
Now Loading...
3 hari setelah foto shoot iklan promosi game Shooter of War sudah dipasang. Wajah Rio dan Hanna terpasang di seluruh tempat mulai dari kereta api sampai iklan promosi di Utube. Masalahnya para fans Rio dan Hanna bukan membicarakan masalah gamenya, tapi mereka malah membicarakan kedekatan Hanna dan Rio.
Ditambah parah lagi moment saat Rio dan Hanna bermain game bareng tersebar di seluruh media massa. Itu membuat game Shooter of War semakin banyak dibicarakan banyak orang. Mereka juga penasaran dengan kebenaran kedekatan antara Rio dan Hanna.
Setiap hari Rio mendapat pesan chat dari fansnya dan fans Atena21. Mulai dari yang mendukung sampai yang menolak mereka jadian. Rio menjadi bingung menghadapi itu semua.
Berikut isi pesan chat yang masuk ke Rio. "Dari Satria : Ini beneran bang? Selamat ya?...
Dari Anton : Muka kayak lo pacaran sama Atena21? Jangan mimpi...
Dari Widya : Rio ku sudah punya pacar? Sejak hari ini aku berhenti menjadi fansmu...
Dari Gia : Selamat ya kak... Udah jadian sama kak Atena21..." itulah isi beberapa pesan yang masuk ke pesan chat Rio.
Sementara Rio hanya terduduk lesu bersandar ke dinding. Mirhan juga bingung kenapa gosip ini sampai bisa muncul. Dia sendiri tidak tahu siapa yang membuat gosip ini.
Tak lama kemudian masuk notifikasi FB di handphone Rio. Ada seseorang yang mengirimkan link. Rio langsung membuka link itu. Ternyata berisi video Berita Game Online yang terkenal di indonesia.
"Berikut ini ada berita yang cukup mencengangkan di dunia Esport, yaitu SuperSonic dan Atena21 kedapatan bertanding di luar turnamen, disini terlihat sekali kedekatan antara Rio yang memiliki nickname SuperSonic dengan Hanna yang memiliki nickname Atena21," Sekilas berita itu menunjukan pertandingan antara Rio dan Helena bermain ATR remake ditonton beberapa orang. "Selain itu Atena21 kedapatan nyawer Streaming pertama Rio dengan saweran 1.000.000 rupiah, ini membuat kecurigaan para fans tentang keduanya semakin besar, benarkah mereka berdua sudah berpacaran, atau ini hanya gimmick agar game yang mereka menjadi Brand Ambassador nya yaitu Shooter of War menjadi dibicarakan banyak orang," itulah isi berita yang diupload di Utube.
"Apa-apaan ini?" ucap Rio sambil melempar handphonenya ke kasur karena dia sangat kesal.
"Gue juga bingung, kenapa sampai sejauh ini?" ucap Mirhan juga bingung dengan apa yang terjadi.
Saat mereka sedang merenung, handphone Mirhan berbunyi. Itu adalah suara panggilan telepon dari whatsapp. Mirhan lalu mengecek siapa yang sedang menelponnya. Disana tertulis panggilan dari Hanna (Atena21).
"Hanna menelpon gue..." ucap Mirhan setelah melihat nama kontak yang menghubunginya.
"Ngapain lagi sih tuh cewek satu nelpon?" tanya Rio dengan kesel.
"Lo diem dulu...gue pengen mengangkat telepon dari Hanna," ucap Mirhan sebelum mengangkat panggilan dari Hanna. "Ia...ada apa Han?" ucap Mirhan setelah dia mengangkat telepon.
"Loudspeaker," ucap Rio kemudian. "Gue pengen denger..." tambahnya lagi.
"Ia...ia... Ini gue loudspeaker," ucap Mirhan lalu mengaktifkan loudspeaker pada handphonenya. Sekarang mereka berdua bisa berbicara dengan Hanna. "Ia...Han..." ucap Mirhan kemudian.
__ADS_1
"Sudah kelar?" tanya Hanna dengan kesal.
"Ia...udah...Rio tuh yang bikin ribet..." jawab Mirhan menyalahkan temannya.
"Gue mau nanya soal berita yang ada di Berita Game Online, yang buat berita gue pacaran sama tuh Jin Botol kalian ya?" tanya Hanna dengan lugas.
"Enak aja lo kalau ngomong!...gue mana mau bikin gosip murahan seperti ini!..." teriak Rio dengan kesal.
"Terus kalau bukan lo pada siapa lagi!..." tanya Hanna lagi dengan suara yang lebih keras.
"Gue juga gak tau..." jawab Rio bersikeras ini bukan ulah dia dan Mirhan. "Gue aja baru liat hari ini beritanya," ungkapnya dengan jujur.
"Gue juga gak tau siapa yang membuat berita ini," Mirhan ikut menjawab karena disini namanya dibawa-bawa.
"Jadi gue harus gimana dong?..." tanya Hanna yang merasa sudah cape.
"Kami juga bingung harus bagaimana? Sebab sampai sekarang handphone gue dan Rio diteror oleh fans dan Wartawan," ungkap Mirhan kemudian.
"Kayaknya kita harus ngomong," ucap Rio kemudian.
"Gue juga pengen begitu, tapi saat ini di depan rumah gue sudah ada wartawan," ucap Hanna menjelaskan.
"Lo gak pengen nyulik gue kan?" tanya Hanna terdengar agak khawatir.
"Eh Monyet Betina...ngapain juga kota nyulik lo? Gak ada juga untungnya buat kita," ucap Rio dengan kesel.
"Tapi gimana cara gue keluar dari rumah yah?" ucap Hanna sambil berpikir dengan keras.
"Di rumah lo ada jalan keluar lain gak? Jalan keluar yang tau hanya lo dan keluarga lo?" tanya Mirhan kemudian setelah dia berpikir dengan keras.
"Ada sih...tapi susah lewat sana kecuali ada membantu gue di luar," jawab Hanna terdengar ragu.
"Kalau gitu biar gue dan Rio yang jemput lo," ucap Mirhan tanpa persetujuan temannya mengambil keputusan.
"Kenapa gue juga harus ikut?" tanya Rio tidak sependapat dengan ide Mirhan.
"Ini juga masalah lo Yo..." jawab Mirhan Bersikeras.
__ADS_1
"Hmm...ya udah...kalau gitu..." ucap Hanna setuju dengan ide Mirhan. "Ini gue share location ya? Biar lo gak nyasar jemput gue," ucap Hanna sembari mengirimkan share locationnya.
"Cling..." handphone Mirhan berbunyi tanda ada notifikasi. Ternyata itu adalah share location dari Hanna. Dia lalu membuka isi notifikasi itu yang menunjukan arah jalan menuju rumah Hanna.
"Oke...sudah masuk," jawab Mirhan kemudian.
"Oke kalau lo sudah di area rumah gue kasih kabar ya? Biar gue arahin lo lewat belakang rumah gue," ucap Hanna sebelum sambungan telepon dimatikan.
"Lo yakin pengen ngomongin dengan tuh Monyet Betina?" tanya Rio pada Mirhan.
"Mau gak mau kita harus ngelakuin itu," jawab Mirhan dengan serius.
"Pertanyaan gue apakah pihak staf Megawave yang ngerencanain ini?" tanya Rio mulai berpikir.
"Tapi buat apa mereka melakukan itu?" tanya Mirhan dengan sangsi.
"Ya...apalagi kalau bukan buat Shooter of War supaya dibicarakan banyak orang..." jawaban Rio cukup masuk akal.
Mirhan terdiam sementara memikirkan apa yang diucapkan Rio. Dia sebenarnya juga memiliki pemikiran yang sama dengan sahabatnya itu. "Kalau seandainya itu benar, siapa yang memerintahkan mereka? sebab gue tau mereka gak bakalan mau melakukan itu, kalau gak ada yang memerintah," ucap Mirhan mencoba menguraikan semua ini.
"Yang pastinya gara-gara gosip budukan ini, hidup gue menjadi kacau," ucap Rio dengan kesal.
"Emang lo sama sekali gak ada hati buat Hanna?" Mirhan bertanya pada Rio dengan serius.
"Hanna memang cewek yang cantik dan salah satu Pro Player yang pintar..." Rio mengungkapkan pujiannya pada Hanna. "Tapi hati gue sudah dimiliki seorang cewek teman masa kecil gue, yaitu Anna," ungkapnya pada Mirhan.
"Emang lo yakin tuh cewek masih sayang sama lo?" tanya Mirhan sangsi dengan yang Rio ucapkan.
"Gue harap begitu..." jawab Rio sambil tersenyum.
***
"Hachim!..." terdengar suara bersin keluar dari mulut Hanna.
"Ada apa cah ayu?" tanya seorang pembantu pada Hanna.
"Gak tau bi...kayaknya ada yang omongin Hanna deh..." ucap Hanna sambil memegangi hidungnya.
__ADS_1
Bersambung...