
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..
Dukungan mu adalah semangat bagi ku..
Selamat Membaca..
...****************...
Pagi ini Juragan Wijaya bangun dengan wajah yang sangat berseri, senyuman nya terbit begitu menawan.Bahkan dia berkali kali menggoda wanita yang kini sudah menjadi istri nya, hal itu membuat Bu Yanti terus tersipu.
Tapi Juragan Wijaya seakan sangat senang saat melihat rona merah di pipi istri nya, wanita itu kini benar benar membuat hidup nya bahagia.
Akhir nya cinta yang dari dulu terbingkai indah dalam hati nya kini bisa tersalurkan sudah kepada wanita nya, wanita yang tak henti nya selalu dia cinta.
"Jaya, sarapan dulu. Aku sudah membuatkan nasi goreng untuk mu."seru Bu Yanti
"Kamu panggil aku apa tadi? "seru Juragan Wijaya sambil menciumi ceruk leher istri nya
"Apa aku salah berucap? "tanya Bu Yanti sambil mendorong dada Juragan Wijaya pelan
"Tentu saja sayang,sekarang aku suami kamu. Panggil aku Mas, jangan ucapkan nama lagi."seru Juragan Wijaya
"Baiklah Mas, sekarang sarapan yuk."seru Bu Yanti
"Aku mau sarapan yang ini saja.."seru Juragan Wijaya sambil melingkar kan kedua tangan nya di dada Bu Yanti
"Iissh,,Jangan Seperti itu. Inget umur kamu sudah berapa?? "seru Bu Yanti
"Apa yang semalam belum bisa membuktikan kalau aku masih sangat kuat? "tanya Juragan Wijaya
"Bukan begitu, tapi kita ini sudah tua. Kayak nya kurang pantas saja kalau hanya membicarakan tentang masalah ranjang.."seru Bu Yanti
"Tapi rasa nya aku ingin sekali menghabiskan hari ku bersama kamu, hanya untuk melakukan kegiatan panas kita di atas ranjang."seru Juragan Wijaya
"Kamu itu kayak tidak pernah melakukan itu saja?"seru Bu Yanti
Tatapan Juragan Wijaya berubah sendu saat Bu Yanti mengatakan hal itu, memang benar adanya jika dia memang jarang sekali berhubungan badan dengan Messi.
Selain karna dia tak mencintai Messi, entah kenapa dia begitu jijik saat melihat tubuh Messi. Karna memang Messi sudah tidak perawan lagi saat menikah dengan nya, bahkan dia sangat tahu jika Messi masih menjalani hubungan terlarang nya dengan lelaki yang mengambil keperawanan nya saat itu.
__ADS_1
Bu Yanti yang menyadari perubahan raut wajah suami nya merasa sangat menyesal dengan apa yang telah dia ucap kan, dengan cepat dia pun segera menepuk tubuh kekar suami nya itu.
"Maaf kan aku Mas, aku lupa kalau kamu begitu tersiksa saat hidup bersama Messi."seru Bu Yanti
"Tidak apa apa sayang, yang penting mulai sekarang kita akan merajut kebahagiaan kita bersama. Jangan pernah tinggal kan aku lagi, dan tetaplah ada di samping walau apa pun yang terjadi nanti."seru Juragan Wijaya
"Iya mas, sekarang kita sarapan ya.Habis itu aku mau ke caffe, kasian Elis sama Nur jika aku tak membantu."seru Bu Yanti
"Mereka pasti mengerti sayang, kita kan pengantin baru."seru Juragan Wijaya
"Baiklah, hari ini kita akan menghabiskan waktu di kamar saja."seru Bu Yanti
Juragan wijaya langsung mengembang kan senyum nya, dia benar benar sangat bahagia karna telah bersama dengan wanita yang paling dia cintai.
Dia juga tak lupa menghubungi Wiguna jika dia tak dapat ke kantor hari ini, dan tentu saja yang kena imbas nya adalah Andrea.
Setelah mendapatkan kabar dari Ayah mertua nya, Wiguna langsung berangkat ke kantor bersama Arga dengan menggunakan mobil nya.
Sedangkan Andrea memilih memakai motor sport milik Wiguna untuk berangkat ke kantor, karna sepulang kerja dia akan pergi untuk menemui Elis.
Mereka harus mulai mengurusi dan mengawasi secara langsung proyek pembangunan hotel dan apartemen yang sudah mereka rencanakan dengan matang,jangan sampai ada kesalahan sedikit pun.
Wiguna tidak mau jika ada pemakaian bahan yang tidak berkualitas, semua nya harus sesuai standar dan bahan bahan nya harus dengan kualitas tinggi.
Seharian ini mereka sangat sibuk dengan pekerjaan nya, berbeda terbalik dengan pasangan pengantin paruh baya yang kini sedang asik bergulat di kamar nya.
Seperti nya umur tidak menghalangi seseorang untuk mengekspresikan cinta nya, dan seperti nya umur tidak bisa memandang seberapa besar nya gairah mereka.
Seperti apa yang sudah di rencana kan, sepulang kerja Andrea langsung menemui Elis di caffe nya. Sedangkan Wiguna dan Arga lebih memilih untuk pulang ke kediaman Adiyaksa .
Sampai di caffe Andrea melihat Elis yang begitu sibuk melayani pengunjung, beruntung di sana ada Aksa dan Bi Nur yang selalu membantu.
Andrea pun langsung melangkah kan kaki nya, dia mendekati Elis yang sedang melayani pengunjung di depan meja kasir.
"Sore sayang,,"seru Andrea sambil mengecup pipi kanan Elis
"Malu sayang,, jangan kayak gitu ih banyak orang juga"seru Elis kesal
"Habis nya aku sudah kangen berat sama kamu, kalau ngga malu aku sudah peluk kamu."seru Andrea
__ADS_1
"Jangan aneh aneh deh, mending kamu bantuin aku. Tolong anterin kopi ini ke meja no.8 ya.."seru Elis sambil memberikan nampan berisi dua cangkir kopi
"Siap tuan putri.. "seru Andrea
Andrea pun segera mengantarkan dua cangkir kopi ke meja no.8 sesuai intruksi Elis, pada saat Andrea mau meletakan kopi nya dia dilahirkan dengan siapa pemesan kopi tersebut.
Ternyata yang memesan kopi tersebut adalah Karina, wanita yang selalu berusaha mendekati Andrea.
"Andrea, kamu di sini juga? "tanya Karina
"Iya, aku mau mengantar kopi ke meja no. 8."seru Andrea
"Sini Dre, itu pesanan ku. "seru Karina
"Oh, silahkan. Maaf aku harus kembali kebelakang."seru Andrea
Sebelum Andrea berlalu, Karina langsung menarik tangan Andrea.Karina pun langsung menampilkan senyum terbaik nya, dia ingin mengajak Andrea untuk mengobrol sebentar.
"Jangan buru buru, duduklah dulu. "seru Karina
"Maaf, aku tidak bisa. "seru Andrea
Andrea langsung berlalu, sedangkan Karina masih memandang Andrea yang berjalan menjauhi nya.Karina pun memperhatikan Andrea yang berjalan mendekati Elis, Karina pun melihat Andrea yang mengelus lembut rambut Elis.
Ada rasa panas yang bergejolak di dalam dadanya, rasa nya dia ingin menyiram wanita yang dekat dengan Andrea dengan kopi yang baru saja dia pesan.
Pantas saja dia selalu cuek pada ku, aku harus mencari tahu siapa wanita itu? batin Karina
Karina terus saja memandang kebersamaan Elis dan Andrea dari tempat duduk nya, dia seakan tak rela melihat lelaki incaran nya ternyata dekat dengan wanita lain.
-
-
-
Terimakasih sudah mampir..
Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..
__ADS_1
TBC