
Namun, ketika aku memikirkannya, apakah ini akan bekerja untuk serangan seperti sihir?
Nah, aku akan menduga jika itu akan memberikan perlindungan terhadap skill sihir tertentu, seperti api contohnya.
Aku tidak akan tahu apakah mereka bisa melindungiku dari skill sihir air, angin, cahaya, bumi ataupun gelap.
Nah, karena aku juga sudah menambahkan elemen yang termasuk cahaya ke dalam zirahku, seperti skill [Holy Sword] tersebut, kemungkinan untuk bagian cahaya akan teratasi.
Tapi, mengesampingkan soal itu, sepertinya aku harus berhati-hati dengan sihir air, bumi dan gelap.
Karena aku baru menguasai dua elemen sihir saja.
Yosh, ketika semuanya sudah selesai, aku kemudian melanjutkan yang menjadi tujuanku.
"Siska, apakah kamu masih ada disana?"
『Oh, Jean! Bagaimana? Apakah kamu sudah yakin akan pergi ke kota lain sekarang?』
Tepatnya ke Fredohmnica.
Ya, aku merasa sekarang sudah waktunya untuk itu.
"Etto, kamu sekarang berada dimana?"
『Di dekat perbatasan kota Fredomnia-Fredomnica.』
"Eh?!"
Aku terkejut ketika aku berfikir akan dibiarkan sendirian berjalan kesana.
『Tapi kamu tenang saja, aku akan menunggumu selama kamu bisa lebih cepat datang ke sini, oke. Itu saja.』
Dan dia kemudian menutup obrolan singkat ini.
"Sis-Siska?"
Ketika aku merasa tidak ada gunanya meneriaki nama dia lagi.
Aku buru-buru pergi ke satu arah sekarang.
Melewati hutan kadang aku akan menemukan monster, tapi aku mengabaikannya.
Menerobos hutan yang dipenuhi oleh pepohonan, aku melompat dari setiap dahan ke dahan untuk kemudian menemukan padang rumput.
Disana aku melihat seekor bear yang sedang tertidur, namun sekali lagi, aku mengabaikan ketika dia mendekatiku.
Dengan Agility yang aku miliki sekarang, itu sangat memungkinkanku berlari dengan kecepatan jauh melebihi ketika aku berlari dengan kecepatan normal sebelumnya.
Nah, karena masih siang, pemandangan diantara padang rumput ini terasa begitu nyata.
Angin menerjang ku dalam perjalanan itu, tidak jarang aku akan melihat beberapa pemain tengah berusaha untuk menghadapi beruang-beruang yang menyerang.
Namun, sejauh yang aku lihat, mereka tidak penuh dengan kesulitan.
__ADS_1
Tapi tetap saja aku melihat ada salah-satu orang yang berhasil dipojokkan sekarang.
"Sword Master!"
Ketika beruang berhasil membuat jatuh pemain itu, aku dengan cepat menggunakan pedangku untuk kemudian digabung dengan [Fire Attack] yang akan menghasilkan api.
Setiap lintasan pedangku seperti petir yang menyambar, dan ketika dia sudah menentukan target maka lawan hanya akan bisa menahan dan menahan benturannya.
...----------------...
Sementara itu.
"Ugh ..."
Korban yang aku selamatkan itu hanya memejamkan mata sebelum dia secara perlahan menemukan kepala beruang sudah terpisah dari tubuh
[Ah! Waaa!]
Dia menjerit ketika aku datang meskipun sudah membantunya.
"Etto, bisakah kamu tidak melakukannya? Aku hanya datang untuk menolongmu ..."
Maksudku untuk menjerit itu, ini akan terdengar seperti aku yang menakut-nakuti anak kecil, karena tidak hanya ada aku yang sebagai pemain disini.
Nah, aku tidak menginginkan mereka menjadi salah paham setelahnya.
[Aku ... Ano, emmm ... Aku tidak ...]
Justru, dia hanya memakai pakaian lokal seperti penduduk NPC lainnya. Tunggu, jika dia bukan pemain.
"Apakah kamu memiliki nama?"
Gadis itu menoleh ke samping sebelum, [Etto ...] yang panjang hingga aku sampai pada kesimpulan.
"Umu-umu ... Kurasa memang benar, kamu adalah NPC."
Aku menggangukan kepala tegas, ketika aku melakukannya.
Gadis itu langsung berlutut ke arahku dan dengan kalimat yang berantakan dia berkata.
[Ka-jamu sudah ... Menyelamatkanku ... A-aku sangat berhutang kepadamu. Ka-kalau bisa aku ingin membalasnya.]
Melihat ini aku merasa dia sangat ketakutan.
Aku meletakan tangan di dada sebelum menyimpan pedangku di [Storage] dan mengelus kepala dia.
"Etto, bisakah kamu menjelaskan alasanmu pergi ke tempat ini?"
Karena dia masih anak-anak tentunya yang membuatku heran dengan kemunculannya di tempat berbahaya seperti ini.
Aku kira dia berada di usia itu menurut penampilan.
Ketika aku menggunakan [Appraisal] untuk membaca statusnya.
__ADS_1
• NPC
Level: 1
Usia: 12 tahun
Jenis kelamin: Perempuan
Nah, aku menggangukan kepala tegas ketika melihat itu memang benar.
Jadi dia berusia lebih muda dua tahu dariku?
Tapi, mengesampingkan soal itu, aku akan berusia 15 di tahun ini, itu akan membuat usia aku dengan NPC itu menjadi ditambah selisih 1 angka lagi.
[A-Ano ... Kalau tidak salah, jalan ini akan membawaku ke kota Fredomnica bukan?]
Ketika aku menggangukan kepala.
"Tunggu, jangan bilang kamu berniat pergi kesana dengan hanya perlengkapan seperti ini?"
[Yah ... Ummm, aku memang membawa satu pisau tadi.]
Tunggu, pisau?
"Aku tidak melihat itu berada di tanganmu lagi. Lalu──"
Kemudian aku seperti mendengar sebuah suara yang tidak asing ketika • [Panggilan suara 》 Siska》 Jawab: Setuju], yang kemudian membuat aku seperti dihujani oleh badai es ketika.
『Jean! Kamu kemana saja?! Seharusnya kamu sudah sampai sekarang! Lalu──』
Dengan satu jari tangan aku kemudian menekan [Putuskan] yang akan membuat obrolan ini dimatikan.
"Jadi begitulah ... Etto, sepertinya aku tidak bisa berlama-lama disini."
[Apakah kamu juga pergi ke tempat yang sama denganku?]
"Iya, aku akan pergi kesana."
Aku kemudian melihat wajah anak itu yang seperti bermasalah dan ingin mengatakan sesuatu.
Ketika aku bertanya, "Huh, apakah kamu ingin ikut bersamaku?"
Dia langsung dengan sekuat tenaga menggangukan kepala.
"Kalau begitu aku akan membawamu sekarang. Apakah kamu tidak keberatan jika aku menggendongmu?"
Mata gadis itu terbelalak.
[Eh?! Menggendongku? Kamu yakin?! Aku ... Aku ...]
Karena tidak memiliki banyak waktu lagi, dengan cepat aku kemudian meraih tubuh dia untuk kemudian membawanya berlari denganku setelah memastikan jawabannya adalah "Setuju."
[Eh? Apa yang──Uaaaaaaaa!]
__ADS_1