GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 76


__ADS_3

...☠️☠️☠️...


Beberapa hari telah berlalu , kini di dalam kediaman rafka tampak sangat sunyi ,dimana hanya ada rafka disana.


Tiba-tiba pintu rumahnya di ketuk secara kasar oleh seseorang .


Rafka yang tidak suka jika ketenangan nya di usik ,segera berjalan menuju pintu tersebut dan membukanya.


Cklek.!


Begitu pintu terbuka rafka tertegun karena bukan sahabatnya yang datang melainkan Zander.


Rafka menatap zander heran ,tidak mungkin jika dia datang bertamu tengah malam seperti ini.


'' Ngapain lo di rumah gue !'' tanya rafka dingin.


Zander menatap benci pada rafka. '' Lo pura-pura lupa hah !''


Rafka mengernyit bingung. '' Ngomong yang bener dong ! gue nggak ngerti omongan lo !''


SREEK.!


Tiba-tiba zander menarik kerah baju rafka dengan kasar. '' Apa maksud lo lakuin itu hah ?! dia nggak tau menahu masalah kita brengsek !''


Rafka kembali mengernyitkan dahinya . ''Siapa yang lo maksud ?! sebelum itu bisa lo lepasin tangan lo dari kerah baju gue !''


Zander melepaskan cekalan pada baju rafka , dia menatap rafka tajam.


'' Lo yang bunuh sean kan ?! lo yang rencana'in semuanya kan !'' ujar zander marah.


Rafka baru paham jika zander datang kerumahnya untuk hal itu.


'' Kenapa ? lo terkejut hm ?! '' ucap rafka santai.


'' Bajingan !!! dia nggak ada masalah sama lo !'' teriak zander.


Rafka tersenyum smirk. '' Memang ! tapi dia penghalang buat gue !''


''Apa maksud lo !'' tatapan zander semakin tajam.


'' Dia....penghalang buat gue nyingkirin lo zander refalga." ucap rafka tepat di hadapan wajah zander.


"BRENGSEK." ucap zander sesaat sebelum dia memukul wajah rafka.


BUGH.!


Zander menatap sengit sosok rafka yang kini tersenyum meremehkan.


'' Ayo pukul gue zan !! apa cuma segini tenaga lo hah !'' ucapan rafka memancing amarah zander.


Zander benar-benar marah ,dia menyerang rafka tanpa henti . perkelahian mereka berlangsung sengit.


BUGH.! BUK.! BUK.!


BRAAK.!


Zander melempar rafka hingga dia menabrak meja , rafka mengusap darah yang menetes di pelipisnya.


'' Gimana hm ?! udah puas belum ?! apa lo mau mukul gue lagi ?'' ujar rafka.


Dia hanya menerima pukulan yang zander berikan , dia bukan takut hanya saja dia merasa bersalah karena membunuh sean tanpa sengaja ,jadi dia anggap pukulan zander sebagai bayaran nya.


'' Kenapa lo lakuin itu sama sean raf ?! apa belum cukup lo buat hidup gue menderita !'' ucap zander.


'' Lo kira cuma lo yang menderita hah ?! lo kira gue nggak ?! '' rafka berjalan mendekati zander.


'' Gara-gara ibu lo ,keluarga gue hancur !! mama gue masuk rumah sakit jiwa ! papah yang ninggalin gue ! dan gue !'' rafka menunjuk dirinya sendiri. ''Gue harus nanggung kesalahan mereka sendirian !! nggak ada orang yang perduli sama kondisi gue !! lo pikir selama ini gue hidup baik-baik aja hah !''


'' Kalau bukan karena keluarga bajingan lo !! keluarga gue masih baik-baik aja zan , bahkan persahabatan kita nggak mungkin kaya sekarang !'' ujar rafka terengah-engah.


Namun ucapan rafka sama sekali tidak membuat zander simpati. '' Bukan cuma karena kelurga gue raf !! orang tua lo juga menjadi pemicunya !!''

__ADS_1


Rafka tertawa mendengar ucapan zander. '' Haha yah lo bener ! semua salah orang tua nggak tau diri kaya mereka !! tapi kenapa gue yang harus nanggung semuanya sendiri HAH ! bahkan lo yang gue anggap satu-satunya orang di samping gue malah berbalik dan membuang gue !''


''Gue dari kecil nggak pernah ngerasain kasih sayang papah ,tapi gue nggak perduli karena gue punya lo ,itu yang gue pikirin tapi nyatanya harapan gue terlalu tinggi !! dan lo yang rebut semuanya dari gue !''


Zander tak terima. '' SEMUA PANTAS LO DAPAT !!! LO YANG NGGAK BISA MENGHARGAI PAPAH LO ,MAKANYA DIA LEBIH PERDULI SAMA GUE !''


Mendengar jawaban zander , tatapan rafka menjadi dingin. '' Dari dulu lo nggak berubah yah !! pantas aja cella nggak perduli lagi sama lo ! orang munafik dan egois kaya lo mana pantas dapatin gadis sebaik cella !''


'' Jangan bawa-bawa cella dalam masalah kita raf !! gue nggak suka !'' tegas zander.


Rafka tersenyum smirk . '' Oh , sayang nya gue nggak perduli tuh !''


'' Sialan !! pantas aja mama lo sakit jiwa , dia pasti stres punya anak kaya lo !'' sinis zander.


Kali ini rafka sudah tidak bisa menahan amarahnya . '' Jaga mulut lo sialan !! ''


'' Kenapa ?! bukan nya itu nyata ?'' ujar zander menatap remeh rafka.


'' Anj** !'' Rafka mengumpat sebelum melayangkan tinjunya pada zander.


BUUAAKK ! BRAAK.!


Zander terlempar sampai ke dinding , rafka berjalan menuju arahnya dan menarik rambut zander.


'' Asal lo tau !! nyokap lo yang pela*** nggak cuma mau sama papah gue ,tapi sama pria hidung belang di luar sana juga !! dia menjajakan tubuhnya secara cuma-cuma demi kesenangan duniawi.'' ucap rafka.


'' Gue nggak perduli !! bagi gue orang tua gue udah mati !! dan gue yatim piatu !'' hardik zander .


Rafka tersenyum smirk. '' Awalnya gue nggak pernah punya niat buat musnahin lo !! tapi semenjak lo menginjak-injak harga diri gue dan lo tanpa tau malu masih belagu ,berlagak lo yang terbaik, dari situ lo jadi musuh gue.! lo yang nggak pernah cukup dan bersyukur sama apa yang lo punya ,nggak pantas hidup di dunia ini"


" Cih bacot !! dari awal harga diri lo emang nggak ada bajingan !" sinis zander.


Rafka tersenyum menanggapi ucapan zander. " Yah anggap aja seperti itu ! jadi gue nggak akan segan lagi sama lo ."


Tanpa di duga ,membogem wajah zander .


BUUAAKK.!


SREKK.!


" Untungnya bukan gue yang nyari lo ! jadi kalo lo ilang gue nggak bakal di curigai !"


Rafka mengambil katana yang tergeletak di dekat meja ! " Bukan kah ini awal yang bagus buat kita zan ?!"


Zander tertegun ,dia tidak menyangka jika rafka akan menghajarnya habis-habisan.


'' Raf !! sadar raf ! lo nggak mungkin bunuh gue kan !'' zander bergeser menyusuri tembok yang berada di belakangnya.


'' Kenapa nggak mungkin ?! di dunia ini apa pun bisa terjadi termasuk menghabisi nyawa lo !'' jawab rafka santai.


'Glek' Zander menelan ludahnya dengan kasar , dia salah mencari lawan , dia lupa jika rafka merupakan pemegang sabuk hitam yang kejam .


'' Raf !! gue minta maaf !'' ujar zander .


'' Maaf ?! lo kira maaf bis balikin semuanya ?! nggak semua masalah bisa di selesaikan dengan kata maaf zan ! '' ucap rafka.


Dia terus berjalan menuju arah zander ,sedangkan zander yang sudah terpojok segera berlari menuju lantai atas ketika melihat tangga.


DRAP.! DRAP.! DRAP .!


'' MAU KEMANA LO !! JANGAN HARAP LO KELUAR DARI RUMAH GUE HIDUP-HIDUP ZAN !'' teriak rafka sembari mengejar zander.


Aksi kejar-kejaran pun berlanjut , zander berlari tak tentu arah sampai akhirnya dia tiba di lantai tiga kediaman rafka! sedangkan rafka mengikuti dari belakang dengan membawa katana di tangan nya , rafka sudah gelap mata yang ada di otaknya hanya menghabisi zander bagaimana pun caranya.


Sampai pada akhirnya zander tak menemukan jalan lain ,karena dia sudah ada di balkon. satu-satu nya jalan hanya menghadapi rafka jika tidak ingin mati sia-sia.


'' Mau kemana hm ?! lo nggak bakal bisa kabur dari gue !'' ucap rafka dengan senyum smirknya.


'' Gue tau ucapan gue selama ini nyakitin lo !! tapi lo harus inget dulu lo sahabat gue raf !!'' zander mundur perlahan karena rafka terus berjalan menuju arahnya.


Rafka tertawa sinis mendengar ucapan zander. '' Haha sahabat yah~ menurut lo sahabat macam apa yang tega nusuk sahabatnya sendiri hm ?! ''

__ADS_1


'' Zan gue diam bukan berarti gue nggak tau !! lo..!'' rafka menunjuk wajah zander.


'' Lo yang selalu caper sama papah gue dan lo yang ngehasut papah biar benci sama gue !! apa itu yang lo sebut sahabat hah !! JAWAB GUE BRENGSEK !''


Zander kelabakan , ya dia akui dulu dia melakukan hal tersebut karena iri ! ayahnya tidak pernah memberi perhatian sedikit pun padanya , dan ketika dia bersahabat dengan rafka saat itu juga perasaan ingin memiliki apa yang sudah rafka miliki menjadi tekadnya tanpa berfikir jika itu menyakiti perasaan rafka.


'' G-Gue..'' zander tak bisa berucap , dia kehabisan kata-kata untuk membela diri.


'' Mau alasan apa lagi hm !! semuanya masih terekam jelas di otak gue ! dimana lo yang gue anggap saudara ternyata ngejatuhin gue ! lo yang gue bela mati-matian ternyata bajingan ! haha hidup gue hancur semenjak kenal sama lo ! dan lo tanpa rasa bersalah sedikit pun malah menghakimi gue ?! ''


'' Ngejudge gue habis-habisan ?! otak lo dimana zan dimana !! ''


'' Tapi nggak seharusnya lo ngebunuh sahabat gue raf !! sean sama sekali nggak salah !'' ujar zander .


Rafka mengangguk - anggukan kepalanya. '' Dia memang nggak punya salah sama gue !! tapi dia punya salah sama orang yang gue sukai ! dan itu sama aja dia cari masalah sama gue !''


Zander terkejut. '' Siapa orang yang suka ?! apa hubungan nya sama sean ?!''


''Lo nggak perlu tau ! karena lo juga bakal nyusulin dia !'' ucap rafka dan berlari menghajar zander .


BUGH.! BUGH.! DUAAK.!


SRING.! SRIIING.! TRAANG.!


Zander berhasil menampik katana milik rafka hingga katana tersebut terlempar.


'' Uhuk...uhuk.!'' zander terbatuk ,dia menatap rafka dengan sengit.


Tanpa di duga zander membalas melayangkan tinjunya pada rafka.


BUUUUGHHH.!


Satu pukulan mendarat di wajah rafka hingga membuat dia terhuyung.


'' Gue bakal balas kematian sean ! gue nggak perduli lo siapa dan punya hubungan apa sama gue ! kali ini gue bakal habisin lo !'' geram zander.


Rafka tersenyum simpul. '' Kebetulan gue juga punya niatan yang sama kaya lo ! kita buktiin lo atau gue yang bakal keluar sebagai pemenang !''


Baku hantam kembali terjadi , mereka bertarung di balkon ,pertarungan semakin menjadi ketika zander melempar vas bunga tepat ke arah mata rafka yang mengakibatkan matanya berdarah .


BUK .! PYAAR.!


''Aaarrghh !'' rafka menggeram kesakitan ,dia menyentuh mata sebelah kanan yang berdarah .


Kemungkinan besar matanya tidak akan sembuh dan fatalnya akan buta , rafka menatap zander benci.


'' Banci .'' ucap rafka dan menerjang tubuh zander , rafka meninju wajah zander bertubi-tubi ,perkelahian semakin ganas , sampai akhirnya zander memojokkan rafka ke tepi balkon.


'' Gue nggak pernah main-main sama ucapan gue raf .'' ucapan zander membuat rafka tersenyum.


'' Gue juga sama ! dan gue nggak bakal biarin hidup lo tenang !'' rafka kembali melayangkan satu pukulan di wajah zander.


BUUUGH.!


Zander yang sudah muak dengan pertarungan ,langsung menerjang rafka dia mendorong rafka sampai setengah badan nya berada ditepi balkon.


'' Selamat tinggal rafka ! makasih karena lo udah nyiapin kejutan kaya gini buat gue ! '' zander mendorong rafka agar jatuh , namun bukan hanya rafka yang jatuh tapi zander juga karena rafka menarik lengan zander saat dia akan terjatuh.


SREETT.!


'' GUE NGGAK MAU MATI SENDIRIAN GOBLOK !! LO HARUS TEMENIN GUE HAHAHA!'' tawa rafka menggema di saat tubuhnya melayang.


' Malam yang indah ' batin rafka dia memejamkan matanya ,dia tidak menyesal meski harus mati saat ini.


Tak beda jauh dengan rafka ,zander pun menikmati detik-detik dirinya terjatuh.


' Yah setidaknya ini lebih baik ' batin zander yang juga menutup mata.


Mereka sama-sama lelah dengan semua masalah yang menghampiri , mereka tidak punya tempat untuk mengadu dan untuk pulang.


BRUUK.!

__ADS_1


Kepala zander menghantam batu yang ternyata di situ merupakan sebuah taman , dan rafka juga tak luput dari hal itu ,kepala mereka berdua mengeluarkan darah ! entah mereka akan bertahan atau tidak.


...See you next time........


__ADS_2