
『Apa? Jean, apa yang kamu lakukan?! Kamu gagal melindungi yang kamu kawal?!』
Ketika aku menjelaskan semuanya pada Siska, tentang NPC itu yang sudah die. Dia memarahiku habis-habisan.
"Maafkan aku, aku tidak tahu ada naga yang menyerang desa ini."
Aku hanya tersenyum pahit sambil mengatakan itu.
Juga, ini terlalu mendadak jika harus menghadapi sesuatu yang bisa terbang dan kuat, jadi aku bisa dibilang cukup kesulitan karenanya.
『Tapi, yah ... Aku memahami maksud dari perkataanmu. Namun tetap saja, TP yang minus adalah sesuatu yang buruk! Jadi, kamu harus segera membuat dia menjadi plus lagi setidaknya secepat mungkin!』
Aku menggangukan kepala.
Melihat dari kerusakan yang ditimbulkan naga terhadap desa itu, aku merasa disana akan ada banyak misi yang melimpah.
...----------------...
[Jadi, kamu adalah pengawal yang gagal melindungi pedagang itu, huh?]
Ketika aku bertanya ke salah-satu NPC yang sepertinya terlihat cukup tua, dia segera melemparkan pernyataan sekaligus pertanyaan itu kepadaku.
Yah, uhmmm ... Aku sudah menduga ini akan terjadi, maksudku perlakuan tidak ramah ini, jadi aku akan menggangapnya wajar karena TP ku menurun.
"Aku berjanji tidak akan melakukan kesalahan lagi. Jadi, tolong terima bantuanku."
Aku dengan sungguh-sungguh kemudian menundukan kepala.
Pertama kalinya aku merasa gagal pada waktu itu, yah ... Aku akan menggangap ini sebagai sesuatu yang tidak boleh terjadi lagi di masa depan.
Pria tua itu segera menjauhiku bahkan setelah aku berusaha untuk meyakinkannya.
"Jadi ... Ummm, tetap tidak berhasil, ya?"
Aku menghela nafas dan berniat pergi dari sana.
Setelah aku merasa itu hanya akan menjadi penolakan lagi setelah aku menanyakannya ke warga yang lain.
[Kakak bisa membantuku mencari sesuatu?"]
"Eh?"
Aku melihat seseorang anak kecil laki-laki mendatangiku sambil terlihat panik.
"Anu ... Emmm, kamu meminta bantuanku meskipun aku kehilangan kepercayaan?"
__ADS_1
Anak itu menganggukan kepala, dan dengan cepat berlutut ke arahku, apa yang?!
[Hiks ... Kumohon! Bantu aku mencari adik ku yang hilang! Bisakah kamu melakukannya, Kak? Dia tiba-tiba tidak ada pada saat naga menyerang desa ... Jadi, jadi ... Aku merasa dia sudah ... Huaaa!]
Anak itu menangis sejadi-jadinya.
Aku yang melihat itu tentu saja dengan susah payah berusaha untuk menenangkannya karena ini membuat semua pasang mata orang di sekelilingku mengamati kami. Lalu ... Uhmm?
• Misi: Mencari anak yang hilang
• Hadiah: 25000
• Pilih [Setuju] atau [Tolak]?
Aku dengan tegas menggangukan kepala.
"Yosh! Tenanglah, aku akan membantumu menemukan adikmu."
[Sungguh?!]
Aku membungkuk untuk tersenyum pada anak kecil itu dan mengelus kepalanya.
"Etto ... Mari kita bersama-sama mencarinya. Aku yakin dia pasti berada tidak jauh dari sini."
[Kakak ...]
...----------------...
Memang aku mengatakan itu, tapi setidaknya aku juga tidak mengetahui dimana keberadaan anak itu.
Un, juga desa ini lumayan luas ternyata, setelah aku mencoba berkeliling lebih jauh lagi.
Hampir semuanya terbakar dan sudah menjadi puing-puing reruntuhan.
Namun, aku masih melihat ada beberapa yang berdiri kokoh di beberapa lokasi tertentu.
"Ano ... Bisakah kamu memberitahukan ciri-ciri tentang adik mu itu kepadaku?"
Dalam pertanyaan itu anak di sampingku langsung menggangukan kepala.
[Dia setidaknya lebih pendek dariku, lalu ... Usianya juga sekitar delapan atau sepuluh tahunan, dan adalah perempuan.]
Kemudian, detail kecil lainnya seperti warna rambut yang agak pirang lalu disusul dengan memakai baju warna putih.
Nah, aku akan catat itu di dalam kepalaku sebagai petunjuk.
__ADS_1
Aku memejamkan mata sebelum memikirkan beberapa kemungkinan.
"Etto ... Ini parah. Setidaknya dia bisa tertimbun reruntuhan, atau lebih parah lagi terjebak disana."
Aku tidak bisa membayangkan bagaima anak itu harus berjuang melewati keadaan mencekam itu.
Jadi, ketika aku tanpa sadar terlalu keras mengatakannya, bocah laki-laki disampingku langsung mengguncang keras tubuhku ... Wah!
[Aku tidak percaya dia sudah die! Kakak tolong temukan dia! Kumohon! Kumohon!]
Melihat ekspresi anak itu yang seperti menuntutku untuk bertanggung jawab atas perkataanku.
Senyuman canggung menghiasi wajahku sekarang, anak itu akhirnya berhenti melakukannya ketika aku berkata.
"Aku memiliki sebuah cara."
Lalu dengan [Appraisal] aku secara menyebar menyelidiki status kemampuan seseorang dan melihat beberapa pemberitahuan.
"Ummm, karena yang kita cari adalah anak-anak ..."
Jadi aku akan memblokir hal lain yang tidak berhubungan dengannya.
Biasanya aku ragu ini akan berhasil, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba melakukannya, bukan?
Sederhana saja, aku berniat untuk terus mengaktifkan skill ini sampai menemukan yang aku cari.
• NPC anak perempuan balita
Level: 1
HP: 9/20
Status: Terluka Sedang
Aku tidak tahu ini akan berhasil atau tidak, tapi aku sudah menemukan yang aku cari sekarang.
Dan kurasa dia agak mirip dengan yang diceritakan.
Nah, karena ini tidak bisa menunjukan lokasi mana anak itu berada.
Setidaknya dengan [Appraisal] dia bisa menegaskan bahwa yang aku cari berada di sekitar sini.
Dan kebetulan bahwa itu ada sebuah reruntuhan rumah yang setengah hancur.
Aku pergi ke sana untuk menyelidiki.
__ADS_1
Bangunan itu bisa saja roboh kapan saja jika aku tidak berhati-hati dan bisa melukai anak perempuan itu.
Jadi aku akan membuat diriku untuk tidak melakukan kesalahan disini.