
...✨✨✨✨...
Kediaman baskara sedang tidak baik-baik saja , Di sana ada baskara yang sedang mengamuk ,pagi tadi dia baru saja mendapat kabar jika perusahaan nya bangkrut ,hal itu memicu emosinya.
PRANGG !!
PRANG.!
PYAARR.!!
Baskara melempar segala benda yang terlihat olehnya , ruangan yang tadi rapi kini berubah menjadi kapal pecah.
'' Aaaarrghhh sial !! sial !!''
'' Kenapa jadi begini aaaarrghhh !!''
Praaangg !!
Dia kembali melepar guci kesayangan istrinya , daniel dan mamahnya yang baru saja pulang setelah olah raga terkejut melihat rumah mereka banyak pecahan kaca dan guci.
Tap. Tap. Tap.
'' Pah apa yang terjadi ?! kenapa rumah kita jadi berantakan kaya gini !'' ucap sang istri kebingungan.
Baskara menatap istirnya dengan marah . '' Dari mana kamu hah ?! DARIMANA!!''
'' Papah kenapa sih ?! mamah sama daniel habis olah raga pah ! biasanya juga papah nggak pernah kaya gini !'' jawaban istrinya membuat baskara semakin marah.
'' Bagus yah !! Di saat suami kamu sengsara kamu enak-enakan jalan-jalan di luar !'' tuduh baskara.
Sang istri mengernyit. '' Jalan-jalan gimana maksud papah?!''
'' Aku sama daniel tiap hari juga olahraga pah , dari dulu papah juga nggak pernah mempermasalahkan hal itu !''
Baskara menatap nyalang sang istri.
'' Alasan !!''
'' Maksud papah apa?! '' tanya sang istri kebingungan.
'' Kamu masih tanya apa maksudnya ?!''
'' Apa kamu tau perusahaan saya bangkrut !!'' ujar baskara.
Sang istri tertawa pelan ,dia mengira jika suaminya berbohong. '' Pffftt papah nggak lucu deh bercandanya .''
'' Perusahaan kita nggak mungkin bangkrut haha.''
BRAAAKK.!
Baskara melempar meja hingga patah. mukanya merah padam. '' KAMU KIRA SAYA BERCANDA !! ''
Baskara melempar surat yang baru dia terima. '' BACA !! APA PERKATAAN SAYA BOHONG !!''
Tanpa menunggu lama ,sang istri membuka surat yang dia terima , betapa terkejutnya dia ketika melihat surat tersebut.
'' P-pah ini bohong kan ?!'' ujar sang istri dengan tubuh gemetaran.
'' Apa wajah saya terlihat sedang main-main hah !! '' tanya baskara dengan marah.
Sang istri menggeleng tegas , dia menatap wajah suaminya dengan tatapan tidak percaya. '' Nggak !! ini nggak mungkin terjadi sama kita pah !! mamah nggak percaya !!''
'' Terserah kamu !!! jika saja kamu bisa berguna perusahaan nggak mungkin bangkrut sialan!!'' ujarnya marah.
__ADS_1
Prang.!
Gelas yang daniel pegang seketika jatuh dan hancur berkeping-keping di lantai setelah mendengar ucapan sang papah.
'' Nggak !! itu nggak mungkin kan pah !'' ujar daniel .
Baskara menatap putranya nyalang. ''Sudah berapa kali papah bilang , kamu harus memperketat data perusahaan kita ! tapi apa yang kamu lakukan ?!''
'' Kamu malah sibuk ngurusin anak sialan itu !''
'' Pah dia anak papah !! dia adik aku ! wajar kalau aku lebih sibuk minta maaf sama dia ! '' ucap daniel.
'' Bodoh !!! buat apa minta maaf sama dia ?! gara-gara dia papah hampir kehilangan rumah sakit itu !'' ujar baskara dengan marah.
Daniel mengernyit. '' Kenapa papah nyalahin cella ?! ''
'' Asal kamu tau ,anak sialan itu sudah menunjukan taringnya , dia meminta rumah sakit milik papah!''
Daniel menggeleng tak percaya .'' Nggak mungkin.!! aku yakin cella nggak bakal lakuin hal itu !''
'' Kamu lebih percaya dia dari pada papah ?! '' ujar baskara.
'' B-bukan pah tapi--''
Belum sempat daniel melanjutkan ucapan ,tiba-tiba pintu rumahnya sudah di ketuk seseorang.
Tok.! Tok.! Tok.!
Daniel yang paling dekat dengan pintu ,akhirnya membuka pintu tersebut.
Cklek !
Begitu pintu terbuka ,daniel merasa heran ,sebab yang datang merupakan seorang pengacara dan polisi.
Daniel mengangguk. '' Siang bu!! maaf sebelumnya ada kepentingan apa yah dengan papah saya ?''
'' Saya pengacara dari pihak nona gracella ingin meminta tanda tangan pak baskara .'' ujar pengacara tersebut.
Daniel mengernyit heran. '' Tanda tangan untuk apa yah bu ?!''
'' Untuk serah terima rumah sakit yang pak baskara kelola , sebab nona gracella sudah cukup umur dan dia yang akan mengelola rumah sakit itu mulai sekarang.!'' jawab pengacara itu.
DEGH.!
Daniel tak menyangka jika gracella benar-benar menginginkan hal itu .
Di dalam baskara yang mendengar hal tersebut segera keluar menemui mereka.
'' Saya tidak akan tanda tangan titik!!'' tegasnya.
'' Jika anda tidak mau menandatanganinya ,maka anda harus mengganti rugi dengan jumlah dua kali lipat harga rumah sakit itu.'' ujar pengacara itu santai.
'' APA KALIAN GILA.!! SAYA TIDAK AKAN GANTI RUGI ATAU PUN MENYERAHKAN RUMAH SAKIT ITU PADANYA!'' tegas baskara.
Sang pengacara tersenyum simpul. ''Baiklah jika itu pilihan anda ,maka hukum yang akan bertindak ,jadi biar hukum yang memberi tau anda .''
Baskara terkejut , jika hal itu sampai ke pengadilan ,maka tindakan dia yang sering korupsi akan ketahuan dan dia pasti akan kalah dari gracella.
'' Saya tidak mau !! saya yang sudah membesarkan rumah sakit itu ,jadi itu sudah menjadi milik saya!'' kekeh baskara.
'' Sidang akan di laksanakan minggu depan ,harap anda hadir ,jika tidak maka saya akan menghukum anda sepuluh kali lipat .'' ucap pengacara tersebut tanpa menjawab ucapan baskara.
Dia meninggalkan surat undangan pengadilan , dia menatap wajah baskara. '' Jangan sampai anda menyesali kesempatan kali ini !!''
__ADS_1
'' Saya permisi dulu !'' dia pergi meninggalkan kediaman baskara.
...----------------------...
Di sisi lain zelon sedang mempersiapkan perbekalan nya untuk menghukum keluarga baskara, entah dia akan menghabisi nyawanya atau sekedar memberi kejutan kecil.
Jefran yang melihat zelon mengemasi beberapa alat merasa aneh , dia mendekati zelon .
'' Lo mau kemana zel ?'' ujar jefran.
'' Gue ada tugas darurat ,jadi lo jaga markas dan awasi aslan.'' perintahnya.
'' Tugas apa ? kok gue nggak tau ?! dan lagi aslan kan jarang kesini buat apa di awasin ?'' ujarnya .
Zelon menghentikan aktifitasnya , dia menatap jefran lelah. '' Aslan musuh kita sekarang !! lo harus awasi dia supaya dia tidak bis menyentuh gracella.!''
Jefran mengangguk. '' Oke ! tapi lo ada tugas dimana ?! ''
'' Ada lo nggak perlu tau ,gue cabut dulu bye.!'' zelon mengambil ranselnya dan keluar dari kamarnya.
Waktu berlalu begitu cepat ,kini jam sudah menunjukan pukul satu dini hari, zelon sudah berada di kediaman baskara.
Dia mengendap-endap memasuki rumah tersebut , rasa dendam yang teramat besar membuatnya benar-benar gelap mata.
Dia sangat ingin menyingkirkan baskara ,namun jika itu terjadi maka baskara tidak bisa membayar perbuatan nya pada cella.
Tap. Tap. Tap.
Langkah zelon sangat pelan , dia menaiki tangga satu persatu hingga dia sampai di sebuah kamar .
Zelon membuka kamar tersebut , ternyata itu kamar daniel , zelon mengendap-endap mendekati ranjang daniel.
Dia mengeluar kan suntikan yang berisi racun untuk membuatnya lumpuh.
' Kalian harus lebih menderita dari adiku' batin zelon.
Zelon menyuntikan racun tersebut secara perlahan agar daniel tidak terbangun , selesai dengan pekerjaan nya ,zelon berjalan keluar dari kamar daniel.
Dia kembali mencari kamar baskara yang ternyata tidak terlalu jauh dari kamar daniel .
Zelon membuka pintu tersebut dan masuk secara perlahan , zelon mengeluarkan obat bius untuk di gunakan pada baskara dan istrinya.
GREP.!
EEMPPHH !
EMMPPHH.!
Untungnya zelon berhasil membius baskara , kini giliran istrinya yang juga berhasil dia lumpuhkan.
Zelon tersenyum smirk melihat kedua orang di hadapan nya tidak sadarkan diri.
Tanpa berlama-lama ,zelon mengeluarkan sebuah cairan yang ternyata racun yang sudah dia racik sendiri. zelon menyuntikan racun tersebut kepada mereka berdua .
Racun itu akan membunuh mereka secara perlahan ,mereka akan merasakan sakit yang luar biasa ,bahkan mereka bisa saja lumpuh permanen.
Racun tersebut tidak ada penawarnya , dosisnya yang sangat tinggi mampu menghancurkan seluruh organ dalam tubuh mereka .
Zelon tersenyum smirk , dia akan melihat kematian mereka semua dengan senang hati.
'Sampai jumpa di pemakaman tuan baskara ' batin nya sebelum pergi.
Dia sudah membereskan seluruh jejaknya ,jadi tidak akan ada yang curiga jika mereka sengaja di racuni.
__ADS_1
...See you next time........