Game Plus School!

Game Plus School!
Chapter 36


__ADS_3

"Aku akan kembali!"


Pertarungan berakhir ketika Ellen terjatuh sambil memegangi bagian perut, bersamaan ketika tubuh dia perlahan menghilang dari hadapan kami.


• [Peningkatan Level Aktif]


[HP + 57000, MP + 35000, Attack + 70000, Physical Endurance + 55000, Agility + 47000, Luck + 5, skill Pemberat, Pemindah, Pedang Suci, Fire Ball, Skill unik Sabotase ditambahkan ke dalam status.]


Berbagai pemberitahuan, khususnya mengenai beberapa skill tertentu yang didapat dari mengalahkan pemain lain ternyata bisa sebanyak ini?


Yah, mengingat identitas wanita itu yang terkenal dengan sebutan pencuri skill, jadi aku tidak akan terlalu terkejut ketika melihat ini.


"Lalu, emmm ... Sepertinya aku juga mendapatkan item rampasan."


Dan, wow.


Ketika aku melihat cincin yang Ellen jatuhkan sebagai drop item, setidaknya setelah aku memeriksanya, di dalam sana terdapat puluhan jumlah, ah ... Tidak, lebih tepatnya ribuan jumlah batu kristal, mulai dari milik hobgoblin, lalu ada monster beruang juga?


Mereka pasti di dapatkan dari pemain lain.


Aku juga sedikit terkejut karena jumlah mereka bisa sebanyak ini.


Wanita itu pasti sudah bekerja keras untuk mengumpulkan semuanya.


"Sementara untuk uang ..."


Aku kemudian menemukan itu terpisah dari penyimpanan batu kristal, atau lebih tepatnya mereka disimpan di tempat khusus lain dalam cincin yang memisahkan mereka dari bercampur dengan benda-benda lain.


Jika aku mengkalkulasikan seluruh koin emas.


"Tunggu, maksudmu kita mendapatkan uang sebanyak lima juta?"


Aku menggangukan kepala dalam pertanyaan binging Siska, dan dia terlihat sangat terkejut setelahnya.


Yah, aku akan menggangap itu wajar.


Setelah kami membagi rata semua item rampasan tersebut.


"Ummm ... Enaknya setelah ini aku akan menggunakan emas itu untuk apa, ya?"


Membeli semacam perlengkapan mungkin?


Dan, oh! Dengan uang yang sebanyak ini aku berharap bisa memiliki satu set zirah kualitas tinggi.


Nah, kebetulan. Aku memilikinya sekarang, uang yang dibutuhkan.

__ADS_1


Karena itu sudah dibagi menjadi dua, jadi aku mendapat dua setengah juta.


Juga, ditambah hasil penjualan dari ribuan batu kristal yang kami dapat setelahnya.


Ummm, jika di hitung-hitung itu termasuk dalam jumlah besar menurutku.


Lalu, "Oke, sepertinya aku sudah bisa pergi ke toko senjata sekarang."


...----------------...


"Oh, maafkan aku, Jean. Sepertinya aku perlu melakukan hal lain."


Siska meminta maaf dan menjelaskan alasannya menolak ketika aku mengajak dia pergi ke toko senjata bersama-sama.


Akhirnya aku sendiri pergi kesana.


Dengan uang yang sekarang berjumlah sekitar tiga juta, aku mendatangi toko pembuat senjata milik paman Grad untuk membeli sesuatu.


"Ah, Gadis kecil. Selamat datang."


Grad langsung menyambut kedatanganku, namun aku yang mendengar itu masih "Gadis Kecil" di bagian tertentu kalimatnya mengembungkan pipi.


"Paman, namaku adalah Jean. Dan, bisakah kamu mulai memanggilku dengan namaku?"


"Oh, tentu saja, Gadis kecil."


Huh, sepertinya dia perlu diberitahu lebih jelas lagi.


Aku kemudian menjelaskan yang menjadi tujuan kedatanganku.


"Ho, jadi kamu menginginkan baju besi tingkat tinggi, ya?"


"Kalau bisa, mereka dibuat khusus untukku, dan ... Bisakah kamu mengaturnya agar menjadi satu set zirah yang lengkap?"


"Tentu saja! Emmm, etto ... Sepertinya aku perlu bekerja lebih keras lagi."


Kemudian, aku menanyakan harga mereka untuk memastikan.


"Harga sekitar lima ratus ribu, namun kamu bisa mendapat dua juta untuk kualitas unggulan."


Aku tidak salah mendengarnya, kan? Dua juta hanya untuk satu pakaian besi?


"Oh, ah! Aku menginginkan kualitas unggulan itu! Jadi, ummm ..."


"Memangnya kamu memiliki uang sebanyak itu?"

__ADS_1


Eh, ini ... Bagaimana caraku untuk mengatakannya?


Dengan tersenyum canggung aku menjelaskan bahwa aku memiliki tiga juta lebih koin emas.


"Wah, Jean. Aku tidak percaya kamu bisa sekuat ini."


Grad tertawa sambil menatap koin-koin emas itu yang sekarang berada di atas meja.


Sementara aku merasa lega di bagian tertentu.


"Akhirnya dia berhenti memanggilku "Gadis Kecil"."


Kembali ke topik pembicaraan.


"Oh, juga, bisakah kamu membuatkanku satu perisai kelas tinggi dan pedang khusus?"


Karena aku merasa pedang pemberian Kakak Janny bisa digunakan sebagai cadangan.


"Oke, aku akan menggangap hari ini sebagai keberuntunganku karena mendapatkan pesanan yang melimpah. Tentu saja, kamu akan me dapat diskon sepuluh persen dari setiap pembelian."


"Sungguh?!"


Aku tersenyum puas mendengar itu, sementara Grad kembali ke belakang sambil menunjukan pedang yang aku pesan.


"Nah, karena kamu adalah pengguna pedang dan perisai, jadinya aku hanya bisa membuatkan model pendek seperti ini? Apakah itu tidak masalah?"


Aku melihat bentuk dan desain pedang itu.


Mereka memang tidak akan dibuat semirip mungkin, namun Grad hanya berniat untuk mencontohkan ukurannya saja.


"Asalkan mereka bisa kompatibel dengan perlengkapanku, maka aku akan membelinya."


"Pilihan yang bagus."


Setelah itu, total uang yang aku butuhkan untuk membeli pedang dan perisai baru adalah.


"Dua juta untuk pedang, sementara satu setengah juta untuk perisai."


Jadi, aku masih memerlukan untuk mengumpulkan sekitar juta lagi uang?


"Juga, kamu tidak harus membayar semuanya sekarang. Jean, bisa mengumpulkan uang untuk melunasi pedang setelah sudah jadi."


Jadi, aku hanya perlu membayar untuk satu set baju zirah juga tameng dan tidak untuk pedang di muka?


"Baik, terimakasih."

__ADS_1


Aku kemudian pergi dari sana, lalu berjalan menuju ke luar dari toko setelah berpamitan kepada Grad.


Kata dia pesanan akan selesai di hari minggu yang mendatang, jadi aku masih punya waktu ... Emmm, sekitar lima hari lagi untuk mengumpulkan uang, mungkin?


__ADS_2