
"Oh, jadi begitu. Dia, maksudku Neon bisa menerbangkan kita ke lokasi persembunyian naga?"
"Sarang naga tepatnya. Kita akan menyerbu dia sebelum makhluk itu menyerang desa lagi."
Nah, pada bagian ini aku buru-buru menghentikannya.
"Etto, bisakah kita menunggu sampai teman ku datang untuk membantu?"
Rendy menggelengkan kepala.
"Tidak ada waktu. Atau, kamu berniat membiarkan desa itu dibakar lagi?"
Sekarang mataku melebar dengan sendirinya.
Aku menundukan kepala.
(Dia ada benarnya juga.)
Jika aku mengambil lebih banyak waktu untuk menunggu, bisa saja naga mengambil inisiatif lagi untuk menyerang desa.
Dan ketika itu terjadi, aku tidak tahu harus berbuat bagaimana.
"Jadi kita akan menghabisi mereka sampai ke akar-akarnya. Ayo, Neon akan membawa kita ke tempat naga berada."
Neon, seekor griffin yang bisa terbang itu menunduk sebelum Rendy naik di punggung dia.
"Kamu juga."
Rendy menepuk punggung di bagian belakang makhluk itu.
"Permisi?"
Tunggu, ini ...
"Apakah kamu berniat untuk membuatku naik itu bersama denganmu?"
Rendy menggangukan kepala.
"Kupikir begitu. Saa, cepatlah naik sebelum kamu membuang-buang waktuku."
Aku mengembungkan pipi. Tapi bukan itu masalahnya.
Ini akan menjadi perjalanan yang akan membuat kami berada dalam jarak berdekatan.
Aku kemudian menepis pikiran itu dengan cepat. Ah, tidak ada waktunya memikirkan ini, keselamatan para warga adalah prioritas!
"Aku mengerti!"
...----------------...
"Semoga aku tidak terlambat."
Siska yang berlari sekuat tenaga dengan busur di punggungnya melewati setiap jalanan yang dia temui.
(Ini akan menjadi masalah jika aku tidak memberitahunya tentang gunung itu yang memiliki raksasa yang tertidur!)
Siska mulai menyesal sekarang karena terburu-buru mengakhiri obrolan sebelumnya.
__ADS_1
Dan ketika dia mencoba untuk menghubungi Jean lagi dengan panggilan.
"Dia tidak menjawabnya?!"
...----------------...
"Duh, maafkan aku, Siska. Aku tidak tahu harus mengatakan apa karena tidak mendengarkan perkataanmu."
Aku menghela nafas sambil menekan [Tolak] atas permintaan dia untuk memulai panggilan suara.
Sebenarnya aku tidak ingin membuat dia khawatir atau bagaimana, tapi aku merasa inilah yang terbaik.
"Ada apa?"
"... Tidak."
Aku menggelengkan kepala.
Karena tidak mendapat jawaban yang dia cari.
"Ngomong-ngomong kita sudah berada di wilayah pinggir gunung."
Rendy menunjuk ke satu arah.
Disana, di bawah aku sekarang adalah sesuatu yang dipenuhi dengan pohon lalu bebatuan.
"Di bagian tertentu paling atas adalah tempatnya, ada lubang yang akan membawa kita ke sarang naga. Setidaknya beberapa teman kecil ku sudah memastikan itu."
"Teman kecilmu?"
Rendy kemudian menunjukan sesuatu yang aku kenali sebagai seekor burung.
(Beast Tamer: Penjinak Binatang.)
"Setidaknya itulah yang aku dapat dari skill unik. Lalu, kita akan mendarat sekarang."
Aku mengangukan kepala.
Setelah itu Neon menukik dengan tajam sebelum mendaratkan kami.
...----------------...
"Itu cukup besar untuk sebuah ukuran sebuah gua."
Aku menoleh itu tidak percaya, dihadapan kami itu memang lubang dan lubang besar tepatnya.
"Benar, kan? Mereka pasti menyimpan sesuatu selain naga."
Entah kenapa aku merasa Rendy sedikit bersemangat tentang itu.
Eh, kenapa dia bisa tahu?
Dia kemudian mengajak ku untuk masuk kesana.
"Oh, lalu ... Buang saja perisai sampah itu. Mereka tidak akan berguna terlalu banyak."
Rendy menunjuk ke tameng rusak ku, aku menoleh kesana.
__ADS_1
Mereka memang hancur dalam serangan dahsyar naga di desa, lalu ...
"Eh?!"
Rendy yang melihat aku tidak rela untuk melakukannya menghela nafas sebelum melemparkan sesuatu padaku.
Aku tidak susah payah menangkapnya karena itu cukup besar, lalu berbentuk bundar juga.
"Ini adalah ..."
• Perisai Anti Api
》 Perlindungan api: 1000000
"Benar ... Itu adalah item langka dan langka. Kamu boleh memakainga."
"Tu-tunggu sebentar."
Jika dia berkata aku boleh menggunakannya.
"Tentu saja, jika mereka rusak berat kamu harus mengganti rugi."
Aku mengembungkan pipi dalam perkataan Rendy tersebut.
"Jika begini lebih baik aku tidak menggunakannya."
"Oh, apakah kamu yakin dengan itu? Yah, tentu aku akan merasa diuntungkan karena akan memiliki kesempatan untuk mengambil drop item dari pemain kuat. Lalu ..."
"Jangan katakan itu lagi ..."
Aku dengan terpaksa mengambil benda itu.
Meskipun setelahnya aku akan berhutang kepada cowok ini.
Rendy kemudian melemparkan benda yang lain ke wajahku.
"Eek!"
"Juga, pakailah mantel ini."
Aku buru-buru mengambil pakaian itu dari menutupi pandanganku, uhmmm ...
"Apakah mereka juga tahan api?"
"Ya, setidaknya begitu. Tapi dalam beberapa kasus, contohnya terkena api dalam jumlah yang luar biasa banyak ..."
"Apakah seratus ribu?"
"Tiga ratus ..."
Oh, tentu. Itu adalah jumlah yang diperlukan bagiku untuk bisa tahan dari damage yang dihasilkan oleh naga.
"Mereka dihargai jutaan emas atau lebih. Nah, karena sekarang kamu memiliki perlengkapan itu, jadi aku bisa bilang kamu sudah bisa memasuki gua ini sekarang."
Aku menggangukan kepala sebelum memakai mantel itu.
"Emmm, etto ... Apakah begini cara memakainya?"
__ADS_1
Dalam beberapa alasan aku cukup kesulitan ketika menggunakannya dan berniat menanyakan itu kepada Rendy.
Entah kenapa, lagi-lagi dia tersipu atau sejenisnya ... Hm?