
Now Loading…
Akhirnya acara pertunangan antara Rio dan Hanna dimulai juga. Para undangan sudah mulai berdatangan ke gedung yang sedang mengadakan acara pertunangan. Rio dan Hanna sedang dirias di ruang rias pengantin. Mereka berdua terlihat sangat gugup di depan cermin.
"Tenang saja," ucap seorang perias menasehati Rio. "Ini baru pertunangan…" tambahnya lagi. "Pernikahan akan lebih menegangkan dari ini," mendengar itu Rio hanya bisa tersenyum masam.
"Wajar aja lo gak ngerasain...lo gak pernah bertunangan karena terpaksa kan?" maki Rio dari dalam hati.
Rio memakai batik berwarna biru muda dengan celana kain hitam dan sepatu pantofel berwarna hitam. Sementara Hanna memakai kebaya berwarna biru muda dengan rambut yang disanggul. Semua ini dipersiapkan oleh pak Meriady.
Rio sempat terpana saat melihat kecantikan Hanna yang berdiri di sampingnya. Dia tidak menyangka Hanna akan secantik itu saat didandani. Rio tersenyum memandangi calon tunangannya itu.
Pak Meriady menghampiri mereka sambil tersenyum lalu memeluk mereka berdua seperti anaknya. Dia kemudian berbisik pada Rio dan Hanna. "Kalian harus berusaha sekuat mungkin agar semua orang percaya bahwa kalian saling mencintai,"perintah pak Meriady pada Rio dan Hanna.
Di barisan undangan ada teman-teman Rio dan Hanna. Mereka terlihat sangat bahagia melihat Rio dan Hanna berjalan beriringan. Rio dan Hanna hanya bisa mengangguk tanda mengiakan. Mereka berdua mulai berakting seakan-akan mereka bahagia dengan acara ini. Rio menggandeng Hanna dengan mesra menuju tempat acara.
Mereka berdua menjalani seluruh susunan acara. Rio dan Hanna terlihat seperti pasangan yang saling mencintai. Seluruh undangan semuanya terpana melihat Rio dan Hanna berjalan.
Seluruh wartawan mengabadikan itu lewat kamera mereka. Ada yang merekam dan ada juga yang memfoto. Seluruh wartawan sibuk memberitakan mengenai pertunangan Rio dan Hanna.
Berita mengenai pertunangan Rio dan Hanna adalah berita yang ditunggu para gamer. Ada yang bahagia dan ada yang sedih karena idola mereka sudah memiliki bertunangan. Bahkan Hardi ikut merekam acara ini untuk dishare ke channel tim Shark Station.
Rio dan Hanna sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi setelah ini. Mereka kembali akan dikejar media untuk diwawancarai. Ditambah lagi mulai dari sekarang mereka harus terlihat mesra di depan publik.
Akhirnya prosesi pemasangan cincin tunangan dimulai. Rio dengan sangat hati-hati memasangkan cincin tunangan ke tangan Hanna. Semua undangan bersorak menyaksikan itu.
Setelah itu acara dilanjutkan ke acara selanjutnya. "Mari kita ucapkan selamat kepada Rio dan Hanna, semoga berjalan dengan lancar hingga acara pernikahan mereka," ucap host acara di atas panggung. "Untuk menghibur tamu undangan, marilah kita dengarkan penampilan dari Anton dan Giovani," ucap host di iringi suara riuh penonton bertepuk tangan.
Gio yang meminta Anton untuk mengisi acara ini. Anton sangat sering tampil di cafe bersama Gio. Mereka mengajak pasangan mereka masing-masing yaitu Adelia dan Dea.
__ADS_1
Gio mulai bernyanyi diiringi petikan gitar dari Anton. Rio dan Hanna terlihat sangat menikmati lagu yang dinyanyikan Gio. Mereka kadang harus rela menemani keluarga dan teman-teman untuk berfoto bersama.
"Selamat ya Yo?..." ucap seorang cewek menghampiri Rio dan Hanna. Dia adalah Helena teman seasrama dan setim dengan Rio di tim Shark Station dulu. Dia datang bersama Heri untuk menghadiri acara pertunangan Rio dan Hanna.
"Lo apa kabar Helen?" Rio lalu bersalaman dengan Helena. "Sialan lo Her...kok lo gak cerita kalau lo dan Helena masih berhubungan?" Rio terlihat kesal pada Heri.
"Itu karena dia sedang sibuk untuk menjadi Voice Over sebuah iklan dan Voice Actor untuk beberapa anime...mana mungkin gue ajak dia gabung di tim Shark Station," jawab Heri menjelaskan.
"Paling gak lo ajaklah dia ke apartemen atau tempat latihan kita," ucap Rio menanggapi jawaban Heri.
"Lo berdua sudah jadian Her?" tanya mbak Manda sambil menggendong anaknya.
"Eh...ibu...apa kabar?" ucap Helena sambil mencium tangan mantan ibu gurunya waktu SMA dan guru yang bertanggung jawab di asrama Flower Garden.
"Gak usah panggil ibu, panggil mbak aja…" ucap mbak Manda sambil tersenyum. "Kalian berdua jadian?" tanyanya lagi mengulangi.
"Siapa yang nembak?" tanya Mirhan bersemangat.
"Paling Helena yang nembak," Arif ikut nyeletuk seolah menjawab pertanyaan Mirhan.
"Gak kok…" jawab Helena. "Heri yang nembak gue…" Helena terlihat tersenyum menjawab pertanyaan Mirhan.
"Tumben lo berani nembak cewek Her?" Rasya juga ikut gabung dalam pembicaraan ini.
Hanna hanya bisa tersenyum melihat reuni para anggota tim Shark Station. Dia tidak bisa mengikuti pembicaraan mereka. Hingga Rio yang memperkenalkan Hanna pada Helena.
"Oh ya Helen, kenalin dia Hanna anggota baru di tim Shark Station," ucap Rio memperkenalkan Hanna.
"Atena21, gue sering menjadi caster saat lo berdua battle di turnamen," ucap Helena sambil tersenyum. "Gak gue sangka lo berdua akhirnya pacaran, padahal gue selalu bilang ke teman gue yang juga caster, kalau lo berdua cocok banget," ungkap Helena bersemangat.
__ADS_1
Rio dan Helena tersenyum sambil saling berpandangan. Mereka merasa ingin tertawa karena Helena mengatakan mereka berdua cocok. Sebenarnya mereka melakukan pertunangan ini hanya karena kontrak dan perjodohan.
"Terima kasih," ucap Hanna menanggapi ucapan Helena. "Gue senang bisa berkenalan dengan lo Helena," ucapnya kemudian bersalaman dengan Helena.
"Gue juga senang bisa berkenalan dengan lo Na…" ucap Helena lalu cupika-cupiki dengan Hanna.
"Sekali-kali lo ajak kek Helena ke tempat latihan kita Her," pinta Mirhan pada Heri.
"Udah gue bilang kan tadi...Helena belakangan ini sibuk," Heri berusaha menolak.
"Oke deh...entar gue kesana…" ucap Helena menyetujui permintaan Mirhan.
Setelah tampil Gio dan Anton menghampiri Rio dan Hanna. Gio bergandengan dengan Adel dan Anton bergandengan dengan Dea. "Selamat ya Rio, Hanna," ucap Gio menyalami Rio dan Hanna. "Oh ya kenalin dia Adel…" ucap Gio memperkenalkan Adel.
"Cewek lo ya bro?" tanya Arif sambil nyengir.
"Baru usaha…" jawab Gio sambil tersenyum.
"Semoga sukses usahanya bro…" ucap Mirhan mengedipkan mata ke Gio (Kalau kalian membaca Novel Aku Bukan Diriku, kalian pasti tau siapa Anton, Dea, Gio, dan Adel).
"Dan lo bawa pacar juga Ton? Kenalin dong…" ucap Mirhan menyindir Anton, padahal dia sudah mengenal Dea karena Gio dan Dea sempat pacaran dulu.
"Apaan sih Mir?..." Dea merasa tersindir. "Becandaan lo jelek tau gak?" tapi Dea sama sekali tidak marah karena dia tau Mirhan hanya bercanda padanya.
Acara hari itu sangat meriah sekali, Hanna dan Rio berakting seolah mereka berdua sangat bahagia. Setelah acara benar-benar selesai, mereka berdua kembali duduk di dermaga. Sangat lama mereka tidak saling bicara. Mereka hanya memandangi kapal dan ombak.
"Kalau gue tiba-tiba suka sama lo gimana?" tanya Hanna membuat jantung Rio berdegup kencang.
Bersambung…
__ADS_1