GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 66


__ADS_3

...✨✨✨✨...


Bukan hanya cella yang sedang uring-uringan mencari keberadaan putranya , gavin sebagai ayah kandungnya pun tak beda jauh dengan kondisi cella , mereka sama-sama kurang istirahat semenjak hilangnya sky.


Kali ini gavin tengah berada di kediaman aldrick , mereka berdua akan mencoba cara lain supaya sky cepat ketemu.


'' Al gimana ?! menurut kamu apa mungkin ada sangkut pautnya dengan orang yang bernama andrean.?!'' ujar gavin.


Mereka akan menggunakan aku ,kamu jika sedang serius .


'' Mungkin.! cuma dia yang bisa senekat itu !'' ucap aldrick.


Mereka berdua mencurigai andrean ,mereka masih ingat rekaman vidio saat cella membongkar kebusukan andrean dan liana. mereka ingat dimana dulu dia juga nekat membunuh adik gracella untuk membuat cella menjadi miliknya , namun sayang hal itu tidak pernah terlaksana ,karena dia tidak sempat mendekati cella dan gracella sendiri sangat anti dengan orang lain dan sibuk mengejar kasih sayang keluarganya.


'' Jika dugaan kita benar , saat ini sky dalam bahaya ! kamu tau kan dia sangat terobsesi dengan anak kecil !'' ujar gavin cemas.


Aldrick mengangguk. '' Apa kamu sudah mendapat kabar dari cella ?''


'' Belum , bahkan nomor hpnya tidak aktif.'' jawabnya lesu.


'' Dia pasti sangat frustasi sekarang .'' ucap aldrick yang di angguki gavin.


Di tengah pembicaraan mereka berdua ,tiba-tiba hp gavin berdering.


Drrrtttt.! Drrrrrt.!


Aldrick menatap gavin bertanya. ''Siapa?''


'' Bodyguard !'' jawab gavin dan mengangkat telfon tersebut.


'' Halo !''


'' Bos orang yang anda maksud sudah tidak berada di rumahnya !'' lapor bodyguard tersebut.


DEGH.!


Gavin berdiri dan memijit pelipisnya yang terasa pening.


'' Ck bagaimana bisa kita kehilangan dia ! Apa di rumahnya tidak ada siapa pun ?!'' ujar gavin.


'' Hanya ada pembantunya bos !! tapi saya mendapat petunjuk dimana dia sekarang !''


Gavin menghentikan gerakan tangan nya yang sedang memijit kepala.


'' Dimana ?!''


'' Kata pembantunya dia pergi ke italia dua hari yang lalu bos !'' jawab bodyguard tersebut.


'' Oke !! kalian lakukan pencarian lebih rinci lagi dan kabari saya !'' perintah gavin sebelum mematikan telfon.

__ADS_1


Aldrick menatap gavin dengan pandangan bingung. '' Kenapa ?!''


'' Andrean ada di italia al ! kita harus kesana !'' ujar gavin.


'' Kamu yakin dia bersama sky ?!'' ucap aldrick menyadarkan gavin.


Gavin menggeleng pelan . dia sendiri tidak yakin dengan perasaan nya yang mengatakan sky ada bersama andrean .


'' Kita kabari cella dulu ! biar dia yang putuskan !'' usul aldrick.


'' Tapi nomor dia nggak aktif Al!'' ujar gavin risau .


'' Kita kerumahnya sekarang !'' Aldrick beranjak dari sofa dan keluar menuju mobilnya di susul gavin.


...---------------------------...


Berbeda dengan mereka yang sibuk mencari sky kesana kemari ! kali ini kediaman daniel sedang rusuh dimana pihak perusahaan kenzo meminta bayaran atas hutang yang baskara buat.


Seperti saat ini , daniel sedang berdebat dengan orang suruhan kenzo yang tak lain adalah asisten nya.


'' Nggak bisa gitu dong pak !! papah saya lagi sakit ,dia tidak mungkin bisa bayar hutangnya sekarang !'' ucap daniel membela orang tuanya.


'' Saya tidak perduli !! orang tua anda harus membayar hutangnya sekarang juga !! pihak kami sudah terlalu lama memberi waktu pada orang tua anda!'' ujar asisten kenzo.


Daniel mengusak rambutnya kesal . dalam kondisi seperti ini dia tidak bisa apa-apa , dia yang duduk di kursi roda hanya bisa menghela nafas lelah , dia merasa hidupnya semakin buruk dan entah sejak kapan dia merindukan sosok cella yang dulu , gadis yang dia abaikan dan dia lupakan dari hidupnya.


'' Apa kalian tidak bisa memberi waktu beberapa bulan lagi , saya janji akan membayarnya .'' ujar daniel.


Di tengah negosiasi mereka ,datanglah sosok baskara dengan wajah pucatnya , dia tidak lumpuh namun kondisi tubuhnya sangat lemah bahkan lebih lemah dari daniel.


Daniel yang melihat papahnya datang ,segera menghampiri dengan kursi rodanya .


'' Papah kenapa kesini ?'' ujar daniel.


'' Papah ada urusan sama mereka .'' jawabnya .


Baskara menghampiri asisten kenzo.


'' Saya minta maaf karena saya belum bisa melunasi hutang tersebut , kondisi saya tidak memungkinkan untuk mencari uang ,dan anda juga tau perusahaan saya telah bangkrut.''


Asisten kenzo mengangguk. '' Saya tau ! tapi saya tidak bisa lagi memberi anda waktu , keputusan ini mutlak di buat atasan saya ! jadi saya tidak bisa menolak perintah beliau !''


'' Uhuk -Uhuk ! apa anda tidak kasihan dengan kondisi saya dan keluarga saya ?!'' ucap baskara berusaha mendapat simpati dari asisten kenzo.


Sayang sekali usahanya sia-sia ,asisten kenzo tak terpengaruh . '' Maaf pak ini bukan soal kasihan atau pun iba ,tapi ini soal menepati janji ! anda yang berjanji akan membayar hutang anda dua tahun lalu namun sampai sekarang hal itu belum juga anda lakukan !''


'' Kami sudah memberi anda waktu lebih dari cukup selama ini ! jika anda tidak membayarnya sekarang maka kami terpaksa menyita rumah anda dan kendaraan anda !''


DEGH !

__ADS_1


Daniel terkejut mendengar ucapan tersebut , bukan hanya daniel yang terkejut ,baskara pun sama !


'' Pak saya mohon beri kelonggaran pada kami ! jangan sita rumah kami pak , kami akan tinggal dimana jika anda menyita rumah ini !'' ucap daniel memohon.


'' Itu urusan kalian , saya beri waktu 2x24 jam ! jika kalian tidak mengosongkan rumah ini maka kami akan menyeret kalian secara paksa !'' ucap asisten kenzo dengan wajah datarnya.


'' T-tapi pak--''


'' Saya permisi !! saya akan datang lagi nanti ,selamat siang !'' ucap asisten kenzo tanpa mendengar kan ucapan daniel.


Setelah kepergian mereka , daniel melihat wajah frustasi sang papah .


'' Pah.'' panggil daniel .


Baskara menatap wajah anaknya dengan pandangan datar. '' Tidak berguna!''


'' Maksud papah apa ?! siapa yang tidak berguna ?'' ujar daniel.


'' Kamu !'' baskara menunjuk wajah daniel. '' kalo saja kamu bisa membujuk anak sialan itu untuk menyerahkan rumah sakit milik nya pada papah , hidup kita pasti nggak akan sengsara niel !''


'' Pah , aku udah berusaha bujuk cella ,papah tau sendiri seberapa keras kepalanya dia ! '' ujarnya membela diri.


'' Alasan !! dia masih sama , kamu saja yang bodoh ! kamu hanya menyusahkan papah dan mamah daniel !'' ucap baskara marah.


Degh !


Sakit !! perasaan daniel terluka mendengar ucapan papahnya , sejak dulu dia tidak pernah di bentak bahkan ketika dia membuat masalah di sekolahnya, sang papah selalu membelanya , tapi sekarang ?! dia merasa papahnya berubah.


Daniel terdiam ,baskara menatap kesal pada putranya . '' Ck sialan !! kalau saja saya tau dari dulu kamu tidak becus seperti ini ! lebih baik saya tidak memiliki anak sekalian !! ''


Daniel menatap tak percaya pada papahnya. '' Papah menyesal punya anak aku ?!''


'' Iya !! SAYA BENAR-BENAR MENYESAL MEMILIKI ANAK TIDAK BERGUNA SEPERTI KAMU DANIEL ! JIKA SAJA SAYA BISA MEMILIH SAYA TIDAK MENGINGINKAN ANAK SEPERTI KAMU!'' teriak baskara dengan marah.


JEDEEERR !!


Bagaikan tersambar petir , perasaan daniel hancur berkeping-keping ,dia tidak pernah membayangkan jika orang tua yang selalu menyayanginya kini berbalik membencinya.


' Jadi ini yang gracella rasakan , sakit tapi tak berdarah !' batin daniel sendu.


Baskara meninggalkan daniel sendirian ,daniel termenung dia teringat perilaku buruknya pada sang adik , dia yang egois dan hanya melihat dari sudut pandangnya tanpa tau kejadian yang sebenarnya , malah menghakimi dan menyiksa cella tanpa pernah mendengarkan penjelasan darinya.


Rasa sesak menghimpit perasaan daniel, perasaan menyesal yang semakin tinggi membuatnya tak kuasa menahan air mata .


'' Hiks .... hiks... maafin abang cel .'' lirih daniel.


Untuk pertama kalinya dia menangis dan itu untuk gracella ,gadis yang menyandang status sebagai adik dan saudara kembarnya , gadis yang telah menjadi orang asing untuknya.


'Maaf cel maaf ' kata itu terus daniel ucapkan setiap menit , dia menyesal , sangat menyesal telah menyia-nyiakan kasih sayang yang tulus dari adiknya .

__ADS_1


Dan kini dia merasakan apa yang selama ini cella rasakan , di benci keluarga nya di hakimi tanpa punya tempat untuk mengeluh , dia baru tau jika karma yang dia dapat akan sesakit ini.


...see you next time........


__ADS_2