
Now Loading...
Rio, Heri, Mirhan, Helena, dan Arif menunggu di belakang panggung. Sebelumnya di layar dimunculkan video singkat mengenai tim esport Shark Station. Dengan logonya. Kaos tim mereka berwarna biru tua dibalut warna putih, yang mendesain kaos ini adalah Mirhan.
Semua penonton bertepuk tangan melihat prestasi tim itu. Tim Shark Station adalah tim Dotha 2 yang sangat terkenal di Indonesia. Tim itu berhasil menembus turnamen Dotha 2 World Champions pertama kalinya dari Indonesia. Fans dari Rio sebenarnya sudah menunggu sangat lama untuk kembalinya tim terhebat ini.
"Ketua tim Shark Station adalah SuperSonic…" ucap voice over memperkenalkan Rio.
"SuperSonic!..." terdengar teriakan dari penonton yang riuh.
"Wakil ketua tim Shark Station adalah Werewolf…" voice over memperkenalkan Mirhan.
"Werewolf!...ganteng!..." teriak para cewek pada Mirhan.
"Anggota tim Shark Station ialah Teslater," voice over memperkenalkan Heri.
"Teslater!..." penonton kembali bersorak.
"Selanjutnya salah satu anggota tim Shark Station yang sudah memiliki istri ialah Hercoles…" ucap voice over memperkenalkan Arif.
"Halo om!..." teriak penonton sambil bercanda.
"Terakhir satu-satunya cewek dan anggota baru di tim Shark Station dia adalah Atena21…" ucap voice over.
"Atena21 ternyata juga masuk tim ini!..." seru salah satu penonton.
"Ini adalah tim esport terbaik yang pernah ada…" ucap yang lain lagi.
"Dan inilah tim Shark Station!..." seru voice over. Semua penonton bertepuk tangan bersorak riuh.
Rio, Hanna, Mirhan, Heri, dan Arif memasuki panggung. Semua penonton bersorak meriah saat melihat mereka muncul. Mereka melambaikan tangan kepada seluruh penonton yang ada disana. Sementara Heri hanya melambaikan tangan saja. Sementara Rio, Hanna, Mirhan, Arif tersenyum pada seluruh penonton yang ada disana.
"Halo tim esport Shark Station...apa kabar?" sapa seorang host pada mereka saat mereka sudah duduk di bangkunya.
__ADS_1
"Baik...sangat baik…" jawab Rio.
"Mungkin banyak yang bertanya seperti ini, kenapa lo pengen menghidupkan lagi tim esport Shark Station ini setelah sekian lama gak mengikuti turnamen lagi?" tanya host langsung to the point.
"Gue pengen ngerasain lagi panasnya turnamen Dotha 2, sebab pasti lebih seru dari beberapa tahun yang lalu," jawab Rio dengan tersenyum.
"Apakah kemunculan kalian hanya sebagai peramai turnamen Dotha 2 ini?" tanya host dengan sinis.
"Sama sekali gak...sebab kami mempersiapkannya dengan serius, kami mulai berlatih dengan serius lagi untuk turnamen ini," jawab Mirhan yang duduk disebelah Hanna.
"Apa target kalian untuk turnamen ini?" tanya host pada mereka.
"Tentu saja target kami menjadi juara di turnamen ini," jawab Heri dengan mantap.
"Tapi kalian tau kan tim-tim baru selain kalian sudah banyak bermunculan?...ditambah lagi tim yang pernah SuperSonic tinggalkan menjadi tim langganan juara, apakah kalian yakin bisa mengalahkan tim itu?" tanya host dengan mendetail.
"Kemungkinan kami bisa menang masih ada, kami percaya tim yang menjadi juara di turnamen ini adalah tim yang memiliki strategi dan skill yang luar biasa," jawab Rio dengan serius.
"Oh...begitu ya?..." ucap host menanggapi dengan serius. "Apakah kamu akan bermain seperti caramu bermain di tim thunderstorm?" tanya host penasaran pada Rio.
"SuperSonic, kami sudah mengenal tiga Player lama di tim Shark Station, yaitu Teslater, Werewolf, dan Harcoles, kenapa lo ngajak Atena21 untuk ikut gabung di tim ini?" tanya host pada Rio terlihat sangat penasaran.
"Atena21 adalah player yang memiliki skill yang bagus, dan mudah beradaptasi dengan tim, gue yakin dia akan menjadi salah satu andalan kami," jawab Rio memuji Hanna.
"Apakah lo mengajaknya karena dia pacar lo?" tanya host sambil tersenyum.
"Seandainya dia bukan pacar gue, dia pasti akan gue ajak juga, sebab selama ini gue battle turnamen melawan dia, itu adalah saat yang paling sulit buat gue, bahkan dia mampu mengalahkan gue dalam beberapa game," jawab Rio dengan mantap.
"Atena21, kenapa lo menerima tawaran SuperSonic buat masuk tim esport yang bisa dibilang tim baru lagi? sementara kami tau lo selama ini sangat susah diajak gabung dalam tim esport lain," pertanyaan host membuat Heri kesal.
"Karena sebenarnya gue pengen mengikuti turnamen sebagai satu tim dengan SuperSonic, bukan sebagai musuh yang selama ini gue jalani," jawab Hanna sambil tersenyum ke arah Rio.
"Begitu ya?" ucap host menanggapi jawaban Hanna.
__ADS_1
"Ya... " jawab Hanna singkat.
"Terus Werewolf, bukankah selama ini posisi lo di perusahaan Megawave sangat tinggi? Kenapa lo masih mau gabung di tim ini?" tanya host pada Mirhan.
"Sebenarnya yang membujuk SuperSonic untuk menghidupkan tim ini lagi adalah keinginan gue juga, sebab kami sudah lama gak ngerasain atmosfer turnamen Dotha 2 yang kami tinggalkan," jawab Mirhan sambil tersenyum.
"Harcoles, bukankah lo sudah memiliki keluarga?...terus bagaimana pendapat istri lo dengan keputusan lo untuk bergabung di tim Shark Station kembali?" tanya host pada Arif.
"SuperSonic dan yang lainnya membantu gue menjelaskan kepada istri, terlebih lagi gue di tim ini juga bekerja sambil menjalani hobi gue bermain game," jawab Arif dengan santai.
"Harusnya sekarang lo udah mendapat izin dari istri kan?" tanya host meyakinkan.
"Ia...sudah...sebab istri gue bukan istri yang melarang hobi dan pekerjaan suami," jawab Arif sambil melihat istri dan anaknya yang berdiri di antara penonton.
"Bagaimana dengan lo Teslater? Apa alasan lo masih ingin ikut di tim ini?" tanya host ke Heri.
"Gue dipaksa Mirhan dengan cara yang licik," jawaban Heri membuat penonton terkejut. "Tapi gue senang bisa kembali bermain bersama mereka, ditambah lagi skill Atena21 bukan tipe pemain yang akan merepotkan tim," ucapnya menambahkan.
Semua tersenyum mendengar ucapan Heri yang terlalu jujur. Sedangkan teman-temannya di tim sudah terbiasa mendengar ucapan itu dari mulut Heri. Dia bukan tipe orang yang suka bermanis-manis di hadapan orang lain.
"SuperSonic, apa yang ingin lo sampaikan pada fans lo dan fans tim Shark Station?" tanya host pada Rio.
"Gue ingin mengucapkan banyak terima kasih selama ini mendukung gue setiap turnamen dan gue mohon dukungannya lagi untuk tim Shark Station agar kami bisa meraih juara," jawab Rio sambil tersenyum.
Setelah wawancara itu mereka membagikan kaos dan stiker tim Shark Station untuk para fans mereka. Banyak sekali fans yang berebut ingin mendapatkan kaos dan stiker mereka. Mereka juga harus melayani fans yang ingin berfoto dengan mereka. Acara hari ini berjalan lancar tanpa ada halangan. Sementara tim Thunderstorm berdiri dengan sinis memperhatikan calon saingan mereka di turnamen.
"Ternyata dia sudah siap dengan timnya?..." ucap Mikel sambil melirik ke arah tim Shark Station.
"Ini akan menjadi turnamen yang menarik," ucap Yoda yang bersemangat.
"Terus apa target kita di turnamen ini?" tanya Erwin pada Mikel.
"Target kita adalah mempermalukan Rio dan tim Shark Station," jawab Mikel dengan tersenyum sinis.
__ADS_1
Bersambung…