GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 52


__ADS_3

...☠️☠️☠️☠️...


Cella sudah sampai di tempat janjian nya dengan Zelon , dia memarkirkan motornya dan turun menuju pintu cafe.


Krincing.


Bunyi lonceng menandakan ada orang masuk, Cella berjalan dengan wajah datarnya dia paling malas menjadi pusat perhatian , tapi mau bagaimana lagi hal itu sudah menjadi makanan nya setiap bepergian.


Tak butuh waktu lama ,lonceng kembali berbunyi Cella menoleh dan melihat sosok Zelon baru memasuki cafe.


Cella melambaikan tangan nya , Zelon mendekat ke tempat Cella berada dia duduk di hadapan Cella ,wajah Zelon menyiratkan rasa penasaran yang teramat tinggi.


'' Lo yang tadi terima telfon gue ?.'' ujar Zelon memulai percakapan.


Cella mengangguk. '' Ada yang mau gue kasih tau sama lo entah lo bakal percaya atau nggak itu terserah lo.''


'' Kalo lo penasaran kenapa gue bisa ninggalin nomor disana ,itu gue meretas keamanan sistem lo.''


Zelon mengangguk ,dia mendengarkan cerita Cella dengan seksama.


'' Gue......gue gu-gue.''


Zelon mengernyit mendengar gadis di depan nya tak kunjung bicara. ''Kenapa ?''


Cella menghela nafas berat. '' G-Gue huuffzzz gue Gracella Vellisha Exelyn. anggota Great Glory adik lo.''


DEGH.


DEGH.


Degub jantung Zelon tidak menentu ,dia merasa tak percaya dengan ucapan gadis di depan nya.


'' Siapa lo sebenarnya ?! kenapa lo bisa kenal adik gue.'' Zelon menatap Cella dengan tajam.


Cella sudah menduga reaksi tersebut ,dia tau mustahil untuk mempercayai ucapan nya. '' Gue Gracella adik lo Zel, tubuh gue emang udah di kubur tapi jiwa gue pindah ke raga ini.''


'' Nggak !! gue nggak percaya lo pasti penipu kan !'' ujar Zelon menunjuk wajah Cella.


'' Ck kalo gue mau nipu ngapain gue pake ketemu sama lo bego, lagian apa gunanya nipu nggak minta duit!'' ujar Cella jengkel .


Zelon terkejut mendengar jawaban gadis di depan nya , dia sama sekali tidak takut dengan kemarahan yang Zelon tunjukan apa lagi dia menyebutnya bego .


Cella menatap datar Zelon. '' Apa ?! lo pikir gue akan takut sama lo gitu ?! gue udah sering liat muka jengkel lo jadi gue udah kebal.''


'' Coba lo sebutin kebiasaan gue kalo lo emang Gracella adik gue.!'' tantang Zelon.


Dia sudah yakin bahwa gadis di depan nya tidak mungkin tau kebiasaan dirinya jika bersama sang adik .


Cella tersenyum smirk. '' Tapi lo jangan nyalahin gue yah kalo sampai rahasia lo ketahuan .''


Zelon mengangguk .'' Deal.!''


Cella menghela nafas sebelum bercerita. '' Zelon Kavindra ,leader Great Glory ,paling benci kecoa paling suka nonton kartun sendirian biar nggak ada yang ngeledek, orang yang paling menyayangi Gracella satu lagi lo penggemar berat Gracella Vellisha Exelyn sampai lo punya foto gue segede gaban di kamar haha. ''


Zelon terbengong mendengar semua aibnya . '' L-lo tau dari mana ? padahal gue cuma cerita sama adik gue .''


'' Ck udah gue bilang gue Gracella adik lo juga , pastinya gue tau semuanya lah.'' jawabnya enteng.


Zelon belum mempercayai ucapan gadis di depan nya. '' Gue belum percaya kalo lo Grace pasti lo inget kenapa lo meninggal .''


Cella terdiam ,Zelon sudah yakin bahwa tadi sebuah kebetulan namun dia salah ketika Cella berhasil menjawabnya. ''Gue di bunuh sama anggota gue sendiri .''


DEGH.!


Zelon terkejut ,kini mau tak mau dia harus mempercayai ucapan gadis di depan nya.


'' Lo beneran Gracella ?! .'' ujar zelon menyakinkan.


Cella mengangguk. '' Awalnya gue juga nggak percaya sama apa yang gue alami Zel , tapi mau gue nolak berapa kali pun semuanya nyata dan gue emang bertransmigrasi ke tubuh ini.''


'' Kenapa lo nggak ngabarin gue dari dulu ?! lo tau seberapa gilanya gue gara-gara kematian lo .'' ujar Zelon yang kini duduk di samping Cella.


'' Gue takut lo nggak bakal percaya , dan lagi waktu itu gue belum tau siapa orang yang ngebunuh gue tapi sekarang gue udah tau , dia juga mengincar lo makanya gue mutusin buat ketemu sama lo .'' ujar Cella lirih.


Zelon mengangguk meski dia sudah tau siapa orang nya ,dia tetap menanyakan pada Cella agar lebih yakin . '' Boleh gue tau siapa orangnya ?.''


Cella bimbang , jika dia memberi tau Zelon apa semua akan berubah.


Zelon yang melihat kebimbangan di wajah Cella ,mengerti jika dia belum siap mengatakan nya. '' Nggak papa kalo lo belum siap !''


Cella menggeleng. '' Nggak , lebih baik lo tau lebih awal kan dia~. ''


Belum sempat Cella melanjutkan ucapan nya ,sebuah tembakan meluncur tepat di depan matanya .

__ADS_1


DOR.


Cella dan Zelon reflek mundur. '' Lo nggak papa Grace ?.''


Cella mengangguk. '' Ada yang memata-matai kita Zel.''


'' Hm.'' Zelon berdiri di susul Cella.


Ternyata ada penyerangan entah dari kelompok mana ,Zelon menarik tangan Cella untuk bersembunyi.


'' Lo bawa senjata ?.'' ujar Zelon.


Cella mengangguk. '' Dari kelompok mana mereka ?.''


'' Nggak tau ,kayanya dia orang sewaan mungkin ada yang tau kalo gue ketemu sama lo.'' ujar Zelon.


'' Apa kejadian kaya gini udah sering lo alami ?.'' ujar Cella.


Zelon mengangguk. '' Iya ,makanya gue udah biasa dan entah bagaimana cerita nya informasi Great Glory selalu bocor sekarang , apa mungkin mereka satu kelompok dengan orang itu ?.''


Cella mengangguk. '' Gue rasa iya ,kalo nggak mereka nggak mungkin tau setiap pergerakan lo.''


Zelon setuju dengan ucapan Cella ,mereka kembali fokus pada situasi.


Draap. Draap. Draap .


Langkah kaki mereka mendekat ,Cella mengambil pistol dua untuknya dan Zelon.


'' Nih .'' Zella melempar pistol itu yang langsung di tangkap oleh Zelon.


Zelon menatap pistol yang dia pegang , desert eagle yang selalu Cella gunakan dimana pun dia berada ,meski Zelon belum sepenuhnya percaya tapi kini dia sedikit mempercayai hal mustahil yang terjadi pada Gracella.


Tap .Tap. Tap.


Mereka berdua bergerak perlahan , Zelon berbisik di samping Cella. '' Nama lo sekarang siapa Grace ?''


'' Nama gue sama beda belakangnya doang jadi lo panggil gue Cella aja.'' ujarnya yang mendapat anggukan dari Zelon.


DOR. DOR.


Dua peluru hampir mengenai mereka , Cella keluar dari persembunyiannya .


'' Siapa kalian .'' ujar Cella dingin.


'' Bunuh dia.'' hanya jawaban itu yang keluar dari mulut orang-orang tersebut.


Draakk ! Braakk.


Cella menendang meja di depan , dia menerjang mereka dengan sekuat tenaga.


BUGH. DUAAKKK . BRAKK.


'' ZEL SEKARANG.!'' perintah Cella.


Zelon menembaki mereka , hanya dua orang yang terkena tembakan Zelon mereka terlalu gesit seolah sudah biasa bertarung.


Mereka berjumlah Dua puluh orang ,kini Cella dan Zelon telah terkepung.


'' Siapa yang menyuruh kalian.!'' tanya Zelon dingin.


'' Kalian tidak perlu tau .'' ujar orang tersebut datar.


Setelah mengatakan itu ,baku hantam kembali terjadi Cella masuk dalam mode buas ,tatapan tajamnya sangat mengintimidasi .


DOR ! DOR ! BRUUK .


BRAAK. BUAAAKKK.


SRAAK . DOR.


Perkelahian terus berlanjut , tak butuh waktu lama ,mereka berdua berhasil melumpuhkan orang tersebut ,satu orang Cella seret untuk di interogasi.


BRUUK.


Cella melempar orang tersebut di lantai ,meski tubuhnya berlumuran darah Cella tidak perduli.


'' Siapa yang menyuruh kalian kesini !'' ujar Cella tegas.


'' Kalian kira gue bakalan kasih tau haha mimpi!'' jawabnya dengan sombong.


Cella mengangguk. '' Nggak masalah kalo itu yang lo mau ,gue akan buat lo nggak bisa bicara sekalian.''


Cella menarik rambut orang tersebut dengan kasar , dia menginjak tangan orang itu hingga bunyi ' Kreek'

__ADS_1


Cella tersenyum smirk ,orang tersebut berteriak meminta ampun namun sayangnya Cella sudah tidak perduli lagi ,dia memasukan pistol miliknya ke dalam mulut orang tersebut.


Zelon yang melihat hal itu berusaha menghentikan Cella. '' H-hey Cel lo mau ngapain? jangan bunuh dia Cel dia satu-satunya orang yang tau siapa dalang penyerangan kali ini.''


Namun ucapan Zelon tak dia hiraukan, Cella menekan pelurunya hingga menembus sampai belakang leher orang tersebut.


DOR.!


Cella menarik kembali pistolnya , dia menatap Zelon . '' Gue nggak butuh ,karena sekali dia nggak jawab sampai mati pun dia nggak akan kasih tau karena dia anjing yang setia pada tuan nya. " ujar Cella dengan tatapan dinginnya.


Zelon salut melihat Gracella sama seperti biasanya ,setelah selesai dengan baku hantamnya Zelon langsung merangkul bahu Cella. "Gimana kehidupan lo kali ini hm. "


Cella menggeleng pelan . " Nggak enak sama sekali ,terlalu banyak drama nanti gue ceritain detailnya deh. "


Zelon mengangguk ,mereka keluar dari cafe tersebut dengan badan yang sudah bermandikan darah orang-orang yang melihat kekacauan di cafe segera melapor pada polisi.


...---------------------------...


Beberapa hari telah berlalu,banyak yang sudah terjadi dimana perusahaan Baskara mengalami kerugian hingga triliunan rupiah akibat pemutusan kontrak dari beberapa perusahan besar.


'' Sial ! bisa-bisanya mereka mempermainkan ku !''


BRAAKK !


'' DANIEL!'' panggil Baskara dengan marah.


Dengan terburu-buru Daniel masuk ke dalam ruangan papahnya. '' Ada apa pah!''


PLAAK.


Daniel terkejut setelah mendapat tamparan dari sang papah.


'' Anak tidak berguna , bagaimana kamu akan mengurus perusahaan hah , kamu tau kerugian yang papah terima karena telah mencoreng nama baik dan menerima pemutusan kontrak.''


'' BODOH !!! SIALAN .'' teriak Baskara.


Daniel tidak mengerti ucapan papahnya . '' Maksud papah apa ? kerugian apa yang papah dapat ?.''


BRUK.!


'' Baca Daniel! perusahan kita rugi triliunan rupiah akibat Liana dan juga kamu!.'' ujarnya .


'' Pah tapi ini bukan salah aku !! aku nggak tau sama sekali dengan masalah ini !'' ujar Daniel membela diri.


'' JIKA KAMU TIDAK MEMANJAKAN NYA DIA PASTI TIDAK AKAN MELAKUKAN HAL ITU .'' teriak Baskara menyalahkan putranya.


'' Jadi maksud papah semua salah aku .'' ujar Daniel.


'' Yah itu jelas salah kamu Niel ,kamu yang tidak becus mendidik Liana.'' ujarnya melampiaskan amarah.


Daniel tertawa sinis. '' Apa itu tanggung jawab aku pah ?! harusnya papah yang didik dia bukan aku , selama ini aku diam karena aku nggak mau liat keluarga kita tercerai berai tapi apa?! papah lampiasin amarah papah sama aku.''


PRAANG.!


Baskara melempar vas bunga tepat ke arah dahi Daniel,hingga darah mengucur dari dahinya.


'' BERANI KAMU MELAWAN PAPAH HAH !! KAMU MAU NASIB KAMU SEPERTI CELLA !'' ujar Baskara marah.


'' DIA LEBIH BAIK DARI PAPAH !! CELLA NGGAK PERNAH BUTUH BANTUAN PAPAH ! APA SELAMA INI DIA NYUSAHIN PAPAH ?! APA SELAMA INI DIA MINTA UANG SAMA PAPAH ! BAHKAN DIA SERING BANTUIN PAPAH DI SAAT PAPAH TERPURUK.!!'' bentak Daniel.


Dia sudah terlalu lama menyimpan amarahnya ,sedangkan baskara menjadi semakin marah.


'' KURANG AJAR! sekarang kamu jadi pembangkang hah ,asal kamu tau papah sudah menyewa pembunuh untuk membunuh Gracella hahaha!'' ujar Baskara girang.


BRAAK.!


Daniel menggebrak meja. '' PAPAH GILA! DIA KELUARGA KITA PAH ,DIMANA HATI NURANI PAPAH !''


'' DIA BUKAN KELUARGA INI ,DIA HANYA AKAN JADI PENGHALANG UNTUK PAPAH MEMILIKI RUMAH SAKIT ITU !!'' ujar Baskara.


Kali ini Daniel benar-benar marah ,dia baru saja ingin memperbaiki hubungan nya dengan Cella tapi apa papahnya sendiri berniat membunuh sang adik.


'' Pah kalo memang dia menginginkan rumah sakit itu ,sudah sejak lama dia minta ke papah tapi selama ini dia diam-diam aja pah !! tolong pikirin lagi pah bukan nya kemarin papah baru saja menyesali perbuatan papah.!'' ucap Daniel.


'' Papah tidak perduli dia harus mati apa pun caranya , dia yang sudah membuat malu keluarga Baskara harus musnah dari muka bumi ini!'' ujar Baskara.


BUUUGHHH !


Daniel meninju tembok ,dia menatap papahnya dengan marah. '' Aku nggak akan biarin papah lakuin hal itu.''


Baskara tertawa remeh. '' Haha kalo kamu ikut campur ,papah nggak akan segan-segan membunuhmu Daniel.!''


Daniel menggeram marah ,dia benar-benar tidak menduga jika sifat papahnya separah ini ,Daniel memilih dari ruangan tersebut dengan membawa amarahnya.

__ADS_1


...see you next time......


__ADS_2