti? Kenapa kamu tega melakukan ini pada anak ku? "seru bu Neni lirih
__ADS_1
Andrea terus saja memeluk ibu nya dengan erat sambil terus menangis, Bu Neni yang melihat tingkah Andrea seperti itu jadi tambah bingung.Apa yang harus dia lakukan sekarang?
Bu Neni pun Akhirnya meminta pak Yanto untuk mengantarkan Andrea pulang, sedangkan bu Neni pulang ke rumah nya menggunakan motor yang Andrea bawa.
Setelah sampai di rumah ,Andrea masih saja terlihat enggan untuk bicara. Kini dia terlihat seperti patung yang tak bernyawa,Bu Neni yang melihat anak nya seperti itu langsung meminta pak Yanto untuk memapah Andrea ke kamar nya.
Sampai di kamar pun Andrea tetap tak mau bicara, dia benar benar merasa sangat terluka .Bu Neni merebah kan tubuh nya Andrea di kasur dan segera menyelimuti nya, dia terus mengelus elus puncak rambut anak nya tersebut.
Pak Yanto pun langsung berpamitan karna merasa sudah tidak di perlukan lagi, Bu Yanti pun tak lupa mengucapkan terimakasih atas bantuan pak Yanto.
"Sayang, ibu mohon kamu harus tetap kuat. Kita belum tahu pasti alasan kenapa Elis pergi, jadi ibu mohon kamu harus kuat agar bisa mencari Elis."seru Bu Yanti
Tak ada jawaban dari Andrea, dia tetap saja diam seribu bahasa. Mungkin saat ini dia terlalu syok, jadi nya otak pintar nya belum sanggup untuk mencerna semua yang sudah terjadi.
Akhir nya bu Yanti menyerah, dia akan membiarkan anak nya untuk beristirahat terlebih dahulu. Mungkin jika sudah beristirahat, pikiran Andrea akan lebih baik lagi.
Bu Neni terus mengelus elus punggung Andrea dengan lembut, hingga Andrea kini terlihat memejamkan mata nya.
Setelah melihat Andrea tertidur, Bu Neni pun segera meninggal kan Andrea. Dengan cepat dia berjalan ke dapur, dia akan membuat kan sup dan teh hangat buat Andrea.
Oh tuhan, kenapa nasib anak ku jadi seperti ini? Kenapa dia harus di tinggalkan orang yang sangat dia cintai? Padahal aku baru saja melihat ketulusan di mata anak ku, ketulusan untuk seorang gadis yang sangat dia cintai. Batin bu Neni
Sambil memasak Bu Neni tak henti nya menitikkan air mata nya, dia sangat sedih melihat keadaan anak nya.Setelah sup dan teh nya siap, Bu Neni kembali ke kamar Andrea.
Dengan sangat hati hati dia membangun kan Andrea, Andrea yang mendapatkan sentuhan lembut dari ibu nya pun langsung membuka mata nya.
"Makan dulu sayang, ibu sudah membuat kan sup dan teh hangat buat kamu. "seru Bu Neni
Andrea menoleh ke arah ibu nya, lalu dia pun terlihat menganggukan kepala nya. Bu Yanti tersenyum melihat nya, dengan cepat dia pun membenarkan posisi duduk Andrea.
Dengan telaten Bu Neni menyuapi Andrea sampai sup nya habis, walaupun tak ada reaksi dari wajah Andrea tapi jika melihat sup yang dia bikin kini terlihat kosong, Bu Neni merasa sangat lega.
__ADS_1
"Bu, sekarang Andrea harus bagaimana? "seru Andrea tanpa memalingkan wajah nya, dia tetap saja menatap ke arah depan dengan tatapan yang sendu.
"Sayang, kamu telpon Elis. Tanyakan sama dia, kenapa dia melakukan semua ini sama kamu.."seru Bu Neni
Mendengar kata Bu Neni Andrea langsung terperanjat, ada senyuman yang terlukis di bibir nya."lya bu, tolong ambil kan HP Andrea di atas meja belajar. "seru Andrea
Bu Neni pun dengan senang hati langsung mengambilkan HP milik Andrea"lni sayang"seru Bu Neni
Dengan cepat Andrea mengambil HP milik nya, dia terus saja mencari nama Elis. Senyum yang tadi nya mengembang, kini nampak surut kembali. Bu Neni yang sadar akan perubahan raut wajah anak nya pun langsung bertanya.
"Kenapa nak? "seru Bu Neni
"Bu,,, selama tujuh bulan Andrea pacaran sama Elis, Andrea tidak pernah bertukar no HP bu. Kalau aku kangen, aku selalu langsung menemui nya."seru Andrea sambil memeluk ibu nya
Bu Neni pun segera membalas pelukan Andrea, dia pun mengelus elus punggung Andrea dengan sangat lembut. Bu Neni sangat berusaha agar anak nya bisa tenang, karna melihat putra nya seperti ini membuat bu Neni sangat sedih.
"Sabar ya sayang, sekarang kamu tidur lah lagi. Nanti kalau sudah tenang, kita cari Elis sama sama."seru Bu Neni
Andrea pun melepaskan pelukan nya, dia kembali merebahkan tubuh nya. Andrea langsung memunggungi ibu nya, tak ada kata yang keluar dari mulut Andrea.
Tapi saat melihat punggung Andrea yang bergetar, Bu Neni sangat paham dengan kesedihan yang dirasakan oleh anak nya. Bu Neni pun segera keluar dari kamar Andrea, dia ingin memberikan kesempatan untuk anak nya menenangkan diri.
-
-
-
-
Terimakasih sudah mampir..
__ADS_1
Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..
TBC