
Ketika aku menoleh ke arah Siska untuk mencari tahu penyebabnya.
"Ini benar-benar buruk, Jean. Sepertinya kita sudah dijebak!"
Entah kenapa seperti aku merasa Siska agak panik dalam beberapa alasan.
Tapi, sebelum aku berhasil mendengar jawaban dari pertanyaanku, wanita bernama Ellen tersebut yang sudah menemukan kami menekan pilihan [Setuju] segera maju sambil tertawa bahagia.
"Kalian sudah berada dalam kendaliku sekarang! Jadi, pastikan kalian menghiburku dengan baik!"
Pertama-tama, aku menangkis serangan yang datang dengan perisai lalu membuat pedangku beradu ketajaman dengan pedang milik Ellen.
Sementara Siska yang menggunakan senjata jarak jauh seperti busur panah segera mundur untuk mencari lokasi yang sempurna untuk membidik ...
"Huh, Jean? Aku tidak bisa mengenai dia jika kamu menghalangiku."
Aku melihat Siska kesulitan pada bagian menentukan sasarannya, dan ketika panah itu dilepaskan dari busur.
"Hohoho ... Gadis kecil, kamu akan menjadi perisaiku."
"Apa?"
Panah yang sudah meluncur itu tepat mengenai perutku setelahnya, setelah wanita itu melakukan sesuatu pada tubuhku.
...----------------...
• [Terkena Damage]
[HP -15000]
"Sis-siska?!"
"Aku minta maaf!"
Sementara aku yang masih tertusuk oleh busur.
"Tidak akan aku biarkan setelah skill ku berhasil membuatmu mematung!"
• [Terkena Damage]
[HP -7000]
• [Terkena Damage]
[HP -5000]
Aku langsung dihujani oleh rentetan tendangan dan tebasan pedang dari segala penjuru oleh Ellen.
Itu bahkan lebih brutal dari yang aku kira.
Dia tidak memberiku kesempatan untuk menghindar, bahkan menangkis pun aku cukup kesulitan karena tertahan oleh sesuatu yang terasa berat.
"Jean!"
__ADS_1
Siska yang melihat keadaanku berniat untuk mendekati, tapi itu kemudian terhalangi oleh Ellen yang mengeluarkan api yang menyembur tepat ke tempat Siska berada.
Siska melompat untuk mencari lokasi bersembunyi, sementara Ellen terus melanjutkan serangannya kepada ku hingga batas tertentu.
"Ho, sepertinya kamu masih bisa bertahan, meskipun dalam pengaruh skill [Ballast] dan [Shifters]. Menarik, menarik. Aku menjadi penasaran dengan skill apa yang kau miliki. Pastinya itu sangat berharga, bukan?"
Mataku kemudian bertemu dengan mata dia, untuk aku kemudian menyadari dia melakukan [Appraisal] dan membaca status kemampuanmu.
Berbagai ekspresi kemudian muncul dari wajah wanita tersebut, sebelum aku melihat lidah di dalam bibir dia yang keluar seperti menikmati itu.
Aku yang merasa ini cukup tidak adil, jadi aku melakukan sesuatu.
"[Appraisal]!"
Aku mencoba untuk membaca balik, tapi setelahnya itu seperti diblokir oleh sesuatu.
Ellen yang menyadari itu terkekeh.
"Percuma, kau tidak akan bisa melakukannya karena aku memiliki [Block Appraisal] yang lebih baik darimu."
Jadi, ini sia-sia, ya?
Lalu, uhmmm ... Sepertinya aku tidak memiliki cara lain selain mengatasi skill yang dia sebut sebagai [Ballast] itu.
"Mungkin aku bisa menggunakan [Mengurangi] untuk menurunkan tekanan yang dihasilkan dari skill tersebut?"
Dan ketika aku melakukannya.
Fumu, mengabaikan reaksi tidak percaya Ellen, aku tersenyum bahagia ketika tubuhku bisa digerakan lagi.
Jadi itu berhasil?
Yah, meskipun MP aku berkurang cukup banyak.
Itu akan menjadi sesuatu yang baru untuk aku ketahui.
"Jadi selain mengurangi berat senjata, aku juga bisa menggunakannya untuk mengurangi keefektifan skill seseorang."
Contohnya menurunkan tekanan yang dihasilkan oleh [Ballast] secara drastis hingga itu membuatnya menjadi melemah.
Namun, terlepas dari itu, ternyata MP yang dikonsumsi ternyata tidak main-main.
Lalu, yah ... Tebak apa yang akan terjadi setelah Ellen mengetahui aku yang berhasil bebas sekarang?
"Sungguh mengejutkan, tapi jangan berfikir ini sudah berakhir."
Dia kemudian berlari ke arahku sambil memegangi senjata dia.
Oh, tentu saja. Seperti yang diharapkan dari bertemu dengan seseorang yang sudah mencuri banyak skill pemain lain.
Ellen langsung menghujaniku dengan berbagai teknik yang salah-satunya aku kenali merupakan bagian dari party Holy Knight.
"Holy Sword!"
__ADS_1
Pedang yang berada di tangannya memutih lalu mengeluarkan cahaya sebelum area di bawah kakiku menyala.
"Hmmm?"
Ketika aku menyadari ada perubahan dalam lingkunganku, Ellen segera mengambil kesempatan itu untuk maju.
"Kali ini akan aku pastikan kau tidak bisa lolos!"
Ellen mengayunkan pedang mengikuti garis vertikal, aku buru-buru melakukan pencegahan.
"Sword Master!"
Karena dia menggunakan skill serangan seperti itu, maka aku akan mengatasinya dengan skill yang mungkin bisa mengimbangi.
Pedang kami kemudian saling berbenturan sebelum keduannya sama-sama terpukul mundur.
"Tidak mungkin! Aku tidak percaya bahwa teknik itu bisa gagal!"
Aku tersenyum polos.
"Aku juga baru pertama kali menemukan seseorang bisa menahan serangan skill [Sword Master] ku lalu ... Emmm, bagaimana jika kita memulainya lagi?"
Yah, karena MP ku masih banyak, maksudku Sword Master memang menghabiskannya cukup banyak, namun itu masih menyisakan sebagian besar jumlah MP yang dibutuhkan.
Kemudian, Ellen mungkin lebih tinggi levelnya, tapi kurasa tidak jika mengenai poin status lain.
"Etto, sepertinya aku akan memulainya dari Double Attack."
Sederhana saja, aku hanya perlu menyerang dan menyerang sampai HP dia berkurang meskipun secara bertahap.
Ellen segera menangkis serangan itu dengan satu pedang, namun aku yang kemudian melihat sebuah celah yang Ellen tidak perhatikan.
"Posion Arrow!"
Panah yang tiba-tiba dilepaskan oleh Siska dari arah yang jauh berhasil mengenai punggung Ellen, sebelum wanita yang terluka itu bergerak mundur sambil mencabut benda yang menusuk tubuhnya.
"Jean, maaf aku terlambat!"
"Ummm ... Tidak masalah."
Aku menggelengkan kepala sambil melihat Ellen yang berwajah bermasalah karena aku kedatangan bala bantuan.
Aku tahu itu akan menyulitkan baginya, tapi aku merasa ini akan berakhir seperti yang kami harapkan.
Aku kemudian berlari bersamaan dengan Siska yang menyiapkan panah sihir nya lagi untuk mengambil kesempatan mendaratkan lebih banyak tusukan di tubuh Ellen.
Tapi, tentu saja. Itu tidak seperti semulus yang kami kira, sebelum wanita itu terlihat mengeluarkan sesuatu berwarna bola energi besar dari atas kepala.
"Fire Attack!"
Aku tidak membiarkan itu terjadi, jadi dengan skill yang baru kupelajari dari mengalahkan salamander aku gunakan untuk membuat Ellen gagal mengaktifkan skill itu.
__ADS_1