
...☠️☠️☠️...
Hari ini Zelon berniat jalan-jalan sebentar sebelum berperang untuk nanti malam ,Zelon mengendarai motornya dengan kecepatan sedang .
Zelon ingin menenangkan pikiran nya , dia masih kalut dan belum bisa menerima kepergian Cella ,padahal sudah lewat beberapa bulan.
'' Lo pasti udah bahagia disana kan Grace ? lo udah nggak perlu pusing mikirin misi yang nggak ada habisnya kaya sekarang.'' ucap Zelon pelan.
Sakit hati Zelon sakit mengingat kenangan mereka berdua , Gracella merupakan satu-satunya orang yang tau sifat Zelon luar dalam , hal itu membuat Zelon bergantung padanya .
Ketika di lampu merah Zelon memberhentikan motornya, saat itu Gracella juga baru saja memberhentikan motornya tepat di samping Zelon.
Cella menggerutu sebab dia telat menjemput putranya setelah mengantar Vania,dia sampai lupa jika putranya masih ada di sekolah.
Untung saja pihak sekolah Sky mau menunggunya hingga dia kesana.
'' Ck gara-gara Vania gue sampe lupa jemput anak gue, haduuuhh gue juga kenapa mau-mau aja di ajak muter-muter sama dia .'' gerutu Cella.
Dia terlalu fokus pada pikiran nya sampai dia tidak menyadari jika sejak tadi ucapan nya di dengar oleh Zelon.
Zelon melihat kesamping , dia merasa familiar dengan suara tersebut .
DEGH !
'Grac.' batin Zelon terkejut.
Zelon meneliti orang di sampingnya , dia terkejut melihat motor yang sama persis seperti milik Gracella.
' Gak ini nggak mungkin ! bisa aja dia juga punya selera yang sama .' batin Zelon.
Tapi setiap dia menyangkal ,Zelon semakin yakin jika itu Grace dan motor yang ada di sampingnya merupakan motor modifikasi yang benar-benar mirip seperti motor Gracella yang dia simpan di markas .
Cella yang merasa di tatap ,akhirnya menoleh dia terkejut melihat motor Zelon .
' Ini kan motor Zelon ?! apa dia ada di jakarta ?.' batin Cella.
Cella menatap wajah pemiliki motor tersebut dari balik helmnya , Cella membulatkan kedua matanya dia tidak menyangka jika itu benar-benar Zelon.
' Zelon .' batin Cella.
Melihat Zelon yang terus menatapnya , Cella segera mengalihkan pandangan nya kembali ke arah jalan .
' Zelon ngapain ada di sini ? apa dia pindah ? atau dia lagi ngerjain misi ?!.' batin Cella.
Pikiran nya berkecamuk , hingga lampu hijau membuat Cella kembali fokus dan menancapkan gas motornya dengan kecepatan penuh ,dia belum siap untuk bertemu Zelon dan lagi jika dia bertemu pun belum tentu Zelon akan mengenalinya, meski begitu Cella belum ingin membongkar identitasnya pada mereka karena Cella belum tau siapa penghianat yang sudah membunuhnya di masa lalu.
Zelon yang melihat motor di sampingnya pergi merasa ada yang aneh , seolah pemilik motor tersebut mengenali dirinya.
'' Mungkin cuma perasaan gue aja !'' ucap Zelon sebelum kembali menjalankan motornya.
...-----------------------...
Malam ini Great Glory mulai menjalankan misi mereka , setelah kejadian tadi siang yang sempat membuat Zelon merasa dejavu dan teringat dengan Grace , saat ini mereka bertiga sudah ada di tempat target yang akan mereka urus .
Yang menjadi target kali ini adalah pemilik hotel dari luar memang tidak ada yang aneh ,namun jika sudah berada di sana maka tidak akan ada yang bisa keluar .
Hotel hanya nama untuk menyamarkan pekerjaan mereka ,di sana adalah tempat komplotan penjual organ manusia berkumpul setiap ada orang yang menginap di hotel tersebut , maka bisa di pastikan orang itu akan lenyap tanpa jejak sedikit pun.
Tap .! Tap ! Tap !
Suara langkah kaki di samping hotel tersebut mulai terdengar mereka adalah Aslan ,Zelon ,dan Jefran yang sedang bergerak menuju lokasi.
'' Zel lo yakin mereka ada di dalam ?.'' tanya Jefran.
Zelon mengangguk . '' Kita mencar ! ''
Mereka bertiga mulai berpencar , Zelon ke arah utara Jefran timur dan Aslan barat , Zelon tidak menyangka jika penjagaan di sana sangat ketat hampir di semua sisi terdapat beberapa bodyguard dengan yang memegang senjata mereka.
' Sial , gue kira penjagaan mereka sedikit longgar ternyata sebaliknya.' batin Zelon.
Dia bersembunyi di balik semak-semak untuk mengintai mereka tak beda jauh dengan Zelon , Aslan pun sama hanya Jefran yang berbeda , entah otaknya yang rusak atau memang dia bodoh.
Jefran berjalan menuju para bodyguard tersebut berada. '' Bang kalo mau masuk sini bayar berapa ?!''
Aslan yang melihat kebodohan Jefran ,hanya bisa menghela nafas berat mereka sudah susah-susah menyusup kesini tapi Jefran dengan bodohnya malah mendatangi mereka.
'' Jefran goblok , harusnya tadi gue seret dia kesini aja !'' ucap Aslan jengkel.
__ADS_1
Karena posisi mereka yang sudah ketahuan ,akhirnya Aslan pun keluar dari tempat persembunyian nya.
Tap ! Tap !Tap !
Langkah Aslan terdengar sangat jelas , hal itu menimbulkan kegaduhan dan membuat para bodyguard yang berjaga di sana menjadi berkumpul mengepung Jefran serta Aslan .
Jefran yang melihat Aslan ada di dekatnya tersenyum lebar . '' Lo kesini juga bro .''
BUUK !
Aslan menggeplak kepala Jefran. ''Ngapain lo pake nongol depan mereka , lo bego atau goblok hah . ''
'' Cuma ini cara yang ada di otak gue , kalo mereka kumpul disini otomatis Zelon bisa masuk tanpa perlu menghadapi mereka .'' bisik Jefran.
Setelah di pikir-pikir ,ucapan Jefran ada benarnya juga tapi tetap saja ide Jefran yang terlalu luar biasa ini membuat mereka berdua dalam bahaya.
'' Ck ya udah lah lagian udah terjadi juga , sekarang kita harus fokus supaya Zelon bisa cepet beresin yang di dalam!'' ucap Aslan yang di setujui Jefran .
Mereka berdua bersiap untuk menyerang , para bodyguard yang melihat mereka berdua tertawa remeh.
'' Haha kalian kira ,kalian bisa mengalahkan kami ?!'' ujar bodyguard tersebut.
Jefran menatap sinis ke arah bodyguard yang tadi meremehkan dirinya. '' Nggak kebalik tuh ,harusnya gue yang nanya emangnya kalian bisa numbangin kita berdua !''
'' Sialan , habisi mereka berdua !'' perintah salah satu dari bodyguard tersebut.
Para bodyguard mulai menyerang Jefran serta Aslan , pertarungan tak seimbang pun terjadi .
BUGHH !! BUGGH ! BRAAKK !
SRREETT !! BUUAAK !! DUUAAK.!
Para bodyguard ternyata bukan hanya menggunakan pistol tapi mereka juga menggunakan katana.
'' Jef kita harus ngalihin perhatian mereka ,lo kesana gue kesini !'' ucap Aslan.
Jefran mengangguk ,mereka membagi bodyguard tersebut menjadi dua kubu sebelah kanan kubu Aslan dan sebelah kiri kubu Jefran ,mereka berdua bertarung tanpa henti lelah letih semua bercampur menjadi satu .
SREETT ! BRAAK !
DOR ! DOR! DOR !
'' HAH HAH Anj*** ,mereka nggak abis-abis !'' keluh Jefran setelah mengalahkan sepuluh orang .
Tak beda jauh dengan Jefran ,Aslan pun sudah kelelahan menghadapi para bodyguard yang tak kunjung habis.
'' ASLAN !belakang lo !'' teriak Jefran di sela pertarungan nya.
Aslan menoleh , dia menendang perut bodyguard yang hendak menikamnya dengan pisau.
DUUUAAKK.!! BRAKK !!
Sedangkan disisi Zelon dia juga tengah bertarung , pertarungan yang Zelon hadapi tak kalah sengit dengan kedua teman nya.
BUGH ! BUGH ! DUAAKK!
DOR ! DOR ! DOR !
SREEETT !
Zelon terkena sabetan katana di bagian pundak , darah mengalir menembus bajunya.
'' Sssttt !! '' Zelon mendesis merasakan perih di bahunya.
''BANGSAT !! '' teriak Zelon marah, dia menatap para bodyguard dengan tajam Zelon berlari menerjang mereka.
DOR ! DOR ! DOR !
BUGHH !BUGH ! DUAKK ! BRAAK !
Zelon menyerang membabi buta, amarahnya tak bisa dia kendalikan.
Zelon kalap dia menembaki Kepala bodyguard yang menyerang nya hingga hancur berkeping-keping, lantai yang tadinya berwarna putih kini berubah menjadi lautan darah.
DRAP ! DRAP !DRAP !
Suara langkah kaki dari kejauhan membuat Zelon waspada , tanpa memperdulikan luka yang dia dapat dia kembalk berlari menuju lantai paling atas dimana tempat itu merupakan tempat ketua komplotan mereka.
__ADS_1
DRAPP ! DRAP !DRAP !
Zelon berlari menuju lift , ketika Zelon berhasil masuk tiba-tiba ada yang menyerangnya.
BUUAAKK!!
'' Akkhhh !'' Zelon terpental menabrak dinding lift .
Orang yang menendang Zelon ternyata tangan kanan pemilik hotel tersebut.
'' Berani nya lo datang kesini dan mengacaukan usaha bos gue HAH !'' ucap orang tersebut mencengkram baju Zelon.
'' Karena kelompok lo meresahkan para warga. '' ucap Zelon tajam.
'' Hahaha gue nggak perduli , Tapi karena lo udah jauh-jauh datang kesini maka lo harus mati di tangan gue , kayanya organ lo juga masih bagus semua haha!'' ucap orang tersebut.
Zelon tak menjawab ,dia menatap sengit pria yang ada di hadapan nya.
Melihat tatapan Zelon ,pria tersebut semakin marah.
'' Harusnya lo sadar , lo nggak mungkin menang lawan kita lo dan temen lo pasti bakal mati hari ini !'' ucapnya.
Zelon berdecih sinjs. '' Cih bacotan lo sama sekali nggak berguna buat gue , mau lo ngoceh sampai subuh juga percuma , gue nggak akan terprovokasi ucapan lo .''
'' SIALAN !BERANINYA LO NGATAIN GUE CARI MATI LO !'' teriak pria tersebut marah.
Zelon tersenyum remeh , dia bangkit dan menatap nyalang ke arah pria tersebut
Tanpa aba-aba Zelon menonjok pipi kiri pria tersebut.
BUGHH !!
'' Brengsek !'' teriak pria tersebut murka.
Dia membalas pukulan Zelon, namun Zelon berhasil menghindar perkelahian berlanjut di dalam lift membuat Zelon lebih leluasa karena tempat yang sempit jadi Zelon benar-benar memanfaatkan hal itu.
BUGH ! BUGH ! BRAAK !
'' Bajingan. '' teriak pria tersebut , dia mengeluarkan pistol miliknya dan mengarahkan nya pada Zelon.
'' MATI LO SIALAN HAHA .'' ucapnya namun belum sempat peluru itu dia keluarkan ,Zelon sudah menembaknya lebih dulu.
DOR ! DOR !
'' AAAKHHH uhuk....uhuk !'' batuk pria tersebut setelah mendapat dua tembakan di perut.
''Lo harusnya fokus sama pertarungan ,bukan fokus ngoceh !'' ucap Zelon , bersamaan dengan pintu lift yang terbuka sebelum pergi Zelon memberikan hadiah kecil padanya yaitu tembakan terakhir yang akan mengantarnya pindah alam .
DOR !
Satu peluru menancap sempurna di kepala pria tersebut. '' Menyebalkan !'' ucap Zelon sebelum keluar dari lift.
Di sisi lain Jefran dan Aslan baru saja selesai membereskan para bodyguard yang tadi menyerang mereka.
'' Hosh hosh .. apa gue udah tua yah ?! makin hari badan gue makin berat !'' ucap Jefran sambil berjalan memasuki hotel tersebut.
'' Bukan tua ,tapi lo kebanyakan makan !!'' jawab Aslan.
Jefran cemberut mendengar jawaban Aslan. '' Ck lo kan tau kalo gue gak banyak makan ,yang ada gue mati !''
'' Alah itu alasan lo doang , bilang aja lo nggak bisa ngurangin porsi makan lo yang kaya gajah !'' sindir Aslan.
Jefran berdecih. '' Lo sama Zelon sama aja sama-sama nyebelin !''
Aslan mengangkat bahunya acuh , mereka berdua terkejut begitu memasuki ruangan yang tadinya di tempati oleh Zelon , mereka di sambut dengan lautan darah serta tubuh manusia yang sudah tidak ada kepalanya .
'' Hiii Zelon anj*** ,dia gila kali yah bikin karya begini di depan mata suci gue !'' ucap Jefran lebay.
Plak !!
Aslan menggeplak kepala Jefran. ''Nggak usah lebay deh lo kaya baru kenal Zelon aja !''
'' Hehe abisnya dia kalo udah bunuh orang nyeremin banget ! '' jawab Jefran.
Aslan mengangguk .'' Iya sih ,tapi kali ini kayanya dia bener-bener marah deh , kalo nggak mana mungkin Zelon ngancurin semua kepala bodyguard disini ''
Jefran setuju . '' Mungkin dia masih dalam suasana berkabung !! ''
__ADS_1
Aslan mengangguk ,mereka akhirnya berjalan menuju lift untuk membantu Zelon menghabisi ketua komplotan tersebut.
...see you next time.......