Gairah Muda

Gairah Muda
Terkejut


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi ini Andrea bangun dengan senyum di wajah nya, dia sangat senang karna kemarin sudah seharian menghabis kan waktu bersama Elis.


Di saat mandi sampai memakai baju pun, senyum nya terus saja mengembang. Pak johan yang masuk ke dalam kamar Andrea pun ,langsung tersenyum melihat Andrea yang sedang tersenyum sambil memandangi wajah nya di depan cermin.


"Anak bapak kenapa senyum senyum sendiri? "seru pak Johan


Andrea yang tidak menyadari kedatangan bapak nya pun langsung kaget"Eh,bapak..Ada apa pak? "seru Andrea


"Tidak apa apa nak, bapak hanya ingin memberi tahukan bahwa bapak mau ke luar kota bersama juragan wijaya."seru pak Johan


"Bapak mau ngapain ke luar kota? "seru Andrea


"Juragan Wijaya sedang ada pembangunan hotel di sana, bapak di suruh menemani juragan Wijaya."seru pak Johan


"Tapi pak, bapak kan cuma tukang kebun di sana. Kenapa harus bapak yang ikut? "seru Andrea


"Entah lah nak, mungkin dia ingin saja mengajak bapak mu ini.Mungkin dia kasihan sama bapak, karna bapak tidak pernah jalan jalan ke luar kota. "seru pak Johan


"Ya sudah pak, tapi bapak harus hati hati di sana."seru Andrea


"Bapak cuma dua hari di sana, bapak titip ibu kamu.Jangan kelayapan ,kasian ibu kamu sendirian tidak ada yang mengantar nya bekerja. ."seru pak Johan


"Siap pak,, Andrea pasti akan jagain ibu dam juga antar ibu kemana pun ibu mau."seru Andrea


"Bagus lah nak, bapak pamit dulu soal nya juragan Wijaya sudah menunggu di depan . "seru pak Johan sambil menepuk pundak Andrea


"lya pak.."seru Andrea


Pak Johan pun segera berangkat, tak lupa dia pun berpamitan kepada istri nya. Sebenar nya pak johan ikut keluar kota karna di suruh untuk merapikan rumah yang sudah dia siap kan untuk cinta pertama nya,bukan untuk membantu pekerjaan nya.


Tapi pak Johan tidak berani jujur kepada anak dan istri nya, dia takut kalau juragan Wijaya akan marah kepada nya. Makanya dia lebih memilih berpamitan untuk menemani juragan Wijaya di sana, selepas kepergian Pak Johan ke luar kota Andrea langsung keluar dari kamar nya.

__ADS_1


"Anak ibu sudah tampan sekali, mau kemana? "seru bu Neni


"Mau ke toko bu, mau beli perlengkapan kuliah.Soal nya tiga hari lagi sudah harus datang ke universitas buat lapor diri bu."seru Andrea


"Baiklah, kalau begitu kamu sarapan dulu."seru bu Neni


Andrea pun menurut, dia langsung saja duduk dan menikmati sarapan pagi nya.Bahkan dia memakan sarapan pagi nya dengan sangat lahap, Bu Neni hanya tersenyum melihat tingkah laku Andrea.


Setelah selesai sarapan, Andrea langsung berpamitan kepada bu Neni.


"Bu, aku berangkat dulu ya.Aku juga mau sekalian ke rumah Elis, mau ngajakin dia. Siapa tahu dia juga membutuhkan sesuatu untuk keperluan kuliah nanti.."seru Andrea


"Elis yang butuh sesuatu atau kamu yang membutuhkan Elis? "seru bu Neni


Andrea menggaruk tengkuk leher nya yang tidak gatal karna ketahuan modus nya "Ah, ibu tau aja. Ibu mau sekalian berangkat kerja bareng aku ngga? "seru Andrea


"Tentu nak, tunggu ibu di depan. Ibu mau ambil tas ibu dulu.."seru bu Neni


"lya bu"seru Andrea


Andrea pun segera berjalan ke depan, dia mulai menyalakan motor nya sambil menunggu ibu nya.Setelah ibu nya datang, Andrea pun langsung mengajak nya untuk berangkat.


"Hati hati kerja nya ya bu, nanti kalau mau pulang telpon aku biar langsung di jemput."seru Andrea


"lya sayang, kamu buruan pergi temuin Elis gih.Nanti dia keburu pergi nyari cowok lain loh.."seru bu Neni


"lbu,,,!!Jangan bicara sembarang seperti itu. "kesal Andrea


"lya maaf,ibu hanya bercanda nak. "seru bu Neni sambil mengusap rambut Andrea


Andrea pun segera melajukan motor nya ke rumah Elis, tak berselang lama dia pun sampai di rumah Elis.Saat Andrea tiba di rumah Elis, dia merasa sangat heran.


Karena rumah Elis terlihat sangat sepi,pintu rumah nya juga di gembok.Andrea turun dari motornya dan langsung melihat pintu rumah Elis, dia ingin memastikan benar tidak nya rumah Elis di gembok.


Dan benar saja, pintu rumah Elis kini sudah di gembok.


"Apa Elis pergi? Kenapa rumah nya pake di gembok segala? "tanya Andrea pada diri nya sendiri


Andrea merasa sangat bingung, karna tak biasa nya rumah Elis di gembok seperti itu. Andrea pun memutuskan untuk pergi ke warung makan nya bu Yanti, dia berharap Elis ada di sana bersama ibu nya.

__ADS_1


Dengan cepat Andrea melajukan motor nya, dia ingin segera menuntaskan kan rasa penasaran nya. Lima belas menit berlalu, dan sampailah dia di warung makan pengkolan bertulis kan Warung Makan Sederhana.


Seperti rumah Elis, di sana nampak sepi dan pintu nya pun di gembok. Andrea merasa semakin heran, dan dia menjadi panik. Andrea pun mulai bertanya tanya dalam hatinya, pikiran nya pun kini jadi kacau.


Saat Andrea sedang memandangi warung makan bu Yanti, tiba tiba ada orang yang datang.Melihat Andrea yang terlihat sedang melamun, dia pun langsung menepuk pundak Andrea. Andrea nampak kaget, tapi dengan cepat Andrea bertanya pada orang tersebut.


"Maaf, bapak siapa ya? "tanya Andrea


"Saya pemilik baru tempat ini,nama saya Yanto ."seru orang tersebut yang tak lain adalah tetangga bu Yanti


Andrea mengernyit kan dahi nya "Maaf pak, saya ngga paham dengan ucapan bapak. "seru Andrea


"Warung makan ini tadi nya milik bu Yanti, tapi dua hari yang lalu tempat ini sudah saya beli."seru pak Yanto


"Bapak tidak bercanda kan? "seru Andrea


"Tentu saja saya tidak bercanda , Bu Yanti menjual rumah dan warung makan milik nya ke pada saya. Dia bilang mau memulai hidup nya yang baru di luar kota, dan ingin memulai usaha nya yang baru."seru pak yanto


Otak Andrea mendadak buntu, kaki nya terasa lemas. Tubuh nya seakan susah untuk di gerakan, air mata nya pun langsung meluncur bebas.


Si bapak pemilik baru warung Bu Yanti pun merasa sangat bingung, dia sedang menebak benak sebenar nya apa yang sedang terjadi.


Dia memandang Andrea dengan rasa iba, dengan cepat orang itu pun memamah Andrea yang terlihat limbung.


Andrea hanya duduk terdiam di bangku depan warung bu Yanti, tatapan mata nya terlihat kosong dan wajah nya terlihat begitu menyedih kan.Andrea nampak terkejut dengan apa yang baru saja dia dengar..


-


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..


TBC

__ADS_1


__ADS_2