
...☠️☠️☠️...
Aldrick berhasil menemukan gudang yang cella maksud , namun ada yang janggal disana .
Mereka tidak melihat tanda-tanda adanya orang di gudang tersebut.
'' Jangan-jangan andrean kabur waktu kita berkelahi ?'' ujar jefran.
Gavin mengangguk . '' Bisa jadi , kayanya dia udah tau dari awal kalo kita kesini .''
Aldrick menatap sekitar . '' Dia masih di sini ! dia pasti di dalam !''
Ucapan aldrick mendapat tatapan heran dari ketiga pria di sampingnya.
'' Nggak mungkin bang , lo liat sendiri pintunya terbuka lebar kaya gitu .'' ujar jefran.
Zelon mengangguk. '' Mungkin dia baru pergi bang ?''
Aldrick menggeleng pelan. '' Itu nggak mungkin , kalian liat kan rumput di sekitar sini nggak ada jejaknya , kalau dia pergi lewat jalan utama pasti kita udah ketemu sama dia.''
Ucapan aldrick benar ,setelah mereka melihat lebih teliti ternyata memang tidak ada jejak sama sekali.
'' Kalian harus waspada , andrean orang yang licik , kita nggak tau di dalam ada bahaya apa .'' ujar aldrick.
Mereka semua mengangguk ,tiba-tiba gavin berucap. '' Gimana dengan cella ? jangan-jangan dia juga dalam bahaya .''
Mereka baru ingat jika cella belum datang.
'' Sial.!! gue lupa tadi mau nyusulin dia .'' ujar jefran.
Zelon menghela nafas lelah . ''Kebiasaan banget lo , sekarang kita nunggu cella apa kita masuk duluan ?''
'' Kita masuk duluan aja ,waktu kita nggak banyak ! cella pasti bisa mengatasi situasinya. '' usul aldrick.
Mereka mengangguk , perlahan mereka mulai bergerak menuju pintu gudang yang kini terbuka lebar , suasana yang sepi dan gelapnya malam membuat sekeliling mereka menjadi menakutkan.
'' Kenapa suasana nya jadi horor gini sih !'' ujar jefran.
'' Diem jef ,mulut lo nggak bisa mingkem apa !'' jengkel zelon .
'' Ck gue takut ada hantu zel !'' ujarnya lirih .
Zelon menghentikan langkahnya ,dia menatap jefran tak percaya. '' Heh lo itu pembunuh bayaran lo udah biasa ngebunuh orang , kenapa lo takut sama hantu ?!''
'' Gue juga tau kali , tapi kan beda cerita zel , kalo hantu yang tiba-tiba nongol terus mukanya serem gue kan ngeri !'' ujar jefran .
'' Tau gini mending lo jagain aslan di markas deh , dari pada lo nyusahin gue !'' sinis zelon.
Jefran mengerucutkan bibirnya . '' Iiihh abang zelon jahat. ''
''T** lo !! '' Jawab zelon dan pergi meninggalkan jefran.
''Abanggggg tungguuuu akyuuu !'' Panggil jefran lebay.
Zelon yang mendengar panggilan jamet dari sahabatnya ,seketika berlari mengejar gavin dan juga aldrick yang sudah cukup jauh.
...------------------------...
Di dalam gudang andrean sedang mengikat sky di kursi kayu , dia sengaja membuka pintu gudang selebar mungkin untuk membiarkan cella dan yang lain masuk.
Andrean sudah mempersiapkan semuanya , di dalam gudang dia tidak sendiri melainkan bersama orang-orang yang dia sewa , jumlahnya cukup banyak yaitu 70 orang ! mereka sudah terlatih dan andrean ingin menyaksikan kematian cella di depan matanya sendiri.
'' Kalian harus sambut mereka dengan sepenuh hati . '' perintahnya.
'' Baik tuan .'' jawab mereka serempak.
Tidak ada yang mengira jika andrean akan menyiapkan pasukan sebanyak itu , entah dia dapat orang-orang tersebut darimana , tapi tidak di pungkiri jika persiapan andrean cukup matang.
'' Habisi semuanya termasuk ibu dari anak ini , dia harus mati malam ini juga .'' ucap andrean .
'' Siap tuan .''
Sky yang mendengar hal itu terkejut , dia tidak menyangka jika maminya sudah tiba di sana , sky tidak memberontak dia hanya diam saat andrean mengikat tali di lengan nya.
'' Kamu akan menyaksikan kematian ibumu disini HAHAHA .!! '' andrean tertawa di hadapan sky .
Dia menyeret bangku yang berisi sky menuju pojok ruangan yang gelap .
'' Kamu cukup melihat dari sini bagaimana mereka yang berusaha menolongmu mati di depan matamu sendiri !'' ucap andrean.
Sky hanya diam ,dia tidak bodoh karena jika dia melawan maka andrean akan mengawasinya tanpa henti dan hal itu bisa membuat maminya susah.
Andrean mengeluarkan senjatanya , dia meninggalkan sky sendirian tanpa penjagaan , saat itu juga sky berusaha melepaskan ikatan di tangan nya .
...------------------------...
Di sisi gracella .
Dia baru saja keluar dari kediaman andrean , cella merobek lengan baju nya dia juga mengeluarkan belati dari saku celana nya .
Cella menyayat lengan nya untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di sana.
SREET .! SRET.!
'' Aarrrghhh.'' cella menggeram tertahan , rasa perih seketika menjalar di lengan nya.
Cella mengambil peluru tersebut dan membuangnya , dia membuka ranselnya dan mengambil staples besar untuk menjahit lukanya ! dia tidak membawa p3k atau pun perban.
Cklek.! Cklek.! Cklek .!
Dengan wajah datar dan tanpa ekspresi cella selesai menjahit lukanya ,dia hanya mencegah agar saat bertarung nanti lukanya tidak melebar.
Cella memotong kain dari lengan nya untuk membungkus luka tersebut , selesai dengan semuanya ,dia memasukan benda yang dia pake ke dalam ransel.
Dia berlari menyusul aldrick dan yang lain nya ,dia ingin menghabisi andrean secepat mungkin.
Di tempat aldrick berada , mereka telah sampai di depan pintu .
'' Langsung masuk aja bang , kayanya nggak ada orang ?!'' ujar jefran.
__ADS_1
Aldrick mengangguk '' Kita harus hati-hati.!''
Gavin menyiapkan senjatanya . '' Kalian siapin senjata , mereka pasti nggak akan biarin kita masuk gitu aja !''
Mendengar ucapan gavin ,semua menyiapkan senjata dan mengarahkan kedepan.
Perlahan mereka mulai masuk, dan benar saja begitu mereka masuk tiba-tiba orang-orang berbadan besar dan bersenjata mengepung mereka.
DRAAPP. ! DRAAP.! DRAAP. !
Mereka terkejut ketika melihat jumlah orang yang mengepung mereka lebih banyak dari yang mereka hadapi tadi.
'' Gila.!! andrean A** bisa-bisanya dia nyiapin orang sebanyak ini !'' ucap jefran.
Dia menatap sekeliling yang sudah di penuhi orang-orang milik andren.
'' Kayanya dia takut sama kita deh !'' gumam jefran.
'' Diem jef !!! mulut lo dari tadi bikin pusing mulu !'' ucap zelon jengkel.
Dia tidak bisa konsentrasi jika jefran terlalu banyak omong .
'' Ck gue salah terus dari tadi deh !'' lirihnya.
PROK.! PROK.! PROK.!
Tiba-tiba suara tepuk tangan menggema di gudang tersebut , andrean menggenggam mikrofon dia tidak mendekat karena dia takut.
'' SELAMAT DATANG DI KEDIAMAN GUE TIKUS-TIKUS SIALAN HAHA .''
'' APA PERJALANAN KALIAN MENYENANGKAN ?! PASTINYA DONG HAHA !'' tawa andrean menggema.
'' Dia gila ?!'' ujar gavin.
Zelon mengangguk. '' Bukan gila lagi ,kayanya dia sinting !''
'' Haha lo bisa ngelawak juga zel. ?!'' tawa jefran.
Aldrick hanya menggeleng pelan ,dia tidak habis pikir mengapa mereka bisa sesantai itu padahal nyawa mereka dalam bahaya.
'' WOI BRENGSEK !! MAJU LO JANGAN JADI PENGECUT !'' teriak jefran tiba-tiba.
Mendengar hal itu ,andrean kembali berucap. '' GUE BUKAN PENGECUT !! TAPI JENIUS HAHA KALIAN TIDAK AKAN BISA MENYENTUHKU HAHA!''
'' BACOT DOANG GEDE ,TAPI MENTAL TAHU HUUUU!'' jefran terus memancing amarah andrean.
'' KURANG AJAR !!! KALIAN NGGAK AKAN PERNAH BERTEMU DENGAN ANAK ITU !'' teriak andrean.
'' OH YAHHHH ,KAYANYA LO DEH YANG NGGAK AKAN LIAT DUNIA INI LAGI !'' ucap jefran.
Aldrick kembali menggelengkan kepalanya , dia sungguh kagum dengan mental sahabat cella ,bahkan dalam posisi seperti sekarang mereka masih bisa santai.
Dia juga masih bertanya-tanya bagaimana cella bisa mengenal great glory dan bersahabat dengan mereka , bagi aldrick gadis bernama gracella tersebut terlalu misterius , dia tidak bisa melacak hal apa pun kecuali kelahiran nya dan keluarganya.
'' Kalian hebat ! cella pasti bangga punya sahabat kaya kalian !'' ucap aldrick.
'' Cella bukan cuma sahabat kita bang ,tapi dia adik kita keluarga kita , jadi wajar kalo kita belain dia mati-matian ! bahkan gue nggak takut kalau gue harus mati demi cella !'' ucap jefran yang di angguki zelon.
Andrean yang sudah geram ,memerintah bodyguardnya untuk menyerang mereka .
'' HABISI MEREKA !!''
''BAIK TUAN !''
Saat itu juga pertarungan di mulai , mereka benar-benar menyerang aldrick dan yang lain nya tanpa ampun.
BUGH.! BUGH.! BUAAKK.!
Aldrick berhasil menumbangkan lima orang , di sisi gavin dia sedang melawan tujuh orang.
DUGH.! BUUGH.! BRAAK.!
Dia berhasil melumpuhkan tujuh orang , berbeda dengan zelon dan jefran yang kini di kepung dua puluh orang .
DOR .! BUGH.! BRAAAKKK.!
DOR.! DOR. PYAARR.!
'' Wohoho maju kalian semua !! gue bikin peyek dadakan sini !'' ujar jefran.
BUUUGHH.!! BRAAK.!! DOR !
'' ANJ*** !!! JANGAN CURANG WOI !'' teriak jefran ketika punggung tangan nya tertembak.
Zelon membabi buta mereka , dia sudah lama vakum dari aktifitas berkelahi , kali ini dia benar -benar melampiaskan semuanya.
DUAAAKK !!! BRAAKK. ! BUGHH ! DUGHH!
Perkelahian berlangsung sengit , saat itu juga kedatangan cella membuat situasi semakin panas , tanpa aba-aba cella menembaki mereka dengan kedua pistol di genggamnya.
DOR.! DOR.! DOR.!
BUGH .! BUGH.! BRAAK.!
Aksi cella membuat ketegangan semakin menjadi , dengan gesit dia menghindar dari serangan-serangan yang menghampirinya.
BUGH .! BUGH .! KREEEK.!
Cella mematahkan kepala mereka satu persatu ,kobaran amarah terlihat jelas di mata gracella.
Gavin dan aldrick yang melihat keberingasan cella menjadi kaku , mereka baru percaya pepatah yang sering mengatakan , ' jangan remehkan perempuan yang marah ,jika tidak ingin melihat dunia hancur ' .
' Untung cella nggak matahin leher aku kaya dia'. batin gavin menelan ludah kasar .
'Jadi pepatah yang sering aku dengar itu nyata !' batin aldrick.
Beberapa menit kemudian mereka berhasil melumpuhkan lima puluh orang ,sekarang sisa dua puluh orang .
'' Hosh....hosh....Are you oke cel !'' ucap gavin.
__ADS_1
Cella mengangguk ,dia menatap gavin ternyata ada beberapa luka di tubuhnya.
'' Gimana sama lo ?!'' ucap cella.
Gavin terkejut ,sebab baru kali ini cella menanyakan keadaan nya.
'' G-gue baik-baik aja !'' jawabnya gugup.
Cella mengangguk. '' Jaga diri lo ,jangan sampai lo kenapa-napa ! gue nggak mau sky liat lo dalam kondisi nggak baik!''
Setelah mengucapkan itu ,cella bergabung dengan zelon ! gavin tersenyum simpul dia senang cella sudah tidak acuh lagi padanya.
Di tengah ketegangan ,tiba-tiba andrean mengeluarkan suara . '' Wah gue nggak nyangka kalian bakal ngalahin mereka haha!!''
'' Terlebih lo cel ! lo gadis yang dulunya lemah dan nggak bisa apa-apa sekarang jadi jago berkelahi haha!''
Cella maju beberapa langkan ,dia menatap andrean tajam. '' Dimana sky .''
'' Siapa ?! sky ?! dimana yaaahhh ?!! mau tau aja apa mau tau banget hihihi !'' jawab andrean.
'' Lo jangan main-main bajingan !! dimana anak gue !! sebelum gue sendiri yang bunuh lo!'' ujar cella.
'' Uuuu takuttt !!!!'' ucap andrean lebay.
Andrean menatap cella dengan tatapan nakal. '' Gimana kalau lo layani gue dulu ?! nanti gue kasih tau dimana anak lo !''
'' Najis !!! gue terlalu mahal buat sampah kaya lo !'' jawab cella.
'' Sialan !! '' Andrean menggeram marah ,dia menyuruh bodyguardnya untuk kembali menyerang.
'' KENAPA KALIAN DIAM AJA !!! BUNUH MEREKA SEKARANG JUGA !'' perintahnya.
Akhirnya perkelahian kembali terjadi , butuh waktu satu jam sampai mereka bisa menghabisi semuanya.
'' HOSH....HOSH....HOSH...!''
Mereka semua terengah-engah , tenaga mereka habis rasa lelah ,letih lemas menjadi satu pada tubuh mereka.
Berbeda dengan cella yang sedang di liputi amarah . '' Andrean bagian gue !! kalian bisa istirahat.!''
Setelah mengatakan itu ,cella berlari menerjang tubuh andrean.
DRAAPPP.!!! DRAAAAPP.!
BUUUAAAKKK.!
Cella menendang wajah andrean hingga dia terjatuh , andrean yang belum siap akhirnya tak berkutik ,dia terlalu lemah untuk melawan gracella , cella yang murka kembali melompat dan menginjak perut andrean.
BRUUK.!
'' UHUK....UHUK.! '' andrean terbatuk darah.
Cella menatap tajam andrean . '' Kenapa lo nyulik anak gue hah !! dia nggak ada masalah sama lo sialan !''
Andrean tak menjawab ,dia sibuk menyingkirkan kaki cella yang masih bertengger di perutnya.
Tidak puas dengan keterdiaman andrean , cella menambah berat pijakan di perut andrean . tak hanya itu cella juga menginjak tulang rusuk andrean hingga patah.
KREEK.!
'' Uhuk...uhuk...uhuk..a-ampun uhuk...uhuk..!'' andrean merasa tulangnya patah dan sakit nya bukan main.
Cella yang belum puas , mengambil tongkat baseball andalan nya di ransel .
'' Gue nggak habis pikir ,bisa-bisa nya lo nyiksa anak kecil sampai kaya gitu.!'' ucap cella .
'' Lo harus dapat sepuluh kali lipat dari yang lo lakuin sama sky.!'' saat itu juga cella menghajar andrean habis-habisan , dia tidak memberi ruang untuk andrean melawan.
BUGH !! BUGH. ! BUAAKK.!
Gigi andrean lepas semua ,pipinya berdarah bahkan bibirnya robek parah.
Cella turun dari tubuh andrean,dia menarik kerah baju andrean.
Shrek.!
'' Dimana lo sembunyikan anak gue !!! JAWAB !'' ucap cella lantang.
Saat itu juga suara sky terdengar di telinganya .
'' M-MA-MAMI.!'' teriak sky di pojok ruangan .
Mendengar suara putranya , cella melempar andrean dengan asal ! dia berlari menuju tempat putranya .
DRAP.!! DRAP.! DRAP.!
GREPP.!
Cella memeluk sky erat , dia menumpahkan perasaan nya selama ini.
'' Sayang !! ini beneran kamu hm !'' cella menatap sky sendu.
'' Sayang maaf ... maaf karena mami lalai jagain kamu !'' cella menangis di pelukan sky .
'' A-aku juga s-salah mih , maaf udah bikin mami khawatir.!'' ucap sky lembut , dia memeluk maminya sangat erat .
Beberapa menit kemudian cella melepaskan pelukan nya , dia juga melepas ikatan di kaki sky.
Di sisi aldrick dan yang lain nya ,mereka ikut senang melihat anak dan ibu tersebut telah bertemu. sayang nya mereka lupa jika andrean masih hidup.
Cella yang sedang memunggungi andrean tidak tau jika andrean mengarahkan senapan nya pada cella .
'' Selamat tinggal jala**!''
Gavin yang tanpa sengaja melihat andrean menarik peluru ke arah cella berteriak lantang .
'' CELLA AWAS.!!''
...DOR.!!...
__ADS_1
...See you next time......