
...✨✨✨...
Gracella yang tengah menikmati suasana malam bersama putranya , tiba-tiba di kejutkan dengan kedatangan Rafka dkk.
'' Woi mamah muda .'' panggil Reygan begitu mereka sampai di belakang tempat duduk Cella.
Cella menoleh dia melihat Rafka dkk sudah berdiri di belakang bangkunya.
'' Ngapain lo pada kesini ?!.'' tanya Cella .
'' Jalan-jalan lah , emang lo doang yang bisa jalan-jalan.'' sahut Reygan .
Cella memutar bola matanya malas .
'' Nggak perlu nyolot juga kali .''
'' Siapa yang nyolot , gue BSB tuh !.''
Vero mengernyitkan dahinya , dia bingung dengan ucapan BSB dari Reygan . '' BSB apa Rey ?.''
'' BiaSa Bae .'' jawabnya dengan bangga.
Vero menatap malas ke arah Reygan .''Logat lo udah pindah ke jawa ?!.''
Reygan menggeleng .'' Nggak sih ,gue cuma belajar kata-kata yang memotivasi aja!.''
'' Itu bukan motifasi namanya Rey ,tapi menyesatkan .'' ujar Cella ikut nimbrung di antara pembicaraan mereka berdua.
'' Lah dari mana sesatnya coba ?.'' ujar Reygan bingung.
'' Dari lo !'' jawab Rafka yang mulai jengah mendengar ocehan dari Reygan.
Vero dan Cella tertawa mendengar jawaban Rafka yang sangat tepat sasaran , Sky yang melihat maminya tertawa bersama ketiga pemuda tersebut merasa di abaikan.
'' Mamih. ''panggil Sky merajuk.
'' Eh iya mami lupa maaf yah , oh iya kenalin ini temen mami kamu kenalan gih sama mereka.'' ucap Cella menunjuk Rafka dkk.
Di balik tutup kepalanya yang seperti dinosaurus ,Sky menjulurkan tangan mungilnya pada ketiga pemuda tersebut . '' Om-om siapa ? aku Sky .''
Mereka bertiga melongo mendengar Sky memanggil mereka dengan sebutan om.
' Apa gue udah setua itu yah ?.' batin mereka bertiga.
'' Halo ganteng , kenalin nama kakak Reygan .'' ucap Reygan setelah beberapa saat terdiam , dia menjabat tangan Sky .
Sky mengangguk ,kemudian mengulurkan tangan nya pada Rafka dan juga Vero.
'' Salam kenal ganteng , nama kakak Vero kalo yang ini Rafka.'' ucap Vero memperkenalkan dirinya serta Rafka.
Sky mengangguk ,dia kembali menatap mami nya .'' Mih aku mau balon .'' ujarnya sambil menunjuk penjual balon di seberang jalan.
'' Iya sayang mamih beli dulu yah ,kamu disini aja jangan kemana-mana!.'' ujar Cella.
Sebelum pergi dia menatap Rafka dkk dengan tajam .'' Titip anak gue awas kalau sampai dia kenapa-napa , tubuh kalian gue patahin satu-satu!.''
'' Siap komandan.'' jawab Reygan lantang.
Begitu Cella pergi Reygan berucap .'' Gila tatapan mata Cella kaya mau nerkam gue njir .''
'' Iya Cella galak tapi dia cantik ya kan Raf ?!.'' ujar Vero yang di setujui Rafka.
__ADS_1
Mereka bertiga menjaga Sky selama Cella pergi membeli balon , sedangkan di sisi lain Daniel dkk serta Liana juga sedang ada di sana mereka dari kejauhan melihat Gracella yang tengah berjalan menuju penjual balon.
'' Eh bentar deh ! itu bukan nya Cella yah ?!.'' ujar Juna menunjuk ke arah Cella berada.
'' Wah bener itu Gracella njir !.'' ucap Sean heboh.
Daniel melihat ke arah yang di tunjuk Juna dan benar saja jika itu memang Gracella adiknya yang dia benci.
Tanpa pikir panjang ,Daniel datang menghampirinya .'' Ngapain lo disini.'' ujar Daniel begitu sampai di samping Cella.
'' Astaga ! kaget gue .'' ujar Cella terkejut.
Dia menoleh kesamping dan melihat wajah-wajah bangsat yang selalu mencari masalah dengan dirinya.
'' Harusnya gue yang nanya kalian ngapain kesini ? bukan nya taman ini luas ?!.'' ujar Cella dengan nada juteknya.
'' Suka-suka kita dong mau kesini apa kesana ! emang masalah buat lo !." sahut Sean .
Cella menatap wajah Sean dengan seksama. " Iya masalah banget ! karena kalian mood gue langsung jelek !."
Daniel menaikan satu alisnya tidak mengerti maksud ucapan Cella ."Maksud lo ?."
" Ck lo punya otak kan ? harusnya lo paham maksud omongan gue !.'' jawab Cella.
Tanpa menggubris Daniel dkk , Cella memesan satu balon untuk putranya , baru saja balon itu di berikan pada Cella tiba-tiba Sean merebutnya dan menerbangkan nya tepat di depan wajah Cella.
'' Ups sory gue nggak sengaja !.'' ujar Sean sembari tertawa.
Melihat balon pesanan putranya terbang ,membuat Cella mendidih.
Bruukk !
'' Apaan sih Gue cuma nerbangin balon doang , kenapa lo marah-marah ?.'' ucap Sean tanpa rasa bersalah.
Cella tertawa sinis mendengar ucapan yang keluar dari mulut Sean . '' Cuma ?! lo bilang cuma !! lo tau itu balon buat anak gue brengsek !.''
Sean berdiri dia mengangkat bahunya acuh .'' Bodo !! itu urusan lo bukan urusan gue!.''
Setelah ucapan Sean selesai ,Cella langsung menghajar Sean hingga dia terjatuh kembali.
BUUUGHHH !!
'' Lo nggak pernah bisa menghargai usaha orang lain yah !! gue baru tau sifat lo ternyata sama kaya mereka !.'' ucap Cella sambil menunjuk Daniel dkk.
'' Sama-sama busuk !.''
Mendengar dirinya di samakan dengan Daniel ,Sean tidak terima dia bangkit dan memukul wajah Cella.
Bughh !
'' Ukh sialan !.'' ucap Cella setelah mendapat pukulan di wajahnya .
Buuakk!!
Zander menendang Sean hingga dia jatuh tersungkur .'' Berani nya lo mukul Cella ?! lo udah bosen hidup hm !.''
'' Dia duluan yang mulai Zan , lo nggak liat wajah gue bonyok.'' ucap Sean tidak terima jika di salahkan.
'' Tapi dia cewe nggak seharusnya lo mukul dia brengsek !.'' teriak Juna marah.
Sean tertawa sinis .'' Jadi kalian belain dia ?! cewe murahan kaya dia memang pantas di perlakukan kaya gitu !.''
__ADS_1
Mendengar ucapan Sean ,diam-diam Liana tersenyum smirk , dia berfikir jika Sean ada di pihak yang sama dengan dirinya.
Buughh !
Cella membogem wajah Sean kembali.
'' Mulut lo perlu di vaksin deh biar bebas dari kuman kebencian , dan ya lo bener meski gue murahan gue bisa jaga diri gue sendiri ! gue nggak butuh belas kasihan dari kalian !.'' ujar Cella tajam .
Di sisi lain Rafka dkk yang sudah memperhatikan Cella sejak dia mulai bertengkar dengan Daniel di buat semakin marah.
''Raf kayanya kita perlu kesana deh , gue gak tega liat Cella di keroyok kaya gitu.'' ujar Reygan dengan tatapan yang tak lepas dari Cella dan Daniel.
'' Nggak perlu gue yakin Cella nggak akan suka jika kita ikut campur!.'' ujar Rafka.
Mereka akhirnya hanya memperhatikan dari jauh sambil menjaga Sky ,tapi saat mereka akan mengajak Sky pindah karena takut jika dia melihat pertengkaran maminya , Sky tiba-tiba turun dari bangku dan berlari menuju mami nya berada.
'' Mamih!.'' Teriak Sky sambil berlari menuju arah Cella.
Cella yang mendengar suara putranya ,langsung menengok dan benar saja Sky sudah berada tidak jauh darinya di susul Rafka dan yang lain di belakangnya.
'' Sayang jangan lari-lari .'' peringat Cella saat putranya berlari dengan cepat.
Namun kejadian yang tidak mengenakan terjadi , Liana yang berada tidak jauh dari posisi Sky tiba-tiba menjulurkan kakinya hingga membuat Sky tersandung dan jatuh ke aspal.
Hal itu membuat Cella terkejut , dia berlari menyusul sang putra yang kini masih terjerembab di aspal.
'' Sayang ada yang sakit hm ? bilang sama mami mana yang sakit ?.'' ucap Cella panik , bahkan air matanya ikut keluar saking paniknya melihat putranya jatuh.
'' Hiks .. hiks .. mamih kaki aku sakit hiks hiks .'' ucap Sky di sela tangisan nya.
Cella melihat ke arah kaki putranya dan benar saja , lututnya berdarah hal itu membuat Cella menggeram marah.
Dia membopong Sky dan berjalan menuju Rafka yang ada di belakang Sky.
'' Gue titip anak gue bentar , tolong bawa dia ke rumah gue ini alamatnya dan ini kunci rumahnya .'' Cella menyerahkan Sky dan menyodorkan hp serta kunci yang langsung di ambil Rafka .
'' Lo foto alamat ini .'' ujar Rafka pada Vero .
Setelah selesai Rafka mengembalikan hpnya dan menatap Cella .'' Lo yakin bisa sendiri ?.''
Cella mengangguk .'' Kalian nggak perlu ikut campur dan makasih udah bantuin jaga Sky ,gue pasti akan balas kebaikan kalian .''
Mereka bertiga mengangguk , Sky yang berada di gendongan Rafka menatap maminya dengan mata berkaca-kaca.
'' Mami nggak ikut pulang hiks .. mami mau kemana ?.'' ucapnya dengan air mata yang sudah mengalir di pipi chubby nya.
Cella tersenyum ,meski sudut bibirnya robek dan berdarah karena pukulan Sean dia tetap memaksakan tersenyum pada putranya ,dia mengusap air mata Sky dan berkata. '' Mami ada urusan sebentar kamu pulang sama om-om ini dulu yah ,tunggu mami di rumah oke ganteng .''
Sky mengangguk , dia menunjukan jari kelingkingnya .'' Promise .''
Dengan senang hati Cella menautkan kelingking nya di jari mungil Sky .''Promise !."
Senyum itu menular pada Rafka dkk ,mereka ikut bahagia melihat interaksi Cella dan putranya mereka kurang lebih tau seberapa berat cobaan hidup Gracella di lihat dari setiap pertemuan mereka yang selalu mengejutkan , tapi dia masih bisa menutupinya di depan anaknya sungguh gadis yang luar biasa bukan.
Dari situ lah muncul tekad untuk melindungi Cella dan juga putranya mereka berjanji akan selalu di pihak Cella apa pun keadaan nya nanti.
...see you next time......
...RAFKA AGHARIS👇...
__ADS_1