GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 84


__ADS_3

...☠️☠️☠️...


Di sisi lain terlihat dua orang sedang berdiskusi dengan serius , wajah mereka tertutup topeng sebagian . mereka menggunakan topeng untuk menutupi identitasnya.


'' Gue nggak mau tau ,pokoknya dia harus membayar perbuatan nya sama gue.'' ujar pria orang tersebut.


'' Oke ,gue cuma minta jangan lo apa-apain dia .'' ujar teman nya .


Seseorang tersebut mengangguk. ''Deal.''


Kesepakatan keduanya telah selesai ,mereka mulai menghubungi orang-orang yang akan bekerja bersama mereka .


'' Acara nya pasti udah di mulai , kita mau jalan kapan ?!'' ujar orang tersebut .


'' Kita jalan sekarang , inget pesan gue jangan lo apa-apain dia !'' ujar teman nya dengan tegas .


'' Ck iya bawel banget lo , btw kenapa lo mau gabung sama gue bahkan lo yang bebasin gue ?!'' ujar si pria pada teman nya .


'' Lo nggak perlu tau !'' jawab nya acuh.


Akhirnya perbincangan mereka selesai ,kini mereka berkumpul di aula tempat persembunyian mereka beberapa hari ini.


Tap. ! Tap.! Tap.!


Langkah kaki terdengar mendekati aula ,mereka adalah kedua pria yang tadi berbincang .


Satu orang yang merupakan kepala rencana tersebut mulai membuka suara.


'' Pertama saya ucapkan selamat datang ada kalian semua yang sudah bergabung dengan saya .''


PROK.! PROK.! PROK.!


Riuh tepuk tangan menggema disana ,kedua pria yang kini mengenakan topeng tersenyum smirk.


'' Kita akan menjalankan sesuai rencana , kalian harus ingat tidak boleh melukainya cukup kalian bawa dia pergi dan habisi yang lain.'' perintah pria tersebut.


'' Baik tuan .''


'' JALAN SEKARANG JUGA .'' setelah mendengar perintah dari ketua mereka .


Semua orang yang berjumlah ratusan mulai bergerak meninggalkan aula.


'' Lo yakin nggak bakal nyesel ?'' ujar teman si ketua.


'' Nggak ! gue yakin !'' jawaban tegas tersebut membuat teman nya tersenyum.


Mereka kemudian menyusul anggota yang lain untuk melakukan penyerangan !


...----------------------------...


Malam ini merupakan malam terbaik yang pernah cella rasakan ,kebahagiaan yang sama sekali tidak pernah terlintas di pikiran nya .


Malam ini menjadi harapan terbesar untuknya , dia ingin menghabiskan sisa waktunya bersama keluarga kecil yang dia miliki.


'' Gimana perasaan kamu sayang ?!'' ujar kenzo.


Cella tersenyum. '' Aku nggak nyangka kalau hari ini akan datang , bahkan dulu aku nggak pernah bermimpi memiliki keluarga sendiri.''


Kenzo mengelus rambut cella dengan lembut . '' Sama kok ,aku juga nggak nyangka kalo aku bakal jadi suami kamu.''


Mereka sudah berganti pakaian setelah tiba di sana , acara berlangsung dengan tenang para tamu menikmati acara tersebut begitu juga dengan pengantin nya.


Keluarga gavin pun hadir disana ,bunda berjalan menghampiri cella.


'' Sayang selamat atas pernikahan kamu ,maaf bunda baru sempat datang .'' ujar bunda menyesal.


Cella mengangguk. '' Makasih bun , bunda datang aja aku udah seneng .''


Bunda mengangguk ,kini giliran ayah yang mengucapkan selamat.


'' Selamat atas pernikahan kamu nak ,semoga kebahagian selalu menghampiri kalian .'' ucap ayah dengan tulus.


Cella tersenyum dan mengangguk. ''Makasih ayah .''


Ayah tersenyum ,dia mengelus rambut cella sebelum pergi ,ayah sudah menganggap cella seperti anaknya sendiri.


Juna menghampiri cella. '' Selamat atas pernikahan lo ,btw masih ada lowongan buat gue nggak ?''


'' GAK.''


Bukan cella yang menjawab melainkan ketiga suaminya yang kini menatap juna dengan tajam.


Juna tertawa pelan. '' Santai bang ,gue nggak bakal nikung kok ,kecuali kalian buat dia nangis baru deh gue maju .''


'' Udah jun jangan bercanda terus ,bisa-bisa lo di gibeng sama mereka .'' ucap cella menengahi.


Juna mengangguk , dia menatap wajah cella. '' Gue nggak bisa lama-lama cel ,gue harus nemenin zander jadi gue balik dulu yah sama ayah bunda .''


Cella mengangguk . '' Thanks udah datang jun.''


Juna mengangguk . '' Bye cella .''


'' Bye ''


Setelah kepergian juna ,kini giliran reygan dan vero yang menghampiri mereka .


'' Selamat yah cel ,sekarang lo udah jadi bini orang .'' ucap reygan dengan tulus.

__ADS_1


'' Thanks .''


Vero pun mengucapkan hal yang sama ,mereka berdua mengharapakan kebahagian cella dengan tulus.


'' Btw kita mau cabut duluan cel ,mau jengukin rafka ,katanya dia udah siuman .'' ucap vero.


Cella mengangguk. '' Kabari gue perkembangan rafka yah .''


'' Siap. '' Vero dan reygan menatap ketiga suami cella .


'' Titip cella bang ,jagain dia sebaik mungkin jangan sampe lecet , awas aja kalo kalian bikin dia nangis kita berdua bakal bawa dia kabur.'' ujar reygan di angguki vero.


'' Kalian tenang aja , tanpa kalian minta kita juga bakal jagain dia .'' jawab zelon .


Setelah itu mereka berdua pergi meninggalkan tempat resepsi pernikahan cella.


Tiba-tiba perasaan cella semakin cemas ,dia merasa bahaya sedang mengintainya .


' Perasaan gue kenapa nggak enak banget yah ?!' batin cella risau.


Dia mencari sky yang ternyata sedang bersama kenzo. cella berjalan ke arah mereka.


'' Ken.'' panggil cella , dia masih belum mengganti panggilan nya pada kenzo karena canggung .


Kenzo menoleh . '' Kenapa hm ?!''


''Perasaan aku nggak enak banget ,kaya mau terjadi sesuatu.'' ujar cella lirih .


Kenzo mengernyit. '' Mungkin kamu kecapean sayang ,makanya perasaan kamu nggak enak .''


Cella mengangguk setuju , bukan nya tenang dia malah semakin risau .


Dia menatap sekitar ,dia merasa sedang di awasi oleh seseorang.


'' Ken , bodyguard kita mana ?!'' ujar cella karena di ruangan tersebut tidak ada satu pun bodyguard .


'' Tadi ada di situ kok ,mungkin mereka lagi ganti tugas .'' ujar kenzo.


Cella kembali menatap sekeliling dan ternyata di pojok ruangan ada seseorang yang sedang mengawasinya.


DEGH.!


' Jadi perasaan gue nggak salah.' batin cella.


Dia melihat orang tersebut memakai masker serta topi , dia kemudian berjalan keluar meninggalkan ballroom.


Cella menatap kenzo serta sky. Entah kenapa sejak tadi pagi perasaan nya menjadi sedih dan cemas.


'' Ken jagain sky yah ! aku titip dia sama kalian bertiga .!'' ujar cella tiba-tiba.


Kenzo mengernyit heran. '' Kamu mau kemana?!. kamu nggak akan ninggalin kita kan !''


Kenzo mengangguk , mereka kembali berkumpul bersama aldrick dan zelon.


'' Kita foto dulu yuk ,mumpung kita masih lengkap !'' ajak cella .


Aldrick merasa ucapan cella sangat ganjil , seolah-olah dia akan pergi .


Namun aldrick menepis pemikiran tersebut ,mereka akhirnya berfoto bersama.


...--------------------------...


Di luar ruangan tempat acara resepsi berlangsung , terdapat ratusan orang sedang bersembunyi menunggu moment yang tepat.


'' Semua siap ?!'' ujar ketua mereka.


'' Siap.!''


Mendengar jawaban anak buahnya ,pria tersebut tersenyum senang .


'' Nyalakan !''


'' Baik.!''


Mereka mulai bergerak ,ternyata mereka menyalakan bom dengan jarak cukup jauh , hal itu untuk memancing kepanikan orang-orang yang ada di ballroom.


DUAAAARRR.!


Suara ledakan terdengar sampai ke dalam ballroom ,cella yang sudah menduga ada yang tidak beres . segera mengajak sky untuk sembunyi.


'' Sayang kamu harus sembunyi dulu di sana ." cella membawa sky memasuki sebuah ruangan .


"Apa pun yang terjadi kamu jangan keluar sebelum mami datang .'' perintah cella .


Sky mengangguk ,dia masuk ke salah satu ruangan yang berada di sana.


Cella mencium kening sky penuh cinta. ''Sky , mami sayang banget sama kamu .mami menyayangi kamu melebihi nyawa mami sendiri ,jadi kamu harus baik-baik aja kamu harus tumbuh dengan bahagia .''


Kedua bola mata cella berkaca-kaca , cella buru-buru menghapusnya agar sky tidak khawatir, dia kembali tersenyum.


'' Mami keluar dulu , kamu kunci pintunya dari dalam .'' ucap cella , sebelum pergi dia mencium kedua pipi sky .


Cella yang hendak melangkah tiba-tiba terhenti ketika sky memeluknya dari belakang ,cella kembali berbalik .


'' Kenapa hm ?'' ucap cella dengan lembut.


Sky mendongak menatap wajah maminya. '' Mami harus baik-baik aja , aku nunggu mami di sini jadi mami harus jemput aku .''

__ADS_1


Cella mengangguk. '' Pasti , mami bakal jemput kamu di sini .''


'' Janji !'' sky mengulurkan jari kelingkingnya.


'' Janji. '' Cella menautkan jari kelingking mereka berdua.


DOR.! DOR.!


Tiba-tiba terdengar suara tembakan di ruangan pesta , cella melepas tautan kelingkingnya.


'' Mami pergi , kamu hati-hati di sini ! jangan bukain pintu kalau bukan mami atau papah kamu oke !'' nasihat cella yang di angguki sky.


Cella bergegas keluar ,dia melambai pada sky sebelum menutup pintu , sky yang berada di dalam segera mengunci pintu dan menunggu maminya kembali.


...-----------------------...


Begitu cella keluar ,ruangan yang tadi nya rampai dan bersih ,kini berubah menjadi lautan darah .


Banyak tamu yang menjadi korban penyerangan dadakan yang entah dari mana asal mereka .


Cella melepas heels nya agar memudahkan dia bergerak , cella mengambil pistol di balik gaun nya ,dia selalu menyelipkan senjata di badan nya kapan pun dia keluar rumah .


Drap ! Drap ! Drap.!


Cella berlari menuju arah aldrick yang kini sedang di kepung.


BUUUK.!


Cella menendang salah satu orang yang mengepung aldrick.


'' Kamu nggak papa ?!'' ujar cella dengan cemas.


Aldrick mengangguk. '' Harusnya kamu jangan kesini baby , di sini bahaya !''


'' Mana bisa aku diem aja ,di saat kalian mempertaruhkan nyawa di sini !'' jawab cella tanpa melihat wajah aldrick yang tersenyum simpul.


Mereka kembali bertarung ,bahkan jefran ikut membantu ,anehnya para bodyguard yang ada di sana malah ikut menyerang mereka .


''Ada yang aneh ?! kenapa sebagian bodyguard kita ikut menyerang kita al ?! '' cella merasa heran.


'' Ternyata sebagian dari mereka sudah bekerja sama dengan pria itu, aku nggak tau siapa dalang di balik semua ini !'' Ujar aldrick.


BUGH.! BUGH.!


'' CELLA DI BELAKANG MU !'' teriak kenzo sembari membogem wajah para pemberontak .


DUAAK.!


Cella menendang pria tersebut ,perkelahian berlangsung cukup lama .


BRAK.! BUAAK.!


TRAANG ! BUUK.!


Tiba-tiba salah satu orang tersebut mengeluarkan samurai yang membabat habis para bodyguard yang membantu cella.


SRINGG ! SRING.! BAATTSS .!


'' BANGSAT !!'' Ternyata jefran terkena samurai di bagian kakinya yang membuatnya kesusahan berdiri.


'' ANJ** ! PENGECUT LO SEMUA ! BA** ! ''


Teriakan jefran menggema di sana. bukan hanya jefran yang terluka tapi cella ,aldrick ,kenzo serta zelon juga mendapat luka namun tidak parah.


'' Mereka nggak ada habisnya .'' Lirih cella .


DOR.! DOR.! DOR.!


BUGH.! DUAKK.! BRAAK.!


Satu jam berlalu ,akhirnya mereka bisa melumpuhkan mereka ,kini tinggal beberapa orang saja .


Keringat bercucuran di dahi mereka , mereka terengah-engah .


Tiba-tiba suara yang tidak asing terdengar di telinga mereka.


'' HAHA GIMANA PERTUNJUKAN DARI GUE ?! APA KALIAN SUKA ?! INI KADO PERNIKAHAN KALIAN LOH!''


'' UNTUK ALDRICK GUE PUNYA KEJUTAN LAIN ,LO MAU LIHAT ?!'' setelah pria tersebut mengucapkan hal itu , tiba-tiba sosok pria bertopeng berjalan menuju mereka.


'' Gimana perasaan kalian setelah dapat kado dari gue ?! '' ujar pria tersebut.


Aldrick menatap tajam pria di hadapan nya. '' Siapa kamu sebenarnya ?!''


Pria tersebut tersenyum dan melepas topeng miliknya ,betapa terkejutnya aldrick ketika melihat ternyata orang yang mengacaukan acaranya adalah Varen ,adiknya yang dia hukum dan dia larang keluar rumah .


'' Varen ?!'' ujarnya terkejut.


Varen tersenyum smirk. '' Kenapa ?! terkejut ?! ''


'' Lo tau bang , gue benci banget sama lo dan gue nggak terima kalo lo bahagia setelah apa yang lo lakuin sama gue .!''


Aldrick tak menggubris , dia menatap varen dengan tajam. '' Siapa yang membebaskan kamu ?! ''


'' Lo bakal tau nanti ,sekarang kita tuntasin dulu urusan kita.''


Varen menghajar aldrick , karena perbedaan level membuat varen kelelahan , saat itu juga sosok yang menjadi sekutu varen keluar membuat semua orang terkejut ,bahkan cella sampai shock.

__ADS_1


"LO.?!"


...see you next time........


__ADS_2