GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 69


__ADS_3

...☠️☠️☠️...


Tiara dkk sedang berada di club untuk merayakan rencana mereka ,.tiara yang menjadi pentolan di antara mereka sedang berjoget ria meliuk-liukan tubuhnya dengan bangga.


'' Wahaha gue bahagia banget .!'' ucap tiara dengan riangnya.


Deana serta meliana ikut tertawa , mereka benar-benar merasa senang.


'' Haha gue nggak nyangka njir ,sebentar lagi bakal ada berita kaya gini ' Seorang gadis mati lemas setelah di cabuli beberapa orang ' hahaha !'' ujar deana.


'' Bener banget !! gue nggak sabar liat cella lebih menderita !'' ucap tiara.


Meliana hanya tertawa pelan , dia merasa gundah dengan keputusaan tiara kali ini , dia takut jika keputusaan yang mereka ambil akan berdampak buruk pada mereka.


Pluk.!


Deana menepuk lengan meliana pelan ,dia melihat wajah sahabatnya yang terlihat cemas .


'' Lo kenapa mel ?! lo sakit ?! muka lo pucet gitu ?!'' tanya deana.


Meliana menggeleng. '' Gue takut rencana tiara gagal , apa lagi cella udah berubah , pawang dia banyak gue nggak tau bakal jadi apa kalau sampai orang-orang yang ada di dekatnya tau !''


'' Ck lo kebanyakan nonton drama deh ?! lo tau sendiri rencana ini udah lama kita susun ! mereka nggak mungkin ngira kalo itu ulah kita.'' ujar deana santai.


'' T-tapi---''


'' Udah lo tenang aja , kita nggak bakal kenapa-napa kok , orang yang di sewa tiara juga kenalan dia jadi mereka nggak mungkin ngapa-ngapain kita.'' lanjut deana.


Meliana hanya mengangguk pasrah , dia berharap ucapan sahabatnya benar.


...-------------------...


Di tempat lain , orang yang tadinya di sewa tiara sudah standby di tempat yang tidak jauh dari club yang tiara singgahi.


'' Ingat pesan pemuda itu ,kita harus habisin mereka semua .'' perintah ketua mereka .


'' Baik bos.''


Mereka mulai menyebar dan memantau pergerakan tiara dkk , jam 01.00 dini hari tiara dkk baru keluar dari club , mereka berjalan dengan sempoyongan.


'' Ck kepala gue berat banget masa .'' gerutu deana.


'' Bukan lo doang kali ,gue juga nih .'' ujar meliana.


Mereka bertiga saling menggerutu di sela perjalanan nya menuju mobil , begitu sampai tiara memaksakan diri untuk menyetir .


Para preman yang mengintai mereka ikut bergerak mengikuti mobil tiara dari belakang , tiara yang mengetahui jika mobilnya di ikuti menjadi gugup.


'' Girls ada yang ngikutin kita .'' ujarnya dengan cemas.


'' Jangan-jangan mereka orang-orangnya cella .'' gumam deana.


'' Nggak mungkin. gue yakin banget cella belum bergerak sama sekali .'' jawab tiara dengan yakin.


Deana mengernyit. '' Kok lo bisa seyakin itu sih ?''


'' Iya lah soalnya orang sewaan gue baru bergerak malam ini ! jadi nggak mungkin dia langsung tau siapa yang nyewa preman itu !'' lanjutnya.


Meliana melihat ke belakang , kepalanya yang semakin berat membuat pandangan nya menjadi tidak jelas .


'' Kayanya benar mereka bukan orang-orangnya gracella !'' ujar meliana.


Deana ikut melihat ke belakang ,ternyata ucapan meliana benar . '' Ra lo yakin udah nyuruh preman itu buat ke tempat cella ?!''


Tiara mengangguk. '' Kenapa ?! lo nggak percaya ?''


'' Kayanya mereka nggak ketempat yang lo minta deh !'' ujar deana.


'' Maksud lo ?''


'' Ck lo liat ke belakang deh ! bukan nya mereka orang-orang yang lo sewa ?!'' ucap deana jengkel .


Tiara menoleh ,dia terkejut melihat preman yang dia sewa ternyata ada di belakang mobilnya.

__ADS_1


'' Ck gue kira siapa !'' ujar tiara sebal .


Dia menghentikan laju mobilnya ,meliana yang melihat hal itu terkejut. '' Lo kenapa berhenti di sini ra ?! lo mau kemana ?!''


'' Gue mau ketemu mereka lah , mungkin mereka kurang informasi !'' jawabnya , tiara hendak membuka pintu mobil namun di tahan oleh meliana.


'' Ra mending kita cabut deh ! gue takut !'' lirihnya.


Tiara menghela nafas lelah. '' Lo disini aja , biar gue yang kesana ! lagian mereka orang suruhan gue ,mereka nggak mungkin jahatin kita !''


'' T-tapi ra---''


'' Udah lo disini aja ,biar gue yang temenin tiara !'' ucap deana menengahi.


Mau tak mau akhirnya meliana mengangguk pasrah , dia melihat kedua sahabatnya turun dari mobil , rasa cemas semakin menjadi meliana menatap was-was pada sosok preman yang kini berhadapan dengan tiara.


Setibanya dia di depan ketua preman tersebut ,tiara langsung menjadi angkuh dan sombong.


'' Ngapain kalian kesini hah ?!.bukannya gue nyuruh kalian ngebunuh jala** nggak tau diri itu !'' ujarnya dengan lantang.


Namun mereka sama sekali tidak menjawab , hal itu memicu amarah tiara.


'' Heh gue ngomong sama lo yah ! jangan pura-pura budek , kalian cuma preman nggak berguna yang makan duit gue !'' ucap tiara gamblang.


Mendengar ketua mereka di rendahkan ,amarah para pengikutnya semakin menjadi.


'' JAGA MULUT LO BIT** !! SEBELUM GUE ROBEK MULUT SIALAN LO !'' teriak salah satu orang disana.


Bukan nya takut ,tiara malah semakin menjadi di tambah dia dalam kondisi mabuk ,hal itu membuatnya tidak bisa mengontrol ucapannya sendiri .


'' Hahaha LO KIRA GUE TAKUT ?! ORANG RENDAHAN KAYA KALIAN NGGAK PANTAS BICARA SAMA GUE ! ''


'' KALIAN CUMA SAMPAH !!'' ujar tiara.


Mereka menjadi geram , ketua mereka akhirnya menurunkan perintah.


'' SERET MEREKA BERTIGA !!! BAWA MEREKA KE TEMPAT BIASA SEKARANG !!'' ucap ketua mereka tak terbantahkan.


SRET.!


SRET.!


'' Aaakkhh lepasin gue sialan .'' teriak tiara .


'' SERET YANG ADA DI MOBIL.'' perintah ketua mereka.


'' Nggak !!! JANGAN BAWA GUE !! LEPAS BANGSAT.!'' tiara meronta-ronta.


BUUUK.!


Akhirnya mereka memilih membuat mereka bertiga pingsan dengan memukul belakang kepala tiara dkk.


Mereka bergegas membawa tiara dkk , tak sampai satu jam perjalanan mereka sudah sampai di tempat yang terlihat mengerikan.


Mereka membawa tiara menuju ruangan yang remang-remang , salah satu preman membawa air dan mengguyur mereka yang masih pingsan.


BYUURRR.!


''Aaakhh !'' Teriakan mereka bertiga terdengar setelah air membasahi tubuh mereka .


Mereka menatap tajam tiara ,bahkan Tangisan dan ucapan yang tiara lakukan sama sekali tidak mereka dengarkan.


BRUK.!


'' BAJINGAN !! LEPASIN KITA !'' tiara memberontak , Samar-samar dia mulai sadar dengan kondisinya .


Ketua preman tersebut mentap tiara penuh dendam. '' Lepas pakaian mereka semua !''


Mendengar hal itu tiara menjadi panik ,tak hanya tiara namun kedua temannya juga sama.


'' Kalian keterlaluan. !'' ucap deana mencoba mencari aman.


Ketua mereka tertawa mendengar ucapan deana . '' Bukanya kalian yang merendahkan kami lebih dulu ?! dimana ucapan sombong yang tadi kalian banggakan Hah ?!''

__ADS_1


'' Nggak !! jangan lakuin ini om!! kita salah kita minta maaf !'' Ujar meliana sesenggukan.


Tanpa perduli dengan rengekan mereka bertiga , ketua preman tersebut tetap menyuruh anak buahnya untuk melepas pakaian tiara dkk.


'' CEPAT LEPAS PAKAIAN MEREKA !! KITA AKAN BERPESTA MALAM INI HAHAHA!!!!'' ujar ketua preman .


'' HAHAHA PESTA ....PESTA...!'' tawa menggema di ruangan yang minim cahaya tersebut.


Mereka mulai melepas satu persatu pakaian tiara dkk , senyum mesum terpatri di wajah mereka , tangis tiara dan raungan kedua sahabatnya bagaikan musik untuk mereka semua.


Malam itu menjadi malam terkelam di hidup tiara dkk ,masa depan mereka hancur dan harga diri mereka hilang! malam yang awalnya mereka banggakan karena akan memberi pelajaran pada gracella ,kini berbalik menyerang mereka.


Tawa puas terdengar sampai keluar ruangan ,mereka semua memuaskan hasratnya hingga pagi hari !


...----------------------------...


Di tempat lain tepatnya kediaman reygan , di sana juga ada fero mereka sedang menunggu kedatangan rafka.


'' Ck rafka mana sih lama bener ! gue sampe lumutan nih !'' Ucap reygan sebal.


'' Bagus dong ,lo bisa jadi hiasan di rumah ini jadi nyokap bokap lo nggak perlu beli rumput lagi.!'' jawab fero acuh.


Buuuk.!


Reygan melempar bantal ke wajah fero. ''Sembarangan lo , jangan samain gue sama rumput yah!! bisa-bisa gue di kira makanan kambing !''


'' Gue nggak nyamain tapi lo nya emang mirip ! mulut lo juga udah cocok jadi saudaranya kambing haha!'' tawa fero meledak melihat raut wajah jengkel sahabatnya.


Reygan melototkan kedua bola matanya . '' Sialan !! sini lo gue jait mulut lemes lo !''


'' Dih Kok ngamukkkk ?! lo ngerasa jadi saudara kambing yah hahahha!'' tawa fero semakin kencang.


Reygan berdiri dari duduknya , dia mendekati fero yang masih tertawa .


SRET.!


'' Aduh duh lo kenapa jewer gue sih ?! udah kaya mak gue ajah.'' ujar fero .


'' Makanya jangan banyak bacot lo !! cowo kok mulutnya lemes banget mirip tetangga gue !'' ucap reygan enteng.


'' Ogah gue di samain mak-mak kang gosip !! mulut mereka lebih pedes dari cabe ! ogah gue masuk kelompok mereka hiii .!'' fero bergidik ngeri.


Di tengah berdebatan mereka tiba-tiba rafka datang.


Cklek .!


Reygan dan fero menatap bosan pada sosok rafka yang baru memasuki ruangan.


" Lama banget sih raf , lo nyasar apa gimana hah ?!" sinis reygan .


" Macet ." jawab rafka singkat.


Reygan mengernyit. " Macet dari mananya ?! rumah lo nggak jauh dari sini cuma beda tiga blok doang ,lo kalo ngeles yang elit dikit dong raf !"


" Hm ,gue dari luar bukan dari rumah !" jawabnya acuh.


Reygan menghela nafas lelah. " Haaah dah lah ! kita jadi ketemu cella nggak ?! udah dua hari kita nggak tau perkembangan pencarian sky !"


" Hm ! berangkat " ajak rafka .


Mereka bertiga berjalan menuju motor masing-masing , saat sedang memakai helm tiba-tiba fero berucap yang membuat mereka terkejut .


" Btw kalian tau nggak , katanya anggota sandero ada yang meninggal loh ! dia yang suka cari ribut sama cella !" ujar fero .


" Yang bener lo ?! kok gue nggak dapat kabar apa-apa?" ucap reygan.


" Lo kurang update kali ! kalo nggak salah namanya sean , dia ketabrak truk katanya sih ! " ucap fero.


Reygan mengangguk-anggukan kepalanya mengerti ,berbeda dengan rafka yang menatap dengan wajah datar .


Mereka bertiga bergegas meninggalkan rumah reygan , hari ini mereka berniat mendatangi kediaman gracella.


...See you next time........

__ADS_1


__ADS_2