GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 72


__ADS_3

...☠️☠️☠️...


Berbeda dengan gracella yang sedang berusaha menyelamatkan putranya , daniel saat ini sedang mencari kontrakan . mereka telah kehilangan semuanya ,rumah dan seluruh aset miliknya telah hilang ,kini mereka benar-benar tidak mempunyai apa pun .


Bahkan di saat seperti ini dia harus kehilangan satu sahabatnya , di tambah sandero break .


Kuliahnya dia tunda karena tidak bisa membayar biayanya . miris ! namun semua itu belum sebanding atas perbuatan mereka.


Tap.! Tap.! Tap.!


Daniel berjalan gontai menuju orang tuanya yang dia tinggalkan di halte bus, daniel lelah dia ingin istirahat tapi beban yang dia pikul terlalu berat ,bahkan sekarang untuk makan saja mereka harus berhemat.


'' Pah ,mah aku udah nemu kontrakan yang murah di daerah sini !'' ujarnya.


'' Bagus nggak niel ?! mamah nggak mau yah kalo kontrakan nya jorok dan kecil !'' ucap mamahnya lantang.


Daniel menghela nafas lelah . '' Mah kita nggak punya uang sebanyak itu untuk nyari rumah yang mewah seperti yang mamah mau ! uang kita pas-pasan mah , bahkan untuk makan besok aja kita belum tentu bisa !''


'' Mamah nggak perduli , pokoknya mamah nggak mau tinggal di rumah jelek !'' ucapnya marah.


Daniel memijit pelipisnya pusing , jika kalian bertanya kenapa daniel bisa berjalan ,itu karena obat yang di berikan zander beberapa waktu lalu , kelumpuhan daniel belum permanen jadi dia bisa di obati meski dia tidak bisa lagi berjalan normal seperti dulu dan harus di bantu tongkat penyangga.


Racun yang zelon berikan ternyata baru melemahkan sarafnya belum sampai mematikan saraf ototnya , zelon belum tau akan efek tersebut karena dia yakin jika racun yang dia bikin akan membunuh daniel perlahan , akan tetapi zander dengan baik hati mencari obat untuk mengurangi efek racun tersebut.


Zander bahkan membawa dokter terbaik namun mereka bilang jika racun tersebut tidak ada penawarnya , namun bisa di cegah ketika belum sepenuhnya melumpuhkan saraf orang yang terkena racun tersebut.


Di tengah kepusingan yang daniel alami ,sang papah bukan nya membantu malah menambah beban yang dia rasakan.


'' Kamu kerja dong niel ,jangan bisanya keluyuran mulu ! liat anak sialan itu sekarang hidup enak dan nelantarin kita kaya gini !" sindir baskara.


" Pah stop nyalahin cella !! dia nggak ada sangkut pautnya sama masalah ini , Kita kaya gini juga karena sikap papah yang nggak bertanggung jawab ! seandainya dulu papah lebih bijaksana pasti kita nggak bakal ngalamin kaya gini !" ucap daniel.


Daniel lelah karena selalu di salahkan ,dia sudah berusaha sekuat tenaga membantu ekonomi kedua orang tuanya namun tuhan belum mengizinkan mereka untuk kembali ke posisi yang dulu.


" Kamu nyalahin papah dan belain anak sialan itu ?! bukan nya membantu orang tua kamu malah nyalahin papah .'' ujar baskara.


'' Aku nggak nyalahin papah , dan stop limpahin kekesalan papah sama aku ! Aku juga lelah pah aku cape mikirin ini itu , aku usaha buat kalian bukan cuma buat aku !'' ucap daniel .


'' Sekarang kamu mikir papah limpahin rasa kesal papah sama kamu hah ?! '' Hardik baskara tajam.


BRUK.!


Daniel melempar ransel yang sejak tadi ada di pundaknya. '' Pah aku cape !! tolong papah jangan buat aku makin pusing !''

__ADS_1


Mendengar ucapan daniel ,baskara menjadi marah. '' KURANG AJAR !! KAMU SUDAH BERANI SAMA PAPAH HAH !! KAMU PIKIR SIAPA YANG BIAYAI KAMU SELAMA KAMU HIDUP HAH !''


Kesabaran daniel habis , dia menatap papahnya dengan marah. '' YAH AKU TAU SEMUA BIAYA SELAMA INI PAPAH YANG TANGGUNG !! APA PERLU AKU GANTI SEMUANYA PAH ?! APA PANTAS PAPAH DI SEBUT ORANG TUA ?!''


'' BAHKAN DI SAAT SULIT SEPERTI SEKARANG PAPAH SELALU NYALAHIN AKU ?! PAPAH YANG HARUSNYA MELINDUNGI KELUARGA MALAH MEMBUAT KELUARGANYA MAKIN MENDERITA !! PAPAH TAU !'' daniel mendekati baskara. '' JIKA PAPAH NGGAK BISA JADI KEPALA KELUARGA YANG BAIK ,LEBIH BAIK AKU NGGAK PUNYA PAPAH SAMA SEKALI.''


Baskara mendidih ,dia menampar daniel sampai dia terhuyung.


PLAAAKK .!


'' LANCANG SEKALI KAMU !! KAMU INGIN PAPAH MATI HAH !'' ucap baskara dengan marah.


Daniel mengusap darah di sudut bibirnya. dia menatap wajah baskara. ''Iya !! karena itu satu-satunya cara supaya papah nggak nyalahin aku terus !!''


'' AKU CAPE PAH CAPE !! KALIAN BERDUA NGGAK ADA YANG DUKUNG AKU !! KALIAN SELALU NYALAHIN AKU !! BAHKAN KALIAN NGGAK NANYAIN KEADAAN AKU GIMANA !!''


'' AKU NGGAK KUAT PAH ! AKU LELAH MAH A-AKU..!''


PLAAK.!


Kini giliran mamahnya yang menampar daniel. '' Sejak kapan kamu jadi berani sama orang tua niel ?! siapa yang bikin kamu berubah hah ?! mamah kecewa sama kamu !''


Daniel menatap tak percaya pada orang tuanya , hujan tiba-tiba mengguyur sangat deras , halte yang mereka tempati menjadi basah.


Di tengah hujan dan rasa kecewa yang sangat tinggi , daniel tanpa sadar berucap.


'' SEMUA KESALAHAN KALIAN LEMPAR SAMA AKU !!! MAH PAH AKU NGGAK SESABAR ITU MENGHADAPI SIKAP KALIAN !''


Daniel terengah-engah ,dia menatap datar kedua orang yang telah melahirkan nya ke dunia ini.


'' Jika tuhan memang ada , lebih baik aku kehilangan kalian selama nya dari pada aku harus menjadi pelampiasan amarah kalian !'' ucap daniel tajam.


DEGH.!


DEGH.!


Baskara serta istrinya menatap tak percaya ucapan yang baru saja anak mereka katakan.


'' N-niel.'' lirih mamahnya dengan wajah terkejut.


Sedangkan baskara terdiam tak berkutik ,dia tidak menyangka anaknya akan mengucapkan kata tersebut.


Daniel yang sudah terlalu lelah menghadapi kedua orang tuanya ,memilih pergi dari sana.

__ADS_1


Kedua orang tuanya menatap daniel sendu . baskara menatap istrinya. ''Haah anak itu makin hari makin berani sama kita .''


'' Kamu juga salah pah , jangan cuma nyalahin daniel. kamu juga harusnya sadar daniel kaya gitu karena kamu yang mendidik dia .!" ujar istrinya.


" Terus aja salahin saya !! kamu yang ngurus dia nggak becus ! jadinya kaya gitu dia berani sama kita !" ucap baskara membela diri.


Sang istri menggeleng. '' Udah lah mamah males debat sama papah , mending kita susul daniel aja !''


Baskara mengangguk mau bagaimana pun saat ini hanya daniel yang bisa mereka andalkan , mereka menyebrang jalan dan derasnya hujan.


Namun mereka tidak menyadari jika ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi ke arah mereka, daniel yang sudah berada di seberang jalan berbalik ,dia ingin melihat orang tuanya apa masih ada di halte atau tidak.


Tanpa daniel duga ,ternyata kedua orang tua nya sedang berjalan ke arahnya , tiba-tiba daniel membulatkan kedua bola matanya terkejut saat melihat sebuah mobil melaju ke arah orang tuanya.


'' PAPAH !!! MAMAH AWASSSS !'' teriakan daniel tidak terlalu terdengar akibat hujan , saat itu juga mobil tersebut menabrak baskara dan juga istrinya .


BRAAAAAKKKK.!


Baskara dan istrinya terpental hingga beberapa meter , daniel berusaha berlari menuju papahnya ! namun sayang kondisinya tidak memungkin kan untuk nya berlari.


Mobil yang menabrak baskara kabur , di tengah hujan deras tersebut darah mereka mengalir menjadi genangan . daniel tertatih-tatih menghampiri kedua orang tuanya.


'' P-pah !! papah bangun pah !'' daniel mengguncang tubuh papahnya namun tidak ada reaksi apa pun.


Darah mengalir dari kepala kedua orang tuanya , daniel tak perduli dengan kondisinya sendiri , pikiran nya kalut dia menyesal tadi mengatakan hal yang tidak pantas pada kedua orang tuanya.


Daniel beralih mengguncang tubuh mamahnya. '' Mah !! mamah bangun !! kalian nggak ninggalin aku kan ! mah bangun !''


Sayang sekali usaha daniel membangun kan mereka tidak membuahkan hasil , daniel mengecek denyut nadi kedua orang tuanya , daniel terkejut karena tidak menemukan denyut nadi mereka .


'' Pah , papah bangun !! papah !''


'' Mah jangan tinggalin aku !! mah bangun !''


Air mata daniel mengalir bersama derasnya hujan , daniel memeluk tubuh mamahnya dan meraung memanggil mamanya.


'' NGGAK !! KALIAN NGGAK BOLEH NINGGALIN AKU MAH ,PAH !! ''


'' PAPAH BANGUN !!! AKU MINTA MAAF PAH hiks.....hiks ....PAPAH BANGUN !'' daniel berteriak hingga dia merasa tenggorokan nya sakit .


''' Maaf hiks... maaf ..mah....pah ...maaf !'' lirih daniel.


Dia memeluk jasad kedua orang tuanya , malam itu menjadi malam kelam bagi daniel ,dia menyalahkan dirinya atas kematian kedua orang tuanya .

__ADS_1


Pikiran nya kalut ,entah apa yang akan terjadi kedepan nya di saat dia benar-benar sendirian, dan karma seperti apa yang akan daniel terima !


...See you next time.........


__ADS_2