GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 35


__ADS_3

...✨✨✨...


Kediaman Daniel terlihat sangat sepi , berbeda dengan keadaan di dalamnya .


Dua orang paruh baya tengah duduk di depan tv dengan kepala sang wanita yang menyender di bahu suaminya.


Mereka adalah orang tua Daniel yang sedang menghabiskan waktu bersama.


'' Pah ,tumben anak sialan itu tidak pernah muncul di rumah ini lagu ?! apa papah tau penyebabnya ?!.'' tanya sang istri .


'' Udah nggak usah di pikirin harusnya kita bersyukur karena anak itu tidak pernah lagi mengganggu hidup kita !.'' ujarnya lembut.


'' Tapi mamah takut kalo dia lagi merencanakan hal buruk sama kita !.''sahut sang istri.


Baskara mengelus kepala istrinya dengan sayang . '' Mamah nggak perlu khawatir , anak itu tidak punya siapa-siapa yang akan membantunya lagi pula dia bisa apa ?! jika dia memang merencanakan hal buruk sama kita pasti sudah dari dulu dia melakukan nya.''


Sang istri mengangguk , meski Baskara berkata seperti itu namun tak di pungkiri perasaan nya juga resah dia ingat kata-kata Gracella yang akan menuntut balas pada mereka yang sudah menyakitinya.


Namun sampai saat ini belum ada hal apa pun yang menimpa mereka ,jadi mereka mengira jika itu hanya gertakan saja tanpa tau jika putri mereka telah berubah menjadi iblis tanpa belas kasih.


...--------------------...


Di sisi lain gadis yang mereka cemaskan sedang berada di kediaman nya , Gracella awalnya berniat untuk membolos esok hari tapi tiba-tiba Vania menelfon dirinya dan meminta Cella untuk bilang pada dosen mereka jika Vania sakit dan tidak bisa ke kampus.


Drrrrtt ! Drrrrt !


'' Apa .'' ucap Cella begitu telfon tersambung.


'' Cel besok lo ke kampus kan ?!" tanya Vania dari balik telfon.


" Nggak, gue males." jawabnya.


Terdengar Vania menghela nafas berat setelah mendengar jawaban Cella.


" Lo ke kampus yah Cel gue mohon ." ucap Vania dengan nada memelas.


" Emang ada apa sih ?." tanya Cella kepo.


" Hehe gue minta tolong lo buat izinin gue besok ,Gue sakit perut njir gue nggak bisa keluar rumah ." ujar Vania.


Cella berdecak kesal . '' Ck makanya kalo makan jangan semua lo embat.''


" Lo kira gue kambing yang makan segala macem , kalo gue tau bakalan kaya gini gue juga nggak akan makan pedes kali ." jawab Vania jengkel.


" Ya udah lah besok gue ke kampus sekalian cari mangsa ." ujarnya.


" Lo mau mangsa siapa ?!. " tanya Vania kepo.


" Besok lo juga tau gue tutup yah , mau mandi." pamit Cella.


" Oke .. bye bestie." Ucap Vania.


" Hm " jawab Cella dan mematikan teflon nya.


Setelah Cella menutup telfon nya dia menatap papan nama yang sudah dia tandai , di sana terdapat nama-nama orang yang sudah menyakitinya selama ini.

__ADS_1


'' Enaknya gue mulai dari mana dulu yah ?!.'' ucap Cella sambil mengamati semua foto di hadapan nya .


Dia mengambil foto Daniel . '' Kayanya dari lo dulu deh , biar lo down terus stres masuk RSJ deh !''


Cella melingkari foto Daniel dengan spidol merah setelah selesai Cella mengeluarkan kotak berisi potongan tengkorak hewan yang sudah Cella lumuri darah. '' Ini baru awal Daniel !''


Setelah itu Cella menaruh kotak tersebut di ranselnya , dia juga membawa dua kantong darah segar yang dia dapat dari tempat fluffy berada.


Selesai dengan persiapan nya , Cella mengambil sepatu hitam dan juga topi . malam ini dia akan menyelinap ke rumah Daniel.


Jam menunjukan pukul 12.00 malam , Cella bergegas keluar rumah tadi sore dia sudah bertemu Rafka dkk ,mereka memberitahu Cella jika mereka mencurigai orang terdekatnya dan Cella hanya menyetujui ucapan mereka.


Dia tidak berniat membawa Rafka dan yang lain dalam rencana balas dendamnya.


Cella mengendarai motornya dengan kecepatan di atas rata-rata , dia harus memburu waktu .


Tak sampai setengah jam ,akhirnya dia sampai di rumah yang dulu menjadi neraka bagi Gracella yang asli , Cella memarkirkan motornya di bawah pohon dekat rumah Daniel.


' Semoga nggak ada yang liat gue. 'batin Cella setelah memastikan keadaan aman.


Dia turun dari motor ,dan berjalan menuju pintu belakang untungnya ingatan Gracella tentang rumah itu sudah dia dapatkan.


Tap ! Tap !Tap !


Cella berhasil masuk ke dalam rumah Daniel , dia membuka pintu belakang yang ternyata terkunci.


'' Sial ,kalo kaya gini gimana gue masuk.'' gerutu Cella lirih.


Dia menoleh kanan kiri ,memastikan tidak ada yang melihatnya setelah semua aman ,Cella berjalan kembali mengitari rumah tersebut sampai akhirnya dia menemukan sebuah pohon yang mengarah pada balkon.


Tanpa pikir panjang ,Cella memanjat pohon itu dia melompat dan mendarat sempurna di balkon.


' Fiuhh aman.' batin Cella merasa lega.


Dia membuka pintu balkon kamarnya yang untungnya tidak terkunci , Begitu dia masuk dia melihat foto besar keluarganya di dinding , foto yang menampakan kebahagian di mata mereka sebelum kejadian tragis menimpa keluarganya.


'' Sabar Cel ,gue akan bikin mereka ngerasain apa yang lo rasain.'' ucapnya.


Gracella kembali melanjutkan jalan nya , dia membuka pintu kamarnya secara perlahan Cella menyembulkan kepalanya untuk mengecek keadaan .


'' Gue rasa mereka udah tidur semua.'' ucapnya .


Karena waktu yang dia punya sedikit , Cella bergegas menyelesaikan urusan nya dia berjalan keluar hingga tiba di depan kamar Daniel , dengan perlahan Cella membuka kamar Daniel .


Begitu pintu terbuka ,Cella melihat Daniel tengah tertidur pulas dia mengendap-endap menuju kasur milik Daniel ,Cella tersenyum smirk dan mulai mengeluarkan kotak yang tadi dia bawa.


Cella membuka kotak tersebut dan mengeluarkan isinya lalu dia taruh di samping bantal Daniel , setelah itu Cella merobek darah yang dia bawa dan menyebarnya ke seluruh ruangan kamar Daniel.


'' Semoga tidur lo nyenyak kakak !.'' ucap Cella sebelum pergi.


Setelah dari kamar Daniel dia bergegas menuju tangga , dia merobek kembali darah yang dia bawa dan menyiramkan nya ke seluruh tangga hingga membuat tangga tersebut berwarna merah tak hanya itu ,Cella juga mengeluarkan belatinya untuk merobek sofa ,kursi dan juga bantal yang ada di ruang keluarga.


Karena belum puas ,Cella kembali mengendap-endap menuju kamar Liana , untungnya kamar Liana ada di lantai satu.


Cella membuka pintu kamar Liana dan memasukinya , dia melihat Liana sudah tertidur pulas dengan perlahan Cella berjalan menuju cermin , dia mengeluarkan sisa darah yang tadi dia pakai Cella menulis sesuatu di cermin Liana setelah selesai Cella kembali keluar dari kamar Liana tanpa menimbulkan suara.

__ADS_1


Keadaan rumah Daniel sangat berantakan , dan juga mengerikan dimana-mana terdapat noda darah, Cella tertawa sinis dia akan meneror mereka sampai mereka berlutut di hadapan nya.


'' Gue harap di masa mendatang kalian semua gila .'' ucap Cella dengan tatapan tajam.


Karena pekerjaan nya sudah beres , Cella bergegas keluar lewat jendela lantai satu dia membuka kunci jendelanya dan keluar dengan mengendap-endap agar tidak ketahuan.


Keesokan harinya ,keluarga Daniel di hebohkan dengan teriakan para maid di rumahnya.


'' Aaakhhhh. '' Teriakan mereka menggema membuat keluarga Daniel bangun.


Baskara dan istrinya yang pertama keluar dari kamar juga ikut berteriak.


'' Aaakkhhh darah . '' teriak mamah Daniel shock.


Daniel yang ikut terbangun ,di kejutkan dengan tengkorak berlumuran darah di samping tubuhnya.


'' Aakhhh . ''


DUAAK !


Daniel menendang tengkorak tersebut hingga jatuh kelantai dia menatap kamarnya yang sangat acak-acakan dan banyak darah bercecer dimana-mana bahkan di bukunya juga ada . '' Siapa yang bikin kamar gue kaya gini ?!''


Daniel turun dari kasur dan keluar dari kamarnya , dia kembali di kejutkan dengan darah yang membasahi tangga rumahnya .


'' Ada apa ini pah ? siapa yang bikin teror di rumah kita?!.'' tanya Daniel menghampiri papahnya.


'' Papah nggak tau ,semalam rumah kita masih baik-baik aja .'' jawab Baskara.


'' Niel baju kamu kenapa ?!'' tanya sang mamah.


Daniel melihat bajunya . '' Di kamar aku juga banyak darah mah ,aku nggak tau siapa yang ngelakuin !''


Mereka bertiga panik , di tengah kepanikan itu tiba-tiba suara Liana membuat mereka terkejut.


''Aakhhh !! papah mamah. '' Teriakan Liana sangat nyaring.


Mereka bertiga berlari menuruni tangga yang penuh darah tersebut begitu sampai di kamar Liana ,Daniel membuka pintu tersebut dan melihat tulisan dengan noda darah di cermin milik Liana .


...PERTARUNGAN DI MULAI !!...


Bunyi tulisan di cermin Liana mereka berempat menjadi cemas , mereka bingung siapa yang meneror keluarga mereka.


...----------------------...


Sedangkan di sisi lain Zander juga tengah mempersiapkan diri untuk kembali menjerat Gracella .


Dia tidak terima dengan perubahan sikap Gracella padanya , maka mulai hari ini Zander akan membuat Cella kembali mengejarnya seperti dulu.


'' Gue nggak percaya lo udah nggak suka sama gue ,dan Gue yakin sikap lo berubah supaya gue tertarik sama lo !'' ucap Zander menatap foto Cella di hp nya.


Foto tersebut merupakan satu-satu nya foto yang Zander miliki , foto itu di ambil saat Cella baru menjadi mahasiswi di kampusnya .


Awalnya Zander tak membenci Cella ,namun ketika Cella dengan gencar mendekatinya dari sana Zander mulai risih dan tidak suka pada Cella.


...see you next time......

__ADS_1


__ADS_2