GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 70


__ADS_3

...☠️☠️☠️...


Di italia kediaman andrean.


Sudah empat hari berlalu semenjak dia membawa sky kesana , berbeda dari sebelumnya kini andrean bersikap kasar dan sering menyiksa sky , selama ini dia berusaha mendapatkan apa yang dia mau dari sky dengan lembut tapi setelah kejadian sky bersembunyi ,andrean menjadi berubah dia menjadi kejam.


Seperti saat ini ,sky di pindah ke dalam gudang , dia di ikat dan di cambuk menggunakan sabuk miliknya.


CTAR.!


CTAR.!


CTAR.!


Andrean mencambuk sky tiga kali hingga punggungnya mengeluarkan darah , tubuh sky melemah di tambah dia tidak makan selama ini.


'' HAHAHA seandainya lo nurut pasti hidup lo nggak akan sakit kaya gini bocah !'' Ujar andrean tertawa sinis.


Dia pergi meninggalkan sky yang menangis tersendu-sendu.


'' Mami hiks...hiks.. mami jangan lama-lama hiks .. aku takut !''


''Aku nggak kuat mih ,aku sakit hiks..hiks..mami kapan datang !'' gumam sky di sela tangisan nya.


...-------------------...


DEGH..!


Tiba-tiba cella merasa dadanya nyeri ,dia merasa sky memanggil namanya .


Cella yang kini berada di kediaman nya setelah membawa aslan ke ruangan eksekusi , dia memang belum membunuh aslan dia ingin aslan merasakan penderitaan lebih dulu.


'' Sky !'' lirih cella .


Air matanya jatuh ,dia rindu dengan putra semata wayangnya ,cella menatap foto yang ada di nakasnya .


'' Sayang tunggu mami yah ,kamu harus baik-baik aja !!'' ujarnya sendu.


Cella mengambil ransel dan juga senjatanya ,cella mengecek satu persatu peluru yang ada di senjatanya , dia akan ke italia malam ini dengan aldrick ,gavin ,zelon serta jefran .


Tadi siang dia mendapat kabar dari zelon jika aldrick tau keberadaan putranya , tanpa pikir panjang dia menghubungi aldrick dan akhirnya mereka semua akan ke italia malam ini.


Cella mengisi pistol miliknya dan menatap foto andrian yang dia tempel di dinding, cella mengarahkan pistol tersebut ke arah foto andrean.


DOR.!


Tembakan cella tepat mengenai foto tersebut , dia menatap dingin pada foto andrean yang sudah bolong.


'' Hidup lo bakal berakhir seperti itu andrean !'' ujarnya dengan tajam.


Cella memasukan pistolnya dan menutup ransel miliknya , dia mengganti pakaian nya tak lupa dia memakai rompi anti peluru .


Persiapan gracella selesai ,dia bergegas keluar dari kamarnya , cella menuruni tangga dia menatap ruangan yang selalu sky gunakan untuk bermanja-manja dengan nya.

__ADS_1


'' Haaah .'' cella menghela nafas berat ,perasaan nya sangat sesak .


Dia kembali berjalan menuju garasi ,tak lupa dia mengunci pintu rumahnya .


BRUUM. BRUMM. BRUMM.


Cella menyalakan motornya ,dia melesat menuju bandara dimana semua rekan nya sudah berkumpul.


Di bandara , zelon terus menelfon cella karena sudah setengah jam cella belum juga datang .


'' Gimana zel ?! di angkat nggak!'' tanya jefran.


Zelon menggeleng. '' Nomornya nggak aktif !''


'' Ck dia kemana sih ?! '' ujar jefran cemas.


Namun kecemasan mereka hilang ketika melihat orang yang mereka tunggu sedang berjalan dengan wajah dingin nya menuju mereka .


Tap.!Tap.!Tap !


Mereka semua menghela nafas lega , zelon bergegas menghampiri cella .


'' Kenapa talat hm ?'' ujarnya lembut.


'' Gak papa ! kapan berangkat ?!'' tanya cella datar.


'' Bentar lagi , kamu mau makan dulu nggak ?'' ujar gavin .


Cella menggeleng. '' Aldrick mana ?''


'' Gak !'' jawabnya singkat.


Jefran menghela nafas berat , semenjak sky menghilang cella menjadi pendiam dan tak pernah tersenyum ,dia selalu menampilkan wajah datar ,cuek dan bodo amat , dia berubah bahkan jefran merasa asing dengan sosok gadis yang kini ada di hadapan nya .


Tak berselang lama aldrick menghampiri mereka . '' Kita berangkat sekarang !''


Mereka semua mengangguk , aldrick memimpin di depan di susul cella dan seterusnya .


Pakaian mereka yang serba hitam dan kaca mata hitam yang bertengger di hidung mancung mereka membuatnya menjadi pusat perhatian di bandara , mereka terlihat menyeramkan tapi juga keren.


Raut wajah datar mereka membuat siapa pun yang melihat menjadi ketakutan , aura intimidasi terasa sangat kuat , mereka terlihat sangat buas dan liar .


Di sisi lain rafka baru sampai di kediaman cella ,namun mereka melihat garasi cella hanya berisi mobil mewahnya , itu menandakan jika cella tidak ada di rumah.


'' Kayanya dia nggak di rumah deh raf ?!'' ujar fero.


Rafka mengangguk. '' Hm !''


'' Terus gimana ?! apa kita cari ke tempat lain ? mungkin dia lagi nyari sky ?'' usul reygan.


'' Hm . cabut !'' jawab rafka.


Reygan menggaruk kepalanya yang tak gatal. dia berbisik pada fero.

__ADS_1


'' Rafka kenapa yah ?! dia kaya beda gitu ?''


Fero menggeleng. '' Gak tau ,gue juga ngerasain hal yang sama , dia...jadi misterius !''


'' Bener juga ,dan lagi dia jadi aneh ,dulu dia care banget sama cella bahkan hampir bucin tapi sekarang dia kaya acuh gitu !'' ucap reygan.


Fero kembali mengangguk. '' Kita liat aja gimana dia kedepan nya ,semoga nggak ada apa-apa sama dia !''


Tanpa mereka sadari ,rafka mendengar pembicaraan mereka berdua yang berbisik , dalam hati rafka membenarkan ucapan kedua sahabatnya , dia memang berubah terlebih setelah kematian sean .


Dia merasakan kepuasan tersendiri setelah menghabisi nyawa seseorang , dan itu berdampak buruk pada otaknya , rafka merasa belum puas sebelum membunuh zander , dia ingin mengasah skill nya agar semakin baik saat di gunakan untuk menghabisi anak pelakor yang sudah membuat ibunya sakit jiwa.


...---------------------...


Kembali pada gracella , kini dia sudah sampai di italia namun dia tidak tau rumah yang mana yang andrean tempati.


'' Kita kemana al ?! lo tau jalan pintas nya ?'' tanya gavin.


Aldrick mengambil ponsel miliknya ,dia menelfon seseorang. tak berselang lama terdengar suara seseorang menyapa mereka.


'' Halo tuan .''


Ternyata itu orang yang aldrick hubungi , mereka menoleh ,saat itu juga mereka terkejut ternyata aldrick sudah menyiapkan semuanya secara matang.


'' L-Lo bawa pasukan bang ?'' ujar jefran gagap.


Aldrick hanya berdehem sebagai jawaban. cella tak bereaksi apa-apa dia sudah menebak hal ini akan terjadi.


Aldrick menatap orang-orang yang dia panggil tadi. '' Apa yang kalian dapat ?''


'' Orang yang anda cari tidak ada di daerah sini melainkan di pojok barat dekat pesisir pantai .'' jawabnya.


'' Berapa lama perjalanan kesana ?'' kini zelon yang berbicara.


'' Dua jam .''


Cella terkejut , waktu dua jam baginya sangat lama dan dia tidak tau apa yang akan terjadi selama dua jam pada sky.


'' Apa nggak ada jalan yang lebih cepat ?!'' ujar cella.


'' Ada ! tapi anda harus berjalan melewati hutan !'' jawabnya.


Cella menghela nafas lelah ,jika dia memasuki hutan bisa- bisa dia nyasar dan gagal untuk bertemu putranya.


Zelon mengelus rambut cella .'' Tenang aja kita pasti bakal sampai sebelum dua jam ! ''


Cella hanya mengangguk pasrah ,gavin yang melihat interaksi antara zelon dan cella merasa sakit ,dia juga ingin berada di posisi zelon saat ini , meski bukan sebagai pasangan namun dia ingin menjadi sandaran untuk gracella.


Setelah berdiskusi mereka melanjutkan perjalanan dengan mengendarai motor yang sudah di sewa oleh aldrick , jika menggunakan mobil maka bisa jadi mereka gagal sampai dalam waktu dua jam .


BRUMM. BRUMM. BRUUMM.


Lima motor berjalan secara beriringan ,kali ini gracella yang memimpin dia membawa motornya di atas rata-rata ,dia ingin bertemu sky secepatnya, dia amat sangat merindukan putranya.

__ADS_1


...see you next time........


__ADS_2