GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 38


__ADS_3

...✨✨✨...


Gracella akhirnya bisa membuntuti Liana hingga dia masuk ke dalam hotel setelah ria mengejarnya dengan susah payah , Anehnya Liana kesana tidak sendiri melainkan dengan seseorang yang terlihat familiar.


'' Ngapain dah mereka ke hotel ?! siang-siang lagi .'' ujar Cella sembari ikut masuk ke dalam hotel.


Setelah Liana pergi dari resepsionis , Gracella segera menghampiri resepsionis tersebut.


'' Misi mba boleh nanya nggak !'' ujar Cella.


Resepsionis tersebut mengangguk . ''Mau tanya apa kak?.''


'' Orang yang barusan kesini , mereka siapa mba.'' ucap Cella pura-pura tidak tau.


'' Mereka tamu VVIP kami kak, memang nya kenapa kak?." tanya pegawai tersebut.


Cella menggeleng. '' Nggak papa mba hehe soalnya saya sering liat mereka disini .'' bohongnya.


Pegawai tersebut mengangguk. '' Oh gitu , mereka memang sering kemari seminggu tiga kali kak!''


'Lah sering amat ?! bukan nya Liana punya rumah ? ngapain dia di hotel tiap minggu. ' batin Cella.


'' Oh gitu ,makasih mba infonya saya permisi dulu !'' pamit Cella.


Pegawai tersebut mengangguk , dengan rasa penasaran yang tinggi Cella mengambil plat nomor kendaraan yang tadi di naiki Liana.


'' Kaya nggak asing sama plat mobil ini, tapi dimana yah gue liatnya.'' ucap Cella.


Cella berusaha mengingat - ingat namun nihil otaknya hanya terisi dengan rencana-rencananya yang sedang dia susun.


Karena tak mendapatkan apa-apa ,akhirnya Cella memutuskan untuk kembali kerumah.


Sesampainya dia di rumah ,ternyata sudah ada tamu tak di undang di halaman rumahnya.


Hal pertama yang Cella rasakan adalah benci ,entah hal apa yang membawa orang tua Daniel menginjakan kaki mereka di kediaman nya.


'' Ada perlu apa Kalian kesini ?!'' tanya Cella begitu sampai di hadapan mereka berdua.


'' Apa seperti ini cara kamu menyambut orang tua !'' sindir mamah nya .


Cella tertawa pelan. '' Pfftt lalu saya harus gimana nyonya, apa saya harus sujud di kaki anda seperti dulu !''


Degh!


Hati mamah Daniel tercubit mendengar ucapan sarkas Gracella , putri yang dia lahirkan dari rahimnya sendiri kini sudah berubah bahkan tatapan matanya menjadi sinis.


'' Lalu tuan Baskara , apa anda tidak memberi tau istri anda bahwa saya sudah memutuskan hubungan dengan kalian .'' ujar Cella menatap sang papah.


Baskara terdiam , perasaan aneh dia rasakan setiap kali Gracella memanggil nya dengan sebutan tuan .


'' Lancang kamu yah Kami orang tua kamu , sampai kapan pun kamu tidak akan bisa memutuskan hubungan darah dengan kami , tapi sikap kamu bahkan tidak menunjukan bahwa kamu anak kami.'' ujar mamahnya dengan marah.


Gracella tertawa ,tawa hambar yang menyimpan ribuan luka. '' Hahaha ya anda memang benar darah anda memang mengalir dalam tubuh saya , tapi pernahkan anda memperlakukan saya sebagai anak atau pun sebagai keluarga?!.''


Kedua orang tua Daniel terdiam ,Cella kembali berucap. '' Bahkan anda tidak bisa menjawab pertanyaan yang sangat mudah seperti itu ,Kalian juga melupakan perbuatan kalian pada saya dan sekarang kalian menuntut saya untuk bersikap seperti anak ?! APA KALIAN LUPA ! KALIAN YANG SUDAH MEMBUANG SAYA.''


DEGH ! DEGH !


Kedua orang tua Daniel shock mereka tidak pernah menyangka jika Gracella akan mengungkit kejadian lama.


'' Kalian senang melihat saya menderita , jika itu yang kalian inginkan semua sudah terkabul ,kalian sukses membuat saya hancur sampai titik terendah tapi untungnya berkat kalian saya bisa menjadi seperti sekarang !!''


Kedua orang tua Daniel tak terima ,hingga Baskara melayangkan tamparan pada pipi Cella .

__ADS_1


PLAK !


'An***.' umpat Cella dalam hati , dia memegangi pipinya yang terasa kebas.


'' Jaga mulut kamu anak sialan ! setidaknya saya sudah memberi kamu tumpangan sejak kecil , bahkan saya sudah membesarkan kamu selama ini !'' ucap Baskara dengan marah.


Cella menatap nyalang pada papahnya.


'' Itu sudah kewajiban anda , saya tidak pernah minta di lahirkan saya juga tidak pernah minta jadi keluarga kalian , seandainya saya bisa memilih saya lebih memilih tidak lahir dari pada saya harus menanggung semua penderitaan yang kalian berikan.''


'' Jika begitu lebih baik kamu mati sekarang ,itu lebih bagus untuk kami !'' ucap mamah Daniel dengan enteng.


DEGH !


Sudut hati kecil Cella berdenyut nyeri ,Dia benar-benar tidak menyangka kata-kata itu keluar dari orang tua kandung tubuh yang dia tempati.


'' Wah wah jadi kalian kesini untuk menghancurkan mental saya ?! jika kalian memang menginginkan kematian saya hal itu akan sulit terwujud karena saya tidak akan mati sebelum kalian mendapat bayaran dari perbuatan kalian !'' ucap Cella dengan wajah datarnya.


Kedua orang tua Daniel menggeram marah . '' Karma itu pantas nya buat pembunuh seperti kamu.''


'Ck alot banget nih orang. ' batin Cella jengkel .


'' Jika saya pembunuh lalu anda apa ?! anda juga sadar jika anda sudah membunuh mental saya !'' jawab Cella tegas.


'' Dasar tidak tau diri ,HARUSNYA KAMU BERSYUKUR KAMI MASIH PERDULI SAMA KAMU SIALAN !'' teriak Baskara.


'' HAHAHA setan pun tertawa mendengar ucapan anda , Coba anda jelaskan dimana letak keperdulian kalian selama ini ?! DIMANA ! APA PERNAH KALIAN MENANYAKAN KABAR SAYA ?! APA PERNAH KALIAN KHAWATIRKAN SAYA !! ''


'' KALIAN SIBUK MEMBELA DIRI SENDIRI KALIAN EGOIS !! '' Cella lepas kendali ,amarahnya tak bisa lagi dia tahan.


PLAK!


'' BERANI NYA KAMU TERIAK DI HADAPAN SAYA !! KAMU YANG NGGAK PUNYA APA-APA HARUSNYA SADAR RUMAH YANG KAMU TINGGALI INI RUMAH PEMBERIAN SAYA !'' teriak Baskara.


'' Pemberian anda ?! apa saya tidak salah dengar,asal anda tau rumah ini saya beli dengan hasil kerja keras saya Anda bahkan tidak memberikan apa pun pada saya kecuali luka .'' sentak Cella.


Sudut bibirnya robek setelah mendapat tamparan dua kali dari papahnya.


Kedua orang tua Daniel tak berkutik ,mereka ingat jika mereka tidak pernah memberikan apa pun namun mereka enggan mengakuinya.


'' Silakan pergi dari rumah saya ,jika kalian kesini hanya untuk bertengkar mending kalian tidak usah kesini lagi!'' usir Cella.


Lama terdiam ,akhirnya mamah Daniel berucap. '' Apa kamu yang meneror rumah kami.''


Cella menatap datar kedua orang tua di depan nya. ' Iya sih itu gue ,tapi mana mau gue ngaku , kalian aja nggak mau mengakui perbuatan kalian .' batin Cella.


'' Apa sekarang kalian menuduh saya ?! bukan nya kalian juga tau saya tidak punya siapa-siapa yang bisa mendukung saya ,lantas bagaimana bisa saya meneror rumah anda!'' jawab Cella santai.


Tak bisa menjawab pertanyaan Cella , akhirnya tanpa pikir panjang Cella mengusir mereka. '' Saya harap kalian pergi dari rumah saya , saya tidak ingin terlibat lagi dengan keluarga anda jadi tinggalkan kediaman saya.!''


Sebelum mereka pergi ,Cella kembali berucap yang membuat kedua orang tersebut bingung. '' Kalian bukan harus mengawasi saya tapi putri kesayangan kalian , bisa saja dia menusuk kalian lebih dalam dari sebelumnya.!''


Setelah mengucapkan itu ,Cella memasuki rumah dan menutup pintu tanpa mendengar jawaban dari kedua orang tua tersebut.


Cella terduduk di balik pintu hatinya lelah, dia ingin menyerah namun ada anak yang harus dia jaga .


'' Hiks . hiks. hiks. '' Gracella menangis sesenggukan dia cape menghadapi orang-orang seperti Baskara dan keluarganya .


Dia melampiaskan segala rasa marah lelah dan putus asanya dengan tangisan , Sky yang ada di sana berjalan menghampiri Gracella.


'' Mamih. '' panggil Sky lirih.


Cella buru-buru mengusap air matanya. ''Eh sayang ,kenapa hm !''

__ADS_1


'' Mamih nangis ?.'' Tanya Sky .


Cella menggeleng. '' Nggak kok mamih cuma kelilipan .''


'' Orang tadi jahatin mamih yah , aku liat mereka nampar mamih !.'' ujar Sky sambil mengelus pipi Cella.


'' Nggak kok sayang , oiya kamu udah makan belum .'' ujar Cella mengalihkan pembicaraan.


Sky menatap lembut Gracella dia tak menjawab pertanyaan Cella ,dia menyentuh darah yang ada di sudut bibir mamih nya. '' Mamih sakit !''


Tak kuasa mendengar pertanyaan sang putra , Cella langsung memeluk putranya dia kembali menangis tersedu-sedu di pelukan anaknya.


Sky memeluk mamih nya dengan erat , sorot matanya sangat dingin dia paling benci dengan orang yang membuat mamih nya menangis.


Tanpa Gracella tau ,jika selama ini ternyata putranya diam-diam membantu Gracella mengumpulkan bukti ,meski usia Sky masih kecil namun kejeniusan nya tidak bisa di abaikan begitu saja .


Setelah Cella mendingan , Sky mengusap air mata mamih nya. '' Mamih aku punya sesuatu buat mami !''


Cella menaikan satu alisnya bingung mengerti dengan maksud Cella ,Sky mengurai pelukan Cella dan berlari menuju kamarnya, tak butuh waktu lama dia kembali dengan laptop di tangan nya Cella terbengong melihat hal tersebut .


'' Sayang itu laptop siapa ?!'' bingung Cella.


Sky menampilkan gigi mungilnya . '' Ini hadiah dari om Rafka mih , waktu habis dari taman karena aku nangis terus jadi om Rafka beliin aku laptop.''


'' Kok mamih nggak tau ?!'' ujar Cella heran.


'' Kan mami nggak tanya !'' jawab Sky .


Cella mendatarkan wajahnya ,entah sikap Sky mirip siapa dia terkadang menyebalkan dan membuat Cella tak bisa berkutik.


Sky membuka laptopnya dan mulai mencari sesuatu yang akan di tunjukan pada Gracella.


'' Sejak kapan kamu bisa main laptop ?!'' Cella benar-benar tidak tau hal itu.


'' Udah lama , cuma aku main diem-diem takut mamih marah !'' jawabnya jujur.


Cella mengangguk ,dia melihat apa yang Sky ingin tunjukan. '' Mamih tau dia siapa ?!''


Cella mengangguk Sky berucap kembali berucap. '' Dia orang yang sama yang ada di taman waktu mamih kecil!''


'' Kamu tau dari mana ?!'' tanya Cella.


''Aku yang retas cctv di sana !'' jawab Sky.


Cella bingung ,bukan nya dia juga sudah meretasnya .'' Mamih juga udah meretas disana tapi nggak ada orang ini sayang?!''


'' Ada mamih aku udah balikin file yang hilang !'' jawab Sky.


Cella melongo mendengar jawaban putranya , '' Kamu bisa meretas dan balikin file sayang ?! sejak kapan ?!''


'' Nggak tau !'' jawab Sky polos.


Cella tak pernah menyangka jika putranya memiliki bakat tersembunyi.


'' Mamih liat deh ,orang ini mirip sama orang yang nganter kakek tadi waktu itu kan mih!'' ujar Sky.


Cella baru ingat , dia memang merasa tidak asing dengan sosok tersebut ternyata itu adalah orang yang sama yang mengantar ayahnya kesini .


'' Kamu benar sayang ,mami boleh ambil datanya dulu !'' ujar Cella yang di setujui Sky.


Cella menyalin seluruh data dan vidio tersebut, dia sudah mendapatkan bukti kali ini dia hanya perlu menambah sedikit lagi bukti yang lebih akurat yaitu pengakuan orang tersebut jika memungkinkan.


...see you next time........

__ADS_1


__ADS_2