
...✨✨✨...
Tiga hari telah berlalu ,kini Cella telah memulihkan dan menata kembali perasaan nya saat dia tengah berkutat dengan laptopnya .
Cella sedang membobol cctv yang ada di taman tempat dia bermain dulu ,tak hanya itu Cella juga telah membobol seluruh cctv yang ada di sekitar taman tersebut.
Namun ada yang aneh , Cella sama sekali tidak menemukan petunjuk apa pun dari sana .
'' Sial mereka pasti udah tau kalo gue bakalan bergerak !.'' ucapnya sambil menatap layar laptop yang sedang menampilkan sebuah vidio anak-anak bermain.
Cella tak menyerah ,dia kembali memutar seluruh vidio yang berhasil dia dapatkan dan benar saja usahanya kali ini membuahkan hasil, meski hanya sedikit.
Cella menghentikan potongan vidio yang menampilkan sesosok pria bermasker ,dengan memakai baju serba hitam !
'' Dia siapa yah?! bukan nya saat itu nggak ada siapa pun disana ?!'' cella bingung melihat vidio yang terasa janggal.
Dari vidio tersebut ,terlihat tanggal serta jam yang sama persis saat dimana dia pergi meninggalkan adiknya sendiri!
'' Jangan bilang dia orangnya !'' ucap Cella lirih.
Untung saja putranya sudah tidur , jadi Cella lebih leluasa menggunakan laptopnya!
Cella memperbesar sosok tersebut ,namun sayang wajahnya tertutup topi dan masker hal itu membuat Cella tidak bisa mengetahui siapa orang tersebut.
'' Ngapain sih pake masker segala ! bikin gue jengkel aja !'' ucap Cella sebal.
Dia menyimpan vidio tersebut dan menutup laptopnya , meski hanya mendapat petunjuk sedikit ,Cella merasa senang karena usahanya tidak sia-sia !.
'' Gue harus cari di tempat lain ! dia nggak mungkin bekerja sendiri pasti ada yang membantunya !.'' ujar Cella sebelum kembali ke kamar sang putra.
Tak terasa waktu berlalu dengan cepat ,pagi ini Cella kembali dengan rutinitasnya sebagai seorang ibu tunggal.
Dia menyiapkan segala keperluan Sky ,kecuali makanan karena setiap pagi bi sumbi akan datang dan masak untuk mereka berdua !.
Bi sumbi hanya datang pagi dan pulang sore ,dia tidak menginap karena rumahnya tidak terlalu jauh dari rumah Cella.
'' Uluh gantengnya anak mami.'' ucap Cella mencubit pipi gembul Sky.
'' Mami sakit !."
Cella cengengesan ,dia selalu lupa diri jika melihat wajah putranya.
'' Abisnya kamu lucu banget sih ,mami kan jadi khilaf hehe !'' ucap Cella.
'' Kita turun yuk , sarapan terus berangkat sekolah !'' ajak Cella.
Sky mengangguk dia menggandeng tangan maminya ,mereka berdua keluar dari kamar dan turun menuju meja makan .
'' Pagi bi .'' sapa Cella pada bi sumbi.
__ADS_1
'' Pagi non .'' jawab bi sumbi.
Cella memang tidak ingin di panggil nyonya , dia lebih suka di panggil nona.
'' Kita sarapan dulu ya bi .'' ucap Cella yang di angguki bi sumbi.
Cella duduk di kursi setelah membantu Sky duduk lebih dulu ,Cella mengambil makanan untuk Sky lalu untuknya .
Selang beberapa menit Cella sudah selesai dengan makanan nya begitu juga Sky.
'' Kita berangkat sekarang yuk , nanti kamu telat .'' ajak Cella lembut.
Sky mengangguk ,dia turun dari kursi dan mereka berdua berpamitan pada bi sumbi lalu pergi menuju sekolah Sky.
15 menit kemudian Cella sudah sampai di sekolah Sky , dia mengantar Sky sampai pintu kelas .'' Nanti mami jemput tapi sebelum mami datang kamu nggak boleh keluar dari sekolah oke.'' peringat Cella yang di angguki Sky.
Cup ! cup !
Cella mencium kedua pipi putranya!
'' Belajar yang rajin yah ,mami pergi dulu."
'' Daaahh mami.'' ucap Sky sambil melambaikan tangan nya .
Cella tersenyum dan membalas lambaian tangan Sky , Cella memasuki mobil mewahnya dan keluar dari halaman sekolah Sky.
Alamat tersebut merupakan kenalan Rafka yang ahli illustrator ,Cella ingin orang tersebut menggambar ciri-ciri wajah pria bermasker itu.
Kata Rafka orang tersebut bisa menggambar seseorang dengan detail hanya dengan menyebutkan ciri-cirinya saja.
Cella tidak ingin mengundur waktu lebih lama , dia harus secepatnya mengungkap siapa pria mencurigakan tersebut !
Agar masalah hidupnya sedikit berkurang , dia berniat menghancurkan keluarga Gracella yang asli sampai ke titik terendah dia akan membuat keluarga Gracella menderita melebihi luka yang selama ini dia dapatkan dari mereka !.
...-----------------...
Di dalam rumah yang tampak sangat tenang dari luar ,Namun berbeda dengan keadaan di dalamnya yang sangat tegang ! disana terdapat dua orang yang tengah berselisih .
Mereka adalah orang tua Daniel , papahnya yang baru pulang dari kantor tiba-tiba marah-marah tanpa sebab.
PRANGGG!!!
Papah Daniel membanting guci tepat di depan Daniel yang tengah duduk di ruang keluarga.
'' SUDAH BERAPA KALI SAYA BILANG !!! KAMU JANGAN MENGHAMBURKAN UANG SIALAN !!'' teriak papah Daniel pada istrinya .
'' TAPI AKU NGGAK MENGHAMBURKAN UANG PAH !! AKU CUMA MEMAKAI BEBERAPA JUTA !'' jawab istirnya ikut berteriak.
Mendengar pembelaan dari istrinya ,membuat papah Daniel semakin murka ! '' CUMA ?! KAMU BILANG CUMA ?! DALAM SATU JAM KAMU TELAH MENGHABISKAN 800 JUTA !!! DIMANA OTAK KAMU HAH !''
__ADS_1
'' KENAPA SEKARANG KAMU JADI PELIT SAMA AKU PAH ?! '' jawab mamah Daniel ikut marah.
PLAAKK !!
Satu tamparan di layangkan pada istrinya hingga dia tersungkur ke lantai , Daniel yang melihat mamahnya di tampar segera berlari untuk membantu mamahnya berdiri .
'' Pah , jangan nyakitin mamah . '' ucap Daniel menatap papahnya.
'' Asal kalian tau ! perusahaan mengalami kondisi sulit kali ini proyek yang papah kerjakan terancam di tolak , dana yang sudah papah keluarkan secara besar-besaran akan hilang !. ''
'' Dan mamah mu itu ! membuat kondisi keuangan kantor semakin buruk . '' ujar papah Daniel tajam .
'' Tapi papah nggak perlu nampar mamah kan ,pasti ada cara lain pah ! papah bisa minta kerja sama dengan perusahan SMITH COMPANY ?! Bukan kah itu lebih menguntungkan bagi perusahan kita !'' ucap Daniel.
Papah Daniel memikirkan ucapan putranya , memang jika dia berhasil bekerja sama dengan perusahaan milik smith company ,dapat di pastikan perusahaan nya akan naik pesat .
'' Ucapan mu ada benar nya juga ! jika papah berhasil maka kita tak perlu takut akan kehilangan uang !'' ucap papah Daniel.
Daniel mengangguk ,dia memapah mamahnya untuk berdiri .
'' Kerjasama kita pasti berhasil pah ,secara perusahaan papah selama ini selalu memberikan yang terbaik !'' ucap Daniel.
Papahnya tersenyum ,dia mengelus rambut putranya dengan sayang .
'' Kamu memang anak papah Niel ! oh iya Liana dimana ? bukan nya dia tadi bersama mu ?!'' tanya sang papah .
'' Dia lagi nginap di rumah teman nya pah ,dia bilang akan pulang besok .'' ujar Daniel.
Papahnya mengangguk ,dia menatap wajah istrinya yang membiru akibat tamparan darinya tadi .
'' Maafin papah mah ,tadi papah kelepasan !.'' ujarnya.
'' Nggak papa kok pah ,mamah tau papah lagi pusing !.'' ujarnya lembut.
Daniel tersenyum melihat kedua orang tua nya sudah baikan , tanpa dia tau jika hal itu menjadi awal bencana keluarganya.
Daniel kembali ke dalam kamarnya , dia melamun memikirkan Cella ,lagi dan lagi perubahan sikap Cella sangat mengusik dirinya bahkan kali ini sangat membuat perasaan nya tak enak .
Ucapan Cella yang mengatakan jika kebenaran akan terungkap sangat membuatnya risau .
Dia akui selama ini dia tidak pernah mencari tau sebab kematian Cila ,dia di butakan oleh kebencian pada Cella .
'' Kebenaran apa yang dia maksud ? apa semuanya hanya omong kosong ?.'' ucap Daniel.
'' Ya gue yakin omongan Cella hanya omong kosong , karena kebenaran yang sesungguhnya adalah dirinya sendiri ! gue nggak boleh termakan ucapan Cella kemarin!'' ujar Daniel.
Dia menatap cermin yang memantulkan dirinya , tidak ada yang tau jika Vella merupakan kembaran Daniel ,bahkan Daniel bisa merasakan jika Cella tengah terluka namun lagi-lagi dia gengsi untuk mengulurkan tangan lebih dulu untuk membantu Cella , meski dia tau kondisi Cella tidak baik-baik saja tapi dia memilih abai dan malah ikut menyakiti batin dan fisik Cella.
...see you next time .......
__ADS_1