Gairah Muda

Gairah Muda
Kedatangan Selly Dan Shera


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Malam sudah berganti, pagi pun kini menyapa. Sejuk nya embun pagi mampu membangun kan sang Juragan dari tidur lelap nya.


Juragan Wijaya segera bangun dan turun dari ranjang besar nya, dia pun segera mandi dan bersiap. Dia sudah bertekad akan mulai mencari Yanti kembali, karna yang terpenting untuk nya saat ini adalah memperjuangkan cinta nya.


Setelah rapih, Juragan Wijaya pun segera melangkah kan kaki nya ke ruang makan. Dan alangkah terkejut nya saat dia melihat di sana sudah ada Selly bersama anak dan suami nya, bahkan di sana juga ada Shera bersama Arga tunangan nya.


"Pagi opa"sapa Angga


Juragan Wijaya pun segera menghampiri cucu nya dan menggendong nya"Pagi jagoan opa"seru Juragan Wijaya


Selly dan Wiguna suami nya langsung memeluk nya, begitupun dengan Shera dan Arga tunangan nya mereka kini saling memeluk menumpahkan segala rasa kerinduan mereka.


"Kalian kapan datang? "seru Juragan Wijaya sambil menurun kan Angga dari gendongan nya


"Kami datang malam tadi Pah "seru Selly


"Tumben sekali kalian datang tidak memberitahu Papah,, "seru Juragan Wijaya


"Mamah yang menyuruh kami untuk pulang Pah."seru Shera


"Untuk apa? "tanya Juragan Wijaya dengan kilatan emosi di wajah nya


Selly langsung memeluk kembali Papah nya dan mengusap punggung nya dengan lembut "Papah ngga usah marah, kami kasini karna rindu pada Papah. Bukan mau mendukung mama yang ingin kembali pada Papah, atau apa pun itu. "seru Selly


Juragan Wijaya pun langsung tersenyum mendengar ucapan Selly, dia sangat senang karna ternyata anak nya begitu pengertian.


"Kami sangat tahu bagaiman sikap mama selama ini sama Papah dan kami juga sudah tahu untuk siapa cinta Papah. selama itu membuat Papah senang, kami tidak mempermasalah kan nya."seru Shera

__ADS_1


"Terimakasih karna kalian sudah mau mengerti akan keadaan Papah. "seru Juragan Wijaya


"Pah, acara kangen kangenan nya kita lanjut nanti ya.. Aku sudah sangat lapar. "seru Wiguna


"Baiklah, ayo kita sarapan dulu."seru Juragan Wijaya


Dan kini mereka pun menikmati sarapan yang sudah di sediakan oleh pelayan, mereka begitu menikmati kebersamaan mereka. Tak jarang mereka pun saling melempar canda, dan hal itu membuat Juragan Wijaya lupa akan kesedihan nya.


Setelah selsai sarapan Juragan Wijaya nampak bersiap untuk berangkat ke kantor, tapi Selly langsung menahan nya. Dia ingin bicara sebentar dengan Papah nya, ada hal yang ingin ketahui dari mulut Papah nya sendiri.


Juragan Wijaya pun akhir nya mengajak Selly ke ruang kerja nya ''Ada apa nak? Apa yang ingin kamu ketahui?"seru Juragan Wijaya to the point


"Apa benar Papah akan bercerai dengan mamah? "seru Selly


"Maaf kan Papah nak, kalian tahu sendiri bagaiman rumah tangga kami. Tidak ada cinta di hati ku untuk mamah mu Messi, dan kalian juga tahu kalau cinta ku hanya untuk Yanti."seru Juragan Wijaya


Ya dalam hati Selly pun membenarkan, kehidupan Papah dan mamah nya tak layak di sebut rumah tangga. Mereka sangat sering bertengkar dari pada duduk berdua saling berbagi kasih sayang, yang ada hanya keributan di antara mereka.


Bahkan saat nenek nya masih ada, nenek nya selalu berusaha ikut campur dalam rumah tangga Papah nya itu. Makanya Selly menjadi anak liar yang suka mencari kepuasan di luar, karna dia tak pernah mendapatkan kebahagiaan di dalam rumah nya.


Beruntung Wiguna mau menikahi nya dan selalu menyayangi nya dengan tulus, bahkan saat Wiguna tahu kalau Selly sudah tidak perawan dia hanya marah beberapa bulan pada nya.


Selly menggenggam tangan Papah nya dengan erat, dia pun menatap sendu wajah Papah nya.


"Apa pun yang membuat Papah bahagia, lakukan lah.Aku dan Shera akan mendukung Papah,karna kami sangat mencintai Papah."seru Selly


"Terimakasih nak, karna kalian sudah pengertian terhadap Papah."seru Juragan Wijaya


"Apa hari ini Papah mau ke kantor? "seru Selly


"Ya, banyak hal yang harus Papah kerjakan.Tapi Papah janji tidak akan pulang sampai larut.."seru Juragan Wijaya


Selly pun tersenyum manis pada Papah nya, dia memeluk sebentar Papah nya sebelum dia berangkat kerja.


"Hati hati Pah,, "seru Selly

__ADS_1


"lya nak,, "seru Juragan Wijaya


Juragan Wijaya pun segera berlalu meninggal kan Villa, pekerjaan yang menumpuk memaksa nya untuk segara berangkat ke kantor.Di tambah lagi dia akan mencari cinta pertama nya, sudah bisa di pastikan kalau dia akan sangat sibuk.


Andai saja hari ini tidak begitu banyak pekerjaan, mungkin hari ini dia akan menghabiskan waktu nya dengan cucu kesayangan nya Angga.


Selepas kepergian Juragan Wijaya, Selly mengajak Shera adik nya ,suami nya Wiguna, Angga dan juga Arga ke Danau untuk menikmati udara pagi yang tak pernah mereka dapatkan di Jakarta.


Dengan hati riang Angga membawa banyak bekal makanan ringan dan minuman, Selly sang bunda langsung kaget di buat nya.


"Sayang, kamu kenapa bawa makanan di minuman banyak sekali? "Seru Selly


"Buat bekal di cana bun, Angga mau makan yang banyak."seru Angga


"Baiklah, kalau begitu biar ayah yang bawa."seru Wiguna


Dengan senang hati Angga pun memberikan kantong plastik besar berisi makanan dan minuman yang sudah di siap kan oleh Angga.


Sedangkan Shera dan Arga hanya tersenyum melihat kelakuan keponakan nya itu, Arga adalah karyawan kepercayaan Wiguna. Begitupun dengan Shera, dia ikut bekerja di perusahaan milik Wiguna setelah lulus kuliah.


Rencana nya enam bulan lagi mereka akan menikah, dan untuk pernikahan nya Arga ingin melaksanakan nya di Jakarta di kediaman mama nya.


Juragan Wijaya tentu saja menyetujui nya, yang penting mereka bahagia. Tak seperti diri nya yang sedari kecil selalu saja di atur oleh mommy nya, dia sama sekali tidak pernah bisa melakukan apa pun. Semua nya harus sesuai keinginan mommy nya, tanpa mommy nya tahu jika dia sangat tersiksa.


Akhirnya mereka pun segera pergi ke Danau dengan mengendarai mobil, agar mereka bisa segera sampai.Sebenar nya jalan kaki pun jarak nya tidak terlalu jauh, tapi Selly merasa kasihan pada putra nya Angga.


Akhir nya mereka pun memutuskan untuk menggunakan mobil, Selly bersama anak dan suami nya duduk di belakang. Sedangkan Shera duduk di depan, dengan Arga sebagai supir nya.


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..

__ADS_1


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..


TBC


__ADS_2