
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..
Dukungan mu adalah semangat bagi ku..
Selamat Membaca..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Elis merasa begitu nyaman saat memeluk Andrea, di tambah lagi hujan yang mengguyur bumi semakin deras. Membuat Elis merasa kedinginan, dan ingin terus merasakan kehangatan dari tubuh Andrea.
Elis seakan enggan untuk melepaskan pelukan nya,rasa nya dia ingin terus mendekap tubuh Andrea. Lelaki yang sebentar lagi akan dia tinggal kan, dan dia selalu berharap semoga Andrea tak akan benci pada nya.
"Sayang,, lepasin dulu pelukan nya.Aku sangat engga nyaman kalau seperti ini.. "seru Andrea
"Memang nya kenapa? Aku ingin seperti ini dulu.."seru Elis
"Aku ingin melihat wajah kamu,aku ngerasa kurang nyaman kalau seperti ini."seru Andrea
Elis pun segera melepaskan pelukan nya, dengan cepat Andrea berbalik dan langsung memeluk Elis.Andrea mengerat kan pelukan nya sambil terus mengelus lembut punggung Elis , sedang kan Elis hanya tersenyum dengan tingkah Andrea.
"Aku ngga nyangka sayang, kalau kita bisa sedekat ini.."seru Andrea
Elis mendongakan kepala nya mendengar ucapan Andrea"Ya, aku juga tidak menyangka.Aku kira kamu akan menjadi orang yang paling aku benci, tapi ternyata kamu malah jadi orang yang paling aku sayang."seru Elis
Elis tersenyum dengan manis ke arah Andrea, membuat Andrea merasa sangat gemas melihat nya.
"Maaf kalau dulu aku bersikap tidak baik sama kamu, aku hanya ingin memiliki kamu."seru Andrea
"Sudah lah, yang lalu jangan pernah di bahas lagi.Yang penting sekarang kamu sudah berubah, menjadi Andrea yang penyayang dan menjadi Andrea yang lebih baik."seru Elis
"Terimakasih ya sayang, karna kamu sudah sangat pengertian.Aku jadi makin cinta sama kamu, dan makin sayang tentu nya."seru Andrea sambil mengecup kening Elis
Elis menangkup wajah Andrea dengan ke dua tangan nya"Kurang,, "seru Elis sambil memonyong kan bibir nya
Andrea pun langsung mengecup bibir Elis sekilas"Sudah sayang.."seru Andrea
"Lagi,, "seru Elis manja
"Sudah sayang, aku yakin kalau aku cium kamu nanti aku bisa khilaf sayang.."seru Andrea
Elis hanya memonyong kan bibir nya mendengar ucapan Andrea, Elis pun tau kalau itu tidak baik untuk mereka lakukan.
__ADS_1
Andrea bukan nya tidak mau mencium Elis, tapi dia takut akan membuat Elis jadi tidak perawan lagi.Berhubung udara terasa dingin dan mereka pun hanya berdua, jadi demi menghindari kata khilaf Andrea rela menahan gairah muda nya.
"Duduk yu, kita makan camilan yang kamu bawa tadi."seru Andrea
"Baiklah,, lagian aku juga sudah pegal berdiri terus."seru Elis
Andrea dan Elis pun langsung duduk di dekat jendela rumah pohon, mereka menikmati deras nya guyuran hujan sambil makan camilan.
Andrea begitu menikmati kebersamaan mereka, mereka makan camilan sambil bercanda.Sesekali mereka saling menyuapi, dan terkadang Andrea menjaili Elis dan membuat nya kesal.
Tapi dalam hati nya, sungguh Elis sangat menikmati apa pun yang di lakukan Andrea terhadap Elis. Kenangan indah ini akan dia simpan dalam memori nya, kebersamaan nya bersama Andrea akan menjadi penyemangat hidup untuk Elis.
Hari sudah semakin sore, hujan pun sudah mulai berhenti. Tapi Andrea seakan masih enggan untuk mengajak Elis pulang, rasa nya dia masih sangat ingin memeluk wanita yang sudah jadi kekasih nya itu.
"Sayang, ini sudah sore. Pulang yu.."ajak Elis
"Sebentar lagi sayang, aku masih kangen."seru Andrea
"Tapi kita sudah seharian di sini, aku juga sudah laper."seru Elis
"Ya ampun sayang,, seharian ini kamu makan camilan banyak banget loh.Masih kurang? "seru Andrea
"Hmm,, rasa nya aku sudah laper lagi.Mungkin karna pengaruh hujan, hawanya jadi dingin dan cepat lapar."seru Elis
"Baiklah sayang.."seru Elis sambil mengecup sudut bibir Andrea
"Nakal!! "seru Andrea sambil tersenyum
Andrea pun segera membereskan sampah bekas mereka makan, dia juga merapikan tempat tersebut yang nampak berantakan karna ulah Andrea.
Sementara itu, Elis segera membuka tas nya. Dia mengeluarkan sebuah kotak yang sudah dia persiapan kan, dengan cepat Elis menyimpan kotak tersebut di laci meja tempat Andrea biasa belajar.
Maaf kan aku sayang, aku sudah berbuat seperti ini sama kamu. Jujur kalau bisa memilih, aku tidak ingin seperti ini. Semoga barang barang yang aku simpan di dalam kotak itu, bisa mengobati rasa rindu kamu sama aku di kala kita jauh. Batin Elis
Tanpa sepengetahuan Andrea Elis beberapa kali memotret Andrea, bahkan di setiap pertemuan mereka Elis selalu saja mencuri curi agar bisa memotret Andrea. Lelaki tampan yang memenuhi seluruh ruangan hati nya, dan selalu berada di pikiran nya.
Saat menunggu Andrea yang sedang beberes, Elis malah asik melamun. Entah apa yang dia lamunkan ,tapi wajah nya terlihat begitu serius.
Andrea menghampiri Elis dan memeluk nya dari belakang"Sayang,kenapa Melamun? "seru Andrea
Elis yang merasa kaget pun langsung mendongak kan kepala nya "Eh, udah selsai beberes nya? "seru Elis
__ADS_1
"Sudah sayang, pulang yu.."ajak Andrea
Dengan senang hati Elis pun langsung mengiyakan ajakan Andrea, Andrea melepas pelukan nya. Dia menyuruh Elis turun terlebih dahulu, sedangkan dia turun setelah Elis.
Andrea pun segera melajukan motor nya, dia tidak ingin Elis sampai kena omelan karna pulang terlambat.Sedangkan Elis, selama perjalanan dia tak henti memeluk Andrea dengan erat.
Tiga puluh menit melakukan perjalanan, kini tibalah Andrea di depan rumah Elis. Andrea mengantar kan Elis sampai ke dalam rumah nya, karna dia ingin berpamitan dulu ke pada bu Yanti.
Elis pun masuk ke dalam rumah dengan Andrea di belakang nya"Bu, Elis pulang.."seru Elis
Bu Yanti pun keluar dari dalam kamar ny"Kalian sudah sampai? "seru bu Yanti
"Sudah bu"Seru Elis dan Andrea bersamaan
"Sudah puas ngabisin waktu bersama berdua seharian? "seru bu Yanti sambil tersenyum meledek
Andrea pun langsung tersenyum sambil menggaruk tengkuk leher nya yang tidak gatal "Sebenar nya belum puas bu, tapi harus bagaiman lagi. "seru Andrea
"Kamu itu loh, persis seperti johan saat merayu neni dulu."seru bu Yanti
"Aku ngga ngerayu bu, tapi itu kenyataan."seru Andrea
Bu Yanti tersenyum mendengar penuturan Andrea"Ya sudah, sekarang kamu pulang ya ..Sudah sore soal nya.."seru bu Yanti
"Baik bu, terimakasih atas izin nya. lbu sangat baik sama Andrea.."seru Andrea sambil mengecup pipi bu Yanti
"Hey anak nakal !! Kamu kenapa seperti itu sama ibu aku? "seru Elis
"Maaf sayang, kelepasan."seru Andrea
Andrea pun segera pulang, sedangkan Elis langsung ke kamar nya untuk merapikan barang barang yang belum sempat ia rapikan.
-
-
-
Terimakasih sudah mampir..
Jangan lupa tekan 💓untuk memfavoritkan..
__ADS_1
TBC