GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 24


__ADS_3

...☠️☠️☠️...


Malam yang tadinya ingin Cella nikmati dengan damai ,harus berakhir berantakan setelah kedatang Daniel dkk.


Cella benar-benar tidak habis pikir , kenapa mereka selalu mencari ribut dengan nya , padahal jika di ingat-ingat semenjak dia yang menempati tubuh Gracella Vellisha Axelyn ,dia tidak pernah lagi mendekati mereka !.


Cella benar-benar heran ,apa dirinya sangat menarik sampai mereka tidak bisa membiarkan dia tenang !.


'' Kayanya kecantikan gue udah bikin mereka over dosis deh ?! makanya mereka selalu gangguin gue !.'' ucap Cella sembari berjalan menuju rumahnya.


Tak selang berapa lama , dia sudah sampai di halaman rumahnya Cella menghela nafas sebentar , dia takut Sky akan terkejut jika melihat dirinya yang babak belur.


'' Semoga Sky udah tidur ,biar dia nggak liat muka mamih nya yang bonyok !'' ucap Cella sebelum masuk rumah.


Cklek !


Pintu terbuka ,Cella perlahan-lahan masuk dan menutup pintu secara pelan.


Cella berjalan mindik-mindik ,takut jika suara langkahnya terdengar oleh Sky dan membuatnya melihat kondisi dirinya yang kurang baik , hingga suara Rafka membuatnya terkejut.


'' Cel !.'' Panggil Rafka.


'' Anj*** !.'' latah Cella.


Rafka menggelengkan kepalanya pelan ,dia harus terbiasa mendengar kata-kata kasar mulai sekarang , karena Cella tidak bisa lepas dengan segala umpatan nya!.


'' Hah gue kira hantu ,lo bikin kaget aja sih .'' ujar Cella setelah melihat bahwa yang memanggilnya ternyata Rafka.


'' Lo ngapain jalan kaya maling Cel ?!.'' ujar Rafka.


Cella membulatkan kedua matanya .


'' Maling bapak kau ,gue lagi sembunyi dari Sky dia kemana ? kok nggak sama lo !.''


'' Anak lo udah tidur , dia lagi sama Reygan !.'' ucap Rafka.


Cella menghela nafas lega , dia kembali berjalan dengan normal menuju ruang tamu dimana Reygan ,Vero dan juga Sky ada di sana.


'' Lo udah balik Cel ?.'' tanya Vero.


'' Belum ! ini arwah gue!.'' jawab Cella sinis.


Vero tertawa mendengar jawaban sinis dari Cella .'' haha bisa aja lo !.''


Cella tak menggubris , dia menatap wajah anaknya yang kini ada di samping Reygan .'' Minggir lo ,gue mau pindahin Sky.''


'' Ck makasih dulu kek ! baru ngusir." ucap Reygan.


'' Kelamaan !'' jawab Cella acuh.


'' Lo nggak ada basa basinya yah !.'' sindir Reygan .


'' Gak ! gue bukan nasi jadi gak ada basi-basinya ! '' sahut Cella .


Reygan mengusak rambutnya jengkel.


'' Arrggghh Bukan gitu konsepnya Cella !''


Gracella mengangkat bahunya acuh ,dia menggendong Sky lalu membawanya ke kamar , beberapa menit kemudian Cella kembali lagi menuju ruang tamu.


'' Kalian nggak balik ?.'' ujar Cella.

__ADS_1


'' Lo ngusir kita ?.'' tanya Reygan.


Cella mengangguk . '' Udah malem ,gak enak sama tetangga kali .''


'' Dih sejak kapan lo perduli omongan orang lain .'' sinis Reygan.


'' Sejak gue di kandungan .'' jawab Cella asal.


Rafka yang melihat luka Cella belum di obati ,tiba-tiba dia menarik tangan Cella agar duduk di samping nya.


'' Heh lo ngapain sih .'' tanya Cella tak mengerti maksud Rafka.


'' Diem ! luka lo belum di obati !.'' ujar Rafka sambil membuka kotak p3k .


Cella memutar bola matanya malas !


'' Gue bisa sendiri kali ,lo nggak perlu sok perhatian sama gue !.''


'' Gue nggak sok perhatian , kalo lo mau gue bisa tiap hari kasih perhatian buat lo.!'' jawab Rafka simpel.


Hal itu membuat Reygan dan Vero heboh.'' Wow modus lo Raf haha !''


'' Pepet teroosss Raf , mumpung belum ada saingan nya !.'' imbuh Reygan.


Cella yang melihat kedua teman Rafka yang sedang heboh , dia langsung melempar bantal sofa pada mereka.


Buuk !!


'' Berisik tau kalian mau bangunin anak gue !.'' ucap Cella tajam.


Mereka berdua langsung kicep di tatap tajam oleh Cella ,sedangkan Rafka diam-diam tersenyum .


'' Udah !?.'' tanya Cella .


'' Biasa !! dia mau adu bacot doang ! eh lo kenal Daniel ?. '' ucap Cella ketika sadar tadi Rafka menyebut nama Daniel.


Rafka mengangguk . '' Dulu gue sama dia satu SMA !''


Cella mengangguk .'' Berarti lo kenal gue juga ?.''


'' Gak ! gue cuma tau Daniel sama perempuan yang tadi sama dia di taman !'' jawabnya.


Cella mengangguk , dia sudah menduga hal itu dari ingatan yang dia terima , dari dulu memang Gracella tidak pernah di anggap.


'' Masa tadi gue denger katanya lo pembunuh ?! lo bunuh siapa ?!.'' cetus Reygan tiba-tiba ikut nimbrung di obrolan Cella dan Rafka.


Vero membekap mulut Reygan ,dia menatap wajah Cella yang berubah dingin sorot matanya sangat tajam . Vero menjadi kelabakan dia takut jika Cella tersinggung. '' Ha ha sory Cel , maksud Reygan bukan gitu kok .''


Cella menatap wajah Vero ,lalu menghela nafas berat . '' Gak papa ! gue nggak tersinggung kok lagi pula cerita tentang gue pembunuh udah tersebar kemana-mana !''


Vero melepas bekapan di mulut Reygan ,dia memukul pundak Reygan pelan.


Buukk !


'' Lo sih pake ngomong begitu ! liat tuh Cella jadi sedih !'' ujar Vero .


Reygan menatap wajah Cella yang menjadi sendu , padahal tadi Cella masih menatapnya dingin .


'' Sory Cel ,gue nggak bermaksud bikin perasaan lo nggak enak ! gue bener-bener minta maaf!.'' ucap Reygan menyesal.


'' Gak papa kali ,gue udah biasa kalian juga penasaran kan sama ucapan Daniel tadi ?!'' ujar Cella santai.

__ADS_1


Meski tak bisa di pungkiri hatinya sakit ,setiap mendengar orang menuduhnya pembunuh.


Mereka bertiga mengangguk .'' Kalau lo nggak keberatan ,lo bisa cerita sama kita !'' ucap Rafka.


Cella menghela nafas kembali ,dia menatap ketiga pria di depan nya !.


'' Dulu gue punya adik perempuan ,dia anak bungsu di mantan keluarga gue ! waktu kecil gue sama dia main bareng di taman , singkatnya waktu itu gue ninggalin dia sendirian di taman karena dia minta di beliin es krim ,saat gue kembali dia sudah berlumuran darah dan ada pisau yang menancap di jantungnya.gue panik ,gue teriak-teriak minta tolong tapi gak ada satu orang pun yang datang !. ''


'' Kondisi taman saat itu juga sepi , adik gue minta gue buat pergi dari sana ,gue nggak tau maksud dia apa gue yang panik lihat adik gue memegangi pisau terus gue berusaha mencabut pisau tersebut .'' ucap Cella sendu .


'' Lalu ?!'' tanya Vero.


Cella masih diam ,dia merasa air matanya ingin keluar Rafka yang melihat mata Cella memerah ,menepuk-nepuk pelan pundak Cella.


'' Nggak perlu lo terusin kalo berat !.'' ujar Rafka.


'' Nggak ,gue harus lawan rasa trauma gue !. '' ucap Cella.


Dia menghela nafas sebentar dan kembali bercerita .'' Saat gue udah berhasil mencabut pisau itu ,papah sama Daniel datang mereka nampar gue , mukul gue bahkan mereka tega nendang gue yang baru berumur lima tahun !.''


Air mata Cella mengalir deras di pipinya , dia tak kuasa menahan semua penderitaan yang Gracella asli alami.


'' Mereka jahat mereka nggak mau dengerin penjelasan gue , mereka langsung nuduh gue pembunuh ,hanya karena gue yang ada di sana dan gue yang megang pisau hiks .. hiks.'' tangis Cella pecah , Rafka dkk yang melihat Cella menangis tersedu-sedu ikut merasa sakit.


Mereka membayangkan jika ada di posisi Cella ,mereka pasti tidak akan kuat!


'' Lo kuat Cel lo hebat , gue salut sama lo yang bisa nahan seluruh rasa sakit yang lo terima sendirian.'' ujar Vero lembut.


'' Jangan sedih Cel , gue janji akan bantuin lo cari tau siapa orang yang ngebunuh adik lo !.'' ujar Reygan.


Sedangkan Rafka ,dia tiba-tiba memeluk tubuh Cella dan menepuk-nepuk punggungnya pelan.


'' Keluarin semua Cel , keluarin yang bikin lo sakit selama ini lo nggak sendiri Cel , lo sekarang punya kita lo juga punya Sky lo nggak boleh sedih Cel , lo harus bahagia gue dan yang lain akan bantu lo buat mengungkapkan siapa pembunuhnya !.'' ucap Rafka lembut .


Mendengar ucapan Rafka ,Cella benar-benar menumpahkan rasa sakitnya selama ini pada mereka bertiga ,tangisan Cella sangat pilu berbagai memori buruk berlalu lalang memasuki kepala Cella.


'' Mereka jahat Raf hiks.. hiks..! mereka jahat!'' tangis Cella di dekapan Rafka.


Mereka bertiga baru kali ini melihat sosok rapuh seorang Gracella ,gadis periang yang menutupi lukanya sendiri.


...----------------------...


Di sisi lain tepatnya Di sebuah ruangan yang minim lampu ,terlihat pria dan wanita tengah berdiskusi dengan serius.


'' Kak gimana kalau kita ketauan ?!'' tanya perempuan tersebut.


Orang yang di panggil kakak itu tersenyum dan mengelus rambut adiknya pelan.


'' Kamu tenang saja ,mereka tidak akan menemukan apa pun !'' ujarnya.


'' Tapi gadis sialan itu sekarang sudah berubah kak !'' ujar sang adik .


'' Kamu nggak perlu cemas ,hal itu biar kakak yang urus peranmu cukup jadi gadis polos di depan mereka !'' ujarnya.


Sang adik pun mengangguk , Dia memeluk tubuh kakaknya erat .


''Aku beruntung ketemu kakak, Kalau nggak ada kakak aku nggak tau bakalan kaya gimana hidupku !.'' ujarnya manja.


'' Kakak juga beruntung ketemu kamu , gimana kalau kita olahraga sekarang sudah lama kamu nggak olahraga bareng kakak !.'' ujarnya dengan menggoda sang adik.


Wanita tersebut mengangguk , mereka berdua berjalan menuju ranjang dan melakukan olahraga hingga pagi menjelang !.

__ADS_1


...see you next time........


__ADS_2