
...✨✨✨✨...
Waktu terus berjalan ,tanpa terasa satu bulan telah berlalu ,gracella sudah berhasil mendapatkan rumah sakit miliknya bahkan dia sudah bertemu dengan jefran, gavin juga sudah mengkonfirmasi pada cella jika sky merupakan putranya .
Namun dia tidak menerima gavin yang mengajaknya menikah ,dia belum siap untuk membina rumah tangga ,dan lagi dia tidak mencintai gavin.
Selama satu bulan tersebut ,lika liku kehidupan naik turun telah berhasil dia lalui , bahkan satu minggu belakangan dia merasa damai tidak ada pembuat onar atau pun masalah yang menimpanya , namun rasa resah semakin menjadi ,dia merasa akan ada kejadian besar menimpanya .
Saat ini ,dia ada pekerjaan di luar jadi dia telat menjemput sky , gracella tidak tau jika putranya sudah di jadikan target oleh seseorang.
Di sekitar sekolahan sky ,ada dua orang yang sedang mengintainya ,mereka tak lain adalah aslan dan juga andrean. ya orang yang kemarin merencanakan sesuatu tak lain adalah mereka berdua.
'' Lo yakin gen ?! gue takut ketahuan gen !'' ujar andrean tak yakin.
'' Ck banci lo !! kita nggak mungkin ketahuan ,lo udah bawa obat biusnya kan?!'' ujar aslan.
Andrean mengangguk. '' Anaknya yang mana ?''
Aslan mengamati anak-anak kecil yang baru keluar sekolahan. aslan tersenyum smirk ketika dia melihat anak yang dia incar.
'' Tuh .'' aslan menunjuk anak kecil yang berwajah tampan.
'' Yang itu serius ?! '' ujar andrean tak percaya .
Aslan mengangguk. '' Kenapa lo terkejut gitu ?''
'' Dia cakep banget yah , gue aja kalah , kayanya gen mamanya turun ke dia deh !'' ujar andrean kagum .
Pletak.!
Aslan menjitak dahi andrean. '' Ck lo masih sempet-sempetnya kagum sama wajah dia !''
'' Mau gimana lagi ,gue seneng liat yang bening-bening !'' ujar andrean.
'' Jangan kumat deh !! dia sandera kita , awas aja kalo lo nyentuh dia ! gue patahin tangan lo!'' ancam aslan.
'' Ck iya-iya bawel banget lo!'' andrean mengeluarkan sapu tangannya ,dia memberikan nya pada aslan.
'' Nih ! lo yang kerjain ,gue bakal siapin mobilnya !'' ujarnya dan pergi begitu saja.
Mereka benar-benar cari mati, mereka belum melihat sisi iblis seorang gracella.
Aslan berjalan santai agar tidak di curigai karena area sekolah sudah mulai sepi ,aslan akan menjalankan rencananya. di tempat sky berada sedang tidak ada orang ,satpam yang biasa berjaga sedang berada di toilet.
'' Mami masih lama yah .'' ujar sky .
Dia tau maminya sedang ada kerjaan ,tadi pagi maminya sudah berpamitan padanya.
Sky tidak sadar jika ada seseorang yang berdiri di belakangnya , aslan tersenyum smirk , dia memastikan tidak ada yang melihatnya ,saat dia merasa sudah aman aslan langsung membekap mulut sky.
Greepp.!
'Emmmmhhh'
__ADS_1
'Eeemmmmhh'
Sky memberontak ,dia berusaha melepaskan bekapan di mulutnya ,namun sayang tenaganya tidak cukup, akhirnya sky pingsan ,aslan segera menggendongnya.dia membawanya menuju mobil yang sudah ada di depan nya.
'' Aman nggak ?'' ujar andrean.
Aslan mengangguk. '' Kemarkas!''
Mereka membawa sky menuju markas tersembunyi milik mereka , dia akan membuat gracella menyerahkan diri padanya.
...------------------...
Di sisi lain cella baru saja menyelesaikan pekerjaan nya , dia bergegas menuju sekolahan sky .
Tak berselang lama dia sampai di tempat biasa sky menunggu , namun disana tidak ada putranya sama sekali, cella mendekati satpam dan bertanya.
'' Permisi pak , apa bapak liat anak saya ?!'' ujar cella.
...'' Loh bukan nya udah ibu jemput tadi ?! saya kira nak sky sudah pulang pas saya di kamar mandi !'' ujar satpam tersebut....
DEGH!!
Perasaan cella tidak enak. fillingnya mengatakan sky dalam bahaya.
'' Belum pak ,saya ada urusan jadi saya baru sampai ,apa bapak dengar sesuatu yang aneh ?'' ujarnya.
'' Tidak ,saya tidak mendengar suara apa pun ,waktu itu air keran menyala jadi suara dari luar tidak terdengar!'' jawab satpam itu.
Cella mengangguk . '' Makasih pak infonya ,saya pamit dulu!''
Brumm. Brummm. Bruumm.
Gracella memarkirkan kendaraan nya asal ,dia berlari dengan memanggil nama putranya.
''SKY!.''
'' SKY KAMU DIMANA SAYANG !''
Drap...Drappp. Draapp.
BRAAKK.
Cella membuka pintu rumahnya dengan kasar , di dalam rumah dia pun tidak menemukan putranya.
'' Sky !'' gracella membuka pintu kamar putranya ,namun tidak ada siapa pun disana.
Cella memang suka lupa mengunci pintu rumahnya jika keluar ,dia terlalu teledor .
Dia tidak menemukan sky dimana pun, rasa cemas semakin menjadi , tanpa pikir panjang dia menghubungi zelon.
Drrrttt .! Drrrrttt.!
'' Halo cel '' Sapa zelon di balik telfon.
__ADS_1
'' Zel lo dimana ?'' ujar cella.
'' Gue di markas , kenapa ?'' jawabnya.
'' Lo di markas sama siapa aja ?!'' cella ingin memastikan sesuatu.
'' Ada gue ,jefran sama aslan .'' zelon menjawab apa adanya. zelon tidak tau jika Aslan keluar dari basecamp, zelon mengira jika Aslan berada di kamarnya.
Mendengar jawaban zelon ,cella tanpa sadar mengumpat.
'' Sialan !'' ujarnya yang di dengar jelas oleh zelon.
'' Lo kenapa cel ?! apa ada masalah ?'' ujar zelon.
Cella menghela nafas berat. '' Anak gue ilang zel , gue nggak tau dia dimana sekarang !! ''
'' APA ! kapan ?'' ujar zelon.
'' Tadi. ! lo bisa bantu gue cari dia nggak ?! '' cella bertanya dengan sungkan.
'' Oke, nanti gue kasih tau jefran juga !'' ujarnya.
'' Oke, makasih.!'' cella menutup telfon nya.
Dia kembali keluar rumah untuk mencari sang putra.
Di sisi lain aslan baru saja sampai di markas mereka yang berada di tengah-tengah hutan, di sana sangat sepi tidak ada satu pun orang yang melintasi daerah tersebut.
Cklek. !!
Aslan membuka pintu, dia menggendong sky dan membawanya menuju ruangan yang sudah dia sediakan.
Aslan mengikat sky di kursi, setelah selesai Aslan keluar dari ruangan tersebut.
'' Ndre lo jagain anak itu !! jangan sampai lo sentuh dia !'' peringatan Aslan.
Andrean mengangguk. '' Lo tenang aja deh, gue nggak akan nyentuh mainan lo!''
'' Hm, gue cabut dulu, takutnya zelon nyariin gue !'' pamitnya dan pergi menuju motornya.
Setelah kepergian Aslan, andrean bangkit dari duduknya dan menghampiri tempat sky berada.
Dia menatap lapar padanya, rasa ingin memiliki anak kecil tersebut semakin besar.
'' Apa gue bawa kabur aja yah ?! toh kalo gue bawa nih bocah Aslan juga nggak akan rugi !'' ujarnya.
Andrean terdiam beberapa saat, dia memikirkan rencana agar Aslan tidak curiga kalau dia membawa bocah tersebut.
'' Lebih baik gue bawa dia keluar negri, otomatis Aslan dan gracella nggak mungkin sampai nyari dia keluar negri. !'' ucap andrean.
Setelah memantapkan pikiran, akhirnya andrean menyuntikan obat bius dengan dosis tinggi pada sky, supaya memudahkan nya di perjalanan.
Andrean mengemasi bajunya, dia akan meninggalkan markasnya malam ini juga, dia tidak perduli lagi dengan rencana Aslan.
__ADS_1
Yang dia inginkan hanya sky menjadi budaknya dan dia bisa memuaskan hasrat nya yang sudah lama dia pendam.
...See you next time.........