
...☠️☠️☠️☠️...
Vania sedang mondar-mandir di dalam kamarnya ,dia khawatir dengan kondisi sahabatnya ,hampir dua bulan namun cella sama sekali tidak pernah memberinya kabar.
'' Ck lo dimana sih cel . kenapa lo nggak pernah ngabarin gue.'' ujarnya cemas.
Dia sudah berkali-kali menghubungi cella namun selalu saja hp nya tidak aktif. '' Apa gue kerumahnya aja yah ? tapi gue nggak tau alamatnya.''
'' Ck nanti aja lah gue tanya sama yang lain siapa tau ada yang punya alamatnya cella.'' ujarnya.
Sedangkan orang yang di cemaskan vania kini sedang menjalankan pekerjaan nya di sebuah bangunan mewah nan megah.
Draappp. draapp. draapp.
'' KEJAR DIA !! JANGAN BIARKAN DIA LOLOS.'' cella sedang di kejar-kejar bodyguard di dalam mansion tersebut.
'' Cepet banget gue ketahuan yah ?! apa skill gue menurun ?!'' ujarnya di sela-sela pelarian yang dia lakukan.
Cella menoleh ke belakang dia terkejut melihat banyak sekali bodyguard yang mengejarnya. '' Anj*** banyak banget yang ngejar !! ck ck kalo gini gue bisa sekalian ngasah skill dong !''
Dia menghentikan langkahnya , percuma juga jika dirinya terus berlari ,mereka pasti akan mengejarnya sampai dapat.
'' Hahaha akhirnya lo berhenti juga !! '' ujar bodyguard tersebut .
'' Cape gue om ,emang om nggak cape lari-lari sambil bawa balon?!'' ujarnya.
Mereka bingung mendengar ucapan cella. '' Balon? siapa yang bawa balon?''
'' Tuh yang ada di perut om kayanya udah mau meletus deh !'' cella menunjuk perut buncit mereka.
Para bodyguard memelotot kan mata mereka. '' Kamu--''
Belum selesai bodyguard tersebut melanjutkan ucapan nya , cella sudah lebih dulu memotong ucapan mereka.
'' Lagian om ngapain lagi hamil pake jadi bodyguard ?! kalo nanti lahiran di jalan gimana om ?! '' ledek cella .
Cella menunjukan muka polosnya ,dia sudah lama tidak menistakan orang mumpung sekarang ada yang bisa dia kerjai kenapa engga.
'' Kurang ajar !!! hajar dia !'' perintah ketua mereka.
'' Sini om sini ,gue juga udah pegel-pegel nih butuh peregangan !'' ujar cella ,dia melakukan pemanasan terlebih dahulu . setelahnya dia mulai menyerang .
BUGHH!
DUAAKKK!
BRAAK.
'' BRENGSEK.!'' teriak ketua bodyguard mereka.
'' Jangan banyak gaya om nanti cepet meninggoy loh !'' ujar cella.
Baku hantam terus berlanjut ,cella dengan gesit menghindari beberapa serangan yang menuju arahnya.
'' Ck om kalo nyerang jangan ngincer wajah gue dong !! biaya perawatan nya mahal tau !'' ujar cella di sela pertarungan nya.
'' BACOT.!'' umpatan tersebut keluar dari ketua bodyguard yang berhasil membangkitkan sisi iblis dalam tubuh cella.
Tatapan tajam dan aura yang menakutkan berhasil membuat para bodyguard gemetaran.
Tanpa aba-aba ,cella menendang masa depan om bodyguard tersebut.
BUUAAAKK.
'' ARRRGGHHH BRENGSEK.'' teriaknya marah ,dia berguling-guling di lantai bahkan teman-teman nya menatap ngeri pada masa depan pria tersebut.
__ADS_1
Cella tertawa pelan. '' Haha sakit yah om , kaciaann nggak bisa lagi memproduksi anak deh hahaha!''
Puas menertawakan bodyguard tersebut ,cella kembali pada wajah datarnya. '' Dimana bos kalian ?! ''
'' Kami tidak akan memberitau mu!'' jawab mereka serempak.
'' Baiklah ! jika itu pilihan kalian maka gue juga nggak punya pilihan lain selain memusnahkan kalian semua!'' ujar cella.
Dia kembali menyerang mereka , cella mengambil pistol di saku pinggangnya.
DOR.! DOR. ! BUGH.!
DUAAGHH. !
Cella membantai mereka tanpa ampun ,peluru demi peluru cella tembakan pada mereka.
Sepuluh menit kemudian mereka sudah tewas di tangan cella.
'' Ck terpaksa deh nanti pulangnya gue harus ganti baju dulu.'' ujarnya ketika melihat darah berceceran di bajunya.
Cella kembali melangkahkan kakinya menuju pintu yang terlihat sangat mewah , tanpa aba-aba dia mendobrak pintu tersebut .
BRAAAKK.!
Begitu pintu terbuka ,cella terkejut melihat suasana di dalam nya ,dimana terdapat satu orang paruh baya sedang bermesraan dengan lima orang wanita, cella bergidik ngeri.
'' Serakah amat dah nih orang ! udah tua udah bau tanah lagi ,masih aja ganjen!'' ujar cella lirih.
Pria paruh baya tersebut menatap cella tajam. '' SIAPA KAMU ?!! KENAPA KAMU BISA MASUK KESINI !''
'' Gue numpang lewat aja om !! pelit banget jadi orang !'' ujarnya acuh.
Mendengar jawaban cella ,pria tersebut marah. dia memanggil para bodyguard yang sudah tewas di tangan cella.
Panggilan demi panggilan pria tersebut tak kunjung mendatangkan bantuan .
Cella tersenyum simpul. '' Percuma om teriak-teriak sampai pita suara om putus mereka nggak akan datang .''
'' Apa yang kamu lakukan pada pengawalku HAH .'' ujarnya marah.
'' Nggak ada ! gue cuma bikin mereka tidur selamanya. " ujar cella .
Pria paruh baya tersebut menggeram marah . " Kurang ajar , bocah ingusan seperti kamu berani cari masalah sama saya !!! kamu tidak tau siapa saya! "
..." Saya penguasa daerah sini !! jadi kamu jangan macam-macam jika ingin selamat !'' ujarnya mengancam....
Cella berjalan mendekati pria tersebut. ''Oh gitu ! tapi gue nggak perduli tuh !''
Tanpa di duga cella meninju perut pria tersebut hingga dia tersungkur.
BUUUAAGGH.!
BRUKK.!
Cella mengambil belati miliknya , dia melemparkan belati itu tepat di bola mata pria paruh baya tersebut.
JLEEB.!
''Aaarrrggg !'' pria tersebut menggeram kesakitan , dengan wajah datar cella mengarahkan pistolnya pada pria tersebut.
'' Sory yah om gue cuma kerja !! jadi jangan salahin gue oke!'' ujarnya sebelum peluru mengenai kepalanya hingga menembus kebelakang kepalanya.
DOR.! DOR.! DOR.!
Selesai dengan tugasnya ,kini cella menatap para wanita yang sedang ketakutan , Tanpa belas kasih dia menembak mereka semua hingga tewas.
__ADS_1
'' Gue cuma antisipasi aja ,takutnya kalian bakal ngebongkar identitas gue .'' ujarnya sebelum pergi.
Rumah mewah yang tadinya berwarna emas kini sudah berubah menjadi warna merah . malam itu cella melakukan pembantaian pada tiga orang sekaligus . dia baru bisa pulang kerumah saat subuh .
...------------------------...
Dua hari berlalu , saat ini gavin tengah berada di sekolah sky , dia berniat untuk menjemputnya .
'' Apa maminya udah jemput dia yah ?'' ujar gavin.
Namun ternyata kecemasan nya berubah saat melihat seorang anak kecil berdiri di dekat pos satpam. gavin buru-buru menghampiri anak tersebut.
'' Hay boy .'' sapa gavin dengan senyum merekah di bibirnya.
Sky merasa heran ,untuk apa teman maminya ada di sekolah dia. '' Om ngapain disini ? atau om mau jemput anak om yah .'' ujar sky dengan polos.
Gavin tercengang mendengar pertanyaan sky . '' Om belum punya anak boy ! apa tampang om udah tua ?!''
Sky mengangguk. '' Jadi om kesini ngapain!''
'Sabar vin sabar dia anak kecil ' batin gavin.
'' Om mau jemput kamu ! '' ujar gavin .
Sky merasa curiga pada gerak gerik gavin yang seperti mencari seseorang.
'' Om takut sama mami yah ?!'' ujar sky.
Gavin kembali terkejut. '' Nggak.!! kata siapa om takut sama mami kamu.''
'' Tuh mami aku datang om ! kalo om nggak takut aku mau liat om sapa mami .'' tantang sky.
'GLEK'. gavin menelan ludahnya kasar ,dia berbalik dan menatap wajah garang gracella , perasaan nya sudah tidak enak .
'' H-Hay cel!'' sapa gavin gagap.
'' Ngapain lo disini ?! atau lo mau nyulik anak gue ?!'' ujar cella curiga.
Gavin menggeleng brutal. '' Nggak cel ! aku tadinya mau jemput anak kamu sekalian aku pulang !''
Cella menatap gavin nyalang. '' Pasti bukan cuma itu niat lo kan !!''
'' Beneran cel !! aku serius . aku nggak ada niatan jahat sama sky .'' ujar gavin.
Sky yang melihat gavin terpojok ,akhirnya buka suara. '' Om gavin cuma nyapa aku aja kok mih ,dia nggak ngapa-ngapain aku .''
'' Kamu yakin sayang ?! kamu beneran nggak terluka kan !'' cella membolak balikan badan sky.
'' Aku baik-baik aja mami , aku laper mau pulang sekarang. '' ujar sky cemberut.
Cella mengusak rambut sky . '' Ayo mami udah masak makanan kesukaan kamu di rumah ! pasti kamu bakalan suka.''
Sky tersenyum cerah. sky melihat wajah sendu gavin ,karena tak tega akhirnya sky mengajak gavin makan siang bersama di rumahnya.
'' Om udah makan belum ?! kalo belum mau makan bareng kami ?'' ucap sky.
Mendengar ajakan tersebut ,gavin menjadi sangat girang. '' Boleh !! om kebetulan juga belum makan siang!''
Cella membulatkan kedua matanya ,mengkode gavin agar menolak ,namun gavin tak menghiraukan hal itu ,baginya kesempatan seperti ini tak akan datang dua kali .
'' Ayo mih kita pulang .'' ajak sky.
Mau tak mau cella harus menerima gavin sebagai tamu , jika bukan karena ajakan putranya , dia pasti akan mencincang wajah menyebalkan gavin.
...See you next time .........
__ADS_1