Game Lover

Game Lover
Bab. 44 Kemenangan Ini untuk Rio


__ADS_3

Now Loading…


Seluruh penonton bertepuk tangan dengan riuh, sehingga area battle menjadi lebih rame. Diantara mereka meneriakkan nama Rio, Hanna, Mirhan, Arif, dan Heri. Tidak ada yang mengetahui berita mengenai Rio yang harus absen hari ini, karena dia terbaring di rumah sakit. 


"Jadi hari ini kita akan kembali melihat battle yang sangat seru di Dotha 2...antara tim Blue Lion versus tim Shark Station…bersama saya Hime…" ucap caster tetap yaitu Hime. "Info terakhir yang kami dapat...dalam battle kali ini Rio terpaksa absen karena mengalami kecelakaan...makanya dia harus digantikan oleh Rasya...dengan nickname Tifa7…" tambahnya menjelaskan. 


"Ya! …" seru penonton sangat kecewa. 


"Tapi kalian tenang aja...sebab keadaan Rio sudah membaik…" ucap Hime menenangkan penonton. 


Tim Blue Lion masuk dipimpin oleh Erika berjalan di depan. Kemudian tim Shark Station dipimpin oleh Hanna dan Rasya yang berjalan di depan. Semua penonton bersorak sangat meriah melihat kemunculan tim Shark Station dan tim Blue Lion.Hanna dan Erika lalu bersalaman untuk mewakili tim mereka masing-masing. 


"Bermain dengan serius ya?..." pinta Hanna pada Erika sambil menyalami lawannya. 


"Begitu juga dengan lo…" jawab Erika sambil menyambut salaman dari Hanna. 


Setelah bersalaman mereka lalu kembali ke base mereka masing-masing. Hanna terlihat sudah siap memasang headsetnya. Sementara Rasya yang baru pertama kali mengikuti turnamen ini, sedang mengecek mouse, keyboard, dan headsetnya. Dia mengikat rambutnya yang panjang agar tidak mengganggu saat dia bermain.


"Ini adalah pertama kalinya Peri Cahaya Dotha 2 melawan Ratu dan Putri Dotha 2…" ucap Hime bersemangat sekali. "Apakah mereka sudah siap?...oh...nampaknya belum…" keluhnya kemudian. Dia tetap menunggu sampai tanda bahwa battle akan segera dimulai. "Battle akan segera dimulai dari hitungan 3...2...1...mulai…" serunya bersemangat. 


Rasya langsung melaju dengan santai menyusuri hutan mencari minion agar bisa up level. Sementara Hanna mengambil jalur yang berbeda dengan Rasya. Heri, Arif, dan Mirhan bermain bergantian menemani Hanna dan Rasya, kalau saja ada musuh yang menyerang mendadak. 


Dari suara headset mereka terdengar arahan dari seseorang. "Mir...lo coba gabung sama Arif...biar Hanna dan Rasya…" ucap suara itu memberi arahan. 


"Oke...sip…" jawab Mirhan sambil tersenyum. 


Tim Blue Lion belum ada terlihat, sepertinya mereka juga sedang farming. Hanna dengan sabar farming menunggu hero musuh muncul satu-satu. Rupanya tim musuh juga bermain menunggu pergerakan tim lawannya. 


"Rif...hero lo tebal gak?..." tanya seseorang dari sambungan voice chat tim. 

__ADS_1


"Gak terlalu juga sih…" jawab Arif sampil fokus ke permainan. "Emang kenapa?..." tanyanya kemudian. 


"Lo coba pancing...tapi yang lain harus siap...ulti saat Arif  dikeroyok…" perintah suara misterius. 


"Lo pengen ngorbanin gue?..." tanya Arif tidak terima. 


"Darah lo tebal kan?..." tanya sura itu membuat Arif terpaksa mengalah. 


"Iya...iya...gue maju…" jawab Arif karena sangat terpaksa. 


"Mir...Her…lo berdua siapin ulti bantu Arif saat yang lain datang...Rasya...lo pake hero pengaitkan?...lo tarik Arif saat power musuh sudah habis…" sura itu mengarahkan dengan lugas pada tim Shark Station yang sedang bermain. "Rif...lo pake spell darah...buat darah lo makin tebal…" perintah suara itu pada Arif. 


"Siap!..." ucap mereka serentak. 


Arif segera berjalan maju diikuti Mirhan dan Heri. Sementara Hanna tidak ikut membantu Arif, dia diminta Rio untuk push bagian atas. Arif sudah farming sampai heronya sudah mencapai level 6. Dia berusaha senormal mungkin memancing musuh maju. Dia menghajar beberapa Minion agar mereka berfikir dia sendirian. 


Hanna juga sudah mulai maju, tapi dia kadang mundur agar tidak terjebak oleh musuh. Selama hero miliknya memiliki skill teleportasi, dia tidak akan terlalu sulit untuk kabur. Skill hero milik Hanna bisa memindahkan hero teman ke base, bisa mengganti posisinya dengan hero temannya, dan bisa berganti posisi dengan hero musuh. 


Arif sudah masuk untuk menyerang base musuh bersama minionnya. Sementara saat itu juga Hanna sedang menyerang base musuh. Ternyata prediksi mereka semua salah. Musuh sudah menunggu Hero milik Hanna. Hero pertama kali muncul adalah hero milik Erika yang siap menghajar Hero milik Hanna. 


"Sialan!..." Seru Hanna kemudian. "Gue yang dikeroyok…" ucapnya lagi. 


"Santai Na...gue kesana…" ucap Rasya lalu heronya menyaperi hero milik Hanna. 


"Rif…" ucap Hanna kemudian. 


"Apaan?..." jawab Arif. 


"Sorry ya?..." ucap Hanna sambil tersenyum. 

__ADS_1


"Sorry kenapa?..." Arif terdengar bingung dengan ucapan Hanna. Tiba-tiba heronya berganti posisi dengan Hanna. "Anjir...gue jadi tumbal dong…" 


"Hahaha…" Mirhan tertawa puas melihat aksi Hanna. Begitu juga Heri yang tadinya nungguin Arif. 


"Eh...lo pada jangan ketawa aja...tolongin gue…" ucap Arif terdengar kesal. 


"Oke...kami datang…" ucap Heri lalu menuju posisi Arif dikeroyok herp musuh. 


Hanna dan Mirhan juga ikut menyusul kesana. "Cepat pake spell darah lo…" ucap suara yang mengarahkan mereka. 


"Udah...dari tadi…" jawab Arif sudah gugup. 


Saat musuh sudah mulai mulai ulti tiba-tiba Rasya menarik Arif lalu Mirhan membuat blokade pada hero lawan agar tidak bisa lari. Hari dan Arif lalu balas ulti pada hero musuh mereka termasuk Erika. Hanna langsung meng healing Hero Arif dari belakang. Akhirnya hero musuh mati semua dengan kombinasi dari Rasya, Mirhan, Hanna, Heri, dan Arif. 


Setelah itu pertandingan menjadi lebih seru lagi sebab tim Shark Station berhasil mencuri tower musuh yang mati. Mereka berhasil sedikit demi sedikit maju ke depan. Hanna kali ini bermain lebih OP (Over Power) dari biasanya. Dia mendapat rank tertinggi dalam battle. Tim Blue Lion bukan tanpa perlawanan, sebab Erika dan timnya berhasil mencuri tower milik tim Shark Station.


Hanya saja kali ini seluruh Anggota dari tim Shark Station sudah on fire. Mereka sudah menargetkan kemenangan sempurna untuk sahabat mereka yang dirawat di rumah sakit. Mereka memang ingin memberikan kemenangan ini untuk Rio, agar sahabatnya itu bersemangat untuk sembuh. Akhirnya tim Shark Station berhasil meraih kemenangan dalam battle kali ini. 


"Kerja bagus teman-teman…" ucap Suara yang mereka dengar dari headset. 


"Itu juga berkat lo juga bro…" jawab Heri sambil tersenyum. 


"Oh ya...sayang…" ucap Hanna kemudian. 


"Iya ada apa sayang?..." jawab suara itu. 


"Jangan lupa makan dan minum obat ya?...setelah ini gue akan nemuin lo di rumah sakit…" ucap Hanna mengingatkan Rio yang mendengarkannya dari sambungan suara Discord.


Rio yang saat ini masih di rumah sakit tersenyum. "Iya...gue tunggu ya sayang?..." jawabnya kemudian. Dia lalu melepaskan headset dan mematikan laptopnya. Dia bangga timnya bisa bermain bagus tanpa dirinya. 

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2