
Ugh, aku tidak pernah menduga serangannya akan mengurangi HP sampai satu juta lebih.
Nah, mungkin saja aku mengira penyebabnya adalah Eldest Princess Ellen itu yang kurang memiliki skill pertahanan, lalu Physical Endurance yang lemah juga.
Setelah melakukannya dengan baik, aku segera melihat tubuh Leon yang tersungkur ke tanah sebelum aku akan diberitahu seperti:
• Leon | HP: 10 | Status: Sekarat
"Eh?! Leon ...!"
Aku ingin menolongnya dalam situasi itu, tapi aku juga tidak bisa mengabaikan Ayano yang masih diincar oleh seseorang di dekat kami.
Ellen's Brother-in-law menatapku dengan ekspresi penuh dendam sekarang.
"Kali ini aku tidak akan membiarkan kesalahan yang sama terulang lagi!"
Dan ketika aku berfikir itu adalah akhir bagi pertarungan kami.
• [Skill 》 Auto Protection 》 Ready to use!]
Dengan senyuman aku langsung menerima serangan dia yang segera mendapat jeda.
"Ugh? Apa yang terjadi?"
Sementara Ellen's Brother-in-law masih kebingungan dengan situasi tersebut, aku yang menghela nafas panjang, sambil mengambil pedangku dan akan menggangap itu sebagai target empuk.
"Holy Sword 》 Sword Master!"
Aku berniat untuk menghabisinya sekarang, jadi aku akan menambahkan lagi skill seperti, [Poison Sword] dan juga.
"Huh, kenapa aku bisa lupa jika aku memiliki beberapa skill sihir api dari dragon king?"
Contohnya Annihilation Fire itu.
Aku akan menggangap itu sebagai kesalahanku setelahnya.
Jadi dengan gabungan seperti ini.
[Holy Sword 》 Sword Master 》 Fire Ball 》 Fire Atrack 》Annihilation Fire 》 Two Ultimate 》 Hell Fire 》 Giant Fireball]
Nah, aku akan menggangap itu sebagai serangan terkuatku sekarang.
...----------------...
Pemberitahuan seperti ini kemudian muncul di pandanganku setelah aku membuat HP Ellen's Brother-in-law menjadi nol.
__ADS_1
• [Peningkatan Level Aktif]
[HP + 1 000 000, MP + 2 000 000, Attack + 1 000 000, Physical Endurance + 8 00 000, Agility + 7 00 000, Luck + 500, Skill Haymaker, Iron Strike, Appraisal Block, Steel Body, Sabotage, Block Sabotage, Hazard Identification, Brutal Attack, Iron Fist, Make Loud, Skill Unik Control didapat.]
Levelku mulai naik bersamaan dengan pemberitahuan itu.
• Nama: Jean
Level: 167 (Up!)
HP: 2 150 742 / 5 895 060 (Up!)
MP: 9 / 5 107 652 (Up!)
Attack: 11 716 340 (Up!)
Physical Endurance: 6 478 960 (Up!)
Agility: 3 154 884 (Up!)
Luck: 10 379 (Up!)
Skills: [Double Attack] | [Appraisal] | [Two Heavy Attacks] | [Strong Shield] | [Block Appraisal] | [Sword Master] | [Poison Sword] | [Night vision] | [Auto Protection] | [Physical Strengthening] | [Fire Attack] |[Ballast] | [Shifters] | [Holy Swords] | [Fire Ball] | [Sabotage] | [Annihilation Fire ] | [Hell Fire] | [Giant Fireball] | [Two Ultimate Attacks] | [Strong Body] | [Haymaker] | [Iron Strike] | [Steel Body] | [Sabotage] | [Block Sabotage] | [Hazard Identification] | [Brutal Attack] | [Iron Fist] | [Make Loud] | [Pengendali]
Mengabaikan itu.
Yosh! Karena bagian ini sudah aku atasi, saatnya untuk membuat perhitungan dengan gadis itu.
...----------------...
Ketika Eldest Princess Ellen berniat untuk segera menjauhi lokasi.
"Ugh, apa-apaan itu tadi? Lalu, kenapa pemain lemah seperti dia bisa memiliki skill sekuat itu?"
Karena perhatiannya masih tertuju pada Leon yang tidak sadarkan diri disana.
Aku yang sudah menggunakan [Skill 》 Sword Master] akan segera menghujani dia dari atas sebelum.
"[Ice Wall]!"
Aku melihat dia menggunakan itu untuk membentengi tubuhnya, jadi aku akan menggunakan skill yang seharusnya bisa menandingi itu.
Sebuah bola api raksasa kemudian muncul bersamaan ketika aku mengatakan.
"[Giant Fireball]!"
__ADS_1
Yang kemudian membuat serangan kami saling beradu kekuatan.
...----------------...
"Apa-apaan itu?!"
Sementara itu, mereka yang tadinya sibuk dengan pertarungan masing-masing, dua anak kembar Ellen dan suaminya secara tidak terduga dikejutkan dengan kemunculan Giant Fireball dari arah lain.
Untuk kemudian menemukan putri mereka die akibat satu serangan mematikan tersebut.
"Ini gawat! Ibu, kakak Eve sudah death! Kakak sepupu juga! Lalu, paman!"
Satu demi satu di pihak dia berguguran, hal ini membuat Ellen yang melihat hanya tersisa dia beserta tiga orang keluarganya tersenyum pahit.
Apalagi dengan kondisinya saat ini, Ellen merasa tidak mungkin dia bisa ikut terlibat karena HP dia.
• Ellen | HP: 100 000 / 800 000
"Hee~ ada apa sekarang? Apakag kalian berniat kabur atau menyerah karena kalian sudah terkepung?"
Tiba-tiba Siska muncul sambil dengan sedikit sombong mengatakannya.
"Kami akan menghabisi kalian!"
"Jangan pernah untuk berfikir bisa lari dari dua bersaudara ini!"
Petang dan Senja sudah dalam posisi sambil memegangi senjata rahasia.
Wajah Ellen semakin pucat seiring lebih banyak datangnya bala bantuan.
Sementara itu.
"Aku akan mengulur waktu, nah ... Kalau perintahmu adalah kabur, maka aku akan mengorbankan diri untuk bisa menyelamatkanmu! Pergilah, sayang ..."
Ellen's husband maju sambil terlihat memainkan kepalan tangannya, pada saat ini Ellen yang melihat satu-satunya pilihan adalah kabur──
"Tidak ... Kita akan berjuang bersama. Tapi sebelum itu, aku menginginkan skill gadis ini!"
Ellen menunjuk Siska meskipun dia tahu bahwa permintaannya itu terbilang sulit.
Dan itu akan membuat dua anak kembar dia menjadi bersemangat.
"Nah, pada saat inilah aku akan menjadi anak yang berguna!"
"Dimengerti!"
__ADS_1